
Tanpa ketiganya sadari 2 orang tengah menguping pembicaraan mereka dibalik pintu yang sedikit terbuka sehingga mereka berdua bisa menguping dengan jelas dengan posisi jongkok.
“Ya Allah ternyata oh ternyata anak-anakku menyukai gadis yang sama, kasihan juga si Al pantes dia jomblo terus gak bisa lupain Rania toh!” Ucap Kikan sambil mengangguk-nganggukan kepalanya.
“Iya kasihan Bang Al tapi tenang ada aku sekarang!” Ucap gadis disampingnya.
Kikan menoleh menatap gadis disampingnya yang tengah tersenyun dengan lebar ke arah Kikan.
“Kamu siapa ikutan nguping gak sopan tahu!” Ucap Kikan pelan.
“Lah tante juga siapa, sesama tukang nguping dilarang saling menghina tante!” Ucap Si gadis memperingatkan.
“Tapi saya Mama mereka jadi boleh dong saya nguping, kamu siapa coba makhluk asing tak dikenal” Ucap Kikan membela diri tidak mau mengakui jika dia salah.
“Kenalkan saya Nungky sahabat Rania sekaligus calon istri Bang Al, salam kenal calon mertuaku!” Sapa Nungky sambil tersenyum lebar.
“Benarkah kamu calon menantuku, wah aku tidak menyangka kita sepertinya memang berjodoh kesukaan kita sama, sama-sama tukang nguping” Ucap Kikan heboh.
“Pasti dong Tante kita sebagai calon mantu dan mertua harus saling membantu dalam hal nguping-menguping!” Ucap Nungky sambil cengengesan.
Plukk
Sesuatu menyentuh pundak Kikan, saat dia menoleh ternyata itu sebuah tangan yang sangat dingin, dia dan Nungky mendongak menatap bangsal yang didorong oleh beberapa pegawai rumah sakit membawa sesosok mayat melewati mereka.
“Mayaaaattttt!” Teriak Nungky dan Kikan dan langsung masuk kedalam kamar Alvian.
Sontak Rania, Reno dan Alvian menoleh kearah Kikan dan Nungky yang tengah duduk dilantai sambil cengengesan menatap mereka malu karena ketahuan menguping.
“Hai kalian sudah selesai ngobrolnya ya Mama mau masuk eh ketabrak mayat jadi jatoh deh!” Ucap Kikan sambil beranjak bangun bersama Nungky.
“Mana ada mayat bisa nabrak Ma, bilang saja Mama nguping dari tadi!” Ucap Alvian mendengus sebal.
“Hai Bang Al kita berjumpa lagi, bang Al sakit ya pasti gara-gara kangen sama aku ya bang, pantesan aku ngerasa ada yang manggil-manggil aku ternyata bang Al toh!” Ucap Nungky sambil cengengesan.
“Hai Om ganteng, Ran!” Sapa Nungky kepada Reno dan Rania.
Alvian hanya meringis sambil tersenyum samar entah kenapa sepertinya tuhan sedang ingin menguji hidupnya yang menyedihkan dengan mengirim Nungky, Alvian bergidik ngeri membayangkan jika jodohnya adalah Nungky.
“Ya Allah biarkan aku jomblo seumur hidup saja, aku tidak mau mati muda dengan menikahi gadis seperti Nungky!” Ucap Alvian dalam hati berharap tuhan mendengar doanya kali ini.
“Ky kamu kok ada disini mau ngapain? Jangan bilang kalau kamu mau jengukin Al dan tahu itu dari telepati!” Ucap Rania memperingatkan, dia tahu gadis itu akan menjawab pertanyaannya dengan asal-asalan.
__ADS_1
“Ihh Ran jangan galak-galak gitu sama calon mantu kedua Mama sayang, dia anaknya lucu dan manis Mama suka!” Ucap Kikan membela Nungky membuat gadis itu tersenyum lebar.
Apa calon mantu? Rania dan Reno saling berpandangan sambil tersenyum, mereka bisa membayangkan bagaimana kacaunya kehidupan Alvian jika Nungky dan Kikan bersatu.
“Mama ngomong apaan sih siapa yang bilang Nungky calon mantu Mama?” Ucap Alvian terkejut dengan omongan ibunya itu.
“Dari Nungky lah Al, Kamu pikir Mama bohong apa jangan gitu sama cewek sendiri gak mau ngakuin kamu, Nung Mama dukung kok kamu jadi istri Alvian!” Ucap Kikan sambil tersenyum ke arah Nungky.
“Tapi aku memang bu--”
“Sudah jangan ngebantah terus, Mama sakit dengarnya suara kamu gak enak di dengar!” Ucap Kikan memotong kata-kata Alvian.
“Iya benar kata Tante Cantik bang Al, kita kayaknya jodoh beneran bang Al buktinya abang sakit aku ada disini!” Ucap Nungky penuh drama.
“Kamu belum jawab pertanyaanku Ky, kamu tadi habis ngapain kesini?” Ucap Rania kembali bertanya.
“Aku tadi abis nganterin Mama buat periksa kuping dia Ran kata dokter sekarang kuping Mama sudah sembuh hehe!” Ucap Nungky sambil tersenyum.
“Alhamdulilah ya Ky, hati-hati jangan nyanyi lagi di rumah ya, kalau mau nyanyi di hutan saja biar gak bawa musibah, kasihan Mama kamu baru sembuh masa harus masuk rumah sakit lagi!” Ucap Rania memperingatkan.
“Memangnya Mama kamu kenapa Ky, kenapa kupingnya bisa bermasalah?” Tanya Reno penasaran.
“Panjang ceritanya Mas, yang jelas ini semua karena suara Nungky!” Ucap Rania menjawab pertanyaan Reno.
“Boleh juga tuh aku juga mau nonton sayang!” Ucap Reno semangat.
“Jangan Mas, aku takut kamu trauma nanti saja aku nyanyiin kamu ya Mas” Ucap Rania sambil tersenyum genit membuat Reno langsung mengangguk senang.
“Kamu suka nyanyi juga sayang nanti kita nyanyi bareng di rumah Mama ya manggilnya Mama aja kamu kan calon istri Al!” Ucap Kikan semangat.
“Jangaan!” Teriak Alvian heboh.
“Apa sih Al lagi sakit juga teriak-teriak gitu!” Ucap Kikan kesal sambil mendelik ke arah Alvian.
Reno tersenyum dia mengerti kenapa Alvian sampai bisa teriak seperti itu, ibu mereka Kikan jika dia bernyanyi bahkan bisa membuat orang struk langsung sadar dan berharap mereka untuk segera mati dari pada harus mendengar suara ibunya itu.
“Papa mana Ma kok gak ada?” Tanya Reno mengalihkan perhatian.
“Oh iya Mama baru ingat Papa kemana ya sudah Mama cari dulu!” Ucap Kikan dan langsung bergegas pergi meninggalkan mereka.
“Hati-hati Mama mertuaku salamin ya ke Papa mertua dari calon menantu baik hati dan imut hehe!” Ucap Nungky sambil tersenyum namun sayang Kikan tidak mendengarnya karena dia sudah menghilang duluan mencari suaminya itu.
__ADS_1
“Eh Ran berarti kamu sama Om ganteng calon kakak iparku dong ya, salam semua!” Sapa Nungky membuat Rania mendengus sebal sedangkan Reno hanya tersenyum saja.
“Ky kamu gak nyari Mama kamu nanti hilang loh!” Ucap Rania mengusir Nungky secara halus.
“Gak ah ngapain paling dia lagi nemuin Papa di ruangannya, mending aku nemenin bang Al kasihan dia masih kangen sama aku!” Ucap Nungky sambil duduk disisi ranjang Alvian.
“Nih Bang makan jeruknya dulu!” Ucap Nungky sambil menyuapi Alvian.
“Itu masih ada kulitnya Nungky!” Ucap Alvian sambil menggeleng.
“Oh iya maaf bang lupa hehe” Nungky mengupas kulit jeruk itu dan langsung melahap isinya yang ternyata manis.
“Dasar bukannya nyuapin malah dimakan sendiri, Mas pergi yuk aku lapar nih!” Ajak Rania sambil memegang perutnya yang sudah berbunyi dari tadi.
“Ah iya maaf Ran tadi aku lupa bawa dompet ketinggalan di mobil, ada dompet Al juga kosong isinya emang tuh bocah katanya photografer terkenal tadi isi dompet cuman goceng dasar kere!” Ucap Reno meledek Alvian.
“Aku mulu yang disalahkan, itu dompet emang cuman buat ngisi uang receh!” Ucap Alvian tak terima disebut kere.
“Sudah bang Al gak apa-apa kok kere juga aku masih mau, kalau kita menikah nanti kita jadi tukang gorengan aja ya bang!” Ucap Nungky mencoba menghibur Alvian membuat pria itu hanya meringis pelan, sedangkan Reno dan Rania hanya tersenyum melihat kelakuan mereka berdua.
“Al kita pergi duluan ya mau makan terus langsung pulang juga besok Mas Reno harus kerja, kamu disini aja ya tunggu Mama!” Ucap Rania sambil beranjak berdiri bersama Reno.
“Baiklah mau gimana lagi, kalau ketemu Mama suruh dia cepat-cepat kemari ya!” Pinta Alvian menatap Reno dan Rania dengan penuh harap.
“Iya kamu santai aja disini sama Nungky!” Ucap Reno sambil tersenyum.
“Iya bang Al aku temenin kok sampai kapan juga, kalau mau aku bisa nginep kok bang hehe” Ucap Nungky sambil tersenyum.
“Dah Al, Ky jagain adik iparku ya awas jangan dibawa pulang ya!” Ucap Rania memperingatkan, dia dan Reno pun beranjak keluar kamar meninggalkan Alvian dan Nungky berdua.
“Kamu gak pulang aja Ky, aku disini sendiri juga gak apa-apa kok!” Ucap Alvian.
“Mana mungkin gak apa-apa emang bang Al mampu hidup tanpa tulang rusuk?” Ucap Nungky.
Alvian menghembuskan nafasnya kasara bahkan dalam sakitnya pun, dia tidak bisa hidup tenang, dia melirik Nungky yang tengah asyik memainkan jeruk dengan melempar-lemparnya hingga jeruk itu terpental ke tembok dan jatuh mengenainya.
“Bang Al maaf!” Ucap Nungky mengambil jeruk yang menyumpal mulut Alvian.
“Ya Allah cobaan apa lagi yang kamu berikan” Batin Alvian merana.
--------
__ADS_1
Lanjutannya kalian bisa cari nanti dilapak yang belum aku buat😆😆😆, sekarang kita fokus ke Rania n Reno aja Ya😚😚😚😆