Menikahi Om-om

Menikahi Om-om
Kebohonan Nungky


__ADS_3

Selesai belanja Alvian mengajak Rania dan yang lain untuk makan di salah 1 restoran yang berada di mall tersebut, mereka makan dengan tenang dan teratur kecuali 1 gadis yang tiba-tiba menghilang saat seseorang yang dikenalnya lewat.


"Itu si Nungky kemana lagi tuh bocah?" Ucap Rania memperhatikan Nungky keluar restoran.


"Lagi nemuin si Awan tuh!" Ucap Veyya menunjuk Awan yang sedang berada tidak jauh di restoran tersebut.


"Bang Awan kok ada disini nemuin aku ya?" Ucap Nungky tersenyum setelah menemui Awan.


"Nungky kamu ada disini juga, sama siapa?" Tanya Awan melihat sekeliling mencari teman Nungky yang lain.


"Sendiri aku bang kan mau ketemu sama kamu, kita jalan yuk Bang!" Ajak Nungky.


"Bisa aja kamu Ky kita kan gak janjian, aku kesini habis beli buku Ky emang kamu mau jalan kemana?" Tanya Awan sambil tersenyum.


"Cukup Bang jangan senyum gitu" Ucap Nungky.


"Kenapa Ky emang senyumanku jelek banget ya sampai kamu gak suka lihatnya" Tanya Awan bingung.


"Bukan Bang aku takut gak bisa tidur ngebayangin senyum bang Awan yang bikin hatiku dag dig dug ser-seran bang" Ucap Nungky membuat Awan tersenyum geli.


"Yasudah kamu mau kemana aku temenin deh kasihan kamu sendiri!" Ucap Awan lagi.


"Ciee bang Awan bisa aja bikin aku senang, kita ke pelaminan mau gak bang?" Tanya Nungky.


"Mau ngapain Ky gak ah takut dikira hamilin anak orang" Ucap Awan menolak sambil bercanda.


"Ih bang Awan genit udah ngomong hamil aja, kita belum nikah bang tunggulah sampai malam pertama, tapi kalau mau dicicil boleh kok kuy lah bang mau mojok dimana kita?" Ucap Nungky sambil mengedipkan sebelah matanya.


"Astagfirullah Ky kamu ngomong apa sih bikin aku kaget tahu gak?" Ucap Awan mengusap dadanya pelan.


Dia menatap gadis di depannya itu yang tengah tersenyum padanya, selama mengenal gadis itu ada saja tingkah lakunya yang membuat Awan kadang tidak habis pikir dan berpikir gadis itu berasal dari planet mana.


"Lagi ngomongin kucing beranak di rumahku yang bapaknya gak tahu siapa" Ucap Nungky asal membuat Awan tambah bingung.


"Jangan bengong gitu bang jadi pengen nyolek aku gemes tahu gak bang, ayo kita kesana kita makan sama teman-temanku!" Ajak Nungky sambil menarik tangan Awan mengikutinya.


"Ada teman kamu juga Ky katanya sendirian?" Tanya Awan.


"Kenapa kecewa ya bang gak bisa mojok sama aku? besok deh ya Bang aku tungguin di pangkalan ojek" Ucap Nungky.


"Ngapain kita ketemuan di pangkalan Ky?" Ucap Awan.

__ADS_1


"Jadi kang ojek lah bang, lumayan mumpung libur nyari duit dulu kita bang buat modal nikah" Ucap Nungky membuat Awan menggeleng-gelengkan kepalanya sambil tersenyum.


"Dasar gadis ajaib!" Ucap Awan dalam hati sambil mengikuti langkah Nungky menuju meja dimana teman-temannya berada.


"Hai Wan kamu kesini sama siapa?" Tanya Gisuwa sambil meminum jus miliknya.


"Sendiri aku Gis, kalian lagi pada main disini?" Tanya Awan sambil duduk di samping Nungky.


"Iya mumpung besok libur kita sengaja mau nongkrong disini sekalian jalan-jalan ngilangin stress abis ujian kemarin" Ucap Rania yang di angguki teman-temannya.


"Oh iya Wan kenalin ini Alvian, Al ini Awan ketua Osis di sekolahku!" Ucap Rania memperkenalkan mereka berdua.


Awan dan Alvian saling melempar senyum dan mengangguk, sepertinya cowok kalau berkenalan memang begitu hanya mengangguk sambil tersenyum tanpa bicara sepatah katapun seperti Abg lagi kasmaran.


"Bang Awan jangan cemburu ya ada kak Al yang menemani kita!" Celetuk Nungky.


"Ada aku Rania sama Gisuwa juga Ky!" Protes Veyya.


"Iya Ky kamu pikir kita makhluk kasat mata sampai gak disebutin" Ucap Gisuwa ikutan protes.


Nungky hanya melirik mereka sekilas dan kembali menatap Awan yang sedang duduk canggung, dia menatap yang lain dengan tidak nyaman sepertinya dia salah datang kemari.


"Kenapa aku harus cemburu Ky, emang kak Al siapa kamu?" Tanya Awan melirik Alvian yang terlihat cuek tanpa mendengarka mereka.


Alvian yang sedang meminum kopi miliknya langsung terbatuk setelah mendengar apa yang Nungky katakan barusan, dia melirik Nungki yang seolah tidak merasa ada yang salah dengan apa yang dia katakan.


"Ini aku yang salah dengar atau memang dia ngomong gitu ya barusan?" Pikir Alvian sambil menatap Nungky.


Sedangkan Rania, Veyya dan Gisuwa melotot kaget bagaimana Nungky bisa mengatakan hal seperti itu yang jelas-jelas adalah suatu kebohongan dan fitnah.


"Aku gak salah dengar Ky sejak kapan kak Al suka sama kamu?" Tanya Veyya menyeruakan isi hati dan pikirannya.


"Iya Ky aku juga gak tahu, bukannya kita baru ketemu sama kak Al lagi ya setelah 1 tahun berpisah?" Ucap Gisuwa.


"Jadi kamu bohong Ky kalau kak Al suka sama kamu?" Tanya Awan.


"Gak lah Bang ngapain aku bohong juga, jangan percaya sama mereka bang mushrik tahu gak" Ucap Nungky yang langsung mendapat pelototan tajam dari yang lain.


"Sialan si Nungky dia yang bohong kita yang dibilang mushrik emang kurang asem tuh anak" Ucap Veyya kesal setengah berbisik.


"Biarinlah Vey suka-suka dia aja mau ngayal kayak apa" Ucap Rania cuek.

__ADS_1


"Selamat ya Ky akhirnya kamu punya gebetan juga mana ganteng banget lagi aku turut bahagia dengarnya, selamat ya Kak" Ucap Awan memberi selamat pada Nungky dan Alvian yang hanya melongo tidak mengerti.


"Jangan pesimis gitu Bang, aku mah gak mau sama kak Al, nih ya biarpun seribu kayak kak Al deketin aku tetap bang Awan yang Nungky cinta, kak Al mah cuman aku jadiin ban serep doang!" Ucap Nungky melancarkan rayuan gombalnya yang seketika membuat yang lain ingin muntah.


Alvian hanya tersenyum samar mendengar namanya dibawa-bawa oleh Nungky, dia bisa mengerti gadis itu hanya ingin membuat Awan cemburu.


"Kak Al, kak Al tahu apa perbedaan kak Al sama bang Awan?" Ucap Nungky sambil berbalik menoleh kearah Alvian.


"Apa tuh Ky, pasti karena aku lebih keren, kaya dan ganteng ya?" Ucap Alvian sambil tersenyum bangga.


"Bukan kak, kak Al itu kayak artis korea yang di tv-tv yang cuman bisa ditonton, disukai dan dikagumi tanpa ingin dinikahi mentok-mentok paling poto kak Al dijadiin pajangan di kamar doang" Ucap Nungky.


Rania, Veyya dan Gisuwa menggigit bibir mereka pelan mencoba menahan tawa mereka, sedangkan Alvian sudah menggerutu tidak jelas di tempatnya.


"Gini banget niat nolong malah dihina, beginilah nasibku jadi cowok ganteng yang ter dzholimi" Gerutu Alvian dalam hati sambil memonyongkan bibirnya cemberut.


"Dasar si Nungky kalau ngomong jleb banget" Ucap Veyya setelah menguasai tawanya.


"Kalau kak Awan gimana Ky?" Tanya Gisuwa penasaran.


"Kalau bang Awan mah spesial dia itu udah dilihatin, dikagumi dan disukai terus langsung pengen dinikahi!" Ucap Nungky sambil mengedipkan matanya genit kepada Awan.


Awan menggaruk tengkuknya yang tidak gatal, dia benar-benar salah karena mengikuti ajakan Nungky bergabung bersama teman-temannya.


"Aku pulang duluan ya guys!" Ucap Awan sambil beranjak dari duduknya.


"Mau kemana bang Awan kok buru-buru banget, disini aja dulu kan Abang belum makan?" Ucap Nungky mencova menahan Awan pergi.


"Maaf Ky aku gak bisa, aku harus nyari bapak dari anak kucing yang lahir dirumahmu Ky!" Ucap Awan sambik berjalan dengan terburu-buru.


"Tunggu bang Awan aku ikut!" Ucap Nungky membereskan barang belanjaanya dan berlari mengejar Awan dengan heboh.


"Kasihan Awan belum makan udah kabur duluan" Ucap Rania merasa iba.


"Iya tuh si Nungky juga gak bisa banget nahan diri, lihat Awan dikit langsung deh ganjennya keluar!" Ucap Gisuwa.


----------------


Holaa.


Jangan lupa like ya.

__ADS_1


Vote n tips bagi yang mau, adakah yang mau?😆😆😆


__ADS_2