PENDEKAR MATA LANGIT

PENDEKAR MATA LANGIT
Turnamen alkemis


__ADS_3

Hari yang di tentukan, seluruh peserta telah siap mengikuti tes di hari pertama turnamen Alkemis.


Terlihat seluruh peserta begitu bersemangat dalam mengikuti turnamen yang di selenggarakan oleh kerajaan buluh surgawi.


10 perwakilan dari setiap kerajaan berdiri diatas podium masing masing, dari sisi sebelah barat, tampak kerajaan awan ilahi yang menempati posisi disana, di posisi timur terlihat peserta dari kerajaan cahaya nirwana yang menempati podium utama disana, sementara posisi selatan dan tenggara, di tempati oleh kerajaan buluh surgawi dan kerajaan puncak langit yang menempati podium disana.


Lapangan turnamen dikelilingi oleh empat podium yang tingginya mencapai 100 langkah kaki dari lapangan turnamen, sementara para penonton mengelilingi lapangan turnamen dengan sangat antusias.


"Silahkan para peserta untuk menempati meja yang berada di lapangan turnamen," ucap panitia turnamen.


Lapangan turnamen sendiri membentuk sebuah lingkaran dengan diameter 50 langkah kaki dan menonjol keatas dari permukaan tanah setinggi 10 kaki.


Seorang pangeran dari kerajaan awan ilahi meloncat terlebih dahulu, maka terbentuklah binatang roh bayangan berupa seekor burung, yang membawa tubuh pangeran tersebut di atas punggungnya untuk menuju ke lapangan turnamen alkemis.


Seorang wanita cantik berjalan di udara, dimana setiap pijakan kakinya mengeluarkan bunga teratai, sebagai alat tumpu bagi dirinya agar tak jatuh ke bawah, dia adalah Putri Bilqis yang berasal dari kerajaan cahaya nirwana.


Sementara itu peserta dari kerjaan puncak langit, dapat turun ke lapangan turnamen dengan menaiki sebuah pedang, yang membawanya menuju ke tempat arena pertandingan.


Dari kerajaan Buluh surgawi terlihat wanita cantik dan anggun, tengah berjalan di udara dengan bantuan es yang membeku sebagai bahan tumpuan tubuhnya untuk menuju ke lapangan turnamen.


Kehadirannya membuat suasana berbeda, wajah cantik dengan baju yang dikenakan begitu sangat kontras, yang membuat sang gadis begitu terlihat berbeda jauh dengan para wanita yang mengikuti turnamen. Kecantikan Lien Hua dapat membius mata para pangeran yang akan mengikuti turnamen Alkemis, sehingga tak ada yang bisa memalingkan pandangannya walau sejenak dari tubuh Lien Hua.


Seluruh peserta turnamen Alkemis telah menempati kursi dan meja masing-masing, kecuali Yan Lan yang masih berdiri di podium tempat kerajaan buluh surgawi berada.


"Apa yang kau tunggu Yan Lan, cepatlah kau kebawah, karena waktu terus berjalan dan turnamen akan segera dimulai," ucap tetua Yun Leng.

__ADS_1


"Aku akan mengikuti turnamen ini, kau jangan khawatir dan ragukan itu tetua," ucap Yan Lan.


Yan Lan tetap berdiri di podium dengan terus mengawasi seluruh peserta turnamen, karena Yan lan sedari tadi merasakan jika ada salah satu di antara peserta turnamen yang mengeluarkan Aura iblis yang cukup kuat.


"Kemana iblis itu, mengapa auranya tiba tiba saja menghilang batin Yan Lan.


Di dalam lapangan turnamen, Lien Hua menatap tajam ke arah Yan Lan yang masih berdiri di podium kerajaan buluh surgawi.


"Apa yang di pikirkan oleh Yan Lan, mengapa dia belum turun ke sini untuk mengambil tempat dalam mengikuti turnamen tes pertama ini," batin Lien Hua.


Di saat waktu penyelenggaraan turnamen semakin menipis, Yan Lan tiba tiba saja meloncat dari atas podium.


Tubuh Yan Lan terus menghujam kebawah dengan cepat, dan di saat kakinya hendak menyentuh tanah maka keanehan terjadi, sebuah energi tiba tiba saja melontarkan tubuh Yan Lan keatas, yang membuat Yan Lan beberapa kali melakukan salto di udara, dan akhirnya dia mendarat di kursi kosong tanpa terdengar sedikitpun suara dari pijakannya.


"Sepertinya kerjaan bulu surgawi telah berbenah diri, karena salah satu pesertanya mempunyai kekuatan yang cukup luar biasa," batin wanita cantik dari kerajaan cahaya nirwana.


Tak lama kemudian waktu untuk melakukan turnamen tes pertama pun tiba, seluruh peserta harus mengerjakan 30 soal yang berada di atas meja, yang telah disediakan oleh panitia penyelenggara turnamen.


Soal-soal itu, diambil dari bilah gaib sekte pasir es, yang mana soal tersebut tak ada yang mengetahuinya walaupun kepala alkemis sekte pasir es sendiri.


Soal-soal tersebut mulai dibaca dengan seksama oleh seluruh peserta, terlihat banyak para peserta yang gelisah dan menggaruk-garuk kepalanya, melihat isi soal tersebut.


Yan Lan mulai membaca satu persatu isi soal.


"Soal soal ini sangat mudah, hanya ingin mengetahui bagaimana cara pembuatan pil obat dan cara meraciknya, sepertinya aku akan mudah untuk menjawabnya," batin Yan Lan.

__ADS_1


Dengan cekatan Yan lan menjawab seluruh pertanyaan yang ada di atas meja, setelah itu Yan Lan pergi mengumpulkan lembar jawabannya ke panitia penyelenggara turnamen, dan melangkah pergi meninggalkan tempat itu.


Kembali seluruh mata peserta turnamen menatap ke arah Yan Lan, begitupun dengan petinggi 4 kerajaan yang ada di dalam podium masing masing, mereka semua tak menyangka jika ada seorang peserta yang dapat mengerjakan soal-soal sesulit itu dalam waktu singkat.


Panitia penyelenggara turnamen memperhatikan setiap jawaban soal yang ditulis oleh Yan Lan, dan betapa terkejutnya mereka karena soal-soal itu dapat dikerjakan Yan Lan dengan sangat sempurna.


"Sepertinya kali ini kerajaan cahaya nirwana akan menemui kesulitan besar untuk memenangkan turnamen ini, tak seperti tahun-tahun yang lalu di mana kerajaan cahaya nirwana selalu mendominasi kemenangan, karena mereka akan mempunyai saingan kuat dari kerajaan bulu surgawi, yang sekarang memiliki alkemis jenius seperti anak muda itu" bisik panitia penyelenggara turnamen.


Setelah semua kertas soal jawaban terkumpul, maka panitia penyelenggara menggumumkan hasilnya, yang mana ada 7 orang peserta dari kerjaan bulu surgawi yang gagal mengikuti tes selanjutnya, karena minimnya hasil yang diperoleh dari pengerjaan soal yang telah diberikan.


Ada 3 orang peserta dari kerajaan cahaya nirwana, dan 5 orang peserta dari kerajaan Awan ilahi yang ikut gagal dalam turnamen sesi pertama tersebut.


Yang mengejutkan dan baru kali ini terjadi selama turnamen berlangsung di benua semesta biru, dimana tak ada satupun yang gagal, mereka semua segera dapat mengerjakan soal-soal yang diberikan dengan baik.


"Sepertinya kerajaan puncak langit menurunkan orang-orang terpilih dan paling jenius di sana, karena hasil yang mereka dapatkan begitu sangat sempurna, seperti halnya soal yang di kerjakan oleh pemuda dari kerajaan bulu surgawi," ucap panitia penyelenggara turnamen.


Setelah pengumuman itu, para peserta diperbolehkan beristirahat dan akan kembali melakukan turnamen tes yang kedua esok harinya.


Di tempat Lain, Yan Lan menatap kearah peserta dari kerajaan puncak langit, dia merasa ada keanehan dengan hasil tersebut, kecurigaan Yan Lan semakin menjadi ketika dari kumpulan para peserta kerajaan puncak langit keluar aura iblis yang sangat tipis.


"Aku akan menyelidiki para peserta ini nanti malam, aku mencurigai jika mereka semua adalah pengikut iblis, batin Yan Lan.


Di dalam kerjaan bulu surgawi, hanya tersisa 3 orang peserta yaitu Lien Hua, Feng liang dan Yan Lan yang akan mengikuti tes selanjutnya esok hari, melihat hal itu tetua Yun leng segera memberikan semangat dengan membawakan mereka sebotol anggur istimewa yang merupakan anggur koleksinya.


Malam pun tiba, Yan Lan mengendap-endap di atas atap kediaman para peserta turnamen, yang merupakan peserta alkemis dari kerajaan puncak langit. Di atap bangunan, Yan Lan mendengar percakapan seluruh peserta jika kekuatan yang ada pada mereka, diberikan langsung oleh sang raja kerajaan puncak langit.

__ADS_1


__ADS_2