
Melihat ada serangan yang mengarah kepadanya, Yan Lan segera meloncat dan berjumpalitan di udara untuk menghindari serangan itu.
"Berhenti kau pak tua, jangan menjadi pengecut seperti itu setelah apa yang telah kau lakukan!!" teriak sang pemuda.
"Sepertinya mereka dari keluarga besar Liu, aku tidak boleh terpancing dengan keinginan mereka untuk bertarung, agar tak menimbulkan keributan yang lebih besar lagi di tempat ini, dan keinginanku untuk mendapatkan mustika pelangi dapat berjalan dengan semestinya," batin Yan Lan.
"Sabar dulu nona dan tuan muda, aku tak sengaja menabrak tuan putri, jika di perbolehkan aku ingin berdamai dan menganti rugi semua kerugian yang tuan putri derita.
__ADS_1
"Bagus jika ada etika baik darimu, Aku ingin kau mengganti baju saudara perempuan kami ini maka kami akan melepaskan mu," ucap Lai Liu.
"Kakak Lai apakah ini tidak keterlaluan? tanya sang wanita.
"Aku akan memberikan pelajaran pada nya, dia telah mempermalukanmu di depan umum, maka sepantasnya dia mendapatkan ini semua, maka aku ingin kau diam dan tak usah bertanya lagi Yasmin Liu," jawab Lai Liu.
*****
__ADS_1
Dalam pemikiran awal saat isolasi mandiri, author akan bisa menulis novel, akan tetapi kenyataan tak seperti yang di inginkan, tubuh demam, panas tinggi, kedua mata panas, sesak, mulut pait, ngk bisa mencium bau dan parahnya lagi, tidur tak bisa nyenyak karena gelisah.
Jadi untuk teman teman yang mengikuti perkembangan novel ini tiap episodenya, di mohon bersabar karena author akan beristirahat menulis untuk sementara waktu sampai dinyatakan negatif corona.
Ini author lakukan demi untuk kesehatan, karena salah satu hal penting dalam penyembuhan, adalah pikiran jadi author untuk sementara waktu tak membebani pikiran dengan menulis novel.
Jika dalam 14 hari author di nyatakan sembuh, author akan nulis kembali๐๐๐
__ADS_1
Minta Do'anya biar author lekas sembuh.
Siapa tau ada saran atau obat yang bisa author coba dirumah dari teman teman.?