Menikahi Om-om

Menikahi Om-om
Baku Hantam


__ADS_3

“Anda siapa, jangan suka ngaku-ngaku deh, Ran itu belum punya pacar apalagi suami” Jimmy menatap Reno kesal karena pria itu sudah mengganggu acaranya dengan Rania.


Reno menatap Rania dan Jimmy secara bersamaan, pria itu menatap istrinya dengan pandangan penuh luka.”Oh jadi gini ya Ran teganya kamu, tadi kamu bilang kamu mau kuliah ternyata mojok disini sama nih kuda belang, cakep kagak jelek iya” Ucapnya dengan nada mencemooh memandang Jimmy sambil tersenyum sinis.


Mendengar itu Jimmy langsung menaruh coklat dan bunga yang dipegangnya dan langsung mencengkram kerah baju Reno dengan kuat.”Heh siapa kamu berani-beraninya ngehina muka aku, dengar ya aq bisa dapetin cewek mana aja yang aku mau, uangku banyak” Ucapnya angkuh sambil tertawa dengan sombong.


Reno melepaskan cengkraman Jimmy dengan kasar membuat pria yang badannya tidak sebagus Reno itu jatuh tersungkur ke tanah.”Ingat kuda belang uangmu dan tampang sialmu itu tidak akan pernah membuat Rania menjadi milikmu!” Tegas Reno tajam.


“Iya itu benar Jim, sampai kapan pun aku gak bakal bisa nerima cinta kamu” Ucap Rania bersuara, dia memegang tangan Reno dengan lembut sambil tersenyum pada Jimmy.”Dia suamiku Reno Andriyansyah dan aku harap kamu bisa mengerti sekarang Jim” Ucapnya lagi membuat Reno tersenyum puas, sedangkan Jimmy dan kedua temannya menatap mereka dengan pandangan terkejut seolah tak mempercayai apa yang baru saja mereka dengar.


“Akhirnya kebongkar juga  kalau Ran itu udah nikah, setelah melewati lautan dan gunung akhirnya terungkap juga” Ucap Nungky penuh drama dengan memasang wajah sedih sambil mengucek matanya agar mengeluarkan air mata.


“Arrgggghhh” Jerit gadis itu panik merasakan matanya yang panas terkena sambal.


Veyya dan Gisuwa dengan sigap menyiram Nungky dengan air hingga gadis itu bisa sedikit lega merasakan matanya yang tidak terlalu perih .”Makasih guys kalian memang sahabat terbaikku” Ucap Nungky berterima kasih dengan gaya lebaynya.


“Dasar bod*h udah tau tuh tangan abis makan sambal kamu pake buat ngucek mata lagi, emang gak ada akhlak kamu Ky” Ucap Veyya mengomeli Nungky.


“Betul tuh lagi seru liat adegan kayak sinetron juga malah bikin rusuh kamu Ky, udah nih makan es krim lumayan kan” Ucap Gisuwa sambil menyodorkan es krim pada Nungky, sedangkan dia dan Veyya sudah memean jatah mereka masing-masih atau lebih tepatnya memakan jatah Rania.


Rania berusaha tidak memperdulikan ketiga temannya yang sedang sibuk sendiri menyantap makanan sambil menonton dirinya, dia menatap Jimmy yang masih terduduk di lantai dengan wajah menunduk.


“Jim sudahlah jangan bersedih aku yakin kamu pasti bisa dapetin yang lebih baik dari aku” Ucap Rania mencoba menenangkan dengan menyentuh pundak Jimmy pelan, dan melihat itu Reno menatapnya tidak suka namun dia tetap diam mencoba untuk mengerti.


Jimmy mendongak menatap kedua bola mata gadis yang tengah tersenyum padanya itu dengan mata berbinar.”Ran boleh gak aku nungguin kamu aja, sampai tua pun aku ikhlas kok kalau dia sudah mati biar aku yang gantiin jadi suami kamu” Ucapnya sambil menunjuk Reno tanpa mengalihkan pandangannya pada Rania.


Rania langsung beringsut mundur dengan kaget, dia menatap Jimmy dengan pandangan tidak percaya, bagaimana mungkin pria di depannya itu tidak menyerah untuk mendapatkannya.


“A-aku---”


“Heh kuda belang brengsek beraninya kamu mau merusak rumah tanggaku!” Ucap Reno marah memotong ucapan Rania, dia mencengkram kerah kemeja Jimmy hingga pria itu berdiri dalam cengkraman Reno yang kuat.”Ingat sebelum aku mati tidak akan kubiarkan siapapun mendekati istriku, dan akan ku pastikan kamu mati sebelum aku mengembuskan nafas terakhirku!”


Bugh

__ADS_1


Disaat bersamaan Reno meninji Jimmy hingga pria itu kembali terjatuh, Jimmy menyentuh sudut bibirnya yang mengeluarkan sedikit darah, sambil tersenyum sinis dia beranjak bangun dan menyerang Reno.


Bugh


Bugh


“Mas Berhenti!” Teriak Rania panik.


Namun Reno tidak mendengarkan ucapan istrinya itu, dia dan Jimmy terus saling baku hantam membuat beberapa orang datang mengerumuni mereka, bahkan beberapa pria malah menyemangati mereka berdua.


“Ayo Om hajar terus Om, bikin Jimmy si kuda belang itu kapok!” Ucap Nungky menyemangati Reno.


“Iya Om jangan buat Jimmy deketin Ran lagi, cegah sebelum Om jadi duda kaya” Ucap Veyya ikut-ikutan memanasi.


“Sikat Om ayo habisi semua perusak rumah tangga orang!” Ucap Gisuwa semangat membuat kedua temannya dan yang lain berteriak heboh.


Mereka bertiga langsung menunduk takut saat mendapat tatapan membunuh dari Rania, dia berdecak kesal menatap ketiga temannya itu, kemudian dia menoleh kembali pada Reno dan Jimmy yang masih saling baku hantam.


“Ayo Om kita dukung kamu” Ucap Nungky pelan, Veyya dan Gisuwa mengangguk setuju tanpa suara, mereka takut Rania akan menghabisi mereka jika mendengar suara mereka lagi.


Rania berjalan menghampiri keduanya.”Mas sudah aku mohon berhentilah” Ucap Rania sambil memegang pundak Reno.


Bugh


Tanpa sengaja tangan Reno menyenggol Rania membuat gadis itu terjatuh, gadis itu meringis pelan kemudian dia menatap keduanya dengan tajam.


“Berhenti!” Teriaknya marah, sontak Reno dan Jimmy menghentikan aksi mereka, termasuk para penonton dan ketiga temannya yang langsung bubar seketika melihat tatapan membunuh dari Rania.


“Ayo guys kita kabur aja dari pada kena amuk juga” Ucap Veyya sambil berlari bersama Gisuwa dan Nungky.


“Iya Veyy main ke rumah Ran-nya lain kali aja, nunggu reda dulu” Ucap Gisuwa yang disetujui oleh Veyya dan Nungky.


“Gak apa-apa guys yang penting kita kenyang” Ucap Nungky menenangkan sambil cengengesan.”Eh tapi kita lihat lagi yuk penasaran aku!” Ajaknya pada Veyya dan Gisuwa, dan akhirnya ketiga gadis itu kembali ke tempat Rania dan Reno dan mengintip mereka dibalik semak-semak atau lebih tepatnya di bawah gundukan bunga.

__ADS_1


“Ran” Ucap Reno dan Jimmy secara bersamaan.


“Sudah kalian ini kayak bocah tau gak masa cuman gara-gara cewek sampai harus berantem kayak gini” Omel Rania sambil beranjak bangun, dia menatap Reno dan Jimmy yang sedang menunduk.


“Jimmy aku tegaskan sekali lagi sampai kapanpun aku tidak bisa dan tidak akan mau menjadi pacar apalagi istri kami, jadi tolong lupakan aku!” Ucap Rania membuat Reno tersenyum puas mendengarnya.”Dan kamu juga Mas, jangan suka mukulin anak orang sampai babak belur gini, lihat kasihan dia Mas” Omel Rania menatap Jimmy iba.


“Tapi aku juga babak belur Ran, lihat si kuda belang itu memukul wajah dan mataku” Ucap Reno membela diri.


Rania menatap suaminya sambil berdecak kesal.”Kamu cuma lebam dikit doang Mas jangan ngerengek gak jelas, keadaan Jimmy jauh lebih buruk dari kamu” Tegas Rania.


Memang benar Reno hanya mengalami luka lebam di mata dan mukanya saja itupun tidak terlalu kentara, berbanding terbalik dengan Jimmy yang sudah babak belur, dengan keseluruhan wajahnya sudah bonyok ditambah hidungnya yang mengeluarkan darah, kedua temannya dengan setia membantu Jimmy untuk berdiri.


“Jim maaf ya, suamiku kalau lagi ngamuk emang suka gitu kayak banteng” Ucap Rania meminta maaf membuat Jimmy terkekeh pelan sambil mengangguk mengerti, Rania tersenyum senang mendengarnya.


“Kok kamu belain dia sih Ran, padahal aku begini juga karena kamu” Ucap Reno sedih membuat Rania berbalik menatapnya.”Yang kamu lakukan itu jahat” Ucapnya lagi sambil berlari meninggalkan Rania dan yang lain.


“Mas tunggu!” Teriak Rania mengejar Reno.


Veyya, Gisuwa dan Nungky keluar dari persembunyian mereka setelah semua orang pergi, ketiga gadis itu membersihkan diri mereka dari dedaunan kering dan ranting yang menempel di tubuh mereka.


“Aduh gini nih kalau suka ngintipin orang ada aja bekasnya” Sungut Gisuwa mencoba membersihkan dedaunan di kepalanya.


“Iya benar makan yang seger-seger enak kali ya” Gumam Veyya sambil menyentuh kerongkongannya yang terasa kering.


“Ayo guys kura makan buah mangga aja mumpung sekarang udah pada mateng di pohon” Ajak Nungky sambil merangkul kedua temannya itu mengajak mereka pergi.


“Pohon siapa Ky punyamu?” Tanya Gisuwa penasaran.


“Bukan sih tapi tenang aku sudah kenal baik sama yang punya jadi kita bisa puas ngambilnya kayak punya sendiri” Jawab Nungky sambil cengengesan dan kedua temannya itu mengangguk seolah mempercayai kebohongan Nungky yang sudah jelas berniat mencuri mangga tetangga.


---------#-#


Like n komen yang banyakkk mampir juga di lapak si Nungky guys😆😆😆

__ADS_1


__ADS_2