
Sebelumnya
Siska sebenarnya penasaran dengan hubungan Dean dan Dinda kala itu.
Karena Siska tau betul tentang Dean yang cinta mati dengan kakaknya itu.
"Pelan pelan dong sayang?" kata Moren sambil memberikan tissue kearah wanitanya itu.
Yang disambut senang oleh Siska "Terima kasih sayang?" jawabnya manja.
"Yang lagi pacaran? gak ada belas kasihnya ya ama teman yang jomblo?" sindir Remy sambil memasukan kacang atom kedalam mulutnya kasar.
Sehingga membuat Teman temannya itu mencibirkan bibirnya secara bersamaan.
"Makanya cari pacar dong?" kata Moren sambil melingkarkan tangan dipinggang ramping Siska, dan mencium pipinya wanitanya pelan. Sehingga membuat Remy semakin frostasi melihatnya.
"Gue mau? tapi maunya yang seperti Dinda?"
Serga Chalvin sambil memandang Dinda, sementara si empu hanya diam tampa mengubis kata kata sahabat suaminya itu.
"Karena udah cantik, anak baik baik, calon dokter lagi?" puji Chalvin lagi sambil menatap Siska dengan pandangan remeh.
Ya karena Chalvin gak terlalu suka dengan Siska yang terkesan bebas dan liar.
Menurut pandangan Chalvin.
"Wow...? beruntung banget loe Dean? pas sakit udah ada istri cantik yang merawat?!" kata Remy semakin iri dan heboh sendiri.
Sementara Dean hanya tersenyum bangga.
tapi ada perasaan tak suka, karena sebenarnya wanita ini bukanlah miliknya,
Melainkan pemberian dari sang kakak yang hilang entah kemana.
Sementara Siska hanya menatap sinis kearah Dinda dengan rasa iri yang mengebu ngebu.
Terpintas sesuatu ide di pikiranya kala itu dengan cepat dia mengirim pesan kepada seseorang yang entah siapa.
.
.
__ADS_1
.
.
Kini Dean sedang membawa Dinda berguyang mengikuti musik yang sedang DJ mainkan kala itu.
Sebenarnya Dinda sangat pusing dikarenakan lampu yang kelap kelip, dan suara bising, sehingga membuat gendang telingannya seakan mau pecah dibuatnya.
Sementara ditempat lain, tampa sepengetahuan Dean dan Dinda sudah ada seseorang yang memperhatikan mareka dengan perasaan sakit dan perih, orang itu adalah Cesya.
Ya Siska tadi menghubungi Cesya, dengan alasan untuk menjemputnya.
"Kenapa hatiku sakit ya, melihat Dean dengan wanita lain?" ucapnya pelan, tampa ia sadari pipinya sudah basah, oleh air matanya sendiri.
Melihat Dean yang memeluk wanita yang ada didepannya posesif.
Dinda merasa pusing, ia pun mengajak Dean untuk mencari tempat duduk, Dean mengerti memberi kode kepada teman teman yang masih asyik menikmati alunan musik.
"Dean pulang yuk?" ucap Dinda sambil memegang kepalanya pusing.
"Ini masih jam 12:20, sayang?" Ucap Dean tampa sadar.
"Mungkin karena pengaruh alkohol." pikir Dinda lagi sambil menggeleng kepalanya.
Sementara Dean masih asyik mengenggam tangan Dinda tampa berniat untuk melepaskannya.
Dan entah kenapa dimatanya Dinda sangat cantik malam ini dengan kaos hitam dan celana jin warna biru. Membuat Dean tak bisa mengalihkan pandangan dari Dinda malam itu.
Sementara Dinda yang dipandang seperti itu, hanya menunduk malu, dengan jantung deg deg,an tak karuan.
"Dean?" teriak seseorang sehingga membuat Dean dan Dinda yang sedang asyik duduk dimeja bar sambil berpenganan tangan itu.
Serempak mengarahkan pandangannya kearah sumber suara.
"Cesya?" guman Dean kaget, sambil melepaskan genggaman tangan pada Dinda kala itu.
"Ngapain kamu disini?" lanjut Dean lagi sambil menatap heran wanita itu.
"Oh...Siska tadi minta dijemput!" jawabnya singkat sambil memperhatikan Dinda dengan tatapan cemburu.
Dinda hanya diam, tampa mengeluarksn satu katapun.
__ADS_1
Ia merasa seperti orang asing, kala melihat aura cerah yang terpancar jelas diwajah Dean ketika sedang beradu pandang dengan wanita itu. Yang sama sekali belum pernah Dinda lihat selama tiga minggu pernikahan mareka.
Sehingga menciptakan rasa sakit nan sesak yang membuatnya seakan sulit untuk bernafas saat itu.
Sementara ditempat lain Siska tersenyum penuh kemenangan.
"Loe boleh lebih segalanya dari gue, tapi gue gak akan membiarkan loe merebut kak Dean dari sisi kak Cesya!" ucapnya dalam hati "Tidak untuk yang kedua kalinya?!" lanjutnya lagi.
.
.
.
.
.
Bersambung
.
.
.
.
.
Hay guys maaf yang karena author belum bisa mempersatukan Dinda dan Dean.
Karena cinta itukan
butuh proses.
jangan lupa likeβ€ n komentarnya.
Makasih?
πππ
__ADS_1