PENDEKAR MATA LANGIT

PENDEKAR MATA LANGIT
Janji Yan Lan.


__ADS_3

Yan Lan di diskualifikasi dari ujian tes yang ke 2


karena Yan Lan tak mampu dalam membuat pemurnian pil pemulih stamina, yang telah ditetapkan sebelumnya oleh pagoda 9.


Yan Lan segera keluar dari dalam ruangan khusus itu menuju ke halaman samping guild alkemis, sekedar meredakan amarah karena kecurangan yang di alaminya dengan menghirup udara segar di sekitar halaman samping guild alkemis.


"Aku tak menyangka jika pagoda 9 yang merupakan tempat impian bagi para murid 12 klan untuk berlatih dengan menjadi murid inti di sana, masih tak lepas dari kecurangan para petingginya," batin Yan Lan.


Yan Ling yang juga di diskualifikasi dalam ujian itu, pergi mengikuti Yan Lan dari belang.


Ketua Yan Lou bertambah geram melihat adiknya yang begitu tergila gila pada Yan Lan, di mana Yan Ling pergi mengikuti Yan Lan keluar dari ruangan ujian tes yang sedang berlangsung.


"Kau benar benar bodoh Ling er, apa untungnya kau mengikuti pemuda yang tak jelas asal usulnya itu!! kau hanya akan mempermalukan dirimu di depan para leluhur klan Glasier serta ayah dan ibu kita, apa kau telah melupakan Yan Lan yang telah tiada, dengan secepat itu kau mencari gantinya?" batin ketua Yan Lou.


Ketua Yan Lou melangkahkan kakinya menuju ketempat di mana meja pemurnian Yan Ling berada, ketua Yan Lou merasa penasaran dengan kecerobohan yang di lakukan adiknya itu, setau ketua Yan Lou adiknya merupakan salah satu jenius di bidang Alkemis di dalam klan Glasier.


Ketua Yan Lou menyingkirkan puing puing tungku pemurnian pil pemulih stamina milik Yan Ling, dan betapa terkejutnya ketua Yan Lou melihat ada 6 buah pil pemulih stamina yang tertutup oleh tumpukan puing puing tungku pemurnian.


"Ternyata Yan Ling sengaja melakukan ini semua agar dia tak lulus ujian tes kali ini, dengan tak lulus ujian tes ini, Ling er pasti akan menjadi murid luar pagoda sembilan yang membuatnya dapat bersama dengan pemuda itu sehingga memupuskan harapan ayah dan ibu serta klan Glasier, kurang ajar!! aku memang harus melenyapkan pemuda itu dari benua permata hijau, tunggulah Lan Yan karena kau telah merusak akal sehat Ling er aku juga akan membuat perhitungan denganmu," batin ketua Yan Lou.


"Ketua Feng Yin aku ingin kau meralat hasil tes Yan Ling, di mejanya terdapat 6 buah pil pemulih stamina yang tertutup oleh tumpukan tungku pemurnian pil," ucap ketua Yan Lou.


"Apa benar demikian saudara Yan Lou," tanya ketua Feng Yin.


"Coba anda lihat sendiri," ucap ketua Yan Lou kembali.


Ketua Feng Yin yang di ikuti oleh ketua Yan lou di belakangnya, bergegas menuju meja pemurnian Yan Ling.


"Kau benar saudara Yan Lou!! ini adalah pil pemulih stamina yang sangat sempurna," ucap ketua Feng Yin.


Ketua Feng Yin segera membawa pil pemulih stamina kearah ketua besar Hyo jin, agar ketua Hyo jin langsung yang memutuskan apakah Yan Ling dapat lanjut ke ujian tes selanjutnya.


Melihat hasil pemurnian pil yang di lakukan oleh Yan Ling, akhirnya ketua Hyo jin mengumumkan bahwa Yan Ling dapat mengikuti ujian tes yang akan di selenggarakan 10 hari lagi, di depan para murid dan para ketua yang ada di dalam ruangan itu.


*****


Yan Lan yang sedang duduk di bawah sebuah pohon di kejutkan oleh sapaan seorang gadis yang begitu sangat di kenalnya.


"Kakak Yan Lan," ucap Yan Ling sambil duduk di samping Yan Lan.

__ADS_1


"Ling er..!! apa apaan kau ini, mengapa kau membuat keputusan yang sangat ceroboh seperti itu? dengan keputusan mu yang tak masuk akal ini akan membuatku di salah kan oleh semua petinggi klan Glasier," ucap Yan Lan.


"Aku tak perduli dengan semua omongan mereka kakak Yan Lan, aku telah lama terpisah darimu, jika aku menjadi murid inti dan kau menjadi murid luar kita pasti akan jarang bertemu dan aku tak mau hal itu terjadi," jawab Yan Ling.


"Kalau cuma hal itu yang menjadi pertimbangan mu untuk tidak menjadi murid inti, itu adalah kebodohan yang sia sia, kau sudah dewasa Ling er, dan bukan anak kecil lagi, dengan keputusanmu ini semua harapan dari kedua orang tua kita akan sia sia," ucap Yan Lan.


"Kau hanya memikirkan garis besar pandanganmu saja, dan kau tak memikirkan perasaanku bagai mana aku harus berjuang untuk dapat lepas dari kesedihanku saat dirimu dinyatakan mati!! aku tak mau jauh darimu lagi Kakak Yan Lan, biarkan aku memilih caraku sendiri dalam meniti masa depan ku kali ini saja," pekik Yan Ling yang mulai berlinangan air mata.


Yan Lan mengingat kembali saat dia belum sembuh dari rasa sakit di kepalanya saat bulan purnama tiba sewaktu masih berada di dalam klan Glasier, Yan Ling begitu sangat bersedih dan ikut merasakan apa yang di deritanya, hingga berkeinginan untuk mencari sendiri obat obatan di dalam hutan untuk menyembuhkan sakit yang di derita Yan Lan.


"Kakak Yan Lan aku akan selalu menjagamu, dan akan berusaha untuk menjadi Alkemis yang hebat agar bisa menyembuhkan sakitmu," ucap Yan Ling di kala itu.


Yan Lan menarik napas dalam dalam dan menghembuskannya keluar secara perlahan lahan, ada rasa sesal di dalam hatinya karena telah membuat Yan Ling mengeluarkan air mata.


"Ling er maafkan aku, terimakasih karna kau telah selalu ada disaat aku dalam keterpurukan," ucap Yan Lan sambil meraih bahu Yan Ling yang berada di samping untuk menenangkan nya.


Yan Ling perlahan merebahkan kepalanya di bahu Yan Lan. Ada kebahagian tersemat di hatinya karena perkataan yang terucap dari mulut Yan Lan. Mereka diam seribu bahasa hanya hati mereka yang berbicara dan Yan Lan tau hatinya kini telah jatuh cinta pada wanita cantik yang berada di sampingnya.


"Yan Ling apa yang kau lakukan disini?," Hardik seorang pemuda yang tiba tiba muncul di antara mereka.


Yan Ling dan Yan Lan langsung menoleh ke asal suara itu.


"Aku tak berbicara denganmu sampah!! aku datang kesini mencari Yan Ling karena ketua Hyo jin memanggilnya," jawab Dong Kun.


"Aku tak ingin kesana, aku ingin di sini bersama kakak Yan Lan," ucap Yan Ling.


"Ling er pergilah, mungkin ketua Hyo jin memerlukan bantuanmu," ucap Yan Lan.


"Tapi kakak Yan aku.."


Kali ini kau harus menuruti perkataanku Ling er,"


ucap Yan Lan yang memotong perkataan Yan Ling.


Yan Ling tak dapat berbuat apa apa mendengar perintah dari Yan Lan, dengan berat hati Yan Ling berjalan meninggalkan Yan Lan menuju kedalam ruangan ujian tes yang berada di dalam Guild Alkemis.


Di dalam tempat ujian tes...


Betapa terkejutnya Yan Ling setelah mengetahui jika pil pemulih stamina yang dimurnikan nya berhasil, dan pada akhirnya Yan Ling harus menerima keputusan dari ketua Hyo jin untuk mengikuti ujian tes yang ke 3.

__ADS_1


Yan Ling kini bingung, bagai mana cara menyampaikan berita keberhasilannya itu kepada Yan Lan, mau tidak mau Yan Ling harus mengatakannya kepada Yan Lan agar pemuda itu tak kecewa padanya.


Ada 19 orang murid yang akan ikut ujian tes yang ke 3 dan hanya 1 murid yang mengalami ke gagalan yaitu Yan Lan. ke 19 murid itu akan di karantina di suatu tempat selama 10 hari untuk mendapatkan bekal bertarung, karena 19 murid itu akan bertarung melawan kultivator boneka yang ada di dalam menara falan, itu merupakan ujian tes selanjutnya.


"Kakak Yan," suara lemah Yan Ling memanggil pemuda yang masih menunggunya di samping halaman guild alkemis.


"Ada apa denganmu Ling er kok lemas seperti itu?" tanya Yan Lan.


Terlihat Yan Ling meneteskan air mata dan mulai terisak.


"Apa yang telah terjadi dengannya, mengapa dia menangis seperti ini? biarkan saja dia yang menjelaskannya sendiri, aku tak perlu menanyakannya lagi," batin Yan Lan.


Yan Ling duduk di samping Yan Lan, dia bingung harus mengatakan apa sementara dia telah mengatakan kepada Yan Lan jika dia telah didiskualifikasi dari ujian tes yang kedua.


"Kakak Yan mungkin kita tak akan sering bertemu karena aku akan melakukan karantina untuk berlatih," ucap Yan Ling.


Yan Lan menatap lekat lekat wajah cantik Yan ling yang ada di sampingnya, sementara Yan Ling sendiri tak berani menatap wajah pemuda yang menatap ke arahnya, dia hanya tertunduk.


"Ternyata wajah Ling er sangat cantik alami dari dekat, bibirnya merah alami dan wajahnya pun putih mulus tanpa polesan," batin Yan Lan.


"Kakak Yan Lan, setelah di telusuri dari pecahan tungku pemurnian yang ada di mejaku, ternyata


di dapati ada 6 buah pil pemulih stamina disana, ketua Hyo jin memanggilku karena masalah itu di mana para ketua bersepakat jika aku di nyatakan lulus ujian tes yang ke 2," ucap Yan Ling.


"Aku sangat senang mendengarnya Ling er, berarti ada dua murid dari klan Glasier yang akan ikut ujian tes yang ke 2, aku berharap kau dan Huang Jin bisa lolos di ujian tes yang ke 3 dan menjadi murid inti pagoda 9," ucap Yan Lan.


"Ling er kau tak usah memikirkan aku, yang penting kau lulus menjadi murid inti pagoda 9 aku akan merasa senang dan itu juga merupakan harapanku padamu, jika kau menjadi murid inti di dalam pagoda 9 aku berjanji padamu aku juga akan menjadi murid utama di dalam pagoda 9," ucap Yan Lan bersemangat.


"Tapi kakak Yan Lan kau kan sudah tereliminasi, jangankan menjadi murid utama, menjadi murid inti saja itu adalah hal yang tak mungkin terjadi, aku tau kau hanya ingin menyenangkan hatiku saja," sambung Yan Ling.


"Kau meragukan ku Ling er!?" tanya Yan Lan.


Yan Ling terdiam sesaat, di pikirannya berkecamuk berbagai macam prasangka, di mana secara logika apa yang di katakan Yan Lan semuanya tak masuk akal. Setau Yan Ling pemilihan murid utama adalah pemilihan yang dipilih langsung oleh ketua Hyo jin sendiri, di mana murid utama itu mempunyai kelebihan khusus yang tak di miliki oleh semua orang, seperti hal nya Zhao Quin yang mempunyai kelebihan khusus di bidang Alkemis dan Alkimia.


"Entahlah kakak Yan Lan!" jawab Yan Ling.


"Aku akan membuktikannya kelak padamu" ucap Yan Lan percaya diri.


Terimakasih yang sudah memberikan vote, like serta komen di novel ini, semoga selalu sehat dan di beri rezeki lebih, AMIN.

__ADS_1


__ADS_2