My Ice Girl,Saranghae...

My Ice Girl,Saranghae...
Dijodohkan


__ADS_3

Waktu demi waktu pun cepat berlalu.Tak terasa hubungan Kenzi dan Hana sudah berjalan selama 4 bulan lamanya. Selama itu pula tidak pernah ada pertengkaran antara mereka mungkin hanya Kenzi seorang yang merasa cemburu akan kedekatan Hana dengan Johan.


Apalagi didalam kelas Johan menjadi ketua kelas kembali sedangkan Hana menjadi wakilnya otomatis mereka selalu bersama setiap ada rapat atau pengumuman.


Setelah mengetahui Johan berada satu kelas dengan Hana, Kenzi pun melakukan mogok bicara selama seharian. Hana pun dibikin pusing kenapa sikap Kenzi seperti anak gadis seperti itu. Bahkan bagi Hana setelah mengenal seorang Kenzi itu jauh dari kata cool yang selama ini dia tampilkan ke publik. Kenzi begitu manja padanya sedangkan Hana seperti mengemong big baby.


"Han...ayo ikut gue ada rapat pengumuman dari kepala sekolah tentang tugas-tugas kelas dua belas ," ajak Johan kepada Hana yang sedang duduk dan disampingnya ada Kenzi yang setiap hari tak pernah absen untuk apel sampai Marisa dan Boby pun jengah melihat kemesraan mereka.


Sebenarnya bukan mesra cuma tingkah Kenzi yang sangat manja ke Hana. Darren pun ikut-ikutan eneg sama teman sebangkunya itu akibat jomblo terlalu lama mungkin jadi bucin berlebihan.


"Oh..baiklah tunggu sebentar aku akan bawa catatan dan pulpen ," jawab Hana.


"Kenapa sih harus sama Hana? Kenapa gak sama Tika apa Lusi gitu mereka kan juga anggota kelas. Hana lagi sibuk sama gue !"sela Kenzi jutek karena Johan mengganggu waktunya dengan Hana. Kenzi tau Johan selalu mencari kesempatan untuk bisa berduaan dengan Hana.


"Ken..apa-apain sih kamu ? gak boleh gitu ini sudah jadi kewajibanku sebagai wakil ketua tadi kamu gak denger yang dipanggil siapa?" sahut Hana pusing kenapa Kenzi begitu posesif kepadanya.


"Oke gak papa Han, kalau loe gak boleh ikut biar gue sendiri aja ,"ucap Johan.


"Enggak Jo...aku ikut !" putus Hana final.


Kenzi menekuk wajahnya kecewa dan kesal. Yasudahlah...bagaimana pun hati Hana pasti hanya untuk dirinya gumam Kenzi dalam hati menyemangati diri sendiri. Lalu Kenzi pun berlalu untuk kembali ke kelasnya.


Dikelas sebelah kelas Hana, Luna memandang kepergian Kenzi dengan tatapan yang misterius.


(Loe gak tau siapa gue Ken, gue akan lakukan apapun untuk mendapatkan apa yang gue mau termasuk harus misahin loe dari cewek kampung itu !)ucap Luna dalam hati dengan senyum miringnya.


Jam pelajaran pun usai. Waktunya semua murid pulang. Seperti biasa Kenzi pasti selalu mengantar Hana pulang.


"Maaf ya Han...aku tak bisa mampir kali ini tadi mama telepon suruh aku cepat-cepat pulang mungkin lain waktu gak apa-apa ya?"


"Iya gak apa-apa Ken ,kamu hati-hati dijalan ya," pesan gadis oriental kepada pemuda maskulin itu.


"Baiklah aku pulang dulu ya. Assalamualaikum..," pamit Kenzi.


"Wa'allaikumsalam."


Sepanjang perjalanan Kenzi merasa aneh tak biasanya mamanya meminta dirinya untuk pulang cepat.Biasanya mamanya itu akan sibuk seharian dikantor dan pulang malam.


(Apa ada masalah penting ya?)gumamnya dalam hati


Akhirnya Kenzi sampai rumah, saat akan memasuki halaman terlihat dua mobil lain sedang terparkir rapi.Kenzi mengenali salah satu mobil itu. Mobil tersebut milik Om Steve ayahnya Luna. Ada apa gerangan mereka bertamu kerumahnya. Dengan penasaran Kenzi pun mulai melangkahkan kaki ke rumah.


"Assalamualaikum ,"? sapa Kenzi mulai masuk rumah.

__ADS_1


"Wa'allaikumsalam ," disambut salam oleh semua orang yang ada diruang tamu tersebut.


Terlihat disitu ada Luna dan kedua orang tuanya.


"Eh...sayang mama udah pulang, sini-sini duduk dulu ," sambut mama Laura.


"Gak ma, Kenzi mau langsung ke atas aja mau ganti baju soalnya gak enak lengket ,"tolak Kenzi halus.


"Oh..yaudah..jangan lama-lama ya, soalnya ada yang ingin mama obrolin serius ini soal masa depanmu ,"ucap mama Laura sebelum kembali keruang tamu.


"Masa depan ??"gumam Kenzi lirih.


Tanpa membuang-buang waktu Kenzi pun segera bergegas mengganti seragamnya dengan pakaian santai kaos oblong hitam dan celana jeans tiga perempatan menambah kesan cool pada dirinya.


Lalu pemuda maskulin itu pun segera menyusul ke ruang tamu. Jujur Kenzi pun jadi penasaran dengan apa yang akan mamanya bicara kan apalagi sekarang ada keluarga Luna. Kenzi makin tak mengerti.


Sampainya diruang tamu, Kenzi pun langsung duduk disamping mamanya. Karena sangat haus Kenzi pun mengambil segelas jus yang tersaji didepannya dan langsung meminumnya.


Disaat bersamaan mamanya mulai membuka obrolan.


"Gini ya jeng sesuai janji kita dulu aku akan menepatinya dengan Kenzi akan menikahi putri tunggalmu Luna ," ucap mama Laura tenang sambil tersenyum ramah kearah tamunya.


Luna yang disebut pun hanya tersenyum malu.Sedangkan Kenzi yang masih minum pun tersedak oleh air minumnya sendiri.


"Hati-hati Ken, malu-maluin mama kamu ," nasihat mama Laura.


"Maaf ya jeng, mas dan nak Luna Kenzi memang suka sembarang..," turur mama Laura kikuk.


"Gak papa jeng, wajar anak laki-laki mah ," sahut mama Renata ibu Luna.


"Oh..iya Ken bagaimana denganmu Ken ? kamu setuju kan menikah dengan Luna ? lagian dari kecil loh kalian sudah sering main bersama. Kalian terlihat cocok pasangan cantik dan tampan," puji mama Laura dengan senyum mengembang diwajah cantiknya.


Kenzi masih tak bergeming kepalanya serasa dihantam oleh balok es. Pikirannya buyar tak tentu arah. Apa tadi 'menikah dengan Luna'? lalu bagaimana hubunganku dengan Hana? Sedangkan aku tak mencintai Luna.


"Ken..kamu tidak apa-apa?" tanya mama Laura sambil memegang pundak putranya memastikan.


"Ehh...iya terserah mama aja baiknya gimana, Kenzi mau keatas dulu perut Kenzi tiba-tiba mulas ," sahut Kenzi berbohong.


"Dasar kau Ken,saat kita lagi ngobrol serius ada-ada aja kamu mah ," sungut mama Laura dibuat-buat kesal.


"Maaf lagi ya jeng, nak Hana dan kamu mas.."


"Gak apa-apa tante, mungkin Kenzi capek baru pulang sekolah ," ujar Luna dengan sopan.

__ADS_1


"Haduhh...kamu memang wanita yang pengertian Luna, tante jadi enggak sabar pengen jadiin kamu mantu..hehe ," seloroh mama Laura mencairkan suasana disambut tawa oleh semuanya.


"Oke..mba Laura mungkin lain waktu kita bisa makan malam ditempat saya untuk membahas kelanjutan dari rencana kita ini bagaimana? Ajak sekalian mas Kim sudah lama saya tak berjumpa dengannya ," ucap papa Steve.


"Nanti saya atur ya mas Steve, oppa Kim selalu sibuk dengan perusahaannya disana. Nanti saya kabari secepatnya ," balas mama Laura.


"Yaudah ya jeng mungkin pertemuan kali ini sampai disini dulu, kalau senggang sekali-kali lah kita hang out bareng bertiga ini kusus wanita ," sahut mama Renata sambil terkekeh.


"Oh..tentu saja ! aku akan kosongkan semua jadwalku kedepan untuk menemani calon mantu dan besanku ,' ujar mama Laura semangat.


Semua yang diruangan tamu tersebut pun tertawa .Mereka tak menyangka calon besan mereka punya selera humor juga.


"Oke...mba Laura saya dan keluarga pamit dulu. Salam buat mas Kim dan nak Kenzi ya, Assalamualaikum !" ucap papa Steve menyudahi.


"Wa'allaikumsalam..baiklah nanti saya sampaikan ," balas mama Laura sambil mengantar tamunya ke depan.


Saat keluarga Luna sudah pergi mama Laura pun menyusul Kenzi ke kamarnya.


tok..tokk...tokk !


"Ken...buka pintunya, mama mau ngomong sama kamu ," pinta mama Laura dari balik pintu.


Sesaat pintu bercat putih itu pun terbuka. Lalu tanpa permisi mama Laura langsung masuk.


"Ken..apa-apaan ini ?!" tanya mamanya sambil melempar foto kesamping tempat tidur yang Kenzi duduki.


Kenzi hanya melotot memandang foto tersebut. Itu foto saat dirinya beberapa bulan yang lalu menembak Hana didepan semua teman-temannya.


"Mama gak mau tau siapa itu gadis, tapi mama mohon segera putuskan dia karena kamu akan bertunangan dengan Luna !" perintah mama Laura tegas.


"Mama yang apa-apaan ?? Kenzi masih sekolah ma kenapa harus bertunangan ? bagaimana dengan sekolah Kenzi ?"sungut Kenzi berapi-api.


"Kalian hanya bertunangan Kenzi, setelah lulus kalian baru akan menikah. Kalian masih bisa sekolah dan kuliah ! " terang mama Laura lagi.


"Tapi Kenzi gak cinta Luna ma, Kenzi cuma cintanya sama Hana !" balas Kenzi tak mau kalah.


"Hana ?? jadi itu nama gadis yang kelihatan cupu difoto itu ?! Mama gak mau punya mantu yang gak jelas asal usulnya Ken, jadi segera putuskan wanita itu atau enggak kamu tanggung sendiri akibatnya !!" ancam mama Laura.


"Shiiit !! kenapa jadi rumit gini sih terus gue harus bilang apa ke Hana ? llirih Kenzi yang tampak memijit keningnya yang terasa pening.


Kenzi masih terus memikirkan apa yang seharusnya dia katakan kepada Hana. Dia tak ingin menyakiti wanita pujaan hatinya.Wanita yang hampir setengah tahun ini mengisi penuh ruang hatinya.


Wanita yang berhasil membuatnya tak mungkin berpaling dari wanita lain. Apakah ini akhir dari kisahnya dan Hana si wanita esnya?? Kenzi seakan dibikin pusing dengan masalah berat kali ini.

__ADS_1


__ADS_2