
Di dalam menara falan Ketua Hyo jin dan ketua menara falan yang bernama Qi Guo membahas masalah mengenai mengapa pertarungan antar murid terjadi dan tanpa sepengetahuan para tetua yang melingkupi pagoda 9.
Dan akhirnya para ketua itu mengetahui sumber pemicunya adalah pemuda yang bernama Lan Yan.
Dari beberapa sumber yang ada termasuk dari perkataan tetua Yan Lou di mana beberapa masalah besar tercipta, semua itu karena perbuatan pemuda yang bernama Lan Yan.
Hal ini membuat ketua Hyo jin dan ketua Qi Guo memutuskan akan mengeluarkan Yan Lan dari murid luar pagoda 9.
"Aku sependapat dengan mu kakak Hyo jin, lebih baik kita membuang 1 buah yang busuk di dalam 1 keranjang, dari pada 1 keranjang tertular busuknya," ucap ketua Qi Guo.
Ketua Hyo jin menganggukkan kepalanya menyetujui perkataan ketua Qi Guo.
Yan Lan datang sendiri menghadiri undangan ketua Hyo jin di dalam menara falan, sementara
Yan Ling tak bisa menemaninya karena kondisi fisiknya yang masih belum sembuh total.
Di dalam sebuah ruangan telah duduk ketua Hyo jin, yang mana di samping kanan ketua Hyo jin duduk ketua Qi Guo dan di sebelah kirinya duduk tetua Feng Yin.
Ada pun beberapa tetua petinggi pagoda 9 yang duduk disana, termasuk tetua muda Yan Lou dan murid utama pagoda 9 Zhao Quin.
"Ternyata aku akan di sidang hari ini dan mereka semua telah mempersiapkannya, firasatku mengatakan jika akan ada hal buruk yang akan terjadi di dalam ruangan ini," batin Yan Lan.
Yan Lan memasuki ruangan itu dengan melewati beberapa tetua petinggi pagoda 9, dan langsung menuju ke arah ketua Hyo jin.
Yan Lan menggenggam tinjunya memberi hormat kepada ketua besar Hyo jin yang merupakan ketua puncak di dalam pagoda 9.
Ketua Hyo jin dengan suara seraknya mulai berbicara di dalam ruangan itu.
"Karena peristiwa pertarungan antara 2 calon murid inti pagoda 9 yang membuat mereka terluka, dan peristiwa pembunuhan di dalam bukit roh, serta pelecehan murid wanita disana, Aku memutuskan akan mengeluarkan Lan Yan dari murid luar pagoda 9, dan akan di kembalikan dengan tidak hormat ke klan Glasier," ucap ketua Hyo jin.
"Mengapa semua ketua dan tetua di dalam ruangan ini menyudutkan ku? sementara mereka hanya memperoleh informasi dari 1 sumber saja!?, dan aku tau pelaku di belakang ini semua adalah tetua Dong Wung dan putranya Dong Kun serta tetua menara falan Yan Lou, aku tak boleh mengalah kali ini aku tak mau di cap sebagai orang yang paling bersalah di benua permata hijau," batin Yan Lan.
"Tidak mengurangi rasa hormat saya kepada anda ketua, apakah masalah ini benar benar di lakukan oleh ku!? apakah ada saksi hidup yang benar benar telah melihat jika aku melakukan hal yang telah di tuduhkan padaku ini??" tanya Yan lan.
__ADS_1
Para tetua di dalam ruangan itu saling berbisik bisik dan saling berpandangan mendengar pembelaan Yan Lan pada dirinya sendiri.
"Pagoda 9 terkenal dengan kejujuran dan ke arifan ketua dan tetuanya, tapi mengapa masalah ini seperti sengaja memfitnah ku sebagai orang yang sangat bersalah!?, sementara kelakuan salah satu tetuanya sendiri tak terpuji dan tak mau disalahkan, dimana dia sengaja mencurangi muridnya sendiri pada saat ujian tes yang ke 2 sedang berlangsung!!" sambung Yan lan tegas.
"Maksudmu anak muda?" tanya ketua Hyo jin.
"Ada tetua di dalam ruangan ini yang sengaja melakukan hal curang saat ujian tes yang ke 2 padaku, dengan sengaja meretakkan tungku pemurnian di saat ujian tes sedang berlangsung, itu hanya sedikit contoh kecil saja, yang menjadi permasalahan besarnya sekarang adalah mengapa tuduhan yang terjadi semua tertuju padaku sementara aku tak pernah melakukan perbuatan itu, coba tanyakan lagi pada murid murid yang terluka di dalam bukit roh termasuk para wanitanya, apakah aku pernah melecehkan dan melukai mereka!!?" jawab Yan Lan dengan nada meninggi.
"Lancang..!!" hardik Yan Lou.
"Berani sekali kau berbicara seperti itu kepada ketua Hyo jin, dan merendahkan para ketua dan tetua pagoda 9," sambung Yan Lou.
Ketua Hyo jin mengangkat tangan kanannya keatas yang membuat ketua Yan Lou terdiam dan kembali ketempat duduknya.
"Aku tak merasa ada tetua pagoda 9 yang meretakkan tungku pemurnian mu, karena saat ujian tes berlangsung, aku juga berada disana. Semua itu murni karena kau sendiri yang tak sanggup melakukan tes pemurnian itu," ucap ketua Hyo jin.
"Ha..ha..ha..!!, kau terlalu meremehkan ku ketua Hyo jin!?, bagiku pemurnian level tingkat rendah seperti itu tak berarti apa apa, dengan menutup mata sekali pun aku dapat membuatnya," ucap Yan Lan sengit.
Yan tak takut dalam membela dirinya di dalam ruangan itu walau apa pun hasil keputusannya nanti, karena Yan Lan merasa tak melakukan apa yang telah di tuduhkan para ketua dan tetua padanya.
Ketua Hyo jin memukul meja yang ada di hadapannya hingga hancur berkeping keping.
Semua tetua yang menyaksikan amarah ketua Hyo jin segera berdiri dari duduknya.
Terlihat para tetua yang ada di dalam ruangan menatap tajam ke arah Yan Lan, ingin rasanya mereka mencabik cabik mulut besar pemuda yang tengah berdiri di hadapan mereka, karena secara langsung telah menghina ujian tes yang ke 2, yang membuat ketua Hyo jin murka.
"Jika kau memang mempunyai bakat di bidang alkemis, kau pasti akan bisa lolos dari ujian tes itu tapi kenyataannya kau bisa ngomong besar saja," ucap ketua Hyo jun menahan amarah.
"Aku tak asal ngomong ketua Hyo, kalau kau tak percaya dengan jalan Alkemis yang ada padaku, aku menantang mu untuk memurnikan "Pil surga 9 bintang" Itu juga kalau kau berani!!," jawab Yan Lan dengan tatapan tajam ke arah ketua Hyo jin.
Di sisi lain Zhao Quin yang melihat Yan Lan menantang ketua Hyo jin yang merupakan praktisi Alkemis tingkat 9, menjadi sangat gelisah.
"Apa yang kau lakukan kakak Yan Lan? mengapa kau sangat ceroboh dengan menantang ketua Hyo jin," batin Zhao Quin.
__ADS_1
"Ha...ha...ha...!!, aku salut dengan ke beranian mu anak muda, baik!! aku akan bertanding denganmu untuk memurnikan pil surga 9 bintang," jawab Hyo jin.
"Karena anda adalah senior Alkemis pagoda 9, maka dari itu aku ingin membuat 3 aturan dalam pertandingan ini, yang pertama jika pertandingan ini seri maka akulah pemenangnya, dan anda harus mencari tau siapa tetua yang sudah mencurangi ku, yang kedua pemurnian itu hanya boleh di lakukan selama 1 jam dan tidak boleh lebih, dan yang ke tiga jika aku kalah maka aku akan keluar dari pagoda 9 dan siap mempertanggung jawabkan semua kesalahan yang dituduhkan padaku," ucap Yan Lan.
"Mengapa anak muda ini begitu percaya diri?, dan aturan yang ke 2 itu mustahil untuk di lakukan karena pemurnian pil surga 9 bintang memerlukan waktu yang cukup lama, tapi semua itu tak masalah bagiku mengingat anak muda ini kultivasinya masih berada pada Qi awan bintang 1, sementara untuk memurnikan pil surga 9 bintang memerlukan tingkat kultivasi paling tidak di Qi saint bintang 2," batin ketua Hyo jin.
"Tak mungkin Lan Yan mempunyai sesuatu berupa artefak atau tehnik kuno dalam membantunya melakukan pemurnian pil itu, dan aku yakin anak muda ini hanya menggertak saja," sambung ketua Hyo jin kembali.
Yan Lan perlahan mendekati ketua Hyo jin.
"Bagaimana ketua Hyo jin, apakah anda setuju dengan aturan yang kubuat?" tanya Yan Lan.
"Ha..ha..ha...!!, aku tak mempermasalahkan aturan yang telah kau buat, baiklah Lan Yan aku juga tak sabar untuk melihat kemampuanmu itu," jawab ketua Hyo jin.
Yan Lan dan ketua Hyo jin menaiki sebuah altar yang telah di persiapkan oleh para tetua menara falan.
"Silahkan Lan Yan kau memilih tungku pemurnian yang ada disini," ucap ketua Hyo jin sambil memperlihatkan koleksi tungku yang ada di dalam menara falan.
"Aku akan mempergunakan tungku pemurnian ku sendiri," jawab Yan Lan sambil mengeluarkan tungku pemurnian yang ada di dalam cincin ruangnya.
"Bukankah cincin itu pusaka penyimpanan ruang yang sangat melegenda?, mengapa bisa ada pada anak muda itu," batin ketua Hyo jin.
Mata Hyo jin tiba tiba terbelalak menyaksikan tungku pemurnian Yan Lan yang di keluarkannya dari cincin ruangnya.
"Apa aku tak salah lihat? bukankah itu tungku pemurnian Yin yang telah lama menghilang!! mengapa tungku itu bisa berada di tangan Lan Yan!??" batin ketua Hyo jin kembali.
Ketua Hyo jin mulai merasa resah dengan pertandingan pemurnian pil surga 9 bintang yang akan segera berlangsung. Ketua Hyo jin tak menyangka jika Yan Lan mempunyai tungku pemurnian Yin, yang mana tungku itu dapat memurnikan pil dengan pemurnian level 10.
"Aku tak boleh kalah dari anak muda ini, harga diri pagoda 9 kini berada di tanganku," batin ketua Hyo jin.
Di sisi lain Yan Lan melihat keraguan di wajah tua ketua Hyo jin.
"Aku tau kau menyembunyikan kegelisahan mu ketua Hyo, dan di pertandingan kali ini aku akan mengejutkan mu," batin Yan Lan.
__ADS_1
Vote nya dong biar author semangat dalam menulis✌️