Menikahi Om-om

Menikahi Om-om
Alysha


__ADS_3

Malam itu Reno tengah duduk sambil bersandar di kursi, dia tengah berada di ruang baca yang sekaligus menjadi ruang kerjanya, dulu sebelum ada Rania dia lebih suka mengerjakan tugas kantornya disitu.


Namun sejak Rania hadir di kehidupannya Reno lebih suka mengerjakan tugas kantornya di kamar, karena disana dia bisa puas diam-diam memperhatikan wajah Rania yang selalu di kaguminya.


Reno membaca salah 1 buku yang disukainya, kadang untuk mengusir rasa bosan atau sekedar mengisi waktu luang Reno membaca buku, saat membuka lembar berikutnya, secarik photo jatuh diantara halaman buku.


Reno memungut photo tersebut yang jatuh kebawah lantai, dia melihat photo tersebut yang merupakan photo dirinya bersama seorang wanita, wanita tersebut menggandeng tangan Reno sambil tersenyum kearah kamera.


Wanita tersebut tak lain dan tak bukan adalah Alysha mantan kekasih sekaligus tunangan Reno yang 4 tahun lalu meninggalkannya.


Reno tersenyum menatap wajah Alysha yang tersenyum manis, gadis itu selalu terlihat cantik meski dia tidak memakai riasan yang berlebihan.


Reno ingat saat gadis itu selalu manja padanya dan kadang suka membuat Reno kalang kabut jika Alysha sudah ngambek tidak karuan, dan yang Reno ingat adalah kata-kata yang dia ucapkan saat dulu dia dan Alysha tengah berdua.


flashback on


Seorang gadis tengah duduk di pinggir kolam renang, dia terlihat kesal dengan pipi yang menggembung, dia memainkan kedua kakinya di dalam air, gaunnya yang berwarna biru langit ikut terkena basah karena terkena percikan air yang dimainkannya itu.


"Dasar Reno nyebelin, gak punya hati, si gila kerja!" Sungut gadis itu.


"Alysha" Panggil seseorang.


Gadis yang di panggil Alysha itu menoleh, terlihat kekasihnya tengah tersenyum padanya dengan membawa seikat bunga kesukaan Alysha dia berjalan dan duduk di samping Alysha.


Alysha langsung membuang muka, diliriknya Reno yang tersenyum geli padanya membuat Alysha tambah kesal dan cemberut.


"Ngapain kesini katanya sibuk di kantor, yaudah sana pergi ngapain ada disini!" Ucap Alysha tanpa berbalik memandang Reno kekasihnya.


"Jangan marah dong sayang, aku tadi ada rapat mendadak makanya gak bisa langsung nemuin kamu" Ucap Reno.


"Iya aku tahu pekerjaan emang lebih penting buat kamu Ren, lebih penting dari aku" Ucap Alysha sendu sambil menunduk.


"Hey jangan bicara seperti itu Alysh, kamu itu segalanya buat aku, lihatlah aku sudah membawakan bunga kesukaanmu, lihatlah Alysh kumohon" Ucap Reno sambil menunjukan bunga yang dia beli.


Alysha mendongak melihat bunga yang diberi Reno dia langsung tersenyum, kesedihan seketika hilang saat dia melihat bunga kesukaannya itu.


"Makasih Ren, kamu bisa saja bikin aku gak bisa marah lagi sama kamu" Ucap Alysha sambil tersenyum dan mengambil bunga tersebut.


"Sama-sama Alyshku sayang apa sih yang gak buat kamu" Ucap Reno sambil mendekap Alysha.


"Kamu bandel deh Ren, udah ah ayo kita kedalam aja" Ucap Alysha sambil beranjak meninggalkan Reno.

__ADS_1


"Tunggu aku Alysh, kamu emang gak kangen sama aku?" Ucap Reno sambil memeluk Alysha dari belakang.


"Kangen kok Ren tapi gak usah meluk juga Ren, kita baru pisah seminggu gimana kalau nanti aku harus pergi sampai sebulan coba" Ucap Alysha melepaskan pelukan Reno dan duduk di kursi di ruang tamu.


"Jangan dong Alysh mana bisa aku jauh sama kamu, emangnya kamu mau kemana Alysh?" Tanya Reno sambil duduk disamping Alysha dan menatap wajah gadis yang merupakan tunangannya itu.


"Aku harus ke Australia minggu depan Ren, aku ada pemotretan disana Ren jadi aku harus pergi" Ucap Alysha pelan.


"Sama siapa, aku boleh ikut?" Tanya Reno.


"Sama Adinda Ren dia juga ikut pemotretan disana, ngapain kamu ikut kan kamu banyak kerjaan di kantor Ren?" Ucap Alysha sambil tersenyum geli.


"Aku cuma gak mau jauh-jauh sama kamu Alysh" Ucap Reno sambil membaringkan kepalanya di pangkuan Alysha.


"Kamu itu kayak anak kecil aja tahu gak Ren, kita itu udah pacarn hampir 5 tahun, kita juga sudah kenal dari kecil sampai sekarang kita bareng terus" Ucap Alysha sambil tersenyum.


"Biarin aku gak perduli dibilang kayak anak kecil juga, kita itu sudah mau tunangan Alysh!" Ucap Reno dengan manja dan memandang wajah Alysha.


"Iya aku tahu Ren, makanya aku harus pergi dulu sebelum kita tunangan, tolonglah mengerti Ren ini pekerjaanku" Ucap Alysha.


"Tidak bisakah kamu berhenti saja Alysha sayang, aku cukup mampu untuk membiayai semua kebutuhanmu Alysh, kenapa kamu tidak diam saja dirumah?" Ucap Reno menyarankan.


"Dasar kamu ini selalu memandang semuanya dengan materi Ren, aku melakukan pekerjaan ini karena aku suka Ren bukan hanya karena uang semata, lagian orang tuaku juga masih cukup mampu untuk memenuhi semua kebutuhanku" Ucap Alysha gemas.


"Lalu bagaimana jika nanti kita harus berpisah Ren, kamu harus belajar hidup tanpaku!" Ucap Alysha sambil membelai rambut Reno.


"Kenapa kamu bicara seperti itu Alysha?" Tanya Reno bingung.


"Entahlah Ren aku hanya merasa kita tidak di takdirkan untuk bersama, kadang aku berpikir kita itu bersama karena saling mencintai atau karena hal lain" Ucap Alysha dengan pandangan menerawang.


"Aku mencintaimu Alysh, sudah kubuktikan dengan berpacaran denganmu dan sebentar lagi kita akan tunangan kenapa kamu harus berpikir aneh seperti itu Alysh?" Tanya Reno bingung.


"Apa kamu yakin Ren, apa kamu tidak berpikir mungkin saja kamu hanya terbiasa dan nyaman jika denganku, dan kamu berpikir jika itu cinta" Ucap Alysha.


"Aku yakin Alysh jangan ragukan perasaanku, kalau aku hanya merasa nyaman dengan kamu aku juga bisa saja berpacaran dengan Adinda, dia juga dekat denganku" Ucap Reno sambil duduk dan memandang wajah Alysha dengan tatapan serius.


"Adinda beda Ren, sejak awal kamu sudah menganggapnya sebagai adik, selain kita berdua kamu tidak pernah dekat dengan wanita lain Ren" Ucap Alysha memandang Reno sambil tersenyum.


"Tapi aku yakin aku mencintaimu Alysh" Ucap Reno pelan.


"Kamu tahu Ren, aku merasa diluar sana ada orang yang lebih pantas buat kamu dibanding aku" Ucap Alysha pelan.

__ADS_1


"Siapa maksudmu Alysh?" Tanya Reno.


"Aku tidak tahu Ren yang jelas aku hanya berpikir begitu, biarlah itu jadi misteri untuk kita semua" Ucap Alysha sambil tersenyum.


"Baiklah terserah jangan bahas itu terus, bagaimana kalau kita habiskan waktu kita berdua dengan membicarakan masa depan kita saja Alysh?" Ucap Reno sambil mendekap Alysha.


Pandangan mata mereka bertemu, Alysha tersenyum dengan muka bersemu merah dia menundukan pandangannya, Reno mencoba mencium Alysha namun gadis itu malah langsung membuang muka.


"Hey jangan menghindar Alysh, berikan aku ciuman agar rasa rinduku berkurang Alysh" Pinta Reno.


"Tidak mau, aku tidak mau menciummu Ren" Ucap Alysha sambil bangun dari duduknya dan berlari meninggalkan Reno sambil tersenyum.


"Alysha tunggu kamu tidak bisa menghindariku Alysh!" Ucap Reno tersenyum sambil mengejar Alysha.


Reno menggendong Alysha didepannya, mereka tertawa sambil berpelukan dengan erat, Alysha dan Reno saling berpandangan dan akhirnya mereka pun berciuman.


Flashbak off


Reno tersenyum mengingat saat dulu dia dan Alysha bersama, kenangan itu mungkin hanya masa lalu, tapi kenangan itu yang akan selalu dia ingat sampai akhir hayat nanti.


"Mas ada telepon tuh dari Mas Iyan, katanya mau bahas urusan kantor" Ucap Rania yang melongok di depan pintu.


"Oh iya baiklah, aku kesana sekarang" Ucap Reno sambil tersenyum.


Reno kembali menaruh photo Alysha diantara halaman buku yang tadi dia baca, setelah itu dia berjalan keluar kamar melewati Rania sambil tersenyum.


Setelah Reno pergi, Rania memasuki ruangan tersebut , disana dia mengambil buku yang tadi dilihatnya sedang dibaca Reno, Rania mengambil photo yang terselip diantara halaman buku itu dan memandangnya.


Gadis yang sedang bersama Reno di photo tersebut terlihat sangat cantik dengan rambut panjang bergelombang, senyumannya yang menawan menambah aura kecantikan pada gadis tersebut.


"Siapa dia, apa dia kekasih Mas Reno dulu?" Gumam Rania pelan.


---------------


Holla aku balik lagi๐Ÿ˜†๐Ÿ˜†๐Ÿ˜†


Aku ngakak saat baca komen kalian yang intinya bilang jangan bikin Reno diambil sama Nungky๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜‚.


Woy kalau mau main drama jangn disini, kdang aku suka bingung kalian suka menyimpulkan ceritaku yang lucunya malah bikin aku ngakak sendiri๐Ÿ˜‚


Jangan lupa likenya guys, vote n tips bagi yang mau๐Ÿ˜‰๐Ÿ˜‰

__ADS_1


Salam Sayang


Author Galau


__ADS_2