
Di dalam ruangan pertemuan itu, Kaisar langit belum tampak terlihat, yang ada hanya para petinggi, bangsawan dan penasehat kekaisaran langit yang ada.
Pintu ruangan pertemuan terbuka, seorang prajurit berteriak lantang. "Jendral tertinggi kerajaan langit telah tiba!!".
Yan Lan masuk ke dalam ruang pertemuan itu dengan ke 4 wanita cantik yang ada di belakangnya, namaun tiba tiba saja salah satu jenderal istana langit menahannya.
Jendral itu bernama Ying long, dia dahulunya merupakan seorang kandidat jendral tertinggi istana langit, dan merupakan pengganti jendral tertinggi langit terdahulu sebelum adanya pengganti baru yaitu Yan Lan.
Rasa iri dan dengki masih membekas di hatinya, apalagi dia mengetahui jika jendral tertinggi langit saat ini, dahulunya adalah seorang manusia, hal itulah yang membuat jendral Ying long seperti sangat di rendahkan oleh istana langit, dengan memilih Yan Lan sebagi jendral tertinggi langit.
"Berhenti!! ruangan pertemuan ini bukanlah tempat untuk memamerkan istri," ucapnya.
Mendengar perkataan jendral Ying long yang tiba tiba, membuat Yan Lan menghentikan langkahnya dan menoleh kearah jendral Ying long yang berdiri di tempatnya, terlihat tatapan mata jenderal Ying long begitu sangat tak bersahabat padanya.
"Siapa sebenarnya orang itu, sorot matanya seperti tak suka denganku," batin Yan Lan.
"Aku tak perduli dengan perkataanmu, aku hanya mengikuti perintah kaisar langit!" ucap Yan Lan sambil menyuruh ke empat wanitanya duduk di dalam ruangan itu.
"Aku heran, katanya jendral tertinggi langit tapi tak mempunyai adat sopan santun, dengan membawa seluruh wanitanya di dalam pertemuan besar antara para petinggi istana dan kaisar langit, apakah memang seperti itu watak seorang manusia yang kini telah menjadi Dewa?" ucap jendral Ying long dengan tawa mengejek.
Seketika di dalam ruangan pertemuan itu mulai kisruh dengan bisik-bisik para petinggi dan bangsawan yang ada, mereka semua membenarkan perkataan jendral Ying long, dan mencemooh Yan Lan.
__ADS_1
Putri Limudza yang sudah tak tahan jika Yan Lan begitu direndahkan, dengan cepat mencerna keadaan yang ada, dan diapun bangkit berdiri.
"Adakalanya Dewa juga tak punya adat sopan santun, karena berani berkata tak pantas pada atasannya sendiri, jendral Yan Lan adalah jendral tertinggi di istana langit, sementara anda kedudukannya masih di bawah jendral Yan Lan walaupun anda sekarang ini menjabat sebagai seorang jendral, kaisar langit bisa memilah siapa yang pantas menjadi jendral tertinggi di istana langit, jadi anda jangan berharap lagi kedudukan itu dengan merendahkan jendral Yan Lan di ruang pertemuan ini," ucap putri Limudza menjawab perlakuan jendral Ying long pada Yan Lan.
Muka jendral Ying long memerah, menahan amarah yang ingin meledak. Tak lama kemudian sebuah aura tingkat Dewa merembes kuat dari dalam tubuh jendral Ying long, yang membuat khwatir para petinggi istana pheonix yang berada di dalam ruangan itu.
Melihat hal itu, ketiga wanita yang bersama dengan Yan Lan, langsung ikut berdiri mengikuti apa yang telah di lakukan oleh putri Limudza, dengan masing masing wanita itu mengeluarkan aura yang sangat kuat dari tubuhnya, yang tak kalah kuatnya dengan aura yang dikeluarkan oleh jenderal Ying long.
Putri Limudza mengeluarkan aura ular tujuh warna, putri Bilqis mengeluarkan aura bunga teratainya, Dewi Zhao Quin mengeluarkan aura 9 kelopak bunga teratai dan putri Qian Qin mengeluarkan aura peri bulan suci yang melegenda.
Apa yang di lakukan ke 4 wanita Yan Lan membuat seisi ruangan terkejut, termasuk jendral Ying long yang tak percaya jika keempat wanita yang bersama dengan Yan Lan, mempunyai kekuatan yang sangat luar biasa.
"Tak kusangka wanita wanita itu mempunyai kekuatan yang tak biasa, mereka semua ternyata adalah seorang Dewi yang telah mendapatkan anugrah kekuatan besar," batin jendral Ying long.
"Kaisar langit tiba..!!"
Semua orang yang ada di dalam ruangan itu langsung berdiri termasuk Yan Lan. Walaupun kedua kubu telah menghilangkan aura energy di tubuhnya, akan tetapi Kaisar langit masih dapat merasakan dengan jelas adanya aura kuat dari sisa-sisa energi di dalam ruangan pertemuan itu.
Setelah memberi hormat pada Kaisar langit, mereka semua pun kembali duduk di tempatnya masing-masing.
"Aku ingin mengetahui mengapa ada perselisihan di dalam ruangan pertemuan ini?" tanya kaisar langit.
__ADS_1
Tak ada satupun para petinggi istana yang berani menjawab pertanyaan kaisar langit, kecuali Jendral Ying long yang tiba tiba berdiri lalu menggenggam tinju memberi hormat.
"Semua ini adalah ulah jendral Yan Lan yang mulia, dia mengatakan jika aku telah merendahkannya karena aku menegur dia membawa keempat wanita itu ke dalam ruangan pertemuan ini, karena teguran ku itu jendral Yan Lan langsung mengarahkan kekuatan yang sangat menindas ke arah kami semua, yang membuatku juga mengeluarkan kekuatan yang sama agar tak terjadi apa-apa pada kami semua, coba yang mulia tanyakan pada para petinggi istana yang ada di dalam ruangan ini, akan kebenaran perkataanku," ucap jendral Ying long.
Ke empat wanita yang bersamaan Yan Lan sangatlah geram dengan perkataan dari jendral Ying long, yang seakan akan memutar balik fakta, akan tetapi amarah mereka seketika mereda saat mereka mendengar suara Yan Lan di alam batin para wanita itu.
"Jangan terpancing dengan perkataannya, jika kalian terpancing maka akan memperkeruh suasana, ingat! ini adalah istana langit tempat para dewa berada jadi aku minta pada kalian semua untuk tidak melakukan sesuatu yang mempersulit ku kelak, dan semua masalah ini biar aku yang akan mengurusnya".
Mendengar perkataan dari jendral Ying long yang menyudutkannya, Yan Lan tetap santai sambil menikmati buah-buahan segar yang berada di atas meja di hadapannya.
Kaisar langit tak langsung memutuskan sesuatu, dia lebih mencerna keadaan yang ada untuk mengambil suatu keputusan, karena di dalam ruangan itu sama sekali kaisar langit tak merasakan aura energi dari tumbuh Yan lan, yang ada hanyalah sisa-sisa aura energy dari Jendral Ying long dan keempat wanita yang bersama dengan Yan Lan.
Tapi tetap saja sang kaisar langit menanyakan hal itu pada Yan Lan, agar wibawanya sebagai seorang Kaisar dapat dipandang baik oleh seluruh pejabat tinggi yang ada di dalam ruangan itu.
"Benarkah apa yang jendral Ying long katakan jenderal Yan Lan?" tanya kaisar langit.
Setelah cukup memakan buah-buahan segar yang terhidang di meja, Yan Lan pun segera berdiri kemudian membungkuk dan menggenggam tinju memberi hormat.
"Kaisar langit, aku memang telah membawa keempat wanita ini masuk ke dalam ruangan pertemuan, karena ada beberapa hal yang belum aku ketahui di sini, yang pertama, aku menjabat sebagai jendral baru, yang belum mengetahui tata cara yang berlangsung jika ada sebuah pertemuan besar, yang kedua aku memang telah membawa keempat wanita kedalam ruangan pertemuan, karena aku belum mengetahui dimana kediaman yang harus ku tempati di dalam istana langit, dan yang ketiga semua yang di tuduhkan jendral Ying long hanyalah kesalahpahaman saja," jawab Yan Lan.
Sebenarnya jendral Ying long ingin kembali berbicara, akan tetapi kaisar langit telah terlebih dahulu berbicara.
__ADS_1
"Untuk masalah ini kita sudahi sampai disini. Aku sangat senang mendengar jika Jenderal Yan Lan berhasil memukul mundur raja iblis dan membunuh salah satu Jendral nya, itu merupakan keberhasilan di masa awal jabatannya, dan untuk itu aku akan memberikan pavilium danau giok padanya," ucap kaisar langit.
Mendengar hal itu, jendral Ying long merasa sangat geram, karena Yan Lan berhasil mengambil hati kaisar langit, dan mendapatkan hadiah paviliun giok yang begitu megah, diapun menggenggam tinjunya kuat kuat menahan rasa iri yang melanda hatinya.