PENDEKAR MATA LANGIT

PENDEKAR MATA LANGIT
Wujud asli penyihir berjubah hitam


__ADS_3

Setelah berkata seperti itu, kelima penyihir berjubah hitam langsung menyerang ke arah Yan Lan dan rombongannya, tak hayal lagi pertarungan pun terjadi antara kedua kubu.


Saling serang tak dapat dielakkan, jual beli serangan begitu mewarnai pertarungan itu. Kali ini mereka semua memilih mencari pasangan untuk bertarung satu lawan satu, Cencen yang sedari tadi sangat bersemangat dan ingin mencoba kekuatan teknik barunya, langsung menyerang lawannya tanpa ampun.


Pedang pemecah angin begitu sangat kuat bagi musuhnya, hingga membuat sepasang pedang yang berada di genggaman tangan lawan tarungnya patah menjadi beberapa bagian, akibat berbenturan dengan pedang pemecah angin yang telah berselimutkan aura Angin surgawi.


"Hanya seperti inikah kekuatan seorang penyihir, tak seperti yang ada dalam pikiranku selama ini, teryata seorang penyihir itu sangatlah lemah," ucap Cencen.


Mendengar perkataan Cencen, membuat penyihir yang berada di hadapannya berang, diapun menyerang Cencen dengan cepat yang membuat pertarungan kembali terjadi.


Dengan menggunakan tehnik pedang pemecah angin, Cencen berhasil memotong tubuh penyihir berjubah hitam menjadi dua bagian, akan tetapi keanehan terjadi, tubuh yang terpotong itu kini membentuk dua sosok manusia berjubah hitam, yang langsung menyerang Cencen secara bersamaan.


Mendapat serangan dari kedua penyihir yang ada di hadapannya, Cencen pun semakin beringas dengan menangkis dan memberikan serangan balik yang sangat mematikan.


Berkali-kali sosok berjubah hitam terpotong menjadi dua bagian, akan tetapi selalu saja tubuh yang terpotong itu kembali membentuk tubuh yang baru hingga membuat Cencen menjadi kesal dan kwalahan.


Sementara di tempat lain, apa yang dialami oleh Cencen juga dialami teman-teman serombongan nya, hingga membuat mereka pun menjadi sangat kesal dan kwalahan menghadapi penyihir berjubah hitam yang semakin banyak.


"Tehnik apa yang telah digunakannya, sehingga membuat mereka semua tak bisa mati malahan semakin bertambah banyak," batin Cencen.


Di tempat lain, Yan Lan melihat teknik penggandaan tubuh yang digunakan oleh 5 sosok penyihir berjubah hitam, sama persis dengan teknik boneka yang dia milikinya, membuatnya harus berpikir keras agar dapat mengalahkan semua penyihir berjubah hitam yang telah membludak banyaknya.


"Aku tak bisa menghancurkan tubuhnya lagi walaupun dengan menggunakan tangan kosong, jika dia terluka dan sekarat, maka tubuhnya akan membelah menjadi dua dan pulih seperti sedia kala, jika terus begini, maka sosok penyihir berjubah hitam akan semakin bertambah banyak," batin Yan Lan.


Yan Lan terus menghindari serangan 8 sosok penyihir berjubah hitam yang tengah mengeroyoknya, sambil berfikir keras bagaimana cara untuk dapat memusnahkan semua penyihir berjubah hitam itu, sebelum para penyihir itu melukai rombongannya.

__ADS_1


Akhirnya Yan Lan mengetahui 1 cara untuk mengalahkan seluruh penyihir berjubah hitam, yaitu dengan mendatangkan Draco ke area pertarungan.


"Aku harus menghubungi Li er, karena hanya dia yang dapat mendatangkan Draco ketempat ini," batin Yan Lan.


Dengan menggunakan tehnik berbicara jarak jauh yang hanya dapat didengar oleh putri Limudza, Yan Lan pun berkata memakai suara batinnya agar terhubung dengan batin putri Limudza.


"Li er, kita sepertinya terjebak di dalam ilusi hingga kita tak dapat membunuh semua penyihir berjubah hitam ini, aku ingin kau mendatangkan Draco ke tempat ini agar dia membuka takbir ilusi yang tengah menyelimuti seluruh area tempat pertarungan," ucap Yan.


Mendengar perkataan Yan Lan di dalam batinnya, membuat sang putri mengalihkan pandangannya kearah Yan Lan yang tengah sibuk bertarung melawan kedelapan sosok penyihir berjubah hitam yang menyerangnya.


"Baik kak Yan Lan, aku akan memanggil Draco ketempat ini," jawab putri Limudza di dalam batinnya.


Putri Limudza segera mundur ke belakang sambil menapakkan tangannya ke tanah, maka tabir langit terbuka sehingga Draco keluar dari dalam tabir itu, dan langsung masuk ke tengah-tengah area pertarungan.


Penyihir berjubah hitam yang jumlahnya puluhan, segera mundur ke belakang melihat kedatanyan Draco. Ular bersayap itu tiba-tiba mengeluarkan simbol berbentuk segitiga berwarna biru di atas kepalanya, segitiga itu melesat ke angkasa dan menyebar, yang membuat keberadaan penyihir berjubah hitam lenyap satu persatu, hingga menyisakan 1 penyihir berjubah hitam saja.


Sang penyihir meloncat keatas sambil menghantamkan telapak tangan kanannya ke arah depan, dan berteriak "Pasir hitam pengurai!!".


Tiba tiba saja dari dalam tanah keluar berton-ton pasir hitam yang langsung membungkus tubuh Draco, melihat hal itu Cencen segera menghantamkan pedang pemecah angin ke arah pasir hitam yang mengeluarkan asap itu.


"4 penjuru mata angin," teriak Cencen.


Angin kencang seperti badai langsung menuju kearah pasir hitam pengurai yang membungkus tubuh Draco, hingga membuat pasir hitam itu berhamburan dan berterbangan ke udara, tak hanya itu serangan yang dilakukan Cencen juga menuju ke arah penyihir berjubah hitam Dari semua penjuru, dan berpusat pada satu titik dimana keberadaan penyihir hitam berada.


Akibatnya, tubuh penyihir berjubah hitam seperti tercabik-cabik oleh sayatan angin yang menerpa tubuhnya, daging di tubuhnya pun berhamburan ke tanah begitu juga dengan organ tubuhnya, yang kini berserakan di sana sini.

__ADS_1


Yan Lan tertegun dengan apa yang dilihatnya, teknik 4 mata angin yang digunakan oleh Cencen begitu sangat ganas dan mematikan, hingga tak memberikan sedikitpun waktu bagi penyihir berjubah hitam untuk menangkis atau mengelak dari serangannya itu.


Akibat serangan yang di lepaskan oleh Cencen, membuat tubuh penyihir berjubah hitam ambruk ke tanah dengan kondisi yang tak berbentuk lagi.


Tiba tiba saja dari tubuh penyihir berjubah hitam, keluar bayangan yang langsung pergi meninggalkan tempat itu.


"Paman Qing ruo kau tau apa yang harus kau lakukan bukan!!?" ucap putri Limudza.


"Aku tau nona muda," jawab Qing ruo.


Qing ruo segera mengeluarkan belati bulan sabitnya, dan berkata "Kau tak akan bisa lari dari belati ku ini walaupun kau berupa roh," ucapnya.


"Petaka belati langit," teriak Qing ruo yang mengarahkan belati bulan sabitnya kearah bayangan hitam yang semakin menjauh.


Belati bulan sabit berputar dengan sangat cepat dan terus mengejar bayangan hitam itu, hingga pada satu titik belati bulan sabit dapat menebas putus leher bayangan hitam, untuk mengakhiri pelariannya.


Yan Lan dan rombongannya melesat kearah bayangan hitam yang telah tergeletak di tanah, dan menyaksikan jika bayangan hitam itu adalah wujud asli dari salah satu anak buah penyihir kegelapan.


"Cepat katakan, di mana pemimpinmu berada," ucap Yan Lan.


"Percuma kalian mencari pemimpinku karena kalian tak akan mampu untuk mengalahkannya, aku adalah anak buah terlemah dari penyihir kegelapan, dan untuk bertemu dengannya kalian akan menghadapi saudara saudaraku yang lebih kuat, dan itu adalah hari dimana kematian kalian semua" jawab bayangan hitam yang perlahan lahan mulai membesar.


"Awas..!!" teriak Yan Lan kepada rombongannya, dan dengan refleks Yan Lan memasang segel pelindung.


Bom...!!

__ADS_1


Ledakan besar terjadi yang membuat debu tebal berterbangan di udara, terlihat bayangan hitam telah lenyap seiring ledakan yang terjadi, bayangan hitam itu menghancurkan jiwanya dengan meledakkan energi yang ada padanya.


"Untung saja aku masih sempat memasang segel pelindung, jika tidak maka aku tak tau lagi musibah apa yang akan menimpa rombonganku," batin Yan Lan.


__ADS_2