My sister - in- law my husband

My sister - in- law my husband
Mencoba menjelaskan


__ADS_3

Siang yang sangat cerah, Dean tengah duduk diperpustakaan mini yang ada diapertemennya seorang diri, pikirannya terbang entah kemana. tampa keberadaan sang istri karena Dinda harus masuk kuliah mengingat sudah terlalu lama ia bolos kuliah dikarenakan musibah yang tengah menimpa sang suami beberapa waktu yang lalu.


"Tok tok tok" suara ketukan kecil membuyarkan Dean dari lamunannya sambil melirik kesumber suara yang sudah menganggunya itu. Papa Bima tengah berdiri tegap diambang pintu yang tidak tertutup itu, dengan raut wajah sedih.


"Boleh papa masuk?" tanya papa Bima ragu melihat raut wajah sang putra yang tidak bersahabat itu, membuatnya merasa seperti orang asing selama ini.


Dean hanya diam sambil memalingkan pandangannya kearah lain, sehingga membuat papa Bima memberanikan diri melangkah mendekat dengan nafas tertahan menghadapi sikap dingin putranya itu, yang sungguh membuat hatinya tercabik cabik.


Orang tua mana yang tidak terluka? bila tidak dianggap oleh darah dagingnya itu sendiri.


"Boleh papa duduk?" tanya papa Bima lagi berbasa basi, namun tak mendapatkan jawaban, sehingga membuatnya menghela nafas berat.


Dean seakan tak ingin memandang kearahnya membuat papa Bima tak mampu mengucapkan kata kata, sehingga yang ada hanya keheningan yang terjadi diantara pria beda generasi itu.


"Apakah kau kesini hanya untuk diam?" ucap Dean dingin tampa memandang sang papa.


Karena sudah terlalu lama mareka diam tampa sepatah katapun.


"A..aku, Hmmm, ada yang ingin papa jelaskan, walaupun sudah terlambat, tapi menurutku kau harus mengetahuinya!" jelas papa Bima dengan suara terbata bata, sehingga menghilangkan ketegasan yang selama ini ada pada dirinya.


Dean memicingkan matanya melihat kearah papa Bima sambil tersenyum sinis.

__ADS_1


"Aku tau kau sangat membenciku, tapi papa minta kau mau mendengar penjelasanku?" ucap papa Bima lagi sambil memandang Dean lekat.


"Penjelasan apa? apa yang harus kau jelaskan? tanya Dean dengan suara lumayan keras, sehingga membuat papa Bima tersentak kaget mendengarnya.


Sehingga membuatnya ikut tersulut emosi dan melupakan tujuannya menemui sang putra tadi.


"Apakah begini cara kakek dan nenekmu mengajarkanmu bicara kepada orang tuamu?" teriak papa Bima geram dengan nafas yang mengebu ngebu karena amarah.


Dean tersenyum sinis mendengar ucapan papa Bima, "Setidaknya mareka tak pernah mengajariku untuk berselingkuh!" jawab Dean tajam.


Sehingga tampa sadar papa Bima mengayunkan tangannya membuat ruangan itu menggema "Plaaakkk"


Papa Bima menampar pipi Dean keras sehingga membuat sudut bibir kirinya mengeluarkan darah segar.


Dean tersenyum dingin sambil mengelus pipinya yang mulai membiru terkena tamparan sang papa tadi.


"Kenapa tuan Bima Anggara? apakah ucapanku mengingatkanmu pada dosamu?"


ucap Dean dengan nada menyindir.


Sambil beranjak pergi, meninggalkan papa Bima yang masih mematung dengan tangan terkepal kuat, karena emosi.

__ADS_1


"Apa yang aku lakukan? ucapnya menyesal sambil menampar udara sampai tubuhnya tersungkur dilantai.


Mama Chinta tengah berjalan kearah perpustakaan dengan raut wajah kaget melihat keadaan sang suami yang terlihat begitu memperhatinkan.


"Papa apa yang terjadi?" tanya mama Chinta kaget melihat tangan sang suami merah bersimpuh darah.


Itu bukan darah Dean, melainkan darah papa Bima sendiri, karena merasa menyesal papa Bima menghukum tangannya dengan cara menampar kramik hingga tangannya terluka cukup parah.


Mama Chinta berlari kearah sang suami dengan wajah panik.


"Apa yang terjadi?" tanya mama Chinta panik sambil meraih tangan kanan papa Bima, tampa berpikir langsung membalutnya dengan baju yang dia kenakan saat ini.


Papa Bima mencoba melepaskan tangannya dari genggaman sang istri.


"Biarkan ma? biarkan tangan ini menerima membayar atas apa yang ia perbuat, karena sudah menyakiti putra kesayanganku." ucap papa Bima dengan wajah pilu.


Sehingga membuat hati mama Chinta ikut sakit.


Sambil berdiri meninggalkan papa Bima, mencari kotak P3K yang ada diruang tamu.


Bersambung

__ADS_1


Hay guys, aku sibuk banget, makanya baru up.


ada yang kangen gak😂😂😂😂


__ADS_2