Menikahi Om-om

Menikahi Om-om
Dijemput Mantan


__ADS_3

Hari terakhir sekoah telah tiba, kini selema 2 minggu ke depan mereka tidak perlu memikirkan rumitnya pelajaran beserta tugas yang menumpuk, selama 2 minggu mereka bisa mengistirahatkan otak mereka dari pelajaran.


Rania, Veyya, Gisuwa dan Nungky sedang berkumpul di depan gerbang mereka baru saja mendapat raport hasil ujian mereka semester kemarin, terlihat wajah mereka tidak bersemangat kecuali Nungky gadis itu terlihat senang-senang saja saat menerima hasil raport miliknya.


"Sebel deh udah muter otak juga nilaiku masih saja kecil, tapi mending sih yang merah cuma 2" Ucap Gisuwa.


"Sama aku juga Gis, gak apa-apalah yang penting aku bisa ngerjain!" Ucap Veyya cuek.


"Kalian gimana nilai kalian bagus atau jelek?" Tanya Gisuwa pada Rania dan Nungky.


"Lumayan nilaiku yang merah cuma 1" Ucap Rania.


"Kasihan kalian sabar ya guys!" Ucap Nungky sambil tersenyum menyebalkan.


"Emang nilai kamu berapa Ky, coba aku lihat" Ucap Veyya melihat isi raport Nungky.


"Ini apa Ky, nilai kamu lebih dari setengah merahnya kamu ngerjain apa gak sih pas ujian?" Tanya Veyya tak percaya.


"Coba sini aku juga mau lihat emang seburuk apasih nilainya" Ucap Rania dan Gisuwa ikut melihat nilai raport Nungky.


"Iyaloh Ky nilaimu banyak yang merahnya, kamu gak takut gak lulus Ky?" Tanya Rania menatap sahabatnya yang masih saja terlihat tenang.


"Benar Ky, aku bingung setahuku orang tua kamu pintar semua deh Ky, tapi kok gini ya?" Ucap Gisuwa heran.


"Apasih bukannya bagus ya dapat nilai merah itu artinya aku dapat nilai bagus dan beda dari yang lain?" Tanya Nungky polos.


"Dasar bodoh sejak kapan ada nilai merah yang bagus, kamu itu sekolah dimana sih sampai pengetahuanmu tentang nilai merah saja gak tahu" Ucap Veyya kesal.


"Nilai merah artinya kamu gak kulus mata pelajaran mereka Ky" Ucap Gisuwa menjelaskan arti nilai merah.


"Iya Ky Gisuwa benar, kalau gini kamu bisa gak lulus sekolah loh" Ucap Rania.


Seketika pundak Nungky langsung merosot mendengar perkataan teman-temannya, padahal dia sudah mengirim pesan pada ibunya jika nilainya kali ini bagus, habislah dia jika ibunya tahu yang sebenarnya.


"Astagfirullah bagaimana ini aku harus gimana?" Ucap Nungky panik.


"Siap suruh kamu tidak belajar keasyikan nongkrong di kantin sih jadi gitu otakmu isinya tentang makanan sama Awan doang" Ucap Gisuwa.


"Siap-siap aja ya Ky kamu kayaknya beneran bakal jadi istri kang siomay" Ucap Veyya.


"Sabar ya Ky masih banyak jalan menuju Roma, apalagi untuk kamu jalan kesana lebih mudah" Ucap Rania sambil menepuk-nepuk pundak Nungky.


"Kenapa Ran emang Nungky punya jalur khusus gitu?" Tanya Gisuwa penasaran.


"Iya Ran apa aku bakal jadi tamu kehormatan di Roma?" Tanya Nungky dengan mata berbinar.


"Enggak sih tapi aku yakin mudah, kan Nungky mau jadi tukang mandiin banteng, katanya disana udah banyak yang mengundurkan diri jadi ada lowongan buat Nungky" Ucap Rania.

__ADS_1


"Boleh juga tuh Ky, kamu kesana saja kali aja dapat cowok bule" Ucap Gisuwa memberi dukungan.


"Sudah abis pulang nanti kamu ngomong sama orang tua kamu, kalau kamu mau hijrah ke Roma, lumayan kan dari pada jadi istri kang siomay!" Ucap Veyya.


"Kalau boleh tahu mereka mengundurkan diri kenapa Ran?" Tanya Nungky penasaran.


"Katanya sih mereka mengundurkan diri karena badan mereka sudah remuk karena diseruduk banteng terus" Ucap Rania yang membuat Nungky mendengus kesal.


"Tega kamu ya Ran, kenapa gak suruh aku aja jadi tukang ngasih makan Singa di kebun binatang" Ucap Nungky kesal yang malah membuat teman-temannya tertawa.


"Jadi gimana jadi gak nih kita jalan-jalan di mall sekalian makan-makan kita?" Tanya Rania pada teman-temannya.


Mereka memang sudah merencanakan itu dari kemarin untuk menyambut hari terakhir mereka di sekolah, Rania juga sudah meminta ijin suaminya Reno dan sudah diijinkan Reno hanya berpesan agar Rania tidak pulang terlalu malam.


Aneh memang saat sekolah mereka merindukan bagaimana rasanya libur sekolah bahkan mereka sampai merayakannya, tapi saat mereka sudah tidak sekolah mereka malah merindukan bagaimana suasana sekolah dulu.


"Jadi dong aku sudah bawa uang hari ini jadi gak bakal deh aku aku minjem lagi" Ucap Gisuwa bangga.


"Siapa juga yang mau minjemin kamu Gis" Ucap Veyya membuat Gisuwa langsung tersenyum malu.


" Iya Gis hutang gorengan kemarin aja belum kamu bayar, udah bayar sini mumpung kamu ada duit" Ucap Nungky sambil menengadahkan tangannya.


"***** kamu inget aja hutang 2 ribu doang juga Ky, nih aku bayar kasihan aku sama kamu" Ucap Gisuwa sambil menyerahkan selembar uang 5 ribuan kepada Nungky.


"Kembaliannya anggap aja sedekah Ky" Ucap Gisuwa lagi.


Rania dan yang lain hanya tersenyum melihat tingkah konyol Nungky, gadis itu memang memiliki daya tarik yang kuat membuat siapa saja selalu tertawa jika di dekatnya, tapi dia juga sering membawa musibah yang akan membuat teman-temannya susah.


"Jadi kita naik apa nih perginya?" Tanya Veyya.


"Iya juga ya apa kita pesan mobil online saja?" Tanya Gisuwa.


Tinn


Sebuah mobil sport mewah dengan bak terbuka berhenti di depan mereka, Alvian tersenyum ke arah Rania dan yang lain, dia keluar dan menghampiri ke empat orang tersebut.


"Hai apa kabar sudah lama ya kita tidak bertemu?" Sapa Alvian kepada teman-teman Rania.


"Kak Al!" Ucap mereka serempak.


"Kak Al kok ada disini Ran, kamu balikan sama dia?" Bisik Veyya pelan.


"Iya Ran makin ganteng aja ya Kak Al" Ucap Gisuwa sambil memandang Alvian takjub.


"Kak Al kemana aja kak ngilang kayak bang toyib, gak kangen sama aku kak?" Tanya Nungky sambil merangkul Alvian.


"Kangen dong Ky, aku kangen kita nongkromg kayak dulu" Ucap Alvian sambil tersenyum.

__ADS_1


"Bagus kak nanti kita nongkrong lagi ya kak, tapi kak Al yang bayar!" Ucap Nungky yang di angguki Alvian.


"Tuh lihat si gadis menyebalkan itu malah langsung nemplok ke kak Al, gak ingat apa gimana dia ninggalin kamu Ran setahun lalu" Ucap Veyya kesal.


"Kamu gak balikan beneran ke kak Al kan Ran, aku masih ingat loh gimana teganya dia ninggalin kamu" Ucap Gisuwa mengingatkan.


"Gak lah dia cuma masa lalu aku, lagian aku juga udah gak suka sama dia kenapa harus balikan coba" Ucap Rania menjawab rasa penasaran Gisuwa dan Veyya.


"Terus dia ngapain tuh kak Al kesini, kamu gak punya hutang kan sama dia, kali aja dia nagih karena dulu suka jajanin kamu?" Tanya Gisuwa lagi.


"Dasar kamu Gis, ngapain juga Ran ngutang sama kak Al, lagian ya cowok itu sudah seharusnya jajanin masa udah putus di tagih cowok kere tapi banyak gaya itumah" Ucap Veyya kesal.


Tanpa memperdulikan perdebatan tidak penting kedua sahabatnya itu, Rania menghampiri Alvian yang tengah mengobrol bersama Nungky.


"Minggir aku mau ngomong sama Al" Ucap Rania menyingkirkan Nungky.


"Ngapan kamu kesini, sudah pergi sana jangan buat masalah Al" Ucap Rania pelan.


"Aku disini karena disuruh kak Reno untuk mengantarkanmu dan yang lain jalan-jalan, kalau kamu gak percaya nih" Ucap Alvian sambil memberikan isi chatnya dengan Reno.


"Ada apa Ran, kak Al mau ngapain?" Tanya Veyya.


"Dia yang bakal nganterin kita jalan-jalan hari ini" Ucap Rania.


"Jadi gimana kita ikut kak Al, apa pesan mobil aja?" Tanya Gisuwa bingung.


"Woy cepat naik ngapain masih disitu, ayo kak Al kuy kita cabut sekarang!" Ucap Nungky semangat yang sudah duduk manis dikursi depan mobil.


"Tuh si Nungky udah naik, yasudah kita pergi aja!" Ucap Rania pelan mengajak Veyya dan Gisuwa menaiki mobil Alvian.


Jika ditanya dia sebenarnya tidak mau pergi bersama Alvian, tapi jika itu permintaan Reno dia bisa apa jika menolak mungkin Reno akan berpikiran yang tidak-tidak padanya.


--------


Holla aku datang lagi😆😆


Ada yang kangen Nungky dkk?


Jangan lupa likenya ya, vote n tips bagi yang mau😍😍


 


Salam Sayang


Author Galau


 

__ADS_1


__ADS_2