My sister - in- law my husband

My sister - in- law my husband
Memastikan


__ADS_3

Dinda memasuki kamar dengan pelan, melihat Dean masih tertidur pulas diatas sofa.


Berlahan ia berjalan mendekati sang suami yang masih tertidur lelap itu.


Kemudian ia mendudukkan diri disamping Dean sambil memperhatikan memar yang sudah ia beri salap tadi.


Berlahan Dinda menyentuh pipi Dean pelan namun mampu membuat sang empu mengeliat tak nyaman olehnya.


"Apakah sesakit itu? sampai kau terlihat sangat terganggu?" guman Dinda sambil mengelus pelan dahi Dean agar sang empu tenang lagi, dan ternyata tindakannya itu berhasil.


Terbukti Dean tidak bergerak lagi seperti tadi.


Dinda masih menatap lekat wajah tampan sang suami yang semakin membuat jantungnya terpacu lebih cepat.


"Perasaan apa ini?" katanya dalam hati.


sambil menyentuh dadanya pelan berlahan ia mulai memperhatikan Dean yang masih tidur pulas dan mulai mendekatkan wajahnya ke wajah Dean, sehingga ia bisa merasakan nafas teratur Dean yang menerpa wajahnya.


Dan entah apa yang merasukinya saat itu


Sehingga membuatnya menyatukan bibir mareka.


Dan deg Dinda semakin merasa deg degan,dan membuatnya ingin memastikannya lagi dengan cara memeluk sang suami, sambil melumat lembut bibir manis itu, yang membuatnya merasa nyaman.


Namun betapa kagetnya Dinda dikala merasa mendapat balasan dari sang empu, sehingga membuat membuka matanya dan menarik diri karena kaget.


Dan benar saja kini Dean tengah menatapnya dengan tatapan intens dengan tatapan yang sungguh membuat Dinda malu sekali.

__ADS_1


Berlahan Dinda menarik dirinya dari pangkuan Dean, namun gagal karena Dean lebih dulu memeluknya erat sehingga membuat dada keduanya saling bersentuhan.


"Kau nakal sekali ya? berani menggoda singa yang sedang tidur?" kata Dean dengan wajah menggoda sehingga membuat wajah Dinda semakin memerah dibuatnya.


Dinda menyembunyikan wajahnya dilekuk leher Dean, dan itu semakin membuat Dean teransang dibuatnya.


"Apakah kamu sedang memberi kode?" tanya Dean lagi sambil memejamkan matanya merasakan sensasi aneh ketika nafas Dinda menerpa kulit lehernya.


"Kode? kode apa?" tanya Dinda tak mengerti, dan masih dengan posisi yang sama ia seakan enggan mengubah posisinya yang membuatnya merasanya nyaman itu, tampa sepengetahuan Dinda Dean mati matian menahan diri.


"Kode agar aku menyerangmu!" jawab Dean gamlang.


Membuat Dinda tersentak kaget sambil menatap wajah Dean intens.


"Aku bukannya mau diserang, aku hanya ingin memastikan!" jawab Dinda pelan namun masih bisa Dean dengar.


Sehingga membuat mareka suntak memalingkan pandangan secara bersamaan.


"Memastikan...?" Dinda menghentikan ucapannya ragu, namun ia menepisnya dan memberanikan diri untuk memandang sang suami lekat, tampa diduga Dean juga sedang menatapnya sehingga membuat pandangan mareka terkunci, membuat Dinda semakin merasakan getaran yang mungkin bisa dibilang getaran cinta itu.


"Sepertiya aku juga mencintaimu," kata Dinda lagi masih menatap manik coklat Dean lekat.


Dean menarik Dinda kedalam pelukannya sungguh Dean sangat bahagia mendengar ungkapan sang istri walaupun kata katanya sederhana namun itu mampu membuat seorang Dean untuk bahagia.


"Dean...sesak?" ucap Dinda dengan nafas sesak akibat Dean yang terlalu erat memeluknya saat itu.


"Sorry ya yank?" jawab Dean sambil melunggarkan pelukannya namun sukses membuat Dinda membeku karena malu dibuatnya.

__ADS_1


"Hmm," jawab Dinda sambil menggigit bibir bawahnya sungguh ia masih malu dengan situasi ini yang masih membuatnya cangung.


Dinda mulai gelisah karena hampir lima menit lebih Dean memeluknya namun tak ada tanda Dean akan melepaskannya sehingga membuatnya memberanikan diri untuk menyuruh Dean untuk melepaskannya.


"Dean lepaskan? aku harus membuat makan malam?" kata Dinda panik


"Biar mbak Sari saja!" jawab Dean masih asyik dengan masih memeluk Dinda.


"Hey apakah kau lupa bila mbak Sari tidak turun dihari jumat?" tanya Dinda sambil melepaskan pelukan Dean yang terlihat gak iklas melepaskannya itu.


.


.


.


Bersambung


.


.


.


Hay guys jangan lupa like❤ n komennya ya?


Makasih.

__ADS_1


__ADS_2