
"Adik, berhati hatilah ada kultivator yang mempunyai kekuatan besar yang kini mengarah pada mu," ucap Logan yang berada di alam batin yan Lan.
"Terimakasih kak Logan atas informasinya," jawab Yan Lan.
Putri Bilqis yang juga merasakan energi besar yang mengarah ke tempatnya berada, begitu sangat khwatir akan keselamatan seluruh rombongannya.
"Bukankah ini aura prajurit hantu yang di miliki oleh bangsawan Fang, jangan-jangan semua ini adalah rencananya, dalam menghancurkan Yan Lan dan semua pengikutnya," batin putri bilqis.
"Kak Yan Lan, aku merasakan kekuatan perajurit hantu yang mengarah ketempat ini, pasti di belakang ini semua ada campur tangan bangsawan Fang di dalamnya," ucap putri Bilqis.
Yan Lan menganggukkan kepalanya, dan berkata, "Tak hanya prajurit hantu yang datang ketempat ini, bangsawan Fang juga telah menuju ketempat ini, bersama dengan seorang kultivator ranah tingkat alam emperor puncak dan ranah tingkat Qi alam puncak. Apakah kau mengetahui tentang seorang kultivator yang memiliki kekuatan alam emperor puncak di benua semesta biru ini?" tanya Yan Lan.
Putri Bilqis yang masih terkejut dengan adanya kultivator ranah tingkat emperor puncak yang akan menuju ketempatnya berada, dengan sedikit gugup menjawab pertanyaan yan lan.
"Sewaktu aku masih kecil memang ada seorang yang memiliki kekuatan ranah tingkat Qi alam emperor, dan tak kusangka jika orang tersebut telah memiliki kekuatan di ranah tingkat Qi alam emperor puncak, dia adalah leluhur dari bangsawan Fang yang tak pernah keluar dari tempat pertapaannya, dia selalu bermeditasi untuk dapat menembus batasan nya yaitu menjadi seorang yang abadi, aku tak tahu apakah orang yang mempunyai kekuatan diranah emperor puncak, merupakan leluhur dari bangsawan Fang," jawab putri bilqis.
"Jika memang dia, maka hari ini akan ada pertarungan besar disini, biar bagaimanapun aku telah membunuh Fang Lang yang merupakan garis keturunan keluarga Fang, aku ingin kau pergi bersama Cencen ke sekte pasir es, karena dari ketiga pengikutku tingkat kultivasi Cencen yang paling rendah, jika kau pergi bersamanya ke sekte pasir es maka kau tak akan dalam bahaya, mereka tak mungkin mengincar mu yang merupakan putri dari raja cahaya nirwana," ucap Yan Lan.
"Aku tak mungkin meninggalkanmu kak Yan Lan, aku akan ikut bertempur melawan mereka semua," ucap putri Bilqis.
"Qis er aku tak pernah meminta sesuatu hal padamu, tapi kali ini aku ingin kau mengikuti keinginanku untuk pergi ke sekte pasir es bersama Cencen," ucap Yan Lan.
Melihat keseriusan di wajah kekasihnya, membuat putri Bilqis tak bisa berbuat apa apa, walau berat hati diapun mengiyakan keinginan Yan Lan.
Sementara itu Cencen yang terus menghabisi prajurit berbaju hitam, di kejutkan dengan suara Yan lan di alam batinnya, yang menyuruhnya untuk masuk dalam kereta.
Dengan cepat Cencen masuk kedalam kereta kuda tempat keberadaan Yan Lan dan putri Bilqis.
__ADS_1
"Tuan muda memanggil saya?" tanya Cencen.
"Benar, aku memanggilmu. Cencen aku ingin kau membawa putri Bilqis ke sekte pasir es, ini semua demi keselamatannya dari efek pertarungan yang akan terjadi," ucap Yan Lan.
"Baik tuan muda, aku akan membawa putri Bilqis ke sekte pasir es," ucap Cencen.
Cencen sebenarnya tak ingin pergi dari tempat itu, dia ingin bertarung bersama kedua sahabatnya, akan tetapi perintah Yan Lan tak bisa di bantahnya sehingga diapun terpaksa melakukannya. Dengan berat hati Cencen memacu kereta kudanya untuk meninggalkan tempat itu menuju ke sekte pasir es.
Setelah kepergian Cencen dan putri Bilqis, Yan Lan beserta kedua pengikutnya segera melesat pergi untuk mencari tanah lapang yang cukup luas.
Setelah mendapatkan tanah lapang yang cukup luas, Yan Lan beserta kedua pengikutnya berhenti disana, untuk menantikan ke 3 kultivator bersama ratusan prajurit hantu yang mengejarnya.
Ketiga kultivator itu kini muncul di hadapan Yan Lan, dia adalah leluhur keluarga Fang yang bernama Fang Chu, Bangsawan Fang Ji dan jendral kerajaan cahaya nirwana Hyun Joong.
"Akhirnya aku menemukanmu Yan Lan, kau harus membayar kematian putraku dengan nyawamu!!" teriak Bangsawan Fang.
"Dan kau juga harus membayar atas rasa malu yang telah kau berikan padaku, saat pertarungan kita waktu itu," timpal jendral Hyun Joong.
Leluhur Fang Chu sedikit menaikan alisnya mendengar perkataan Yan Lan, dan kagum atas keberanian anak muda yang ada di hadapannya itu, karena tak takut dengan keberadaan dirinya yang merupakan kultivator ranah Qi alam emperor.
Karena dendam yang sangat membara di dadanya, membuat bangsawan Fang Ji langsung menyuruh pasukan hantu yang di milikinya, untuk menyerang Yan Lan dan pengikutnya.
Pasukan hantu sendiri merupakan pasukan elit yang terbentuk, yang terpilih dari yang terbaik dari seluruh pasukan yang ada di kerajaan cahaya nirwana, kemudian di latih khusus untuk menjadi seorang pembunuh yang handal.
Jumlah mereka hanya sekitar 200 perajurit saja, yang rata rata telah mencapai tingkat kekuatan diranah Qi saint, karena di latih khusus di bawah bimbingan bangsawan Fang Ji.
Mendengar perintah dari bangsawan Fang Ji, seluruh pasukan hantu langsung melesat cepat ke arah Yan Lan.
__ADS_1
"Persiapkan diri kalian untuk melakukan pertempuran, Qing ruo, aku membutuhkan belati bulan sabit mu untuk menghabisi prajurit hantu itu," ucap Yan Lan.
"Baik tuan muda," jawab Qing ruo.
Saat para prajurit hantu mulai mendekat dengan Yan Lan, dengan kecepatan yang dimilikinya para prajurit hantu seketika menyebar. Disaat itu Yan Lan masih diam, dan pada saat semu prajurit hantu telah masuk dalam area tehnik yang akan di gunakannya, Yan Lan segera berteriak....
"Qing ruo ku serahkan mereka semua padamu...!!" teriak Yan Lan.
Yan Lan menjejakkan kaki kananya ketanah dan berucap...."Tehnik Gravitasi"
Seluruh prajurit hantu seketika terangkat keatas tanpa bisa mengerakkan tubuhnya, dengan cepat Qing ruo melesakkan belati bulan sabitnya...
"Meteor pegasus...!!" teriak Qing ruo.
Belati yang sedari tadi berputar di udara, kini melesat sangat cepat, dengan cahaya putih yang menghiasi nya.
Zleep.. zleep.. zleep..
Crash...
Belati bulan sabit membantai pasukan prajurit hantu yang mencoba menyerang ke arah Yan Lan, Tak ada satupun dari prajurit itu yang dapat terbebas dari serangan belati bulan sabit Qing ruo.
Darah membanjiri tanah lapang itu, tubuh prajurit hantu kini berserakan di sana sini di atas tanah lapang itu, tubuh mereka potong-potong dengan potongan yang sangat halus, yang semakin membuat bangsawan Fang Ji semakin murka dan langsung menyerang ke arah ah Yan Lan.
Jendral Hyun Joong tak tinggal diam, dia Lang mengikuti bangsawan Fang Ji untuk menyerang ke arah Yan Lan, akan tetapi serahkan mereka berdua telah dihadang oleh Qilin dan Qing ruo, hingga pertarungan pun terjadi.
Jual beli serangan tak terelakkan, Qing ruo kali ini menghadapi jendral Hyun Joong, sementara bangsawan Fang Ji menghadapi Qilin yang merupakan binatang Surgawi. Pertarungan itu terus berlangsung hingga pagi menjelang.
__ADS_1
Sementara itu Yan Lan yang mengambang di udara, saling berhadapan dengan orang terkuat di benua semesta biru, yaitu Fang Chu yang memiliki kekuatan di ranah tingkat Qi alam emperor puncak.
Bersambung.