
Mendengar perkataan Yan Lan, seluruh penghuni kerajaan cahaya nirwana seketika tersulut emosinya, jendral Hyun Joong serta merta menyerang Yan Lan dengan tinju yang telah di isi tenaga dalam tingkat tinggi.
"Hi ya..!!"
Jendral Hyun Joong meloncat tinggi dan menghantamkan tinjunya ke arah Yan Lan, melihat hal itu Yan Lan dengan mengunakan telapak tangan terbuka segera menangkis serangan jendral Hyun joong, hingga telapak tangan dan tinju saling beradu.
Yan Lan tetap berdiri tegak di tempatnya, sementara jendral Hyun Joong terdorong jauh kebelakang.
Jendral Hyun Joong akhirnya menyadari jika tingkat kekuatan yang di milikinya, dengan pemuda yang bertarung dengannya bagaikan langit dan bumi.
"Siapa sebenarnya pemuda ini, umurnya masih muda tapi memiliki kekuatan yang sangat luar biasa, jika aku bertarung dengannya belum tentu aku dapat mengalahkan pemuda ini, aku telah mengeluarkan 70% kekuatanku, tapi pemuda ini tak tergoyahkan dari tempatnya berdiri," batin Yan Lan.
Jendral Hyun Joong menyadari jika pemuda yang bernama Yan Lan itu, tidak mengeluarkan seluruh kemampuan yang dia miliki, hal itu membuat jendral Hyun Joong tak bisa meremehkan anak muda yang ada di hadapannya.
Dengan menahan sakit di tangan kanannya, jendral Hyun Joong berjalan mendekati Yan Lan.
"Ada urusan apa kau ingin menemui yang mulia raja Zheng long?" tanya jendral Hyun Joong dengan tatapan tajam ke arah Yan Lan.
"Ini adalah urusan pribadiku dengan yang mulia raja, dan tak ada urusannya dengan kalian semua," jawab Yan Lan dingin.
"Lancang..!!, kau benar benar tak bisa di beri hati, sedikit saja kami mengalah, kau malah melonjak dan tak menghargai kami semua di sini," hardik jendral Hyun Joong kesal.
Disaat bersitegang berlangsung, tiba tiba saja putri Bilqis datang menengahi.
Sebelumnya putri Bilqis yang tengah mencari Yan Lan di kota Bintang, dikejutkan dengan kembang api yang menyala di kerajaannya, yang membuat sang putri mengurungkan niatnya untuk mencari Yan Lan, dan memilih untuk pergi melihat kekacauan yang terjadi di kerajaannya.
__ADS_1
Sesampainya di depan istana kerajaan, sang putri melihat jika pemuda yang dicarinya, tengah dikepung oleh para prajurit istana kerajaan cahaya nirwana, segera melompat ke tempat dimana Yan Lan dan temannya berada.
"Maafkan atas semua kesalah pahaman ini kak Yan Lan, jika kau ingin bertemu dengan ayahku maka aku akan mengantarkanku padanya," ucap putri Bilqis.
Semua mata menatap heran kepada putri Zheng Bilqis, tak di sangka oleh mereka semua jika putri Bilqis begitu akrab dengan pemuda yang di sapa Yan Lan itu.
"Putri Bilqis, apakah kau yakin ingin membawa Yan Lan menghadap yang mulia raja? apakah kau bisa mempertanggung jawabkan jika Yan Lan tak menyerang yang mulia atau ingin membunuhnya?" tanya Erlang Mo.
Perkataan Erlang Mo menyadarkan para jendral dan semua orang yang berada di tempat itu, mereka berfikir jika Yan Lan sengaja menemui raja Zheng long untuk berlaku buruk pada sang raja.
"Kalian merupakan orang yang berpendidikan dan terpandang di kerajaan serta mempunyai kedudukan yang tinggi di istana, bagai mana bisa kalian terhasut oleh orang seperti dia yang hanya bisa memprovokasi dan berlindung di ketiak ayahnya yang seorang bangsawan? jika kalian dapat terhasut dengan mudah olehnya maka lebih baik kalian melepaskan jabatan kalian sekarang juga," ucap putri Bilqis yang membuat semua orang saling berpandangan.
"Dan aku ingatkan kepada kalian jika kak Yan Lan adalah kekasihku!!" ucap putri Bilqis tegas, yang membuat orang orang yang berada di tempat itu tersentak kaget.
Erlang Mo menggenggam tinjunya, dia tak menyangka jika putri Bilqis mengumumkan Yan Lan sebagai kekasihnya, di depan semua orang yang berada di tempat itu.
Cencen yang mendengar pengakuan Putri Bilqis pun kaget, tak bisakah olehnya jika wanita tercantik di benua semesta biru dan merupakan putri raja kerajaan terbesar di benua itu, dapat jatuh hati pada manusia biasa seperti Yan Lan.
"Kau memang hebat tuan muda Yan Lan, tetua Yun Leng yang karakternya susah di tebak, begitu sangat menghormatimu, apalagi sekarang ini, putri bilqis yang cantik rupawan laksana Dewi nirwana, dapat jatuh hati padamu, membuatku harus memberikan dua jempol untukmu tuan muda, kau sungguh beruntung," batin Cencen.
Seluruh orang yang berada di tempat itu, tak bisa berkata-kata mendengar jika anak muda yang berada di hadapannya merupakan kasih putri Bilqis, maka seluruh prajurit dan perwira tinggi yang berada di tempat itu, akhirnya mengurungkan niatnya untuk menangkap Yan Lan.
Setelah mengetahui jika Yan Lan merupakan kekasih sang Putri, maka perubahan sikap Jendral Hyun Joong berubah 180 derajat kepada Yan Lan, dia pun mempersilakan Yan Lan masuk ke dalam istana.
Di dalam istana, Yan Lan tak serta-merta dapat menemui raja Zheng long, karena raja Zheng long tengah melakukan kultivasi di suatu tempat yang hanya dia yang tahu, yang membuat Yan Lan harus tinggal di istana kerajaan untuk menunggu kedatangan raja Zheng long.
__ADS_1
Di dalam istana, Yan Lan bertemu dengan permaisuri sang raja yang bernama Ratu Shima. Sang ratu masih mempunyai ikatan keluarga dengan bangsawan Erlang Huo ayah dari Erlang Mo.
Ratu Shima telah mengetahui dari Erlang Mo jika Yan Lan merupakan kekasih dari putrinya, hal itu membuat ratu Shima geram dan tak menginginkan jika Yan Lan yang akan menjadi suami putrinya di masa depan, dikarenakan status Yan lan merupakan orang biasa yang tak pantas menyandang status menantu sang raja.
"Ibu aku ingin memperkenalkan mu dengan seorang pemuda, dia adalah kak Yan Lan, murid inti dari sekte pasir es dari kerajaan buluh surgawi," ucap putri Bilqis pada ibunya.
Ratu Shima sama sekali tak merespon pertemuan itu, malah terlihat sang ratu begitu cuek dan tak menganggap keberadaan Yan lan.
Apa yang dilakukan oleh ibunya membuat putri Bilqis nggak enak hati kepada Yan Lan, yang membuat sang putri memasang wajah cemberut kepada ibunya.
"Apa tujuanmu datang ke kerajaan ini Yan Lan, jika kau meminta aku merestui hubunganmu dengan putriku, maka aku tak akan mengizinkannya, aku ingin kamu menyadari statusmu hanyalah orang biasa dan aku ingin kau tahu diri tentang hal itu!!" ucap ratu Shima berterus terang.
Hati yan Lan bergejolak, dia tak menyangka Jika seorang ratu dari kerajaan yang besar mempunyai pikiran dangkal seperti itu, lantas Yan Lan pun membalas perkataan sang ratu yang meremehkannya.
"Aku ke kerajaan ini karena ada hal penting yang harus ku bahas dengan raja Zheng long, dan jika aku harus di beri kesempatan untuk memilih, maka aku memilih untuk tidak bertemu dengan Putri Balqis karena aku tidak mencintainya!!" jawab Yan Lan sambil menatap tajam ke arah ratu Shima.
"Apakah ratu puas mendengar jawabanku?" tanya Yan Lan.
Bak petir yang menyambar di siang bolong, perkataan Yan lan di depan ibunya seketika meluluhlantakkan hati dan perasaan Putri Balqis, tubuhnya bergetar menahan gejolak di hatinya yang telah terlanjur mencintai Yan Lan sangat dalam.
Air mata sang putri mengalir deras, tanpa ada kata sedikit pun yang keluar dari mulutnya.
Ratu Shima menatap sang Putri, dan dia pun terkejut melihat kenyataan yang ada, bagaimana putrinya yang begitu kuat dan tegar, dapat mengeluarkan air mata hanya mendengar perkataan penolakan dari Yan Lan.
Ratu Shima kembali menatap ke arah Yan Lan. "Aku harap kau memegang perkataanmu Jika kau tak mencintai putriku, karena seorang pria sejati tak kan pernah mengingkari perkataannya sendiri," ucap ratu Shima.
__ADS_1
"Jangan khwatir ratu, aku tak akan mengingkari perkataanku," ucap Yan Lan tegas.