
ASYIFA POV
Setelah mereka bertiga meninggalkan ruangan.Aku kembali menuju meja tempatku bekerja.
Para karyawan sibuk menyiapkan pesta penyambutan untuk nanti malam.Aku yang sebagai karyawan biasa juga ikut andil untuk menyiapkan pesta ini.
"Luna..nanti malam aku berangkat sendiri aja ya.Kamu berangkat duluan tidak usah menunggu ku.Aku ada sedikit urusan jadi mungkin agak telat"ucapku.
"Beneran, tidak apa-apa jika aku duluan."jawab Luna.
"Ya tidak apa-apa.Bilang ke manager ya klo nanti dia mencari ku."pintaku.
"Oke"
Setelah itu para karyawan termasuk aku pulang untuk bersiap-siap untuk pesta nanti malam.
Aku baru ingat klo hari ini merupakan hari tepat dimana ayah dan ibuku meninggal jadi aku ingin berziarah ke makam mereka berdua terlebih dahulu.
Skip.....
Aku sekarang telah sampai didepan makam ayah dan ibuku.Aku mulai menaburkan bunga diatas makam mereka berdua.
"Ayah,ibu,maaf jika Syifa baru bisa datang mengunjungi kalian.Biasanya Syifa pagi hari ke sini nya tapi Syifa baru ingat saat di kantor tadi.Maafkan Syifa karena baru datang.Sekarang Syifa kerja di perusahaan besar walaupun hanya karyawan biasa tapi Syifa sudah sangat beruntung.Jadi ayah dan ibu tidak usah khawatir lagi dengan Syifa.Syifa berdoa semoga ayah dan ibu bahagia disana."ucapku dengan membelai batu nisan mereka berdua.
__ADS_1
Setelah dari makan aku pulang kerumah dan bersiap-siap untuk pesta nanti.Aku memakai long dres warna hitam serta high heel berwarna hitam.Serta wajahku aku poles dengan sedikit make up.
Aku melihat jam dan menunjukkan waktu sudah pukul 7 malam.yang berarti pesta sudah mulai.
Aku langsung menunggu taksi yang aku pesan.Tidak sampai 5 menit akhirnya taksi yang aku pesan datang dan langsung berangkat menuju perusahaan.
Tidak sampai setengah jam akhirnya sampai di perusahaan.Untuk pesta dilaksanakan di lantai paling atas di gedung perusahaan.
Aku pun langsung menuju lantai atas dimana pesta diadakan.Setelah sampai, aku melihat-lihat dimana Luna berada.Dan ya aku menemukannya di bartender dengan memakai long dress berwarna biru tua.
"Hai Luna.Kamu sangat cantik malam ini."pujiku.
"Kamu juga cantik syif.Aku juga terkejut klo itu dirimu.Malam ini kamu sungguh cantik syif."ucap Luna.
"Ayo" ucap Luna
Waktu pun berjalan.Aku melihat jam di jam tangan ku tenyata sudah pukul setengah 10 malam.
Aku ijin untuk pergi ke toilet sebentar karena ingin buang air kecil.Setelah dari toilet aku mendengar ada orang yang sedang berbicara.
Aku langsung mengikuti dari mana suara itu berasal.Dilihat ada seorang wanita dengan pakaian ketat dengan seorang pelayan sedang mengobrol.
"Tolong kasih obat ini ke minuman pak Kelvin.Harus sampai pak Kelvin meminumnya.Awas klo sampai gagal kamu yang akan mendapatkan akibatnya"ancam seorang wanita tersebut.
__ADS_1
"Baik non.Nanti akan saya lakukan.Saya janji tidak akan gagal"ucap pelayan laki-laki.
"Oke.Dan segera laksanakan.Awas klo gagal. Dan ini untuk bayarannya"ucap wanita itu sambil memberikan amplop kepada pelayan.
"Baik"jawab pelayan.
Setelah itu, pelayan tersebut pergi sambil membawa minuman yang telah kasih obat tersebut kepada pak Kelvin.
"Kelvin sebentar lagi hidupmu akan sengsara.Perusahaan mu ini pasti akan bangkrut dan kamu akan menanggung malu serta akan hidup gelandangan."ucap wanita dengan senang dan langsung pergi.
Aku yang mendengar nya terkejut dengan apa yang akan wanita itu lakukan.Aku harus menghentikan nya, aku tidak ingin itu sampai terjadi.Klo sampai pasti banyak para karyawan akan dipecat dan kehilangan kerja termasuk aku.
Aku diam-diam mengikuti nya.Hingga sampai dimana letak ruangan pak Kelvin berada.Tiba-tiba ada orang yang menarik ku ke dalam ruangan.Dan ternyata itu adalah pak Kelvin.
Pak Kelvin pun langsung mencium bibirku dan mulai menggerayangi tubuhku.Aku memberontak dan mulai minta tolong.Tetapi sia-sia karena kekuatanku tidak sebanding dengan kekuatan nya.
Pak Kelvin langsung mengangkat tubuhku dan menjatuhkan ku di kasur king size dikamar rahasia nya yang berada di ruangan kerja nya.
Ia mulai melepaskan semua pakaian yang aku kenakan dan juga pada dirinya.Lalu, ia pun memulai aksinya.Aku menangis dan minta tolong kepada dirinya untuk menghentikan nya tapi ia tidak bergeming.Hingga mahkota ku yang aku jaga untuk suami ku kelak telah hilang.
Aku hanya menangis tentang apa yg telah terjadi.Aku menganggap diriku telah kotor.Aku merasa hidupku sudah hancur.
Next....
__ADS_1
Maaf klo masih banya typo nya. Ini merupakan karya author pertama☺