
Dokter Armand dan Dirga hanya melihatnya dari kejauhan, mereka berdua juga sangatlah bingung kenapa Kafa bertindak demikian,dan mungkin Kafa masih belum tersadar sepenuh nya ataukah ada hal yang aneh dari Dirga dan Dokter Armand.
Karena hanya mereka berdua saja yang tahu, dalam klinik ini mereka hanyalah bertiga Kafa, Dirga, dan Dokter Armand saja.
Jika itu benar-benar hanyalah mimpi kenapa Gotchi tak ada di dalam kandangnya saat ini.
Maka Kafa berfikir kejadian yang ia alami itu semua bukan hanya mimpi saja,jadi beberapa dari kejadian itu ada yang merubahnya juga mungkin ada yang ingin Kafa berfikir kalau ia hanyalah seorang gadis yang gila tidak bisa membedakan mana yang nyata dan mimpi .
Apa yang terjadi pada Kafa ini membuat dia agak bingung, terkejut dan mulai curiga pada dua pria yang ada di sebelahnya saat ini.
Dia pun memilih diam saja karena jika terus bertanya tidak ada gunanya sama sekali,Kafa memilih untuk melanjutkan aktivitasnya lagi.
Namun dia akan mencari Gotchi diam-diam dengan segera,karena hewan kecil itu untuk bukti kalau wanita yang berkaca mata tadi siang benar-benar ada.Wanita dengan tinggi sekitar 170 cm dengan wajah cantik ,anggun dan lihai berbahasa asing.Dia juga sempat menghubungi Dokter Armand juga.
Kafa semakin bingung dengan kejadian ini, Dirga dan Dokter Armand juga nampaknya terlihat tidak mencurigakan sama sekali.
Mereka sangatlah santai dan tidak terlihat canggung ataupun berbuat hal yang ganjil.
Dalam hati kecilnya merasakan hal yang aneh melandanya saat ini,dan di satu sisi juga dia sudah mencurigai kedua orang pria dengan tak sengaja.Beberapa waktu lalu memanglah wanita ber kacamata itu datang dan meminta minunan dan makanan, tetapi kenapa saat ia bangun dari tidurnya yang membuat tubuhnya remuk redam sekalian bergidik ngeri. Karena ia sudah hampir di ambang kematian.
__ADS_1
Saat ini dia pun memilih untuk menenangkan hatinya ,dia pun pergi ke kamar mandi untuk membersihkan wajahnya, setelah beberapa saat dia keluar kamar mandi duduk di dekat kandang beberapa hewan ,dia berharap bisa menemukan Gotchi. Namun walau ketemu ia hanyalah hewan yang tak bisa bicara lagipula kenapa hari ini sangatlah sulit sekali.
Kafa pun pergi ke dapur meneguk air mineral, dan kembali membantu Dokter Armand.
Hari ini pengunjung agak sedikit tidak seeprti biasanya.Kalau kemarin-kemarin antrian amat panjang sekali maka akan sibuk,namun hari ini berbeda sekali hanya beberapa saja yang datang itu pun membuat janji dahulu via wa ke Dokter Armand.
Maka hari ini tak terlalu sibuk Kafa dan Dirga mengobrol di ruang tunggu, walaupun masih ada kecurigaan di hati Kafa pada Dirga ,tetapi dia berusaha menahannya saat ini.Walaupun sebenarnya banyak pertanyaan dalam hatinya Kafa saat ini.
"Aku kira tak terlalu ramai pengunjung, ya." ucap Dirga dengan memandang wajah Kafa yang sudah mulai berseri-seri tak pucat pasih seperti tadi.
"Benar kita berdua bisa agak santai, kalau hari biasa pengunjung banyak sekali, jadi kita tak akan sempat mengobrol." jawab Kafa kepada Dirga sambil tersenyum kecil.
"Aku sudah baikkan, tetapi aku sangat serius tadi saat kita masuk ke klinik, apakah kau tak melihat seorang wanita ?" tanya Kafa kepada Dirga dia mengernyitkan kedua alisnya,wajah Kafa pun terlihat amat serius menatap intens wajah Dirga.
Namun Dirga hanya menggelengkan kepala, dan ekspresi wajahnya juga tidak di buat-buat bahwa dia tidak berpura-pura sama sekali.
Kafa memutuskan tidak bertanya lagi namun dalam batinya, dia masih berkecamuk apakah yang dilihat tadi siang benar-benar hanyalah sebuah mimpi buruknya saja.
"Sudahlah Kafa, kau ini kelelahan sepertinya." bujuk Dirga sambil memegang tangan Kafa.
__ADS_1
"Mungkin terimakasih ya." jawab Kafa dengan lirih tak bersemangat.
"Untuk apa berterimakasih ?,kita teman tidak perlu merasa saling sungkan." jawab Dirga dan sambil memberikan makanan ringan.
"Kau membelinya?" tanya Kafa, menerima makanan ringan dan memakannya bersama Dirga.
"Iya makanlah, lagipula aku tadi hanya keluar sebentar, saat aku kembali kau pucat ,Dokter Armand juga terkejut." ujar Dirga menatapnya.
"Aku benar-benar tak tahu kenapa hal mistis selalu saja terjadi padaku." ujar Kafa terlihat agak melamun dia menatap jendela ,di depan ada pohon yang rimbun tertiup angin daunnya berterbangan hati Kafa di landa kesunyian .
"Apakah besok kau ingin libur saja ?,dan kita piknik saja bertiga dengan Dokter Armand,aku akan bilang."usul Dirga sambil menatap wajah Kafa yang masih kebingungan.
"Memang boleh?,dan bisakah klinik di tutup satu hari?" tanya Kafa dengan ekspresinya yang polos.
"Ckkk, tentu saja bisa lagipula hanya satu hari tidak masalah iya kan." ujar Dirga sangatlah enteng ,padahal Dokter Armand belum tahu.
Tapi Dirga sudah mengambil keputusan untuk menutup klinik selama satu hari, berencana untuk piknik bertiga lagipula Dokter Armand adalah seorang pria yang tak punya keluarga sama dengan Kafa,pasti dia mau kalau hanya menutup satu hari kliniknya, agar tidak bosan.
Mereka bertiga berencana berpiknik agar tak merasa bosan, dan juga tidak ada salahnya kalau sesekali bersantai menghabiskan waktu luang untuk bersenang-senang tidak terlalu penat menjalani aktivitas setiap hari .
__ADS_1
Bersambung...