
Setelah melakukan rapat dengan para pemenang saham secara dadakan, akhirnya Vero sudah selesai mengurus masalah tentang para investor tinggal mengurus tentang gedung yang terbakar.
Dan juga para pegawai yang luka berat maupun ringan, sekarang Vero sudah di ruangan kantor nya yang sudah ia tinggali beberapa tahun ini.
"Akhirnya tuan kita bisa mengatasi ini semua juga," sahut Steven yang memang seperti sahabat kalau Vero di Inggris.
"Iya stev akhirnya," ucap Vero sambil duduk santai menenangkan pikirannya.
"Stev kamu siapkan semuanya ya saya nanti akan ke pabrik," ujar Vero tegas.
"Baik tuan."
"Oh ya tuan saya mengucapkan selamat ya atas pernikahannya, sebenarnya saya ingin ke sana tapi di sini banyak yang harus di urus jadi tidak bisa datang ke pernikahan bapak." ucap Steven memberikan selamat.
"Iya stev tidak apa apa santai saja salam mu sudah saya sampaikan ke istri saya," ujar Vero.
Setelah itu mereka pun berangkat menuju pabrik.
🥕🥕🥕
Di tempat lain kantor sedang heboh karena mendapat berita bahwa bos nya sedang berkencan di Inggris dengan model iklan perusahaannya sendiri yaitu Jenifer Han.
Entah berita itu dari mana tapi semua karyawan wanita patah hati mendengar berita tersebut.
Kabar itu pun sampai di ruang kerja Manda.
"Eh kalian tahu gak kalau pak Vero ternyata udah punya pacar," ucap Anggi membuat Manda dan Risa saling berpandangan.
"Siapa emangnya?" tanya Risa penasaran.
"Itu loh Jenifer Han model iklan perusahaan kita," ucap Anggi.
"Elo tahu dari mana nggi?" tanya Risa kaget.
"Ya elah sa, semua kantor juga tahu kali elo lihat aja di grup kantor udah tersebar banyak foto kali," ucap Anggi.
Membuat Risa langsung melihat hp-nya dan benar saja di sana sudah ada beberapa foto yang menunjukkan kedekatan Vero dengan Jenifer.
Risa pun melihat ke arah Manda yang hanya menunggu jawaban dari Risa apa kah memang benar karena terlalu lama Risa tidak membuka suara akhirnya Manda pun melihat melalui handphonenya sendiri.
Dan benar saja sudah banyak foto yang tersebar ada yang bergaya biasa saja dan juga mesra pun ada membuat Manda sakit hati melihatnya.
Manda pun pamit untuk ke toilet sebentar menenangkan hatinya, Risa yang melihat itu pun menganggukkan kepalanya memberi waktu untuk Manda agar tenang.
"Kasihan Manda baru nikah udah di tinggal ke Inggris eh sekarang ada berita kayak gini," ucap pelan Risa dengan wajah sedih.
Saat sudah sampai di toilet dia pun menumpahkan semua tangisannya dan kebetulan memang toilet sedang sepi sehingga dia bisa menyalurkan tangisannya.
Di tengah tangisannya tiba-tiba ada karyawan yang masuk ke toilet membuat Manda menutup mulutnya agar tidak ada yang tahu kalau dia menangis.
"Eh elo tahu gak kalau pak Vero pacaran sama Jenifer Han," ucap salah satu karyawan.
"Iya gue tahu dari grup tadi," sahut yang lain.
"Ternyata pak Vero gak masuk beberapa hari ini ke Inggris sama Jenifer Han, rela nyusul Jenifer yang lagi pemotretan ke Inggris." ucap yang lainnya.
"Romantis banget ya."
__ADS_1
"Iya."
Setelah itu mereka pun keluar dari toilet tanpa tahu kalau Manda mendengarkan percakapan mereka.
Manda yang mendengar perbincangan mereka hanya bisa menahan tangisnya.
"Astaga kenapa kabar itu sakit banget," ucap Manda dalam hatinya sembari memukul dadanya yang terasa sesak.
Setelah menenangkan dirinya Manda pun kembali ke ruangan dengan tubuh lemas, Risa yang melihat itu pun khawatir dan langsung menghampiri Manda.
"Manda elo gak papa kan, elo lemes Man," ucap Risa khawatir.
"Iya aku gak papa kok ris."
"Kalau elo butuh apa-apa bilang gue ya,"
"Iya,"
"Kalau gitu gue kembali kerja dulu,"
"He'em."
Setelah itu mereka pun sibuk melakukan pekerjaannya, karena sangat lemas Manda yang akan mengambil minum pun terjatuh dan pingsan.
Hal itu membuat Risa dan karyawan lain yang melihat itu pun panik dan langsung menghampiri Manda, dan kebetulan pak Ardi yang lewat pun langsung berlari ke arahnya.
"Ada apa ini," ucap pak Ardi setelah tahu Manda pingsan dan terjatuh.
"Ini pak Manda pingsan," ucap Dino.
"Astaga Dino kamu ambil mobil saya biar saya bawa ke rumah sakit," ucap pak Ardi seraya memberikan kunci mobilnya.
"Astaga Manda bangun," ucap Risa pelan sambil menahan tangis.
Saat sedang berjalan menuju mobil kebetulan ada mbk Ida yang sedang lewat.
"Ada apa ini pak?" tanya mbk Ida panik saat tahu Manda digendong pak Ardi.
"Manda pingsan mbk,"
"Astaga kalau gitu saya ikut pak," yang di angguki oleh Ardi.
Setelah mobil siap buru-buru Manda dibawa ke rumah sakit, pak Ardi pun mengendarai mobil sedangkan Risa dan mbk Ida dibelakang menjaga Manda.
"Astaga kenapa ini ris," ucap mbk Ida sambil mengelus kepala Manda di pangkuannya.
"Nggak tahu mbk, Manda tadi lemas setelah dari toilet," ucap Risa.
"Astaga kamu kenapa Manda," ucap sedih mbk Ida sambil membelai wajah pucat Manda.
"Pak Ardi sudah hubungi pak Vero belum kalau Manda pingsan?" tanya mbk Ida.
"Astaga mbk saya lupa sebentar saya hubungi dulu," ucap Ardi.
Setelah itu Ardi pun menghubungi nomor Vero, setelah beberapa saat akhirnya diangkat oleh sang empunya telepon.
[Halo di ada apaan?]
__ADS_1
^^^[Ver elo udah selesai dengan urusan di sana apa belum?]^^^
[Udah nih mungkin besok gue udah bisa pulang, ada apaan sih Di gak biasanya elo tanya gitu ke gue pasti ada sesuatu.]
^^^[Gini Ver, Manda tadi pingsan di kantor. Ini gue sedang bawa dia ke rumah sakit kalau elo masih sibuk elo di sana aja tenang disini ada gue, Angga, Risa sama mbk Ida, tadi gue juga udah telepon papa elo.]^^^
[Astaga apa Manda pingsan! Gue bentar lagi pulang tolong jagain Manda buat gue ya.]
^^^[Oke Ver.]^^^
Setelah itu Ardi pun menutup teleponnya.
"Gimana pak Ardi?" tanya Risa.
"Pak Vero bentar lagi menuju ke sini jadi tunggu saja." ucap Ardi.
"Pasti ini gara-gara berita yang tadi," ucap Risa pelan namun masih didengar oleh mbk Ida dan pak Ardi.
"Berita apa emangnya ris?" tanya mbk Ida.
"Em sebenarnya kita kan para karyawan punya grup mbk terus ada gosip beredar kalau pak Vero itu udah punya pacar dan pacarnya itu Jenifer Han model iklan kita," ucap Risa menjelaskan.
"Gosip dari mana itu?" tanya pak Ardi dengan kesal nya.
"Saya juga enggak tahu pak tapi tadi pagi heboh banget beritanya dan beredar beberapa foto pak Vero sama Jenifer Han pak," ujar Risa.
"Sini mbk mau lihat."
Akhirnya Risa pun memberikan hpnya kepada mbk Ida.
"Astaga ini siapa yang ambil fotonya sih," kesal mbk ida.
"Gak tahu mbk."
Setelah itu pak Ardi pun melihat foto tersebut.
"Pasti Manda jadi kepikiran setelah melihat foto tadi makanya dia drop dan pingsan," ucap pak Ardi.
"Iya sepertinya begitu pak," sahut Risa.
Setelah beberapa saat akhirnya mereka pun sampai di rumah sakit.
Ardi pun membawa Manda ke dalam dan memanggil dokter setelah itu dokter pun menangani Manda.
Saat sedang menunggu pemeriksaan Manda mama Ratna dan papa Hendra datang dengan terburu-buru.
"Ardi ada apaan ini kenapa menantu mama bisa pingsan?" tanya mama Ratna dengan ketakutan.
"belum tahu tan, ini dokter masih memeriksanya tante."
"Astaga menantuku," ucap mama Ratna sambil menangis.
"Sudah ma tenangkan pikiranmu jangan mikir yang enggak enggak," sahut papa Hendra.
Akhirnya mama Ratna pun menenangkan dirinya dan duduk di tempat tunggu sambil menunggu dokter selesai memeriksa menantunya.
.
__ADS_1
.
NEXT.............................>