My sister - in- law my husband

My sister - in- law my husband
Khawatir


__ADS_3

Sebelumnya


"Mandi sana?" perintah Wina sambil meletakkan minuman diatas meja.


Dan melempar handuk yang baru saja ia ambil dari lemari dan melemparnya tepat diatas kepala sahabatnya itu.


"Iihs? kau saja sana duluan?" jawab Dinda sedikit sinis, sambil memiringkan tubuhnya membelakangin sahabatnya itu.


Wina menyengit heran dengan tingkahnya itu, seperti seseorang yang sedang galau hidup.


Karena belum pernah sebelumnya Dinda marah atau pun tersinggung dean tingkahnya.


"Kamu kenapa lagi sech?" tanya Wina penasaran sambil mendudukkan tubuhnya disamping ranjang.


Namun Dinda hanya diam, dia merasa enggan meladeni sahabatnya itu.


Yang entahlah dia merasa sangat lelah hari ini.


"Hey? ditanya juga?' Teriak Wina tidak terima karena merasa diabaikan oleh sahabatnya itu.


Sehingga terlintas ide usil dibenaknya untuk menggelitik pinggang Dinda karena sudah berani mengabaikannya itu.


Dan benar saja saat ini Dinda berteriak kegelian dan tidak hanya itu, kini Dinda berteriak mohon ampun padanya dengan badan mengeliat seperti cacing kepanasan, akibat ulah Wina.


"Ok, aku lepasin, tapi janjinya nanti cerita?" perintah Wina masih dengan kuda kuda siap untuk mengelitik sahabatnya itu.


Sehingga membuat Dinda hanya bisa mengangguk pasrah dibuatnya.


"Nah gitu, kan manis?" puji Wina sambil menjauhkan tubuhnya dari sahabatnya itu saat.


Namun saat melihat merasa Wina menjauh dengan sigap Dinda beranjak dari ranjang, dan berlari kearah kamar mandi sambil menjulurkan lidahkan kepada sahabatnya itu.


Wina hanya menggelengkan kepalanya melihat tingkah sahabatnya itu.


Sebenarnya dia lebih suka Dinda yang ceria dari pada Dinda yang sekarang seperti kehilangan semangat hidupnya itu.


πŸ’πŸ’πŸ’πŸ’πŸ’

__ADS_1


Malamnya Dean pulang jam 22:00 WIB Karena dia yang habis pulang dari bandung untuk menjalani bisnis keluarga .


Sehabis menjenguk Cesya dia langsung kebandung mengingat sudah lama ia tidak kesana sehabis kecelakaan kemaren.


Namun dia disambut oleh ruangan yang gelap gulita.


Memang wajar bila rumahnya gelap mengingat hanya dia dan Dinda yang menghuni apartemen sebesar ini, jadi wajar saja bila sepi.


Dean berjalan kekamar sambil melunggarkan dasinya.


Terlihat wajah kelelahan diwajahnya saat itu.


kala memasukin kamar dia tidak melihat keberadaan Dinda disana kemudian ia memeriksa kamar mandi, disanapun tidak ada keberadaan Dinda.


Kemudian Dean pun memeriksa kamar tamu, namun tidak menemukan keberadaan istrinya itu.


iapun memutuskan untuk pergi kedapar, barang kali saja istrinya itu berada disana.


Namun sekali lagi ia tak menemukan Dinda disana, sehingga membuatnya menyengit bingung saat itu.


Mungkin saja ada pemberitahuan disana,


Namun tak ada pesan dari Dinda disana sehingga membuat Dean jadi panik dibuatnya.


Karena dia sama sekali tidak ada nomor kontak teman dari istrinya itu.


Dean pun memcoba menghubungin nomor istrinya tersebut, namum tak ada jawaban sehingga membuatnya mengeram kesal dibuatnya.


Karena sudah berulang kali namun yang memjawab hanya mbak mbak operator saja


.


.


.


Sementara ditempat lain Dinda kini tengah tertidur sangat pulas.

__ADS_1


Sehingga dia tidak tau bila ponselnya berbunyi saat itu.


Karena memang ponselnya itu dengan mode senyap, jadi wajar bila dia tak mendengarnya.


πŸ’πŸ’πŸ’πŸ’πŸ’


Paginya Dinda sarapan dimeja makan bersama Wina, Wanda adiknya Wina dan juga pak Dani ayahnya Wina.


Marekapun sarapan dengan hikmat, dan tenang.


Meskipum hati Dinda tak tenang melihat miscall yang ada diponselnya saat itu, dan puluhan Chat mau pun Sms dari Dean yang semua menunjukan khawitiran suaminya itu


Selesai sarapan pagi, Dinda meminta Wina untuk mengantarnya pulang.


Sehingga membuat Dinda merasa sedikit tak enak kepada sahabatnya itu, karena pagi pagi sudah mereputkan sahabatnya itu.


Namun bagaimana lagi dia lupa memberitahu Dean bila dia menginap dirumah Wina tadi malam.


Sehingga membuatnya takut melihat pesan Chat mau pun sms dari suaminya itu.


Dinda sadar bagaimana pun Dean tetap suaminya, jadi sudah seharusnya dia meminta ijin terlebih dahulu, sebelum bertindak.


.


.


.


Barsambung


.


.


Hay guys jangan lupa Like❀ n komentarnya ok?😘😘😘


.

__ADS_1


__ADS_2