
Hari ini sudah dimulai untuk tahun ajaran baru. Semua murid tampak sibuk mengerumuni mading untuk melihat kelas mereka masing-masing. Begitu dengan Hana sedangkan Kenzi tak begitu mempermasalahkan.
Baginya yang penting bisa belajar.Kenzi pun tampak menghampiri Hana yang sudah terlihat keluar dari kerumunan tersebut.
"Bagaimana Han...sudah dapat kelasnya?" tanya Kenzi ke Hana.
"Sudah...kamu?" tanya Hana balik.
"Aku nanti saja lah ,masih ramai itu kerumunannya ," jawab Kenzi santai.
"Haanaaaa !!!! " teriak Marisa menggelegar.
Sudah dipastikan semua mata tertuju kearah Hana yang kini sedang dihampiri Marisa.Terdengar bisik-bisik dari para siswi yang sedang berkumpul.
"Itu ya...yang kemarin ditembak ka Kenzi ?"tanya seorang siswi.
"Gue baru tau selera ka Kenzi sesederhana itu. Gue yang tiap hari ke salon aja gak lirik ,"gerutu siswi yang berambut bergelombang.
"Ya..iyalah gak dilirik orang loe b**** juara kelas aja dapat juara 1 dari bawah sedangkan ka Kenzi sukanya yang pinter kayak gue..mungkin setelah ka Hana gue yang akan menggantikannya ," ucap temannya dengan percaya diri.
"Yeeeyy....Pe-De banget loe !!!" sahut teman-temannya bersamaan sambil menoyor kepala temannya itu.
Hana yang mendengarkannya pun hanya diam. Sungguh Hana tak punya kuasa untuk menimpali.Sedangkan Kenzi sedang menerima telepon dan entah pergi kemana.
"Hehee...udah Hana.udah, gue dukung loe kok. Gue akan selalu ada buat loe kok. Meski hatiku sedikit crack.., " ucap Marisa dengan menampakan wajah sedihnya.
Gadis berwajah oriental itu pun tersenyum tipis.Setidaknya masih ada yang mendukungnya. Hana bersyukur temannya itu tak marah ataupun benci setelah tahu dirinya berpacaran dengan idolanya.
"Sudahlah..ayo langsung ke kelas saja Sa ,"ajak Hana.
Tahun ini mereka sekelas lagi dan masih menduduki kelas yang sama yaitu XIIia1 ditambah Johan ikut 1 kelas pula dengan Hana. Sedangkan kenzi masih dikelas yang sama pula dengan temannya Darren yaitu XII1s1.
Saat Kenzi kembali ke tempat dekat mading, dirinya tak menemukan Hana lagi. Mungkin Hana sudah ke kelasnya pikir Kenzi.
"Haii...brooo!!!widiih...tak ku sangka kita berjodoh lagi.Mungkin kita memang sudah ditakdirkan untuk selalu bersama hingga maut memisahkan ,"seloroh Darren dengan percaya diri.
"Stress loe ahhh !!" ejek Kenzi sambil melempar tasnya seperti biasa ke arah Darren.
Dengan sigap Darren pun menangkap tas Kenzi yang melayang kearahnya.
"Sumpah...gue masih gak yangka loe ternyata punya rasa sama cewek itu ,"ucap Darren.
"Hana...namanya Hana ,"sahut Kenzi tenang.
"Iya..itu dia ! Gue pikir loe bakal jadian sama Luna ternyata sama orang lain. Dan hebat juga cewek loe bisa ngalahin ranking loe sebagai juara 1 !"ucap Darren lagi sambil tepuk tangan.
"Itulah kenapa gue memilihnya. Loe tau sendirikan rata-rata cewek sini gimana? Gue gak suka cewek yang seperti itu. Kalau Hana jelas berbeda dan tak ada duanya " jelas Kenzi.
Kenzi tak sadar dirinya sudah berbicara panjang dan sedikit lebay.Darren masih menahan tawa mendengarnya.
__ADS_1
"Oke...oke...apapun pilihan loe gue dukung, Hana memang cantik aslinya. Cuma kalau dipoles dikit pasti lebih cantik ,"saran Darren.
"Biarin gitu aja lah, gitu aja juga cantik. Gak harus lipenan menor kayak cewek kelas sebelah ," balas Kenzi menginggat cewek kelas sebelah namanya Krisdayanti yang dandannya heboh mirip tante-tante dengan lipen yang mencolok dibibir tebalnya.
Kenzi dan Darren pun akhirnya terbahak-bahak mengingat gadis itu namanya mirip artis papan atas.Betapa kasian Krisdayanti digosipin oleh para cowok-cowok..hehe.
Sedangkan Luna dan temannya menempati kelas XIIia2 bersebelahan dengan kelas Hana.
"Lun...terus rencana loe selanjutnya apa?" tanya Clara saat sedang berkumpul bersama geng mereka.
"Biarin mereka bahagia dulu, baru lah nanti kita luncurkan bom nuklirnya..duuaarrrb!!"balas Luna menampilkan senyum liciknya.
Setelah Luna telusuri siapa lawannya, ternyata Hana bukanlah siapa-siapa. Baginya Hana itu cuma sebutir debu yang bisa saja dia lenyapkan dengan mudah.Tapi Luna tak ingin gegabah bagaimana pun dia harus bisa merebut hati Kenzi dari Hana secara perlahan dan dengan strategi yang cantik.
##
Setelah tadi perkenalan dan pembagian organisasi kelas barulah jam istirahat pun datang. Hana, Marisa dan juga Boby pun bergegas ke kantin. Sebenarnya Hana hanya ingin mengantar mereka berdua (Marisa dan Boby)karena hari ini Hana lupa tak membawa dompet.
Saat dalam perjalanan ke kantin tiba-tiba ada seorang guru yang menghampiri dan menjabat tangannya.
"Selamat buat kamu ya Hana, sudah berhasil meraih juara 1 umum sungguh ibu tak menyangka, tak salah sekolah memberi beasiswa untuk siswi pandai sepertimu ,"ujar bu Rani guru fisika.
"Terima kasih bu, terimakasih pula atas bimbingnnya selama ini ," balas Hana lembut.
"Dan selamat juga untuk hubungan kalian, kalian bener-benar best couple pasangan jenius. Ibu jadi ngefans deh sama kalian !" ungkap bu Rani dengan menggebu-gebu.
"Ehhh...kok ibu tau?"tanya Hana dengan polos.
"Masa kamu Hana belum tau?foto kalian kan dipajang dimading. Duh..kalian kemarin romantis banget sih ibu jadi pengen balik sekolah lagi seperti kalian ," canda bu guru.
Dan benar juga ucapan bu Rani, foto Hana dan Kenzi jadi trending topic di mading. Disitu tertulis best **coupl**e IPA dan IPS. Mungkin bagi sebagian anak menganggap hubungan Kenzi dan Hana sebagai simbol perdamaian antara anak IPA dan IPS.
Ya sedari dulu anak IPA dan IPS itu tidak pernah akur.Anak IPA merasa lebih pintar dan unggul sedangkan anak IPS merasa lebih baik dan kreatif.
Saat akan sampai ke kantin tiba-tiba ada seorang siswa yang menghampirinya.
"Loe Hana kan ? ini ada titipan buat loe ," siswa itu memberinya setangkai bunga mawar pink.
"Ehh....maksutnya apa?" tanya Hana kebingungan.
"Kesana saja nanti loe juga bakal tau ,"jawab siswa tersebut sambil menunjuk kearah kantin.
Hana pun mulai berjalan dengan bingung. Mawar pink itu bunga favoritnya. Saat akan sampai kantin pun lagi-lagi ada yang memberinya bunga kali ini seorang siswi adik kelas Hana.
"Dengan ka Hana ya? ini ada titipan buat ka Hana, dan kakak langsung masuk kantin aja nanti juga bakal tau," ucap siswi tersebut seolah tau apa yang bakal Han tanyakan.
Hanapun menerima bunga-bunga itu satu persatu sampai hampir penuh dalam dekapannya.
"Sa boleh minta tolong bawain ini sebagian?" pinta Hana sambil menyerahkan bunga-bunga itu ke Marisa.
__ADS_1
Marisa dan Boby yang sedari tadi hanya jadi dayang-dayang pun tampak antusias.
"Dengan senang hati Han, gila ! ini orang romantis banget sih pake acara gini-ginian gue juga mau ! " pekik Marisa girang.
"Lagian siapa juga yang mau sama loe cha, otak loe kan pas-pasan ," (yang mau sama loe itu cuma gue)lanjut Boby dalam hati.
Hana hanya menanggapinya dengan tersenyum.Dalam hati masih bertanya siapa yang melakukan tindakan romantis ini?
(masa Kenzib? kalaupun ia kok aku jadi malunya ya. Ini semua udah lebih dari cukup. Aku cuma malu jadi pusat perhatian Kenzi !) jerit Hana dalam hati.
Saat kakinya melangkah masuk ke kantin terdengar bunyi letusan dari arah samping kanan kiri. Dan ada spanduk bertuliskan "Welcome My Ice Girl" .
Seketika dada Hana bergemuruh belum pernah seumur hidup diperlakukan seperti ini siapalah dia Hana gadis miskin sederhana. Belum lagi julukan itu membuatnya tersenyum "Ice Girls" gumam Hana dalam hati.
Sudah dipastikan siapa lagi pelakunya kalau bukan Kenzi. Lalu dari arah belakang munculah Kenzi membawa sebuket bunga mawar pink.
"Ini untukmu my ice girl, senyum Kenzi seraya menyerah sebuket bunga mawar itu.
"Terima kasih, Ken...ini kyaknya gak berlebihan ya? aku jadi malu sama yang lain ," tutur Hana pelan.
"Hehe...maaf, tadinya cuma pengen bikin surprise aja buatmu tapi maaf ya kamu malah jadi malu ," sesal Kenzi menyadari Hana tak menginginkan hal-hal yang bersifat party.Ini satu pengetahuan untuk Kenzi tentang Hana.
"Ehh...gak apa-apa kok Ken, aku seneng tapi malu jadi pusat perhatian soalnya ini baru pertama kalinya bagiku," terang Hana jujur.
"Mulai sekarang mungkin kamu atau tepatnya kita akan selalu jadi pusat perhatian ,"canda Kenzi.
Hana hanya tersenyum malu hatinya senang sekaligus bahagia.
"Udah...udah ya...drama telenovela -nya, gue udah laper nih cacing-cacing gue udah pada beranak dan pada minta makan ," sela Darren disambut sorak semua siswa yang disitu.
"Huhuuuuuu !!" sorak semaua yang ada disitu.
"Oke...berhubung ini pertama kali buat boss kita punya pacar jadi sebagai PJ nya kita bakal ditraktir makan sepuasnyaa...ayoo serbuuuu !!!" teriak Darren .
Kenzi hanya melotot mendengar penuturan Darren yang terlalu blak-blakan. Dirinya malu jika disebut 'ini yang pertama' meski itu benar tetap saja citranya bisa saja tercoret jadi 'idola yang tak laku'. Semua yang berada dikantin pun bersorak senang karena dapat makanan gratis.
Hana dan teman-temannya terlihat bahagia menikmati makanan masing-masing.Dari pojok kantin terlihat Luna dan gengnya menatap sengit.
"S*alan ! masa gue kalah sama cewek kampung s*alan itu !" gerutu Luna geram.
"Tenang Lun biarin mereka seneng-seneng dulu, yang penting kita udah dapat foto mereka tinggal loe serahin aja ke calon mertua loe ," ucap Clara menenangkan.
"Bener juga loe, pengen tau gimana reaksi nyokapnya Kenzi setelah tau ini ," sahut Luna menampilkan smrik nya yang misterius.
"Tadi apa kata loe calon mertua ? boleh juga ," sahut Luna lagi.
"Itu doa jadi aminin aja..hehe. Siapa tau dikabulkan sama Tuhan ," kata Angel menimpali.
"Oke..cabut aja yukk, gue udah gak selera makan disini banyak kuman amoeba bertebaran entar gue penyakitan lagi ," ajak Luna sambil memandang jijik kearah kantin yang penuh dengan siswa yang mengantri.
__ADS_1
"Nanti pulang sekolah kita nongki di Cafe Casanova seperti biasa, oke...cabut girls !" ucap Luna mengintruksi.
Luna dan teman-teman geng nya pun berlalu meninggalkan kantin. Sedangkan dikantin masih heboh mengantri karena banyak para siswa pemburu makanan gratis yang berdatangan.