
Tanpa disadari oleh Yan Ling, seorang pemuda melihat kejadian itu dari kejauhan, dia adalah Moge tunangan Yan Ling.
Moge menarik nafas dalam-dalam, dan menghembuskannya keluar secara perlahan-lahan.
"Walaupun aku menjadi tunangan mu Ling er, tetapi hatimu bukan untukku melainkan untuk Yan Lan, ini tak baik untukku dan dirimu," bisik Moge.
Moge meninggalkan tempat itu tanpa sedikitpun melihat ke arah Yan ling.
*****
Setelah 2 hari klan Glasier mengadakan pertemuan, tak ada keputusan yang berarti hingga membuat Yan Lan harus bertemu dengan ketua klan Glasier sendiri.
"Paman aku tak mempunyai waktu banyak untuk menanti keputusan dari paman, jika memang klan Glasier tak ingin pergi dari kota ini, aku terpaksa harus meninggalkan kota ini karena masih ada dua klan lagi yang harus ku datangi paman," ucap Yan Lan.
"Lan er, aku tak bisa memutuskan sepihak karena semua keputusan ini diambil secara bersama-sama melalui pertemuan antar petinggi klan, aku harap kau dapat memaklumi itu," jawab ketua Yan Lou.
"Jika itu keputusan paman, besok pagi aku akan pergi dari kota ini," ucap Yan Lan kembali.
Terlihat ketua Yan Lou menarik nafas dalam-dalam, kemudian menghembuskannya keluar secara perlahan-lahan, sebenarnya dia menginginkan jika klan Glasier dan kota kristal es berangkat ke istana giok untuk bergabung dengan ke kaisaran, akan tetapi para petinggi klan Glasier lebih menginginkan untuk bertahan di di dalam klan, dari pada bergabung dengan ke kaisaran giok.
Ketua klan Glasier tak mau mengambil keputusan sepihak, yang akan membuat buat perselisihan paham di dalam klan.
"Baiklah Lan er, semoga perjalananmu esok hari tak mendapat halangan dan rintangan yang berarti," jawab ketua Yan Lou.
Selesai berkata seperti itu, tiba-tiba saja lonceng tanda bahaya yang berada di dalam klan berbunyi.
"Ada apa ini, mengapa lonceng tanda bahaya berbunyi?" bisik ketua Yan Lou.
Ketua Yan Lou melesat keluar media mania yang di ikuti Yan Lan dari belakang.
Lapor ketua klan!!, para iblis telah memasuki kota kristal es," ucap salah seorang anggota klan.
"Apa!?? mengapa para iblis bisa menembus pelindung yang melindungi kota??" tanya ketua Yan Lou.
__ADS_1
"Entahlah ketua!!, kami juga belum mengetahuinya, yang pasti para iblis sedang menuju ke area klan, apa yang harus kita lakukan ketua!??" tanya anggota klan itu kembali.
"Cepat panggil ketua Mogi an, dan persiapkan semua anggota klan untuk bertempur dengan para iblis!!" perintah ketua Yan Lou.
Tak lama tetua Mogi an datang menghadap ketua klan.
"Ketua..!! para iblis jumlahnya lebih banyak 3 kali lipat dari semua anggota kita yang ada, kita tak mungkin menghadapinya karena banyak anak-anak dan wanita yang harus kita selamatkan terlebih dahulu," ucap Mogi an.
"Jika begitu, cepat bawa anak-anak dan wanita pergi dari tempat ini," perintah Mogi an.
"Paman ada baiknya seluruh wanita dan anak-anak, walaupun mereka mempunyai tingkat kultivasi dan tehnik beladiri, tak boleh ada satupun yang tertinggal di dalam klan, ini demi untuk menjaga keturunan klan Glasier tetap ada," ucap Yan Lan.
"Aku setuju dengan saran mu itu Lan er," ucap ketua Yan Lou singkat.
Seluruh tunggangan berupa burung, dikeluarkan seluruhnya untuk mengangkut para wanita dan anak-anak pergi ke kaisaran giok.
Lian ren dan Yan Ling sebenarnya tak ingin pergi dari klan, mereka berdua ingin membantu klan dalam menghadapi para iblis, akan tetapi perintah dari ketua Yan Lou tak dapat dibantah oleh mereka berdua, dan pada akhirnya mereka berdua pun mengikuti perintah ketua Yan Lou untuk pergi ke kaisaran giok.
Sementara itu tetua Mogi an dan putranya Moge, mengusulkan diri untuk menjaga anak-anak dan wanita dalam perjalanan menuju ke kaisaran Giok, hal ini membuat Yan Lan marah pada mereka berdua.
Kalian tak usah menjaga wanita dan anak-anak, karena ada bibi Lian ren dan Yan Ling yang akan menjaga mereka semua, jadi kalian berdua harus ikut dalam pertempuran melawan pasukan iblis!!" ucap Yan Lan penuh ketegasan.
Mereka berdua pun akhirnya tinggal untuk bertempur dengan para iblis.
Yan Lan dan ketua mengatur strategi untuk menghadapi para pasukan iblis, pasukan pemanah dipersiapkan dan ditaruh di tempat-tempat strategis untuk melakukan serangan jarak jauh, begitupun dengan pasukan kan pedang dan tombak diposisikan di depan.
Sementara itu elang raksasa yang masih tersisa, membawa 10 prajurit pemanah di punggungnya, bersembunyi di bagian belakang pasukan serang sambil menunggu aba-aba dari Yan Lan.
Mereka semua bersembunyi sambil menunggu para prajurit iblis memasuki area klan.
Apa yang dinantikan datang juga, para iblis langsung masuk ke dalam area klan, dan menghancurkan beberapa bangunan yang ada di depan.
"Cari mereka semua, jangan sampai ada yang lolos!! jika ada yang melawan, bunuh..!!" teriak tetua Dong Wung.
__ADS_1
Para prajurit iblis langsung menyebar, akan tetapi mereka tak menemukan para anggota klan yang ada.
"Mengapa tak ada satupun orang yang berada di dalam klan ini? apakah mereka semua telah pergi!?" tanya komandan iblis Renhard kepada tetua Dong Wung.
"Entahlah komandan aku juga bingung memikirkannya, sementara kota cristales dipenuhi dengan penduduk kota, akan tetapi klan Glasier yang menjadi tujuan kita semua anggotanya menghilang," ucap tetua Dong Wung.
Pembicaraan mereka berdua terhenti, karena tiba-tiba saja ratusan anak panah melesat ke arah pasukan iblis, yang membuat banyak pasukan iblis terkena anak panah dan mati ditempat.
"Cepat gunakan tameng kalian, mereka ada di angkasa!!" teriak komandan Renhard.
Belum lagi habis rasa keterkejutan karena serangan mendadak itu, tiba-tiba saja 6 portal terbuka, dimana seluruh anggota klan yang menggunakan pedang dan tombak berada langsung menyerang ke arah pasukan iblis.
Dari tiap-tiap atap bangunan klan, dimana para prajurit anggota klan pemanah bersembunyi, mereka semua langsung mengarahkan anak panah ke target sasaran, yang nampak terlihat oleh mereka.
Semua strategi yang terapkan oleh Yan Lan dan ketua Yan lou, membuahkan hasil, para prajurit iblis dan komandannya dibuat kelabakan menghadapi serangan dari prajurit anggota klan, komandan Renhard dan tetua Dong Wung tak menduga jika klan Glasier yang dianggapnya lemah ternyata sangat tangguh dalam bermain strategi.
"Mundur....!!" teriak komandan Renhard.
"Apa yang kau lakukan komandan? mengapa prajurit kita kau suruh untuk mundur?"tanya tetua Dong Wung.
"Kita tidak bisa maju dengan keadaan seperti ini, kita mundur bukannya kita kalah, melainkan kita akan membuat strategi untuk kembali menyerang klan Glasier, kita akan bertahan di dalam kota kristal es," jawab komandan Renhart.
"Baik jika itu maumu komandan!! kita akan mundur sekarang!!" ucap tetua Dong Wung.
Melihat para iblis mundur, Yan Lan segera meminta kepada seluruh anggota klan untuk mengejarnya.
"Jangan biarkan mereka lolos untuk menghimpun kekuatan, inilah saatnya bagi kita untuk menghancurkan iblis yang telah menyerang klan," teriak Yan Lan.
"Tunggu!!, jangan ada yang mengejar!! kita tak tahu jika para iblis juga mempunyai rencana untuk penjebak kita di dalam kota, lebih baik kita menyusun strategi kembali!!" teriak tetua Mogi an.
"Tetua Mugi an, kemenangan yang sudah ada di dalam genggaman, jangan kau buat hilang!!, kau hanya akan memperkeruh suasana kemenangan ini, ingat jika sampai para iblis kembali menyusun kekuatannya, akan kupastikan kita tak akan sanggup untuk menghentikannya," ucap Yan Lan.
"Diam kau anak muda!! kau hanya bocah ingusan yang baru lahir kemarin!!, Aku tak ingin seluruh anggota klan ini mati gara-gara mengikuti perintah mu, ingat anak muda kau bukan siapa-siapa di sini dan juga bukanlah salah seorang petinggi klan, ingat anak muda kau punya batasan disini aku yang lebih berkuasa untuk memberikan perintah pada ke klan ini!!" ucap ketua Mogi an.
__ADS_1
Yan Lan benar-benar kesal dan kemudian meninggalkan tempat itu, dan ketua klan tak biasa berbuat apa apa.