My Ice Girl,Saranghae...

My Ice Girl,Saranghae...
Pensi Sekolah


__ADS_3

Hari yang dinanti-nanti oleh seluruh siswa dan siswi Angkasa pun datang yaitu hari dimana diadakan pensi sekolah untuk merayakan kenaikan kelas dan menyambut tahun ajaran baru. Seluruh siswa dan siswi yang berperan dalam acara tersebut terlihat sibuk mempersiapkan acara yang akan mereka tampilkan masing-masing termasuk panitia penyelenggara.


Tim yang paling sibuk disetiap acara.Terlihat Kenzi beserta teman-temannya sedang mengetes alat musik mereka masing-masing sebelum tampil. Acara sebentar lagi dimulai. Seluruh siswa sudah berkumpul di aula gedung serbaguna yang sangat luas.Tibalah acara pensi dimulai dengan pembukaan pidato dari kepala sekolah, pengumuman juara umum dan penyerahan piagam.


"Ya...mari langsung aja saya panggil ya, dimulai dari juara 3 jatuh kepada ananda Johan Effendy dari kelas XIia4, juara 2 jatuh kepada....sayang sekali sebenarnya doi favorit saya tapi kali ini harus tergeserkan posisinya. Oke langsung saja ananda Kenzi Abraham dari kelas XIis1," teriak bapak kepala sekolah lantang.


Terdengar suara riuh dari para siswi-siswi sang biang gosip. Kali ini Kenzi tidak menduduki posisi pertama sebagai juara umum jadi siapa kali ini yang mampu menggeser posisi Kenzi yang semenjak kelas X sudah dia duduki ? tanya para siswa penasaran.


"Oke untuk selanjutnya sebagai bintang kita kali ini yang berhasil menduduki posisi sebagai Juara umum adalah......,"ucap Kepala Sekolah tertahan membuat seluruh siswa juga ikut menahan napas.


"Yak...langsung saja saya panggil ananda.. Luthfia Hana dari kelas XIia1, selamat ananda berhasil menduduki sebagai Juara pertama dengan nilai yang hampir sempurna. Dan untuk semua para juara diharapkan segera naik keatas panggung untuk menerima penyerahan piagam dan hadiah dari sekolah lalu acara ini akan dilanjutkan dengan hiburan.Selamat menikmati !"tegas Kepala sekolah lantang.


Hana yang datang sedikit terlambat pun masih sibuk mengatur nafasnya yang masih naik turun. Ini karena Hana ketinggalan angkot satu-satunya yang beroperasi hari ini karena kalau hari libur tidak semua mobil angkot beroperasi.


"Kamu..Hana kan? tadi sudah dipanggil sama bapak kepala Sekolah disuruh naik panggung tuh ,"tunjuk siswi lain.


"Benarkah ??"Hana masih dengan perasaan bingung dan takut mulai melangkahkan kaki menuju panggung.


Hari ini penampilan Hana sedikit berbeda. Kalau biasanya rambut Hana akan diikat sederhana kali ini rambut Hana digerai tampak jatuh dan indah. Dan tidak lupa disematkannya jepit rambut mutiara di sisi dekat telinganya membuat aura Hana terpancar.


Tidak terlihat kampungan dan cupu. Dengan memakai dress berwarna peach dan sweater yang berwarna senada dan sepatu flatshoes ditambah tas kecil yang sederhana membuat penampilan Hana sedikit berbeda.


Bahkan semua mata laki-laki tampak terpana. Bahkan tak sedikit yang baru mengetahui siapa Hana. Karena Hana merupakan siswi baru dan sangat pendiam.


Dari kejauhan Hana dapat melihat Johan dan Kenzi sudah lebih dulu naik keatas panggung. Mereka sama-sama melambaikan tangan kearah Hana. Hana tak mengerti kenapa dua lelaki itu bisa diatas panggung bersamaan bahkan dirinya pula ikut dipanggil.


Saat sudah berdiri disamping Kenzi, Kenzi pun langsung mengucapkan selamat.


"Selamat ya Hana...aku gak yangka posisi yang sudah lama aku duduki akhirnya tergeserkan sama kamu ," ucap Kenzi kalem sambil menjabat tangan Hana.


Hana masih tak mengerti.


"Selamat buat apa Kenz, jujur aku tak mengerti ,'tanya Hana polos.


"Apa tadi kamu tidak mendengar ucapan Bapak Kepala Sekolah?"tanya Kenzi lagi.


Hana pun hanya menggeleng pelan.


"Loe berhasil jadi juara umum Han, dan juara 2 Kenzi sedangkan juara 3 nya gue ," kali ini Johan menimpali.


"Yang benar ??!"tanya Hana tak percaya.


Kedua lelaki itupun menggangguka kepala bersamaan.


"Selamat juga untuk kalian ya, aku masih gak yangka aja nih ," ucap Hana dengan senyum merekah menambah manis bingkai wajahnya.


Dua lelaki yang berdiri di kanan kirinya pun tampak terpesona. Oke dunia ini cuma milik mereka bertiga dan yang lain mungkin ngontrak.. hehe.


Dari kejauhan nampak Luna dan temannya Clara mengepalkan tangannya menahan kesal.Orang yang mereka sukai jatuh hati kepada wanita yang sama.


"S*alan !" umpat Luna kesal.


Lalu Luna pun berlalu pergi meninggalkan acara yang menurutnya membosankan itu. Dibelakangnya diikuti oleh Clara dan teman-temannya yang lain.


Saat pembagian piagam dan hadiah usai, buru-buru Kenzi mencekal lengan Hana untuk menahannya.


"Han...jangan pergi dulu,baku punya sesuatu buatmu ."


Tiba-tiba dari arah belakang muncul Darren dan Reno membawa sebuket bunga mawar pink yang tampak segar dan harum dan serahkannya ke Kenzi.


Dengan tangan Kenzi yang kini berpindah menggenggam telapak tangan Hana, untuk kedua kalinya Kenzi akan menyatakan cintanya dihadapan orang banyak.


Hana tak mampu menyembunyikan harunya. Dan bahkan wajahnya sudah dipastikan semerah tomat.

__ADS_1


"Hana...untuk kedua kalinya aku ingin memintamu,maukah kau menjadi pacarku?" terdengar suara Kenzi jelas di loundspeaker.


Hana tak mampu berkata-kata. Sekujur tubuhnya membeku. Jantungnya berdetak cepat, dan bahkan ribuan kupu-kupu menggelitiki perutnya. Perasaan malu, bingung, senang,dan terharu pun bergelanyutan dibenaknya.


"Bagaimana Han?"tanya Kenzi sekali lagi.


Hana hanya menganggukan kepalanya terbata.Bagaimana pun hati Hana tak bisa berbohong.Kali ini hatinya sudah terperangkap dalam penjara hati Kenzi.Sosok laki-laki yang menyebalkan versi Hana dan biang masalah dalam hidupnya.


"Yes !!! she said Yes!! woww.." teriak Kenzi girang.


Semua yang di aula pun ikut bersorak senang meski ada beberapa yang tidak sejutu idola mereka memiliki kekasih.


Johan yang memandangnya dari bawah panggung hanya tersenyum kecut. Belum berjuang sudah kalah duluan dimedan perang,bpayah sekali. Ejeknya pada dirinya sendiri. Dirinya mengakui tidak ada yang bisa menolak pesona seorang Kenzi.


Jadi kali ini dirinya memaklumi dan iklas jika Hana bersama Kenzi. Sesuai prinsipnya 'Sebelum janur kuning melengkung masih ada waktu untuk ditikung' hiburnya dalam hati lagi.


"Sebagai ungkapan bahagia gue kali ini, gue akan menyanyikan sebuah lagu untuk seorang wanita yang baru saja menjadi pacar gue beberapa menit yang lalu,langsung saja ya..," ucap Kenzi lalu mengintruksi temannya yang sudah siap ditempat masing-masing untuk memulai pentas mereka.


Seluruh siswa yang hadir tampak tenang.Terdengar suara musik memenuhi ruangan.


Senyuman terlukis di wajahku


Di saat ku mengingat kamu


Tawamu manjamu membuatku rindu


Tak sabar, ingin bertemu


Terdengar jeritan histeris dari para siswi.


"Oucchh...so sweet banget sih Kenzi, mau dong jadi yang ke dua juga gak papa ! Kenzi aku padamu ! " teriak seorang siswi berambut blode.


"Hati gue patah tapi hati gue juga senang..dan gue bingung sama hati gue ,'gumam temanya yang lain.


"Lumpuhkan ingatanku, jika itu tentang dia ku ingin lupakannya ," teriak siswi lain bernyanyi sambil berteriak.


Para siswa yang mendengar pun hanya geleng-geleng kepala melihat betapa lebay nya mereka padahal stok lelaki masih banyak.


Kenzi tak terpengaruh dirinya masih fokus menyanyi sambil salah satu tangannya menggengam jemari Hana. Hana pun masih syok tak bergeming ditempat.


Suara lembut menyapa aku


Lembutnya, selembut hatimu


Tulusnya, setulus cinta padaku


Kusadar beruntungnya aku


Hidupku tanpamu


Takkan pernah terisi sepenuhnya


Karena kau....separuhku


Berbagi suka duka


Saling mengisi dan menyempurnakan


Karena kau...separuhku


Suara lembut menyapa aku


Lembutnya, selembut hatimu

__ADS_1


Tulusnya, setulus cinta padaku


Kusadar beruntungnya aku


Hidupku tanpamu


Takkan pernah terisi sepenuhnya


Karena kau....separuhku


Berbagi suka duka


Saling mengisi dan menyempurnakan


Karena kau... kau separuhku


Separuh jalan hidupku


Kau separuhku


Tak ada penyesalan


Hidup lebih mudah


Bila kita berdua


Jalaninya


Hidupku tanpamu


Takkan pernah terisi sepenuhnya


Karena kau...separuhku


Berbagi suka duka


Saling mengisi dan menyempurnakan


Karena kau...separuhku


Hidupku tanpamu (hidupku)


Takkan pernah terisi sepenuhnya (ah)


Karena kau....separuhku


Berbagi suka duka (aa-ah)


Saling mengisi dan menyempurnakan


Karena kau..separuhku


Terdengar gemuruh sorak sorai dalam aula tersebut usai Kenzi mengakhirkan lagunya.Tanganya masih menggenggam jemari Hana yang masih terpukau dengan semua yang barusan dia terima. Sepanjang menyanyi tatapan Kenzi terpaku kearah Hana begitu sebaliknya. Seolah dunia ini hanya milik mereka berdua.


"Sekali lagi...terima kasih Hana ," ucap Kenzi sambil tersenyum manis. Kenzi rasanya ingin tertawa melihat sikap Hana yang kikuk saat bersamanya.


"Han...aku pengen ngajak kamu ke suatu tempat,boleh?"tanya Kenzi lembut.


"Boleh...," jawab Hana gugup.


Kesuatu tempat?apakah Kenzi akan meminta sesuatu darinya? jujur Hana sendiri takut membayangkannya.pikir Hana melalang buana.


Kenzi pun membawa Hana ke suatu tempat yang tadi sempat ia ucapkan ke Hana. Hari ini Kenzi tidak membawa motor melainkan membawa mobilnya sendiri yang sudah ia modifikasi menjadi mobil sport.Saat mereka sudah masuk ke dalam mobil,tampak mobil Kenzi perlahan meninggalkan parkiran sekolah menuju keramaian jalan.

__ADS_1


__ADS_2