Menikahi Om-om

Menikahi Om-om
Kebenaran


__ADS_3

Reno mengajak Rania ke sebuah apartemen yang tak kalah mewah seperti yang dimiliki Reno, Rania mengikuti Reno memasuki lift, gadis itu melihat Reno menekan lantai 11.


"Mas kita mau ketemu sama siapa sih, ngapain juga kamu bawa bunga?" Tanya Rania sambil melirik bunga yang di pegang Reno.


"Aku sudah bilang nanti kamu juga akan mengetahuinya, dan ya dia menyukai bunga Lily makanya aku membelinya jika tidak dia tidak akan menerima kehadiranku" Ucap Reno sambil tersenyum.


Rania mendengus sebal mendengarnya, sepertinya Reno sangat dekat dengan orang yang akan ditemui mereka, siapa dia Rania tidak tahu yang jelas dia berharap ini bukan pertanda buruk.


"Dia cewek ya Mas kayaknya kamu perhatian banget sama dia, aku aja gak pernah tuh kamu beliin bunga" Ucap Rania sebal.


"Dasar kamu ini sekarang kamu mulai terbuka ya jika sedang cemburu tapi bagus aku suka Rania sayang, memangnya bunga apa yang kau sukai selain bunga deposit maksudku" Ucap Reno sambil tersenyum menggoda.


"Tau ah sebel aku cari tahu aja sendiri ngapain banyak nanya" Ucap Rania ketus.


Ting


Pintu lift terbuka saat mereka sudah sampai dilantai 10, Reno menarik tangan Rania mengajak menyusuri lorong apartemen yang sepi.


Saat sampai di depan sebuah pintu yang nomornya sangat unik yaitu 112 seperti nomor layanan jika ada sesuatu yang mendesak di indonesia kalau luar negeri terkenal dengan nomor 911.


Ting


tong


Reno memencet bell, disampingnya Rania hanya diam memperhatikan sekitar yang terlihat asing baginya sambil memegang tangan Reno.


Ceklek.


Pintu apartemen itu terbuka, sang penghuni apartemen tersenyum kepada Reno.


"Renoku apa kabar ngapain kamu kesini!" Ucap Sang gadis sambil memeluk Reno dengan senang.


"Aku juga merindukanmu Alysh, dan ini bunga untukmu!" Ucap Reno menyerahkan bunga tersebut sambil membalas pelukan Alysha.


Di tempatnya Rania mematung di tatapnya tangan yang baru saja dilepaskan Reno, dia melirik kearah Reno dan Alysha yang terlihat sangat senang.


Bagai dipukul dengan palu habis itu diiris-iris Rania merasakan hatinya sakit melihat mereka berdua, pandangannya seakan tak percaya kemana Reno membawanya.


Alysha, Reno membawa Rania ketempat Alysha mantan kekasih Reno, gadis terlihat sangat cantik dengan rambut bergelombang panjang, juga tubuh tinggi ramping, dia terlihat sempurna sebagai wanita tidak aneh jika Reno menyukainya.


"Ayo masuk, kita ngobrol di dalam!" Ucap Alysha sambil tersenyum kearah Reno dan Rania.


"Ayo Ran kita masuk!" Ucap Reno sambil menggenggam tangan Rania.


Rania tidak menjawab dia hanya diam mengikuti langkah kaki Reno yang menuntunnya kedalam apartemen Alysha.


Alysha membawa mereka duduk disebuah ruangan yang dia yakin untuk menerima tamu, ruangan itu terlihat klasik dan juga banyak sekali pernak-pernik yang khas wanita.


Didekat tv Rania melihat sebuah figura photo, di photo tersebut ada Alysha dan juga seorang wanita yang tak kalah cantik mereka tersenyum sambil berpelukan kearah kamera.

__ADS_1


"Mana Kimmy Alysh, aku tidak melihatnya dari tadi?" Tanya Reno sambil melihat ke sekelilingnya.


"Sudahlah jangan bahas dia gadis itu sedang pergi bersama teman-temannya yang lain dan meninggalkanku sendiri" Ucap Alysha kesal.


"Maaf Alysh gara-gara kedatanganku, kamu jadi tidak bisa pergi bersamanya" Ucap Reno meminta maaf.


"Tidak apa Ren, lagipula aku juga ingin bertemu dengan gadis manis disampingmu itu,kenalkan padaku siapa dia?" Ucap Alysha sambil tersenyum kearah Rania.


"Dia istriku Rania, Ran kenalkan ini Alysha gadis yamg kuceritakan padamu tadi" Ucap Reno memperkenalkan mereka.


"Hai Kak Alysh aku Rania!" Ucap Rania gugup sambil menjulurkan tangannya untul bersalaman.


Namun Alysha tidak membalas uluran tangannya, gadis itu langsung memeluk Rania dengan senang, Rania melirik Reno dengan bingung namun Reno hanya tersenyum padanya tanpa berkata apa-apa.


"Akhirnya aku bisa juga bertemu denganmu Ran, lihatlah suamimu itu jahat sekali padahal aku sudah memintanya untuk berkenalan denganmu" Ucap Alysha setelah melepaskan pelukannya sambil mendelik kearah Reno.


"Maaf Alysh aku hanya sedang sibuk dan aku tidak punya waktu untuk itu, lagipula kamu ini jarang sekali di indonesia" Ucap Reno sambil tersenyum.


"Maklumlah Ren, aku ini seorang model profesional sekarang dan aku lebih sering melakukan pemotretan di luar negeri dari pada disini" Ucap Alysha.


"Kak Alysh model?" Tanya Rania.


"Iya aku model sayang apa si beruang kutub itu tidak menceritakannya padamu?" Tanya Alysha sambil menunjuk Reno.


Rania menggeleng sebagai jawaban, dia melihat Alysha dan Reno yang terlihat sudah punya panggilan masing-masing tersendiri.


"Sedekat itukah mereka, apa sekarang aku ini penghalang bagi mereka?" Gumam Rania dalam hati,


"Iya aku hanya tahu itu, Mas Reno hanya memberitahukan hal itu padaku dan aku juga baru tahu kalau kakak adalah mantan Mas Reno" Ucap Rania pelan.


"Hey berhentilah memanggilku beruang kutub Alysh aku ini tampan masa disamakan dengan beruang kutub" Protes Reno.


"Diam kamu Ren jangan protes terus, kamu itu memang tampan tapi juga sangat menyebalkan dan juga kamu itu sangat dingin seperti beruang kutub" Ucap Alysha membuat Reno terdiam.


"Baiklah Ran, kamu mau minum apa biar kubuatkan?, maaf seharusnya aku menawarimu minum dari tadi" Tanya Alysha sambil tersenyum.


"Aku mau kopi ya Alysh jangan lupa tambahkan gulanya, kamu selalu lupa memberikan gula pada kopiku" Ucap Reno.


"Aku tidak bertanya padamu Ren, yang aku tawarkan hanya Rania bukan kamu" Ketus Alysha.


"Aku apa aja kak, yang penting jangan air putih" Ucap Rania pelan.


"Kamu ini lucu juga Ran pantas Reno tergila-gila padamu, baiklah tunggu sebentar aku buatkan dulu minumanmu!" Ucap Alysha tersenyum sambil beranjak.


"Buatkan aku juga ya Alysh jangan pili kasih begitu aku juga tamu disini" Ucap Reno.


"Diam Ren, lagipula kamu itu selalu bawel jika aku menambahkan gula kadang kamu bilang kemanisan dan kadang terlalu pahit aku jadi sebal sendiri jika membuatkanmu minum" Ucap Alysha sambil melangkah kearah dapur.


Reno tersenyum sambil menatap kepergian Alysha, dia melirik Rania yang terlihat bingung dan juga bimbang.

__ADS_1


"Kenapa sayang apa kamu kaget karena aku membawamu menemui Alysha?" Tanya Reno sambil tersenyum.


"Tentu saja harusnya Mas bilang dari awal, ada apa ini apa kalian akan reunian mantan disini?" Tanya Rania penuh selidik.


"Jangan cemburu sayang kamu lihat sendiri aku dan Alysha hanya berteman, senyumlah Ran!" Ucap Reno.


Cup


Reno mengecup bibir Rania pelan membuat gadis itu tidak bisa berkata apa-apa.


"Wow ada tontonan gratis, kenapa gak bilang-bilang aku dulu, kan aku bisa abadiin momen romantis kalian dengan photo atau video"


Rania dan Reno menolah kearah suara tersebut, dihadapan mereka berdiri seoarang gadis yang tenga tersenyum pada mereka, Rania ingat gadis itu adalah gadis yang ada di photo tadi bersama Alysha.


"Hai Kim akhirnya kamu pulang juga, kupikir kamu tidak akan pulang cepat?" Ucap Alysha yang baru saja datang.


"Ini minumlah maaf ya Ran hanya ada jus ini saja" Ucap Alysha sambil menaruh jus jeruk dan juga kopi pesanan Reno.


"Iya gak apa-apa kak aku mah minum apa aja juga suka kok dan terima kasih untuk minumannya" Ucap Rania yang diangguki Alysha.


"Aku bosan disana Alysh, aku merasa ada yang kurang jika tidak ada kamu disana" Ucap Kimmy menjawab pertanyaan Alysha dan duduk disampingnya.


"Siapa gadis itu Alysh? manis sekali dia" Ucap Kimmimy sambil tersenyum kearah Rania.


"Oh iya kenalkan dia Rania istri Reno, Ran kenalkan ini Kimmy teman sekamarku sekaligus dia juga pacarku" Ucap Alysha sambil tersenyum.


"Hai Rania kenalkan aku Kimmy pacar Alysha" Sapa Kimmy ramah sambil mencium pipi Alysha.


Gubbraakkk


Rania langsung terjatuh pingsan saat mendengar ucapan Alysha dan Kimmy, Reno, Alysha dan Kimmy saling berpandangan mereka tidak menyangka reaksi Rania akan seperti itu.


"Bawa ke kamarku saja Ren, jangan biarkan dia berbaring di sofa kasihan" Ucap Alysha.


"Baiklah aku akan membawanya ke kamarmu" Ucap Reno sambil menggendong Rania dan membawanya ke kamar Alysha.


---------


Holla aku balik lagi nih๐Ÿ˜†๐Ÿ˜†๐Ÿ˜†.


Note: Mohon untuk tidak menghujat apalagi menghina karakter siapapun aku disini hanya menulis tanpa berniat menyinggung atau menghina pihak manapun.


Aku mau ngomong nih dsini banyak banget silent readers yang baca tanpa meninggalkan jejak like apalagi komen.


Ayo dong dukung aku dengan like aku gak minta vote n tips seperti yg lain loh kalau mau ngsih aku terima dengan penuh sukacita๐Ÿ˜†๐Ÿ˜†


Katahuilah like kalian sangat berarti buat aku yang hanya penulis receh ini๐Ÿ˜˜๐Ÿ˜˜


Salam Sayang

__ADS_1


Author Galau


__ADS_2