Menikahi Om-om

Menikahi Om-om
Belanja


__ADS_3

Sore itu Rania bersama kedua sahabatnya tengah berkeliling di salah satu pusat perbelanjaan, mereka bertiga ditambah Bima dan Alvian yang mendadak minta ikut mampir ke sebuah toko baju yang cukup terkenal.


"Veyy ini bagus gak ya?" Tanya Rania sambil menunjukan sebuah gaun yang terlihat indah namun tidak terlihat terlalu seksi juga.


"Bagus sih tapi kayaknya kurang cocok buat dipake ke acara nikahan Gisuwa" Jawab Veyya menjelaskan, mereka disana memang untuk berbelanja pakaian yang hendak mereka pakai di acara pernikahan sahabat mereka yang yang akan dilaksanakan dua hari lagi.


Rania mengembuskan napasnya pelan sambil menaruh kembali gaun yang dipegangnya itu."Yah aku bingung mau beli baju kayak gimana Veyy" Ucapnya lesu."Mas Reno juga gak bisa bantuin aku milih baju, akhir-akhir ini kerjaannya di kantor lagi banyak banget suka pulang malam dia" Tambahnya lagi.


"Sibuk apaan Ran, jangan-jangan Om Ganteng mau punya Mama muda lagi" Ucap Nungky yang langsung mendapat jitakan dari kedua sahabatnya itu.


"Heh kampret kalau ngomong jangan asal kalau sampai beneran gimana coba" Omel Veyya kesal.


"Iya Ku lagian Mas Reno gak mungkin berani nyari Mama muda, orang dia udah klepek-klepek sama aku" Ucap Rania dengan senyum manis di bibirnya, tangannya kembali memilih-milih pakaian dengan seksama mencari baju yang menurutnya cocok.


Gisuwa adalah orang yang merupakan keturunan Jawa yang mempunyai aturan yang cukup ketat, mereka bertiga tidak akan mungkin berani berpakaian tidak sopan yang mungkin akan membuat Gisuwa malu, apalagi Radit merupakan keluarga keturunan bangsawan tentu saja hal itu menambah mereka kesulitan mencari baju yang cocok, meski mereka adalah sahabat yang bisa dibilang Gesrek semua, tapi jika menyangkut masalah sahabat mereka tidak akan membuat atau menjatuhkan satu sama lain.


"Ky kamu mau pakai baju apa, yang ini suka gak Ky?" Alvian mencoba mendekati Nungky dengan gaun yang dipegangnya, Bima yang mengekor di belakang Alvian terkekeh pelan melihat wajah Alvian yang terlihat seperti pria kasmaran.


Nungky yang sedang memilih pakaian itu menoleh menatap Alvian, dia menatap baju merah muda yang sedang dipegang Alvian dengan seksama."Hmmm bagus sih Bang" Ucapnya setelah memperhatikan baju tersebut."Tapi aku gak mau pakai baju yang kayak gini Bang, maunya yang beda dari yang lain" Ucapnya sambil cengengesan, kemudian Nungky mengambil salah satu gaun dan memperlihatkannya pada Alvian dan yang lain."Gimana bagus gak?" Tanyanya.


"Astagfirullah" Pekik Veyya dan Rania bersamaan, sedangkan Alvian dan Bima hanya melongo menatap baju yang dipegang Nungky.


"Kamu mau ngapain pakai baju yang ada bling-bling nya gitu Ky, kita mau kondangan bukan mau ngedangdut" Omel Rania menatap Nungky kesal.


"Dasar gak ada akhlak kamu Ky, harusnya kamu itu cari baju yang bagus Ky biar ada yang ngajak kenalan kali aja dapat jodoh, lihat nih yang kayak gini kan bagus tuh" Ucap Veyya sambil menunjukan sebuah gaun yang terlihat sangat manis dilihat sangat cocok untuk gadis seperti Veyya yang modis.


"Bagus Veyy bajunya cocok buat kamu" Puji Rania, gadis itu menoleh pakaian-pakaian yang berjejer di sana dengan lesu."kayaknya aku gak bakal Nemu baju yang cocok buat aku pakai nanti deh" Ucapnya sedih.

__ADS_1


"Tenang Ran ada aku yang bisa nyariin kamu gaun yang bagus" Ucap Nungky menenangkan dengan senyumannya yang menyebalkan, dengan asal dia mengambil salah satu gaun dan memberikannya pada Rania."Nih gaun yang ini bagus buat kamu Ran!" Ucapnya.


"Heh kampret emangnya kamu pikir aku biduan dangdut hah pakai baju seksi kayak gini, mau aku libas kamu Ky?" Ucap Rania kesal.


"Jangan gitu Ran ini bajunya kamu pakai pas malam sama Om Ganteng pasti deh dia kesemsem sama kamu, nyenengin suami itu pahalanya besar loh" Ucap Nungky menjelaskan.


Rania terlihat berpikir mencerna ucapan Nungky, kemudian dia menatap sahabatnya itu sambil tersenyum."Wah kamu benar juga ya Ky, sekalian buat hadiah karena dia lembur terus" Ucapnya senang dan mengambil gaun yang diberikan Nungky padanya.


Mereka pun kembali sibuk memilih-milih pakaian, Bima yang sedang digendong Alvian yang tengah mengekori Nungky terlihat seperti sebuah keluarga kecil membuat beberapa pengunjung menatap mereka sambil tersenyum geli, Alvian tersipu malu saat Nungky tidak sengaja memegang tangannya.


"Aduh maaf Bang Al aku pikir itu tangan Veyya habisnya tangan Abang lembut sih kayak bayi" Ucap Nungky sambil menyunggingkan senyumannya membuat Alvian tambah tersipu malu.


"Gak apa-apa kok Ky, aku suka kamu pegang tanganku mau pegang yang lain juga boleh" Ucap Alvian spontan.


"Ihh Bang Al mesum aku gak suka" Ucap Nungky pura-pura kecewa sambil menutup mulutnya dengan sebelah tangan dan berlari kecil meninggalkan Alvian.


Nungky  tiba-tiba menghentikan langkah kakinya sambil berbalik dengan senyuman manis yang terukir di bibirnya, Alvian berhenti tepat di depan Nungky dan ikut tersenyum, tangannya terulur mencoba menyentuh wajah Nungky namun sedetik kemudian dia langsung mematung di tempatnya saat gadis itu mengacak rambut Alvian dengan lembut.


"Bang Al lucu bikin aku gemas, jangan berubah ya Bang" Ucap Nungky tulus, dia tidak tahu itu membuat seorang Alvian jadi tidak bisa berkata-kata dan hanya bisa mematung di tempatnya.


"Mama muda" Cicit Bima sambil menggerak-gerakkan tangannya dengan senang sambil tersenyum membuat Alvian dan Nungky tertawa renyah mendengar nya.


"Eh  Ran lihat tuh si Nungky bisa banget bikin orang klepek-klepek pakai acara pegang tangan kak Al segala coba" Bisik Veyya pada Rania sambil menatap Nungky dan Alvian dengan senyuman geli dibibirnya.


Rania ikut tersenyum sambil mengangguk kecil."Iya dasar emang si Nungky, mending kalau Al beneran jadi jodohnya dia, tapi kalau Nungky sampai nolak cinta Al bisa nangis darah tuh anak" Ucapnya prihatin.


Veyya mengangguk mengiyakan, benaknya membayangkan wajah Iyan yang begitu jelas dalam bayangannya sambil tersenyum, Rania menatap Veyya dengan kening berkerut bingung melihat sahabatnya itu cekikikan sendiri seperti sedang memikirkan sesuatu hal yang membuatnya senang tapi Rania tidak tahu apa .

__ADS_1


"Hadeh nih anak kelamaan jomblo jadi suka ngehayal sendiri kayak orang stress" Ucap Rania dalam hati menatap Veyya prihatin.


Setelah sekian lama berkeliling mencari baju mereka pun ke salah satu restoran yang berada di pusat perbelanjaan tersebut, saat sedang asyik menyantap makanan sekaligus menyuapi Bima Rania memainkan hp nya untuk membalas pesan Reno yang menanyakan keberadaan-nya.


"Dari Om Ganteng ya Ran?" Tanya Veyya saat melihat senyuman di wajah Rania setelah membalas pesan tersebut.


Rania mengangguk mengiyakan sambil tersenyum."Iya dia mau kesini katanya" Jawabnya.


"Wah emang ya Om Ganteng suami idaman Ran, selalu ada di manapun kamu berada" Ucap Nungky bangga.


"Aku juga calon suami idaman kok Ky" Ucap Alvian tiba-tiba membuat Nungky dan yang lain menoleh padanya.


"Aku tahu Bang, tapi kan Abang jomblo jadi pikirin dulu jodoh Abang aja ya baru ngomong gitu" Ucap Nungky membuat Rania dan Veyya terkikik geli mendengarnya.


"Oh iya Ran kamu gimana masih mau nyari baju yang cocok buat acara nikahan Gisuwa nanti?" Tanya Veyya penasaran pasalnya Rania masih belum juga mendapatkan baju yang menurutnya cocok.


Saat sedang asyik menyantap makanan tanpa sengaja Rania memperhatikan seorang wanita yang masih muda tengah makan bersama suami dan anaknya, wanita tersebut menoleh mendapati Rania dan keduanya pun saling melemparkan senyum, Rania berdecak kagum saat wanita itu dengan telaten menyuapi anaknya yang seperti memiliki kelainan sedangkan si suami wanita itu tengah sibuk menyuapi istrinya dengan lembut, terlihat sekali jika mereka sangat bahagia dengan kehidupan yang mereka jalani, dan dia juga kagum melihat penampilan wanita itu yang memakai pakaian yang serba tertutup membuatnya berpikir dan membayangkan dirinya sendiri.


Rania menatap penampilannya sendiri yang memakai baju serba hitam dengan lengan yang pendek."Guys kayaknya aku tahu baju yang cocok buatku nanti" Ucapnya sambil menatap kedua sahabatnya dengan senyum misteriusnya.


_______________


Hiyaaaa aku galau deh guys lihat ortuku pacaran terus kek anak ABG aja masa gorengan asin aja dipuji Ama bapakku cuma karena itu masakan nyokap 😔😔 bikin aku galau merana😭😭😭


Salam Sayang


Othor Mesum eh Cantik😂😂

__ADS_1


__ADS_2