
***perhatian +21
Anak di bawah umur dan bagi yang lagi puasa dilarang membaca adegan ini!!
Kamu baca dosa tanggung sendiri jangan bawa-bawa aku ya!π***
Rania menggeliat dalam tidurnya, dia merasa ruang geraknya terganggu, perlahan dia menyipitkan matanya dan melihat sekeliling.
Di balik cahaya yang redup Rania mengerjap bingung karena kini dia bukan berada di kamar Reno melainkan di kamar apartemen mereka.
"Kenapa aku bisa disini, masa aku terbang kesini?" Gumam Rania bingung.
Sadar sesuatu sedang memeluknya Rania melihat tangan di perutnya, Rania pun langsung menoleh, terlihat jelas Reno sedang tertidur sambil memeluknya.
"Mas Reno, ini bukan mimpi kan?" Ucap Rania sambil mengucek matanya pelan.
Rania langsung beranjak dan duduk sambil memandang wajah Reno yang masih tertidur dengan tenang, tidak lama kemudian Reno membuka matanya dan langsung tersenyum ke arah Rania.
"Hai sayang kenapa bangun ayo sini kita tidur lagi!" Ucap Reno sambil merentangkan tangannya hendak mendekap Rania.
"Mas Reno udah pulang, kenapa gak ngasih tahu aku?" Tanya Rania.
"Sengaja aku ingin memberikanmu kejutan sayang, sini peluk aku!" Ucap Reno lagi sambil duduk dan merentangkan tangannya.
Rania langsung memeluk Reno senang, dia sangat bahagia akhirnya Reno kembali juga padanya, Reno tersemyum bahagia sambil mendekap Rania dengan erat.
"Aku merindukanmu sayang, kau tahu aku tidak bisa tidur nyenyak tanpa kamu di sampingku" Ucap Reno sambil mencium pucuk kepala Rania.
"Aku juga Mas, tahu gak kemarin-kemarin aku gak punya bantal hangat lagi buat aku peluk" Ucap Rania sambil mendongak ke arah Reno.
"Dasar kamu ini, sini sayang mulai hari ini aku akan selalu ada disampingmu" Ucap Reno pelan.
"Mas yang bawa aku kesini?" tanya Rania.
"Iya tentu saja siapa lagi kalau bukan aku, aku menggendongmu saat kamu sedamg tidur tadi!" Ucap Reno sambil mengangguk.
"Kok aku gak sadar ya Mas, padahal bangunin saja aku Mas biar gak berat gendong aku" Ucap Rania.
"Bagaimana caranya aku membangunkanmu sayang, kamu itu kalau tidur seperti mayat hidup bernafas tapi tak bisa di bangunkan" Ucap Reno sambil terkekeh pelan.
"Mas jahat masa samain aku sama mayat hidup!" Protes Rania kesal.
"Bercanda sayang, kamu itu bidadari kecilku yang paling cantik!" Ucap Reno sambil memandan mata Rania lekat.
"Benarkah itu, janji ya Mas kamu gak bakal ninggalin aku lagi!" Ucap Rania membalas tatapan Reno.
"Iya sayang dan berjanjilah kamu akan selalu ada disisiku sampai aku tua nanti Rania sayang" Ucap Reno.
"Iya Mas aku janji!" Ucap Rania sambil mengangguk dengan yakin.
"Aku mencintaimu Rania!" Ucap Reno sambil mendekatkan wajahnya.
Cupp
__ADS_1
Mereka pun berciuman, ciuman yang sangat dalam, Reno menarik tengkuk Rania dan memperdalam ciuman mereka sambil membelai punggun Rania.
Rania mencoba membalas sentuhan-sentuhan Reno, rasa panas penuh gairah membakar tubuh mereka, Reno membaringkan Rania dengan sangat lembut.
"Rania apa kamu mau melakukannya sekarang?" Tanya Reno dengan pandangan yang mulai menggelap penuh nafsu.
"Lakukanlah Mas, aku milikmu malam ini" Ucap Rania yang juga mulai terbakar gairah nafsu.
Reno tersenyum mendengar jawabang Rania, dia pun membuka kaos yang menutupi tubuhnya, setelah itu dia juga membuka baju tidur milik Rania.
Tanpa sadar Rania langsung menutupi tubuhnya yang terekspos dia memalingkan wajahnya yang bersemu merah karena malu.
"Jangan tutupi itu sayang, biarkan aku melihatnya aku ini suamimu" Ucap Reno sambil menarik tangan Rania.
"Aku malu Mas, aku gak pernah melakukan ini bagaimana jika nanti aku malah mengecewakanmu Mas?" Ucap Rania sendu.
"Jangan khawatir sayang, serahkan semua padaku malam ini malam kita aku tidak akan membuatmu melupakannya" Ucap Reno dan mulai menyatukan bibir mereka lagi.
Perlahan tapi pasti Reno mulai menyentuh bagian-bagian intim milik Rania membuat gadis itu langsung mengerang, yang tentu saja juga membuat Reno tambah bernafsu.
"Mas geli Mas" Eranng Rania nafasnya mulai tidak teratur.
"Sabar sayang tahanlah sebentar lagi!" Ucap Reno nafasnya juga mulai tidak teratur.
Akhirnya malam itu mereka melakukannya, melakukan sesuatu yang seharusnya mereka lakukan sejak hari pertama mereka sah menjadi sepasang suami istri.
Reno menatap wajah Rania yang terpejam sambil memeluk dirinya, akhirnya kini Rania sudah seutuhnya menjadi miliknya.
Tapi sekarang mereka benar-benar melakukannya, gadis itu telah menyerahkan harta berharga miliknya dan itu kepada dia suaminya.
"Terima kasih sayang dan aku mencintaimu Rania, jangan tinggalkan aku" Ucap Reno pelan sambil ikut memejamkan matanya.
Pagi harinya Rania terbangun waktu menunjuka pukul 04.30 pagi, dia menoleh kearah Reno yang masih tertidur pulas.
Rania melirik tubuhnya yang polos tanpa sehelai benangpun sama halnya dengan Reno, lelaki itu hanya mengenakan celana pendek hitam.
"Lebih baik aku mandi sekarang, nanti aku ada ujian sekolah" Gumam Rania sambil beranjak.
"Arggghhh" Jerit Rania pelan dia merasakan sakit di bagian bawah di **** ***** miliknya.
"Kenapa Rania, apa ada yang sakit?" Tanya Reno panik yang langsung terbangun saat mendengar jeritan kecil Rania.
"Itu Mas sakit!" Ucap Rania pelan.
"Apanya yang sakit biar kuperiksa" Ucap Reno mencoba membuka selimut yang menutupi tubuh Rania.
"Jangan Mas malu aku, ituloh Mas yang semalam Mas masukin apa? bagian itu yang sakit, aku mau mandiloh nanti pagi aku ada ujian Mas" Ucap Rania dengan muka bersemu merah.
"Oh itu maaf sayang aku lupa, yasudah biar ku gendong dan membawamu ke kamar mandi!" Ucap Reno tersenyum sambil beranjak bangun.
Dengan sigap Reno menggendong Rania dan membawanya ke dalam kamar mandi, disana Reno menurunkan Rania di atas bak mandi.
"Makasih Mas, sudah sana aku mau mandi dulu!" Ucap Rania.
__ADS_1
"Kenapa, apa aku boleh ikut mandi bersamamu sayang?" Goda Reno sambil tersenyum.
"Apasih Mas janganlah malu aku tahu" Ucap Rania.
"Hey kenapa malu, bukankah aku sudah melihat semua bagian tubuhmu, atau ada yang kulewatkan semalam, bagaimana kalau kita ulang lagi?" Ucap Reno mulai bergairah.
"Emang bisa di ulang lagi Mas, rasanya masih enak kayak kemarin gak?" Tanya Rania polos.
"Tentu saja apa lagi sekarang kamu tidak akan merasakan sakit lagi, kita coba lagi ya sayang siapa tahu ada yang kelewat semalam!" Ucap Reno sambil ikut memasuki bak mandi bersama Rania.
"Jangan lama-lama Mas aku ada ujian nanti, aku gak mau telat loh" Ucap Rania.
"Tenang Rania sayang hanya sebentar kok, nanti aku akan mengantarmu ke sekolah dan memastikan agar kamu datang tepat waktu" Ucap Reno meyakinkan.
Dan pagi itu mereka kembali melakukannya, Rania dan Reno seperti lupa akan waktu dan kondisi, yang mereka ingat hanyalah saat itu mereka ingin menghabiskan waktu intim mereka tanpa gangguan.
Di tempat lain Kikan tengah melamum sambil bersandar di kepala ranjang, di sampingnya William memperhatikan istrinya Kikan yang sudah bengong pagi-pagi.
"Ada apa sih Mas, kenapa melamun pagi-pagi gini, Mama lagi mikirin apa?" Tanya William heran.
"Gak tahu Pa, Mama kayaknya ngelawatin sesuatu yang penting deh Pa, tapi apa ya?" Ucap Kikan sambil menoleh ke arah suaminya William.
"Sudahlah jangan di pikirkan mungkin kamu hanya kurang tidur karena Reno menggangumu semalam!" Ucap William.
"Oh iya ya Pa, lagian tuh anak ngapain juga nyulik Rania malam-malam kenapa gak tidur disini aja coba" Ucap Kikan kesal.
Semalam tepat Pukul 10.00 malam Reno datang dan langsung membawa Rania yang tertidur pulas ke dalam mobilnya, meski Kikan dan William sudah melarang Reno tidak bergeming dan tetap membawa Rania pergi.
"Disini banyak makhluk penggangu katanya Ma, Reno gak mau Rania terus-terusan menginap disini lagian sekarang dia juga sudah pulang!" Ucap William mengingat ucapan Reno kemarin malam.
"Makhlul penggangu apa coba ya Pa, padahal disini kan Rania aman ada Mama yang jagain, emang tuh anak kurang ngajar gak suka banget liat Ma dekat sama Rania" Ucap Kikan tambah kesal.
Sepertinya dia tidak sadar jika makhluk pengganggu yang Reno maksud adalah dirinya yang suka mengganggu malam Reno saat akan melakukan aksinya.
"Lihat saja nanti Mama bakal bawa Rania kembali kesini!" Gumam Kikan penuh tekad.
------------
Holla aku balik lagi nihπππ
Kejutan buat kalian Readersku tercintahππππππ
Yeeeaaayyy akhirnya Reno berhasil melakukan MP sama Rania.
Maaf ya aku gak bisa detail jabarin apa yang mereka lakuin, aku masih polosloh gak ngerti begituanπππ.
Lagian Mt gak bakal nerbitin jika ada unsur sara dan pornografi yang berlebihan jadi mohon mengertiππ
Ini juga buat ngejaga mental anak muda yang masih di bwah umur,aku gak mau merusak otak mereka dengan adegan tidak pantas.ππππ
Salam Sayang.
Author Galau
__ADS_1