
Pertandingan untuk membuat dan memurnikan pil surga 9 bintang akhirnya terlaksana.
Kedua Alkemis itu mulai memasukkan bahan bahan yang berada di atas meja kedalam tungku pemurnian.
Tak ada keraguan bagi Yan Lan untuk memasukkan semua bahan bahan itu kedalam tungku pemurnian, karena selain mempunyai dasar yang kuat dalam memurnikan pil, Yan Lan juga di tunjang dengan kitab kuno pengobatan Alkimia dan Alkemis yang di berikan oleh leluhurnya Wong Xue.
Setengah jam telah berlalu, Yan Lan begitu sangat tenang dan menikmati dalam melakukan pemurnian pil itu, berbanding sebaliknya dengan ketua Hyo jin yang begitu sangat berhati hati dan bersusah payah mengeluarkan seluruh kemampuannya, mengingat waktu yang tersisa tinggal setengah jam lagi.
Yan Lan menyamarkan api surgawi yang di milikinya untuk membakar tungku, agar tak terlalu nampak di mata orang orang yang berada di dalam ruangan itu.
"Api apa yang di pakai Lan Yan untuk membakar tungku pemurniannya itu sehingga tak terjadi apa apa pada tungku yang ada di depannya, setahuku kalau cuma api yang di keluarkan oleh kultivator dengan kultivasi Qi awan bintang satu, belum cukup untuk memurnikan pil surga 9 bintang yang merupakan pil dengan pemurnian level 7," ucap tetua Feng Yin kepada ketua Qi Guo yang berada di sampingnya.
"Aku juga tidak mengetahuinya dengan pasti tetua Feng, sedari tadi hal ini juga yang menganggu pikiranku, mengapa Lan Yan begitu sangat tenang memurnikan pil surga 9 bintang tanpa adanya hambatan yang berarti.
Ketua Feng Yin menarik napasnya dalam dalam dan menghembuskannya keluar secara perlahan lahan.
"Semoga apa yang kita saksikan pada Lan Yan hanya sebuah tipu muslihatnya saja, kalau memang Yan Lan dapat membuat pil itu maka reputasi pagoda 9 di mata kekaisaran giok serta 12 klan akan jatuh," ucap ketua Feng Yin kembali.
"Kau tak usah berpikiran jauh seperti itu tetua Feng, tak mungkin bagi Lan Yan untuk memurnikan pil 9 bintang, kau tau sendiri Yan Lan bukanlah praktisi Alkemis tak seperti dengan ketua Hyo jin yang merupakan praktisi Alkemis level 9," jawab ketua Qi Guo.
Waktu yang di tentukan pun berakhir, terlihat ketua Hyo jin begitu sangat kelelahan dalam memurnikan pil surga 9 bintang.
Ketua Qi Guo dan tetua Feng Yin maju kedepan kearah di meja pemurnian pil surga 9 bintang yang baru saja di buat oleh ketua Hyo jin.
Ketua Hyo jin memperlihatkan 3 buah pil surga 9 bintang yang berada pada wadah khusus untuk di teliti tingkat kemurniannya oleh tetua Feng Yin dan ketua Qi Guo.
Ketua Qi Guo dan tetua Feng Yin mengumumkan hasil penelitiannya yang di saksikan oleh para tetua yang berada di dalam ruangan itu.
"Pil ini sangat sempurna pemurniannya, warnanya ungu terang dan di atas permukaan pil terdapat 9 buah bintang hitam yang menyebar ke seluruh permukaannya," ucap ketua Qi Guo.
"Sekarang kita akan melihat hasil pemurnian yang sudah di lakukan oleh Yan Lan," sambung tetua Feng Yin.
Ketua Qi Guo dan tetua Feng Yin menghampiri meja pemurnian Yan Lan.
"Kami berdua akan meneliti hasil pemurnian mu, di manakah pil yang telah kau murnikan itu," tanya ketua Qi Guo.
__ADS_1
"Pil itu masih di dalam tungku pemurnian ini," jawab Yan Lan.
"Kami tak bisa meneliti tingkat kemurniannya jika pil itu masih berada di dalam tungku, seharusnya kau mengeluarkannya sedari tadi agar kami bisa langsung meneliti ke murnian pil buatanmu itu, atau kau sengaja menaruhnya di dalam tungku pemurnian karena takut kau tak bisa memurnikan pil surga 9 bintang itu??" tanya ketua Qi Guo yang mulai terlihat jengkel pada Yan Lan.
Yan Lan segera menghentakkan telapak tangannya diatas meja maka tutup tungku pemurnian terbuka, Yan Lan segera mengambil wadah dan langsung menaruh pil yang berterbangan di udara ke dalam wadah yang telah di persiapkan olehnya.
"Silahkan ketua Qi Guo anda menelitinya," ucap Yan Lan.
Ketua Qi Guo dan tetua Feng Yin tak bisa menahan tawanya melihat 10 buah pil surga 9 bintang yang di buat dan di murnikan oleh Yan Lan, semuanya berwarna hitam tanpa ada 1 pil yang berwarna ungu.
Mendengar dan melihat ketua Qi Guo dan ketua Feng Yin tertawa terbahak bahak, membuat para tetua yang berada di dalam ruangan itu ikut ikutan tertawa, mereka meyakini jika Yan Lan telah gagal dalam melakukan pemurnian pil surga 9 bintang.
"Sudah ku katakan Lan Yan hanya menggertak dan tak punya kemampuan apa, dia cuma mengandalkan mulut besarnya saja untuk menantang ketua kita, dan selayaknya dia harus di hukum karena telah merendahkan martabat tertinggi pagoda 9," teriak Yan Lou memprovokasi para tetua yang lainnya.
"Betul itu saudara Yan Lou, kita harus segera menghukum murid yang tak tau sopan santun itu karena telah menghina ketua dan tetua pagoda 9," timpal yang lainnya.
Suasana di ruangan itu menjadi heboh dengan perkataan kasar dan hujatan kepada Yan Lan.
Zhao Quin yang tak tega melihat pemuda yang sangat di cintainya itu di caci maki di depan matanya, segera membalikkan badannya dan berjalan menuju pintu yang mengarah ke luar ruangan
Ada air matanya jatuh membasahi kedua pipi mulus Zhao Quin, entah apa yang berkecamuk di dalam pikirannya saat ini, hanya dia saja yang mengetahuinya.
"Ha..! Ha...! Ha...!"
Tiba tiba saja tawa Yan Lan menggema di dalam ruangan yang membuat seluruh ruangan terdiam dalam keheningan, Zhao Quin yang ingin keluar dari ruangan itu segera membalikkan badannya dan menatap ke arah Yan Lan. Begitu juga para tetua yang berada di dalam ruangan itu, mereka semua menatap tajam ke arah Yan Lan seperti ingin menguliti pemuda itu hidup hidup.
"Aku tak menyangka kalian semua yang merupakan praktisi Alkemis di dalam pagoda 9, tak tau jika pil dengan kwalitas terbaik itu terdapat selaput pembungkusnya!!" ucap Yan Lan.
Yan Lan segera melangkah ke arah ketua Qi Guo yang masih memegang wadah pil surga 9 bintang, dengan sekali kibasan tangan selaput pil yang membungkus pil surga 9 bintang menghilang.
Kini di atas wadah khusus yang berada di tangan ketua Qi Guo tampak 10 pil berwarna ungu terang di dalamnya.
"Apa? inikan pil surga 9 bintang," ucap ketua Qi Guo dan tetua Feng Yin bersamaan.
Mereka berdua seakan tak percaya melihat kenyataan yang ada di hadapan mereka, di mana pil surga 9 bintang yang di murnikan oleh Yan Lan lebih baik dari pada pil pemurnian yang di buat oleh ketua Hyo jin.
__ADS_1
"Bagai mana kita akan mengumumkan kekalahan ketua Hyo jin dalam pertandingan ini," ucap ketua Feng Yin.
"Entahlah tetua Feng, aku juga bingung untuk berkata kata, tak mungkin kita mengumumkan kepada semua tetua yang ada dalam ruangan ini jika ketua Hyo jin yang merupakan praktisi Alkemis tertinggi di benua permata hijau, kalah bertanding dalam memurnikan pil oleh seorang anak muda yang pernah gagal dalam melakukan ujian tes pemurnian pil pemulih stamina yang dilakukan oleh pagoda 9," jawab ketua Qi Guo.
"Karena Lan Yan mampu membuat pil surga 9 bintang di mana aku sendiri belum tentu bisa membuatnya, ini membuktikan bahwa memang ada orang yang sengaja mencurangi ujian tes yang kedua pada Yan Lan, aku harus segera mencari tau siapa pelakunya," batin tetua Feng Yin.
Sementara itu ketua Hyo jin yang merasa kelelahan langsung melakukan meditasi pemulihan diri, karena Qi yang berada di dalam tubuhnya telah banyak terkuras akibat melakukan pemurnian pil surga 9 bintang.
Ketua Qi Guo datang mendekati Yan Lan.
"Yan lan aku mewakili pagoda 9 meminta maaf dengan kecurangan yang terjadi dan semua tuduhan yang di arahkan padamu, aku secara pribadi meminta kebesaran hatimu untuk memaafkan kami semua," ucap ketua Qi Guo.
Yan Lan terdiam mendengar perkataan ketua Qi Guo, dalam benaknya saat ini ada rasa muak dengan kemunafikan para petinggi yang berada dalam lingkup pagoda 9.
"Yan Lan dari hasil pertandingan ini pil pemurnian mu lebih baik dari pil pemurnian yang di buat oleh ketua besar Hyo jin, jika aku mengumumkan kemenangan mu di depan mereka semua, martabat dan kesucian pagoda 9 akan hancur hari ini juga, aku minta padamu agar pertandingan ini di nyatakan seri agar nama pagoda 9 di mata kekaisaran giok dan 12 klan tetap suci dan terjaga dengan baik," ucap ketua Qi Guo kembali.
Yan Lan diam, dalam diamnya dia menerawang jauh kedepan. "Tak ada gunanya aku menghancurkan kesakralan pagoda 9, biarlah ini semua menjadi pelajaran bagi mereka agar tak mengulangi lagi dalam meremehkan orang yang di anggap tak punya kemampuan," batin Yan Lan.
"Baik lah Ketu Qi Guo, aku menerima saran mu itu asalkan kau segera memberi hukuman yang setimpal kepada pelaku yang mencurangi ku saat ujian tes di guild alkemis," jawab Yan Lan.
"Aku akan segera menemukan orang itu dan memberikan hukuman yang setimpal baginya," ucap ketua Qi Guo.
Ketua Qi Guo mengumumkan jika pertandingan pemurnian pil surga 9 bintang antara ketua Hyo jin dan Yan Lan di nyatakan seri.
Semua tetua yang berada dalam ruangan itu seakan tak percaya dengan keputusan ketua Qi Guo dan tetua Feng Yin, karena mereka berpikir dalam membuat pil pemulih stamina saja Lan Yan gagal, apalagi dengan pil surga 9 bintang yang merupakan pil dengan pemurnian level 7.
Tapi keputusan ketua Qi Guo dan tetua Feng Yin sudah mutlak dan tak bisa di ganggu gugat lagi.
Para tetua segera keluar dari ruangan itu, begitupun dengan Zhao Quin karena ada hal penting yang harus di bahas oleh ketua Qi Guo, tetua Feng Yin dan Yan Lan.
Ketua Hyo jin telah selesai melakukan meditasinya dan menanyakan hasil dari pertandingan itu.
Ketua Qi Guo tak bisa menjawab pertanyaan dari ketua besar Hyo jin, dengan ragu ketua Qi Guo memberikan wadah hasil pemurnian yang di lakukan oleh Yan Lan.
Mata ketua Hyo jin tertuju pada 10 buah pil surga 9 bintang yang berada dalam wadah didalam genggamannya.
__ADS_1
"Ini adalah pil surga 9 bintang dengan kemurnian yang sempurna, di mana pil ini lebih baik kwalitas pemurniannya dari pada pil yang telah ku buat, aku telah kalah dalam pertandingan ini," ucap ketua Hyo jin sambil menarik napas dalam dalam dan mengeluarkannya secara perlahan lahan.