
Hari ujian Nasional yang di tunggu-tunggu akhirnya tiba, Rania duduk di bangkunya sambil menghafal semua pelajaran yang dia pelajari dari Reno, gadis itu menarik nafasnya dalam-dalam dan mengeluarkannya dengan perlahan.
Kelas masih terlihat sepi hanya ada beberapa siswa yang sudah datang termasuk dirinya, mereka terlihat sedang sibuk menghafal seperti yang Rania lakukan, tapi ada juga yang malah tidur di kelas setelah datang.
Rania memegang detak jantungnya yang berdetak dengan tidak beraturan dia melirik jam di pergelangan tangannya yang masih menunjukan pukul 06.30 pagi membuat gadis itu berdecak pelan, dia sengaja bangun pagi-pagi dan menyuruh Reno mengantarkannya ke sekolah pukul 5:45.
Rania duduk di bangkunya dengan tidak sabar entah mengapa waktu terasa berjalan lambat saat ini, dia sudah duduk disana selama hampir 30 menit yang menurutnya sudah berjam-jam.
Tidak lama kemudian Veyya, Gisuwa dan Nungky datang menghampiri Rania, ketiga gadis itu terlihat sangat kacau termasuk Nungky yang beberapa hari tidak masuk sekolah dan tidak mengabari ketiga temannya itu, saat Rania, Veyya dan Gisuwa datang ke rumah Nungky gadis itu malah mengusir mereka tanpa menemui mereka sekalipun.
“Ya allah mudah-mudahan aku lulus ujian kali ini!” Ucap Gisuwa berdoa.
“Kalau doa pas lagi sholat bukan disini Gis, kamu sudah belajar belum?” Tanya Veyya.
“Sudahlah aku sampai begadang semalaman tapi gak tahu deh!” Ucap Gisuwa dengan pasrah.
“Kamu gimana Ran, aku juga sudah capek semalaman belajar tapi nih otak gak ingat satupun yang aku pelajari semalam” Ucap Veyya sedih sambil memukul kepalanya sendiri dengan kesal.
“Sudah tapi aku juga gak tahu aku bisa nyelesain ujiannya atau gak!” Ucap Rania gugup sendiri.
“Tenang Ran aku yakin kamu pasti bisa ngerjain semuanya dengan lancar apalagi akhir-akhir ini kamu sudah jago pas Pak Balung ngasih ujian latihan kamu dapat nilai 8 sama 9 terus!” Ucap Gisuwa yang disetujui oleh Veyya yang mengangguk menyetujui perkataan Gisuwa.
Sebelumnya Rania memang sudah mengerjakan ujian latihan dengan lancar, tapi gadis itu masih merasa gugup saat ujian kali ini yang jelas berbeda dengan ujian latihan yang sudah dia kerjakan.
Rania menoleh menatap Nungky yang sedari tadi diam dengan mulut yang terus bergerak cepat seperti mengucapkan mantra atau apapun itu yang dia sendiri tidak yakin Nungky sedang melakukan apa.
“Ky kamu sudah belajar belum?”Tanya Rania.
Namun Nungky tidak menjawab pertanyaan Rania, gadis itu seolah sedang sibuk berkomat-kamit, Nungky seperti tenggelam dalam dunianya sendiri membuat Rania menatapnya bingung.
“Tuh anak kenapa, kesurupan?” Tanya Rania kepada Veyya dan Gisuwa.
__ADS_1
Veyya dan Gisuwa mengedikan bahu mereka tanda tidak tahu.”Gak tau tuh dari tadi pas ketemu di gerbang juga tuh bocah udah kayak gitu, ditanya juga gak di jawab!” Ucap Gisuwa.
“Sudah lah biarin aja tuh bocah mau ngapain yang penting dia gak bikin ulah pas ujian nanti” Ucap Veyya cuek.
Rania dan Gisuwa mengangguk setuju menyetujui ucapan Veyya, mereka berharap Nungky mampu mengerjakan ujian kali ini dan lulus bersama mereka, bukan apa-apa mereka hanya tidak yakin gadis itu belajar apa lagi sekarang dia malah bertingkah sangat aneh, tapi tidak ada yang bisa menebak apa yang dipikirkan Nungky, gadis itu sering sekali membuat Rania dan yang lain terkejut dengan kelakuannya.
Ujian pun dimulai Pak Balung mulai mengamati para siswa muridnya itu dengan seksama, di hari pertama ujian dia menjadi guru pengawas di kelasnya sendiri membuatnya dengan leluasa bisa melihat perkembangan muridnya sendiri.
“Kerjakan yang benar jangan mikirin kuaci sama make up terus!” Ucap Pak Balung kepada Veyya yang terlihat sangat stres mengerjakan soal matematika yang sangat rumit itu.
“Pak bisa di skip aja gak sih ke pelajaran lain saya gak kuat kalau harus ngerjain Matematika, otak saya belum siap pak” Ucap Veyya memandang pak Balung dengan memasang wajah polosnya.
Pak Balung berdecak sebal diapun menjitak murid nakalnya itu pelan.”Kamu ini mana ada ujian bisa di skip kayak iklan saja, cepat kerjakan kalau gak saya buang kuaci milikmu itu!” Ancam Pak Balung.
Veyya mengangguk dengan pasrah dia tidak berani melawan melihat Pak Balung yang sedang memasang wajah sangarnya itu, Pak Balung menatap Nungky yang terlihat fokus mengerjakan ujiannya membuat guru tersebut melewati meja Nungky tanpa berbicara apa-apa.
“Eh Ran pak Balung marah-marah mulu ya, bukannya ngasih semangat malah diomelin mudah-mudahan tuh guru gak ngomelin aku juga!” Bisik Gisuwa kepada Rania yang duduk tepat di belakangnya.
“Berisik Gis jangan ganggu aku lagi konsen nih” Omel Rania yang tidak ingin diganggu oleh siapapun.
“Dasar anak nakal saya dari mondar mandir dan kamu tanya saya dari mana hah? Cepat kerjakan sebelum kamu saya lempar keluar!” Ancam Pak Balung sadis.
“Ya Allah sadis bener apa dosa saya Pak saya ini cuman makhluk imut tak berdosa!” Ucap Gisuwa sedih.
“Itu Nungky gak dimarahin juga Pak,kan dia yang suka bikin masalah?” Ucapnya lagi menyebutkan nama temannya itu.
Seolah namanya dipanggil Nungky menoleh dan menatap Pak Balung dan Gisuwa yang juga tengah menatapnya, gadis itu menatap mereka dalam diam tanpa ekspresi dan kembali berbalik dan mulai mengerjakan soal ujiannya, Rania yang melihat itu jadi berpikir jika Nungky memang sudah kesurupan.
“Dia kesurupan jin bisu kayaknya jadi dia gak bisa ngomong apa-apa, tapi baguslah setidaknya dia gak bikin ulah” Gumam Rania merasa bersyukur.
“Kamu Gisuwa cepat kerjakan soal ujian kamu, jangan ganggu orang lain!” Omel Pak Balung sambil meninggalkan Gisuwa yang kini malah jadi sasaran omelan guru karena Nungky si pembuat onar nomor 1 sedang jadi Biksu mendadak.
__ADS_1
Saat ujian berakhir semua murid langsung mengumpulkan kertas jawaban mereka ke meja guru, dimana pak Balung sudah menunggu mereka di mejanya, Rania mengumpulkan kertas ujian nya dan berjalan keluar diikuti oleh yang lain.
Terakhir giliran Nungky untuk mengumpulkan kertas ujiannya, gadis itu menghampiri Pak Balung yang tengah tersenyum padanya, guru itu berfikir jika Nungky sudah mendapat hidayah terbukti saat ujian tadi gadis itu tidak membuat ulah apapun, dan Pak Balung pikir memperlakukan Nungky sebagai murid yang baik tidak ada salahnya.
“Wah kenapa senyam-senyum gitu Pak, bapak mau ngasih semangat buat saya ya Pak, makasih loh Pak gimana kalau kita sambil ngopi di warkop mumpung udah selesai nih ujiannya” Ucap Nungky sambil cengengesan.
Pak Balung menghembuskan nafasnya kasar ternyata dia salah menduga, Nungky sudah kembali ke habitatnya.”Tidak saya masih banyak kerjaan, cepatlah kamu keluar saja” Ucap Pak Balung sambil membereskan semua kertas ujian didepannya.
Rania, Veyya dan Gisuwa mengintip kedua orang tersebut dibalik jendela, Nungky membantu Pak Balung membereskan kertas ujian dan tiba-tiba tanpa sengaja Pak Balung memegang tangan Nungky, mereka saling berpandangan dalam diam kemudian gadis itu tersenyum.
“Gandeng aja udah saya ikhlas kok Pak bawa ke rumah Bapak ya mau ketemu calon mertua” Ucap Nungky sambil tersenyum malu-malu yang bisa membuat orang mual mendadak.
Bukannya menjawab Pak Balung langsung memasukan semua kertas ujian ke dalam Map Coklat dengan terburu-buru, setelah selesai dia langsung ngacir meninggalkan Nungky di kelas sendirian.
“Yaelah ditinggalin mulu aku” Gumam Nungky, kemudian matanya beralih menatap ketiga temannya tengah menatapnya.
“Hai teman-temanku tercintah aku rindu kalian” Ucap Nungky sambil memeluk ketiga temannya, wajar saja dia sudah seminggu tidak masuk sekolah dan juga tidak mengabari semua temanya yang hanya 3 orang itu.
“Lepas Ky males aku pelukan sama kamu, takut kena sial mending aku pulang duluan Mas Reno sudah nungguin di depan” Ucap Rania melepaskan pelukan Nungky dan langsung pergi meninggalkan teman-temannya.
Veyya dan Gisuwa juga langsung kabur meninggalkan Nungky, mereka sengaja ingin membalas perbuatan Nungky yang mengabaikan mereka selama seminggu.
“Teman-temanku jangan tinggalkan aku!” Teriak Nungky sambil mengejar mereka bertiga.
--------
Nih alurnya aku percepat buat kalian yang gak sabar Rania lulus😆😆😆
semamgatin aku dong guys akhir-akhir ini aku bener2 gak semangat buat nuisgak tahu kenapa, makanya aku percepat alurnya😆😆
Baca Dan Like "Kepentok Cinta Nungky"Ya
__ADS_1
Salam Sayang
Authot Galau