PENDEKAR MATA LANGIT

PENDEKAR MATA LANGIT
Menjadi jendral perang langit.


__ADS_3

Semakin memasuki ke kedalaman hutan, ketiga putri semakin merasakan aura energi dari sebuah kekuatan yang tak terbatas, kekuatan itu berasal dari para binatang buas yang berada di kedalaman hutan tersebut.


"Adik, sedari tadi aku melihatmu begitu sangat muram, apakah yang telah mengganggu hatimu, sehingga tak ada lagi keceriaan yang terlihat di wajahmu?" tanya putri Qian Qin.


"A..a..aku hanya kelelahan saja kak Qian Qin, mungkin aku terlalu lelah dalam melakukan perjalanan ini, hingga membuatku kehilangan konsentrasi," jawab putri Limudza yang berusaha untuk memasang muka cerianya.


Melihat hal itu, putri Bilqis yang sedari tadi diam, akhirnya mengernyitkan dahinya. Sepanjang perjalanan memasuki kedalaman hutan, putri Bilqis yang selalu memperhatikan gerak-gerik serta perubahan raut wajah adiknya itu, menjadi sangat khwatir dengannya, karena selama ini putri Bilqis mengetahui jika keseharian putri Limudza adalah wanita yang ceria.


"Kita istirahat disana, sepertinya gua itu sangat aman untuk kita beristirahat," ucap putri Qian Qin sambil menunjuk ke arah sebuah gua yang ada dihadapannya.


"Biar aku yang memeriksa gua itu kak," ucap putri Limudza sambil melesat pergi menuju ke arah Gua.


Perginya putri Limudza untuk memeriksa keadaan gua, memberikan kesempatan bagi putri Bilqis dan putri Qian Qin untuk berdiskusi.


"Sepertinya Limudza mempunyai sesuatu yang disembunyikan dari kita berdua, tapi dia enggan untuk menceritakannya kepada kita tentang masalah itu," ucap putri Bilqis.


"Kau benar, dan aku rasa binatang-binatang buas hutan ini tak ingin mendekati kita, semua itu pasti ada hubungannya dengan adik kita ini," ucap putri Qian Qin.


"Kak Qian Qin, mungkin ada baiknya jika kita menanyakan hal itu padanya, dan kurasa dia akan menjawabnya jika kita berdua mendesaknya," ucap putri Bilqis.


"Tidak! lebih baik kita diam dan tak mengungkit masalah itu, sampai Limudza yang mengatakannya sendiri," jawab putri Qian Qin.


Tak lama berselang putri Limudza datang setelah memeriksa keadaan gua yang akan di tuju.


"Goa itu aman" ucapnya singkat.


"Jika begitu halnya, kita segera kesana untuk memulihkan kondisi tubuh," ucap putri Qian Qin.


Sebelum memasuki gua tiba-tiba saja ribuan binatang buas yang ada di dalam hutan berlarian untuk mengepung mereka bertiga, Debu begitu sangat pekat hingga menutupi pandangan mata ketiga putri itu.


Ketiganya terkejut menyaksikan begitu banyak binatang buas yang mengepung, dengan berbagai macam rupa dan bentuk.


"Bersiaplah kita akan menghadapi sebuah pertempuran dengan semua binatang buas ini," ucap putri Qian Qin dengan memasang kewaspadaan tingkat tinggi.


Kembali mereka bertiga di kejutkan dengan kehadiran 5 binatang raksasa yang datang dari udara, 5 binatang besar itu adalah Kera raksasa, Banteng raksasa, singa raksasa, serigala raksasa dan burung Phoenix raksasa.


Ke 5 binatang raksasa itu merupakan para pemimpin binatang buas yang ada di dalam hutan itu.


"Kami memberi hormat pada Ular kuno Dewa pelangi," ucap mereka berlima.

__ADS_1


Sontak putri Qian Qin dan putri Bilqis saling berpandangan, mendengar perkataan kelima binatang raksasa yang mengeluarkan aura yang sangat kuat di dalam tubuhnya.


Putri Limudza maju kedepan dan berkata, "Aku terima salam dari kalian semua, dan ku harap kalian semua dapat melindungi kami bertiga dari orang orang yang akan mengejar kami kedalam hutan ini," jawab putri Limudza.


"Jangan kuatir, tak ada satu dewa dan iblis pun yang akan selamat jika mereka memaksa masuk kedalam hutan ini," ucap kera raksasa.


Kini putri Bilqis dan putri Qian Qin akhirnya menyadari jika di dalam tubuh putri Limudza, terdapat tubuh binatang kuno ular Dewa pelangi, yang membuat mereka berdua diuntungkan dalam hal itu.


Selain tak jadi melakukan pertempuran dengan seluruh binatang buas yang ada di dalam hutan itu, ke 5 pemimpin binatang buas yang ada malah menyanggupi untuk melindungi mereka bertiga dari pengejaran Dewa seiryu dan para perajurit iblisnya.


Tak berselang lama, tiba tiba gejolak alam seketika itu berubah derastis, hutan yang menjadi kediaman ribuan binatang buas seketika bergetar dengan hebatnya.


"Apa yang terjadi, mengapa tempat ini seperti akan terjadi gempa yang sangat besar!!" tanya putri Limudza.


"Gejolak alam ini menandakan jika telah lahir jendral langit, yang kekuatannya lebih besar berkali kali lipat dari jendral langit sebelumnya," ucap burung Phoenix raksasa.


"Kak Yan Lan!!" pekik putri Qian Qin.


"Ada apa dengan kak Yan lan?" tanya putri Bilqis penasaran.


"Kak Yan Lan telah menjadi seorang Dewa dan mempunyai kedudukan sebagai jendral tertinggi langit," jawab putri Limudza.


*****


Yan Lan telah menebus tingkat Dewa, darah manusia yang melekat di tubuhnya pun telah menghilang.


Yan Lan keluar dari dalam satu ruangan di dalam kuil suci, dengan memakai baju perang lengkap yang melekat di tubuhnya.


Tampak Kaisar langit, Dewa suci dan Dewi Zhao Quin, telah menunggu kedatangannya dari dalam ruangan itu.


"Hormatku pada kaisar langit" ucap Yan Lan sambil menggenggam tinjunya memberi hormat.


"Aku terima hormatmu jendral!!" dan aku sangat berterimakasih karena kau telah mau menjadi jenderal perang langit, kita akan bersama-sama menjaga ketentraman nirwana dari gangguan para iblis dan apapun bentuknya, yang akan menghancurkan nirwana," ucap kaisar langit.


Yan Lan menganggukkan kepalanya, kemudian diapun berkata "Yang mulia aku minta ijin untuk mencari Dewa seiryu dan akan membawanya keistana langit, untuk di adili, dan aku juga akan mencari ke tiga istriku yang telah di sekap oleh Dewa seiryu".


"Pergilah jendral, aku tunggu keberhasilan mu untuk membawa kembali Dewa seiryu hidup atau mati," ucap kaisar langit.


"Saya siap menerima perintah!!" ucap Yan Lan mantap.

__ADS_1


Setelah berkata seperti itu, Yan Lan pamit kepada dewa suci dan melangkah pergi tanpa menoleh sedikitpun ke arah Dewi Zhao Quin.


Zhao Quin tak dapat berkata apa apa, saat Yan Lan melintas dihadapannya.


Melihat kesedihan di wajah Dewi Zhao Quin, Dewa suci segera menepuk pundaknya. "Saat ini bukanlah waktu yang tepat untuk membahas kelanjutan hubungan mu dengan Yan Lan, biarkan dia menyelesaikan tugas pertamanya dari sang kaisar langit".


"Saya mengerti Dewa, aku akan membahasnya kelak," Jawab Zhao Quin.


Sementara itu di benua semesta biru, Yan Lan yang telah menerobos ketingkat Dewa, ikut berdampak pada Qilin yang telah menembus batasannya. Diapun berpamitan kepada kedua sahabatnya untuk kembali ke nirwana.


"Aku telah di panggil oleh kaisar langit, untuk menemani jendral perang langit kembali, dan mungkin hari ini adalah hari terakhir kita bertemu, aku sangat senang bisa bersama sama dengan kalian berdua selama di dunia ini," ucap Qilin.


"Kami berdua juga sangat senang bisa bertemu denganmu dan menjadi sahabat, kami berharap kita bisa bertemu kembali di masa depan, walaupun hal itu sangatlah tidak mungkin terjadi, pergilah sahabatku..., nirwana sangat membutuhkan dirimu," ucap Qing ruo.


"Aku pasti akan sangat merindukan sahabat sepertimu Qilin," ucap Cencen sambil memeluk Qilin.


Akhirnya Qilin pergi meninggalkan Cencen dan Qing ruo menuju ke nirwana. Tubuh Qilin melesat cepat ke angkasa dan tak lama kemudian tubuhnya berubah menjadi Meteor dan terus melesat cepat, hingga hilang diantara bintang bintang yang bertaburan di angkasa.


*****


Di tempat lain, pernikahan yang terjadi antara Yun er dan ketua sekte 1000 pedang secara sembunyi sembunyi, akhirnya membuahkan benih di perut Yun er.


Ketua Huang Xu dan Erlang Mo kini semakin dapat menguasai istana Giok dari dalam, usaha mereka untuk mempengaruhi para petinggi istana Giok dapat di bilang berhasil, karena satu persatu para petinggi istana Giok mulai ikut membelot, dalam menggulingkan kekuasaan kaisar Giok yang sekarang.


Karena kesibukannya di luar sekte, membuat ketua Huang Xu jarang sekali berada di dalam sekte, dan bahkan untuk bertemu dengan Yun er pun jarang, yang membuat Yun er kembali merasa kesepian di dalam sekte yang besar itu.


Suatu malam di saat semua telah terlelap dalam tidur, sebuah cahaya hitam sebesar genggaman tangan orang dewasa datang menghampiri Yun er yang tengah tertidur lelap.


"Aku akan menitis kedalam perut wanita hamil ini, agar di masa depan aku akan membalaskan semua yang telah Yan Lan lakukan padaku, dengan menghancurkan seluruh keturunan nya!!" ucap roh jiwa penyihir kegelapan.


Tak lama kemudian cahaya hitam itu berputar putar sesaat di dalam kamar ketua Huang Xu, dan tak lama kemudian cahaya itu melesat cepat ke arah perut Yun er.


Yun er yang tertidur seketika tersentak, merasakan ada sesuatu yang salah di dalam perutnya.


"Mengapa perutku menjadi seperti ini, janin muda di dalam perutku seperti bergerak gerak, padahal umur janin itu baru satu bulan lamanya," batin Yun er.


Tak berapa lama kemudian, perut Yun er mulai tenang kembali yang membuatnya dapat bernapas lega.


Bersambung

__ADS_1


Author hanya menulis 1 episode hari ini, besok author nulis 2 episode kembali.


__ADS_2