
Setelah mengucapkan rasa trimakasih pada sahabat yang telah menyelamatkannya dari maut, Yan Lan segera menelan sebuah pil dan kembali bangkit berdiri.
"Jatayu berikan artefak ini pada Leo untuk membebaskan Biyao dari dalam sana" ucap Yan Lan.
Jatayu melihat artefak yang begitu sangat di takuti nya kini berada di tangan Yan Lan, ingin rasanya Jatayu segera menyerang ketua Tiatiau yang selama ini telah menindasnya, karena tak ada lagi yang perlu di takutinya dari ketua itu.
Akan tetapi perintah Yan Lan untuk membawa artefak itu kepada leo, juga tidak bisa di abaikan olehnya.
Dengan menahan amarahnya Jatayu pergi meninggalkan tempat itu dan pergi menuju kearah di mana Leo beristirahat, untuk memberikan artefak titipan Yan Lan.
Setelah sepeninggalan Jatayu, Yan Lan kembali bertarung melawan ketua Tiatiou, kali ini Yan lan mengerahkan segenap kemampuannya.
ketua Tiatiou yang ingin cepat menyelesaikan pertarungan itu, langsung mengeluarkan seluruh kemampuannya, termasuk kekuatan iblis yang ada pada dirinya
"Habislah kau...!!" teriak ketua Tiatiau yang mengarahkan tinjunya kearah Yan Lan.
Seketika naga hitam langsung mengarah kepada Yan Lan.
Sementara itu mata langit yang ada di jidat Yan Lan semakin mengeluarkan cahaya terang, yang memberikan tiga kali lipat tenaga baru untuknya.
Yan Lan yang tak mempunyai pilihan untuk mengelak, langsung mengarahkan api surgawi yang kini berada di genggaman tangannya ke arah naga hitam milik ketua Tiatiou.
"Duar..!!" ledakan keras terjadi, yang menimbulkan suara memekakkan telinga, yang mana ledakan itu mengakibatkan kubangan besar dan dalam di tanah.
__ADS_1
Akibat benturan kekuatan surgawi yang dasyat, membuat Yan Lan terhempas jauh kebelakang dengan kondisi pakaian yang sudah tak terbentuk lagi, tak terasa darah segar mengalir di sudut bibirnya.
"Achh..hh!! aku terluka dalam yang membuat Qi di dalam dantianku kacau, belum lagi tulang rusukku yang patah belum pulih, akan sangat berbahaya bagiku jika aku tak cepat cepat melakukan kultivasi," batin Yan Lan.
Yan Lan menatap kearah ketua Tiatiou, dan terkejut melihat tubuh ketua Tiatiou telah terbakar oleh api surgawi miliknya.
Ketua Tiatiou yang terbakar, segera melesat cepat kearah kolam yang berada di tengah tengah taman sekte, dan segera menceburkan diri kedalamnya.
Seketika air kolam mendidih, akan tetapi api yang membakar tubuh ketua Tiatiou tak kunjung padam, yang membuatnya berteriak histeris menahan sakit.
Dari kejauhan Yan Lan melihat tubuh ketua Tiatiou telah menjadi abu, dengan langkah gontai Yan Lan mencoba untuk mendekati kolam sekte.
"Akhirnya ku bisa menghabisimu," bisik Yan Lan .
Tak lama berselang, wakil ketua patriack sekte di ikuti oleh pasukan naga emas datang menghampiri Yan Lan.
Sebenarnya Yan Lan malas untuk masuk kedalam sekte karena kelakuan buruk ketua Pingyin Qin padanya, akan tetapi keadaannya sekarang sangatlah terpuruk dan harus segera melakukan kultivasi penyembuhan diri.
Qi di dalam tubuh yang sudah menipis, di tambah lagi dengan luka dalam yang cukup serius, membuat Yan lan tak bisa menolak keinginan Liu gang.
"Aku terlalu memaksa kekuatan mata langit dan api surgawi, hingga tubuhku sekarang tak berdaya," batin Yan Lan.
Saat berjalan memasuki sekte, tiba tiba saja Yan Lan merasakan pandangannya mulai gelap, kepalanya pusing dan kakinya sulit untuk di langkahkan, Yan Lan pun jatuh tak sadarkan diri.
__ADS_1
Dengan sigap Liu gang menangkap tubuh Yan Lan yang terkulai lemah, dan tanpa di sadari oleh Liu gang dua ekor binatang surgawi telah berada disisinya.
Kedua binatang itu menatap Liu gang dengan tatapan tak bersahabat.
Pasukan naga emas yang melihat binatang roh surgawi tengah mengancam liu gang, dengan serempak mereka semua segera mencabut pedang dan siap untuk bertempur.
"Tahan...!!, dan sarungkan pedang kalian!!" teriak Liu gang.
Liu gang tak ingin adanya pertempuran antara pasukan naga emas miliknya dengan kedua binatang roh surgawi yang ada di dekatnya.
Dengan kondisi sekte saat ini, tak mungkin pasukan tempurnya akan menang melawan kedua binatang roh surgawi tersebut.
"Kami akan mengobati Yan Lan di balai pengobatan sekte, tak mungkin kami mencelakai Yan Lan yang telah kami anggap sebagai pahlawan bagi sekte naga diatas awan," ucap Liu gang.
Tiba tiba saja Liu gang di kejutkan oleh sesosok bayangan hitam yang telah berdiri di hadapannya, Liu gang merasa jika sesosok bayangan itu merupakan seorang yang kuat, karena Liu gang sama sekali tak dapat mendeteksi keberadaan bayangan itu sebelumnya.
"Maaf tetua jika aku pernah menyinggung tetua," ucap Liu gang.
Tak lama bayangan itu menampakkan wujud aslinya yang berupa manusia tampan dan kekar.
"Aku tak ingin kau anggap tetua, aku dan kedua sahabatku hanya menginginkan kesembuhan bagi tuan muda kami, jika kau berani macam macam dengan tuan muda kami maka jangan salahkan jika sekte naga diatas awan hanya akan tinggal nama," ancam Biyao.
"Baik tuan, kalau begitu ijinkan kami membawa tuan Yan Lan ke balai pengobatan sekte," ucap Liu gang.
__ADS_1
Dalam perjalanan menuju balai pengobatan sekte, Liu gang merasa tak habis pikir dengan apa yang di dengar dan di lihatnya, yang mana seorang Yan Lan bisa mempunyai 3 pengikut yang sangat tangguh dan kuat.
"Bagaimanapun juga aku harus memperlakukan pemuda ini sebaik mungkin, jika tidak akan ada masalah baru lagi yang akan menimpa sekte naga di atas awan," batin Liu gang.