
Ruangan yang didominasi dengan warna abu dan hitam itu mendadak terasa hening. Bahkan atmosfer didalamnya terasa mencekam bagaikan tempat uji nyali. Hanya terdengar ringisan dari seseorang yang berusaha menyandarkan kepalanya pada gadis cute tapi selalu ditepis kasar oleh gadis itu.
"Sekarang jelasin ke gue, siapa yang sudah menculik Hana ? dan ada dimana dia sekarang ?" tanya Johan dingin.
Kenzi pun hanya membalas pertanyaan Johan dengan tatapan datar. Sebenarnya ia sangat malas untuk berbagi informasi dengan rivalnya itu. Karena ia bertekat ingin menyelamatkan Hana seorang diri tanpa bantuan dari lelaki manis yang kini duduk di hadapannya dengan sorot mata tajam kearahnya.
Cih !
"Apa peduli loe sama Hana ? loe udah nggak ada hubungan apa-apa lagi sama dia ? Loe lupa, pernikahan kalian sudah batal !" balas Kenzi sarkastik.
"Tapi dia masih tunangan gue brengs*k ! Loe dengan tidak tahu dirinya menyembunyikan Hana selama ini dari gue !" balas Johan tak kalah sengit.
"Loe ngaca sama diri loe sendiri ! Setelah apa yang loe lakuin sama Hana, loe masih punya muka di hadapannya, hah !"
"Ingat pernikahan kalian itu batal karena ulah loe sendiri bukan gue ! Dan soal gue nyembunyiin Hana itu karena atas dasar permintaan Hana sendiri, harusnya loe mikir salah loe dimana !" ungkap Kenzi penuh emosi.
Lelaki manis itu pun tampak termenung. Memang benar apa yang dikatakan oleh Kenzi. Pernikahannya batal bukan karena lelaki blasteran itu melainkan karena hasil perbuatannya sendiri.
"Tapi Hana belum memutuskan apapun tentang hubungan kami, berarti diantara kami masih ada ikatan. Dan juga selama ini gue nggak pernah nikahin Clara !" tegas Johan.
"Maksud loe apa? bukannya Clara sudah melahirkan anak dari loe ?"
"Dia bukan anak gue !" sahut Johan cepat.
Seketika di dalam ruangan itu mendadak cengo semua karena pernyataan Johan barusan.
"You're kidding me ! Not funny !" ejek Kenzi sambil.menampilkan senyum miringnya.
"I'm seriously ! anak Clara bukan anak gue, gue udah buktiin sendiri dengan tes DNA !"
Pernyataan Johan kali ini dapat membungkam ucapan Kenzi yang ingin keluar dari mulutnya dan menelannya kembali. Bagaimana mungkin bukankah mereka sudah melakukannya ?
"Bagaimana bisa? bukankah loe sudah tidur dengannya ? Itu sama saja loe sudah mengkhianati Hana ! Dan gue nggak akan biarin Hana bareng lagi sama loe yang sok suci itu !"
"It's okay ! gue memang salah. Tapi sungguh anak itu bukan anak gue, tapi anak Clara bersama mantan kekasihnya."
"Bagaimana bisa dok ?"
__ADS_1
Otak Sona yang memang pas-pasan masih berusaha mencerna ucapan Johan barusan.
Sedangkan Darren yang ada dipangkuan gadis itu enggan berkomentar. Ia sedang menikmati waktunya berada dalam pangkuan gadis itu. Sona yang awalnya selalu menolak pun akhirnya memilih mengalah dan membiarkan lelaki macho itu tidur dipangkuannya.
Untuk Kenzi meski ia bukan dari lulusan sains, ia cukup bisa memahaminya. Berbeda dengan Sona, gadis Korea itu masih menampilkan raut wajah penuh tanya kearah kedua lelaki tampan nan jenius yang ada disamping kanan kirinya. Dan bagi Darren selama wanitanya tidak hamil berarti ia lah pemenang dari permainannya.
"Penjelasannya sangat rumit dan susah dimengerti untuk bisa di pahami oleh orang awam."
Dalam ilmu sains dijelaskan, pembuahan dalam tubuh wanita itu hanya terjadi sekali. Jika 1 sp***a dari jutaan sel yang sudah berhasil menembus pertahanan sel t*lur wanita, sel t*lur akan berubah bentuk dan membentuk lapisan sebagai benteng sehingga sp***a lain tidak akan bisa menembus sel telur yang sudah dibuahi tadi.
Sel t*lur yang sudah dibuahi akan terus berkembang dan membelah diri hingga membentuk embrio yang menempel / tertanam pada dinding rahim. Proses ini dinamakan implantasi. Dan janin akan terus berkembang hingga masanya janin itu siap untuk di lahirkan.
'Rasanya gue masih tidak rela jika harus berbagi informasi dengan cecunguk ini, tapi mau bagaimana lagi ?'
"Baiklah gue akan kasih tau tentang Hana, Hana memang diculik dan penculiknya itu adalah teman Luna. Tapi sampai saat ini gue belum bisa bertemu dengan Luna, wanita itu akhir-akhir ini sangat sulit gue hubungi," terang Kenzi.
"Apa Luna ?! Gue dengar dari pembicaraan Clara terakhir dengannya, Luna sedang berada di perancis untuk gala Paris fashion week. Apa mungkin Clara juga terlibat ?" geram Johan.
"Itu dia ! gue curiga sama Luna tapi gue belum punya bukti apa-apa untuk menuduhnya. Sedangkan 2 hari lagi kita akan menikah !"
"Apa ?!!!" teriak semua orang yang ada diruangan itu kecuali Kenzi sendiri.
"Hei ! bukannya tulang ekormu masih sakit ? Kenapa kau malah bisa berdiri tegap seperti binaragawan ?!" celutuk Sona.
Ngek !
Darren melupakan akan sandiwaranya padahal ia sedang berpura-pura sakit untuk mendapatkan perhatian dari gadis cutenya. Dengan cepat Darren merubah ekpresinya kembali seperti orang kesakitan. 1 tangannya memegang rahangnya dan 1 lagi memegang tulang ekornya sambil mengaduh.
"Haduh, tulang ekor gue, rahang gue wajah pahatan yunani gue ternodai ..huhu," ucap Darren sambil terus meringis pura-pura menahan sakit yang luar binasa.
"Oh, sakit ya sini aku pangku kembali crocodile ku," sahut Sona dengan lembut dan senyum yang misterius.
Glek !
Rasanya Darren susah sekali menelan salivanya sendiri mendengar penuturan Sona yang tampak ganjil dengan senyumannya itu.
"Sini crocodile rawa lumbu, aku akan benar-benar mematahkan tulang ekormu menjadi 5 bagian ! berani-berani ya kamu menipuku, mencari kesempitan dalam kesempatan !" pekik Sona seraya matanya menyorot tajam kearah Darren yang bersembunyi di balik tubuh Johan.
__ADS_1
"Yang bener, kesempatan dalam kesempitan !" sahut Kenzi dan Johan bersamaan.
Kedua lelaki tampan itu pun melotot bersamaan. Kenapa kini mereka jadi kompak ?
"Nah ya itu ! sini kau crocodile rawa lumbu ! aku tak sabar membelai tulang ekormu dan mematahkannya untuk kedua kalinya !" ucap Sona seraya melangkah menuju Darren.
"Mampus gue ! rubah kecil gue mulai marah, kaboorr !" teriak Darren yang sudah berlari kocar kacir dari ruangan kerja Kenzi disusul derap langkah kaki Sona dari belakang.
"Hei crocodile ! mau kemana kau ?! jangan harap bisa kabur dari Han Sona ya !" teriak Sona yang sudah keluar menyusul Darren.
"Cccckk ! mereka itu ! lalu bagaimana rencana loe selanjutnya Ken ?" tanya Johan setelah ruangan mendadak sunyi karena hanya mereka berdua yang ada di ruangan itu.
"Sepertinya mau tidak mau gue terpaksa harus menjalani pernikahan konyol ini untuk mencari informasi dari Luna," ucapnya Lesu.
'Apapun akan gue lakukan untuk menyelamatkanmu Hana meski gue harus mengorbankan kebahagian dan masa depan gue nantinya,' batin Kenzi sedih.
"Loe tenang saja gue akan bantu loe untuk menyelidiki Luna, wanita itu sedari dulu memang licik. Gue masih nggak yangka kalau dia bisa lakuin sejauh ini, gue juga nggak bakal maafin itu cewek !" seru Johan dingin.
⚡⚡⚡⚡
Disebuah Vila
"S*alan gara-gara Lee gue harus mengangsingkan diri seorang diri disini ! Tapi gak apa-apa deh kalau akhirnya gue bisa menikah dengan Kenzi, gue pastikan loe akan jadi milik gue sepenuhnya Ken !" seringai wanita model sambil sesekali meneguk wine yang tersedia di samping bathtubnya.
Wanita itu adalah Luna. Sebenarnya wanita model itu tidak benar-benar terbang ke Perancis untuk mengikuti gala Paris fashion week. Ia hanya mengindar dari Kenzi karena sudah pasti lelaki itu akan mencurigai dirinya disaat Lee melakukan aksi menculik Hana.
"Gimana kabar cewek cupu itu ya? hah! gue harap itu cewek nggak bakal balik lagi ke Indonesia, cewek itu selalu jadi penghalang kebahagiaan gue sedari dulu. Gue harap ia segera menyusul ibu beserta keluarganya !" gumam Luna seraya meneguk winenya kembali.
"Setidaknya dengan begini gue akan berpura-pura tidak mengetahui apa-apa saat kembali nanti dan gue hilang kontak sama Lee, pasti mereka akan percaya. Perfect ! loe emang jenius Luna ! Luna Alexandria gitu loh ! Kenzi wait for me," seru Luna kembali.
Saat ini Luna sedang mengangsingkan diri di vila mewah milik keluarganya yang berada di Puncak. Ia membawa serta asisten dan manager untuk melayaninya selama tinggal di Puncak. Sedangkan masalah sabotase tentang perusahaan Kenzi sudah ia serahkan kepada orang kepercayaannya karena ia ingin bermain cantik tanpa harus mengotori tangannya sendiri.
Hai kak !
Jangan lupa kasih dukungannya dengan like dan koment. Kasih hadiah dan vote juga boleh tapi aku nggak maksa ya.. 🤭🤭
Author terima kasih banget sudah didukung sejauh ini.
__ADS_1
Saranghae all 😘😘