
Beberapa saat kemudian mereka berdua pun sudah berada di sebuah taman indah, nampak sungai membentang panjang sekali di pinggir taman, banyak pengunjung melebarkan tikar berkumpul dengan suasana sangat hangat.
Mereka bercanda dan bersenda gurau terlihat harmonis sekali Kafa dan Dirga pun duduk di bangku itu mereka berdua sangat menikmati suasana di taman, Dirga berfikir jika membeli beberapa camilan dan es krim atau minuman akan membuat suasana semakin ceria .
"Tunggu disini aku akan membeli camilan, oh iya jangan beranjak kemana-mana ya." Ujar Dirga pada Kafa meyakinkannya agar tidak pergi kemana-mana.
"Baiklah jangan lama-lama ok." Jawab Kafa dengan lirih dan lembut terdengar di telinga Dirga saat ini, dia hanya mengangguk patuh dan berlarian secepat kilat untuk membelikan beberapa camilan dan es krim .
Namun saat Dirga pergi membeli camilan dan yang lainnya,ternyata telinga Kafa mendengar suara tangisan yang sangat sedih juga pilu .
"Hu...hu...hu...hu..hiks..hiks...hiks.." Suara tangisan yang tak tahu dari mana asalnya.
Dia pun berjalan mencari sumber tangisan tersebut, mulai menyusuri tiap jengkat sudut taman tersebut, tidak itu saja di sangat heran.
Banyak pengunjung tak mendengar tangisan tersebut, Kafa tahu bahwa suara tangisan itu bukan berasal dari manusia, melainkan dari suara arwah yang gentayangan dekat taman yang ia kunjungi saat ini, saat matanya tertuju melihat riak air sungai yang jernih dan agak dalam itu dia pun berjalan dengan perlahan.
Berjalan dengan langkah yang pelan namun pasti, dia melihat dari atas jembatan seorang gadis dengan wajah tertutup rambut panjang dan mengenakan rok lusuh, terjun bebas dari jembatan tersebut ke sungai yang dalam itu.
__ADS_1
"Byuuur......"Tubuh gadis itu masuk ke dalam sungai yang dalamnya itu sekitar lima meter cukup untuk membunuh seorang gadis yang tak bisa berenang, dia pun mulai lemas dalam sungai itu tubuhnya mulai menggeliat sesak nafas, tubuhnya yang di masukki air sungai.
Perlahan lemas tak berdaya semua tubuhnya di rasukki air sungai, melalui celah mulut dan kedua lubang hidungnya,akhirnya tubuh gadis itu mengambang di atas sungai tak bernyawa
Karena tak bisa bertahan lagi akan air yang sudah menguasai tubuhnya, merampas jiwa dari tubuh si gadis tersebut,nasib naas dia berakhir mati dengan tragis sekali. Kafa pun melihat kejadian yang dahulu kala sangatlah bersedih kenapa gadis itu memilih untuk mati
Beberapa saat melihatnya Kafa memejamkan mata kebiruannya, beberapa detik karena tak kuat melihat bayangan kematian akan arwah gadis yang sedang menangis saat ini.
Bunuh diri dari jembatan ke air sungai, dan sekarang menjadi hantu arwah di sungai ini.
Dia sedang menangis duduk di bawah pohon sambil melihat air sungai mengalir, meratapi nasibnya yang sangat tragis sekali .
Kafa pun duduk di sebelah gadis itu sambil melihat wajahnya yang sangat mengerikan.
"Kenapa kau menangis?" Tanya Kafa kepada arwah gadis yang menangis,dan menatapnya dengan pandangan sendu dan sedih sekali.
"Hu...hu...hu... hiks...hiks.." Dia pun menoleh dengan wajah yang di penuhi belatung dan darah yang sudah mengering, di sekujur tubuh terdapat banyak luka bajunya sudah usang .
__ADS_1
"Aku menyesal, kau tahu kenapa aku memilih bunuh diri,aku sudah tidak kuat menahannya semua hidupku hancur." Ujar arwah gadis itu sambil menitihkan air matanya. Dia sangatlah sedih karena sudah bunuh diri dia fikir dengan terjun dari jembatan, mati bunuh diri ini akan bisa mengahiri semua kesedihannya dalam hidupnya dahalu kala.
Namun ternyata semua itu salah besar dan kenyataanya hanya akan menambahkan satu masalah baru,dia akan terus menerus melihat bayangannya saat terjun dari jembatan ,tidak ada hentinya seperti melihat film yang diputar tiada henti, semakin melihatnya semakin dia menyesali semua perbuatannya yang sudah bunuh diri dan mengakhiri hidupnya padahal dia seharusnya masih hidup di dunia.
Dia pun menangis lagi meratapi semua hal yang terjadi pada kehidupannya itu.Lalu dia bertambah kencang menangisnya tidak mau berhenti .Namun beberapa saat dia pun heran kenapa ada seorang manusia bisa melihatnya dan mendengar suara tangisannya padahal tak ada sama sekali orang yang bisa melihat apalagi mendengarnya menangis.
"Kenapa kau bisa melihatku,dan kau juga bisa mendengar suaraku?" Tanya arwah gadis itu pada Kafa dengan mengusap air matanya .
"Entahlah aku juga ingin sekali menjadi gadis normal,namun karena mataku ini bisa melihat maka aku tersiksa setiap malam." Ujar Kafa dengan nada sedih sekali memandangi arwah gadis itu juga.Bahwa hidupnya juga tak jauh lebih baik sama sekali bisa di katakan sangat sial dan buruk sudah punya mata yang bisa melihat semua makhluk halus,membuat hidup Kafa kesulitan setiap harinya.
"Kau masih hidup bisa berusaha, dan aku ini sudah mati jadi hanya bisa melihat bayangan saja." Ujar dari arwah itu memandang Kafa saat ini dengan tatapan sendu dan sedih .
"Semua orang mendapatkan kehidupan yang tak mereka sukai, beberapa orang merasakan beruntung, dan aku tak sama sekali." Gerutu Kafa yang tak menyukai sama sekali ,dengan kelebihan yang dia milikki saat ini.
Namun saat bercerita dengan arwah tersebut Dirga mencari Kafa di semua sudut taman ini.
Sambil membawa dua es krim dan sekantong camilan, dia berlarian mencari Kafa sangatlah khawatir tersesat di suatu tempat .
__ADS_1
Bersambung...