PENDEKAR MATA LANGIT

PENDEKAR MATA LANGIT
Mengobati


__ADS_3

Riuh para penonton yang ingin menyaksikan pertarungan final antara Yan Lan dan Azuma, semakin jelas terdengar, mereka tak sabar menantikan pertarungan itu.


Akan tetapi tak ada jawaban pasti dari para ketua penyelenggara, kapan pertarungan itu akan berlangsung kembali.


Sumpah serapah tak henti hentinya di lontarkan oleh para penonton, yang memadati di sekitar arena pertarungan.


Semua penonton pertandingan terdiam, dan tak ada satupun yang berbicara, saat kaisar Giok datang untuk meredakan amarah mereka.


Sementara itu, Yan Lan tengah berada pada satu ruangan, di mana putri Xing Xia Lin terbaring tak sadarkan diri.


Flash back


Kaisar Giok mendatangi Yan Lan, yang berada bersama dengan Azuma, di podium para pemenang pertandingan.


Kaisar meminta dengan sangat agar Yan Lan mau menyembuhkan putrinya yang terluka parah.


Mendengar permintaan tulus dari kaisar Giok, Yan Lan tak tega, diapun menyanggupi untuk menyembuhkan putri Xing Xia Lin.


Azuma yang sudah tak sabar untuk bertarung dengan Yan Lan, tak terima dengan keputusan Yan Lan yang akan mengobati putri Xing Xia Lin yang sedang terluka parah.


"Yan Lan kau seorang pengecut!!, kau dengan sengaja menghindari pertarungan kita ini!!" hardik Azuma.


"Dan kau..!!, aku tak melihatmu sebagai seorang kaisar disini, aku melihatmu sebagai seorang penguasa yang mementingkan diri sendiri, ini pertarungan ku, jadi aku tak ingin kau ikut campur untuk menghentikannya, walau pun kau seorang kaisar!!" ucap Azuma.


Tak lama ketua 12 klan datang ke podium pemenang bersama dua orang jendral kekaisaran.


"Lancang!! berani sekali kau berkata seperti itu pada yang mulia kaisar!!, apa kau ingin di hukum mati!!?" bentak ketua Huang Lang.


"Aku tak takut pada siapapun, walaupun itu seorang kaisar!!" jawab pangeran iblis Azuma.


Kedua jendral langsung mencabut pedangnya dan ingin menyerang Azuma.


Kaisar Giok mengangkat tangannya kananya, membuat kedua jendral menyarungkan kembali pedangnya.


"Dalam hal ini aku yang bersalah hingga babak final tertunda, aku akan mengantikan Yan Lan untuk bertarung denganmu," ucap kaisar Giok.


Azuma yang mendengar perkataan kaisar Giok, langsung tersenyum penuh kemenangan.


"Bertarung lah denganku kaisar, itulah yang aku inginkan, aku akan membunuhmu di arena, karena kematian mu merupakan kado terindah bagi bangsa iblis," batin Azuma.


Sementara itu kedua jendral dan ketua 12 kalan segera berlutut, mereka bertiga meminta agar kaisar Giok tak melakukan pertarungan itu.


Yan Lan mencerna keadaan yang ada, diapun langsung berkata "Pertarungan ini berada di tengah kota kristal es, sementara ketua Yan Lou sendiri sedang mengurus semua kultivator yang terluka, menurutku ketua Huang Lang yang pantas untuk bertarung dengan Azuma, bukan kaisar Giok, karna dia merupakan ketua dari 12 klan yang ada di kekaisaran Giok.


Ketua Huang Lang tak bisa berkata apa apa, dia pun menatap Yan Lan dengan tatapan penuh kebencian.


Setelah di putuskan, akhirnya ketua Huang Lang akan bertarung dengan Azuma untuk meredakan kekecewaan para penonton, yang ingin menyaksikan pertarungan final.


Para penonton semakin bersemangat melihat ketua Huang Lang yang akan bertarung dengan Azuma.


Nama besar ketua Huang Lang tak perlu di ragukan lagi, dia merupakan kultivator yang sangat berbakat karena mampu menjadi pemimpin dari 12 klan yang ada.


Azuma dan ketua Huang Lang memasuki arena pertarungan dan tak lama kemudian, kedua kultivator pun terlibat pertarungan yang sangat sengit.


*****


Yan Lan yang berada di dalam ruangan kamar sang putri, dengan seksama langsung memeriksa keadaan putri Xing Xia Lin, dengan merasakan denyut nadi di tubuh sang putri lewat pergelangan tangannya


"Yang mulia permaisuri, dapatkah anda melepaskan pakaian sang putri, aku tak bisa menyembuhkannya jika ada pakaian yang melekat di tubuhnya," ucap Yan Lan.


"Lancang!! berani sekali kau kurang ajar pada putriku!!" hardik permaisuri.


"Aku hanya melakukan pengobatan, aku tak mempunyai maksud untuk melecehkan putri anda," ucap Yan Lan kembali.


"Dasar mesum..!!, sampai kapanpun aku tak akan membiarkan mu untuk melihat tubuh putriku tanpa busana!!" bentak permaisuri.


"Baik jika itu mau anda, aku Yan Lan mohon diri untuk tidak mengobati sang putri!!" ucap Yan Lan sambil menggenggam tinju memberi hormat.


Yan Lan pergi meninggalkan ruangan itu tanpa mengeluarkan sepatah kata, perkataan permaisuri yang mengganggap nya mesum begitu sangat menyinggungnya.

__ADS_1


"Mau kemana kau!!" teriak permaisuri kembali.


Yan Lan tetap berjalan meninggalkan tempat itu, dia tak menghiraukan teriakan dari sang permaisuri.


Permaisuri yang kesal, langsung menemui ketua Hyo jin.


"Paman Hyo..!?, aku ingin paman memberikan Yan Lan hukuman yang berat atas perilakunya terhadap ku, aku ingin paman mencabut status Alkemis nya, karena dia sudah berlaku kurang ajar pada padaku dan putriku," ucap permaisuri.


"Apa yang telah di lakukan permaisuri, jangan jangan dia telah melakukan sesuatu yang menyinggung Yan Lan, ini akan berdampak buruk bagi keselamatan putrinya, aku harus mencari tau apa pokok masalahnya," batin ketua Hyo jin.


"Yang mulia, aku tak bisa menghukum orang tanpa aku tau penyebabnya, coba yang mulia ceritakan apa sebenarnya yang telah terjadi," jawab ketua Hyo jin.


Permaisuri langsung menceritakan apa yang telah terjadi, dan apa permintaan Yan Lan untuk mengobati putrinya.


Ketua Hyo jin kini paham duduk permasalahannya.


"Yang mulia permaisuri, aku telah lama mengenal Yan Lan, tehnik yang di gunakannya untuk menyembuhkan putri anda, merupakan tehnik langka yang hanya dimiliki oleh keturunan pendiri pagoda 9, dan Yan Lan merupakan generasi terakhir pendiri pagoda 9, jika dia meminta seperti itu, berarti dia sanggup untuk menyembuhkan putri anda," ucap ketua Hyo jin.


Ketua Hyo jin menarik napas dalam dalam dan menghembuskannya keluar secara perlahan lahan.


"Yang jadi permasalahannya sekarang, apakah Yan Lan masih mau untuk menyembuhkan putri anda setelah apa yang telah anda perbuat padanya, dan jujur saja, aku tak bisa menghukum Yan Lan karena dia merupakan generasi terakhir pagoda 9," ucap ketua Hyo jin menjelaskan.


Seketika permaisuri menyesali apa yang telah di perbuatnya, bayangan kematian sang putri membuatnya merasa sangat bersalah.


"Apa yang harus ku perbuat paman?" tanya permaisuri.


"Aku akan menemani yang mulia untuk meminta maaf pada Yan Lan, hanya itu yang dapat membuatnya kembali menyembuhkan putri anda," jawab ketua Hyo jin.


"Baik paman, aku akan mengikuti saran mu," ucap permaisuri.


Akhirnya mereka berdua memutuskan untuk mencari Yan Lan.


Yan Lan yang sedang menyaksikan pertarungan sengit antara ketua Huang Lang dan Azuma, tiba tiba di datangi oleh ketua Hyo jin dan permaisuri.


"Lan er aku ingin membicarakan sesuatu hal padamu, tapi tidak disini!" ucap ketua Hyo jin.


Yan Lan yang sudah mengetahui apa yang akan di bicarakan oleh ketua Hyo jin, dengan perlahan mengikuti ketua Hyo jin ke suatu tempat.


"Lihat saja, aku akan memberikan pelajaran padamu permaisuri!!" batin Yan Lan.


Di sebuah ruangan ketua Hyo jin mengutarakan maksud dan tujuannya, yaitu meminta Yan Lan untuk kembali mengobati putri sang kaisar.


Mendengar perkataan ketua Hyo jin, Yan Lang langsung menatap ke arah permaisuri.


Dengan berat hati permaisuri meminta maaf kepada Yan Lan.


"Aku minta maaf karena telah berkata kasar padamu, dan aku mohon kau kembali untuk menyembuhkan putriku," ucap permaisuri.


"Baik..!! aku akan mengobati putri Xing Xia Lin, asalkan permaisuri tidak ikut saat aku menyembuhkan putri Xing Xia Lin, karena aku ingin berdua saja dengan sang putri!!" ucap Yan Lan sambil melirik ke arah permaisuri.


"Kau..!!" ucap permaisuri sambil menunjuk kearah Yan Lan.


Melihat hal itu, ketua Hyo jin langsung menahan permaisuri.


"Baik lan er, kau boleh menyembuhkan putri Xing Xia Lin, tanpa ada yang akan mengganggumu, aku jamin itu!!" ucap ketua Hyo jin.


Permaisuri begitu kesal dan marah terhadap Yan Lan, diapun menatap Yan Lan dengan tatapan penuh kebencian.


"Tunggulah Yan Lan, setelah ini aku akan membuat perhitungan denganmu!!" batin permaisuri.


"Aku tau kau akan berusaha menyakitiku setelah aku menyembuhkan putrimu, tapi tak ada salahnya jika aku akan membuatmu bertambah kesal," batin Yan Lan.


Yan Lan dan ketua Hyo jin berjalan menuju ketempat di mana putri Xing Xia Lin berada. Saat melewati sang permaisuri, Yan Lan sedikit mengeluarkan lidah dan mulai menjilati bibirnya sendiri.


Apa yang di lakukan Yan Lan, membuat sang permaisuri murka. "Lihat saja jika kau berani macam macam dengan putriku, maka aku akan mencarimu walaupun kau berlari ke lobang semut sekalipun," bisik permaisuri sambil meremas tinjunya.


Yan Lan masuk kedalam kamar dan mulai melucuti pakaian atas yang di kenakan putri Xing Xia Lin.


"Maaf putri, ini semua demi kebaikanmu," batin Yan Lan.

__ADS_1


Setelah melepaskan pakaian sang putri, Yan Lan mulai melakukan tehnik akupuntur jari matahari ketubuh putri Xing Xia Lin.


Kesepuluh jarum emas langsung menuju ke titik syaraf yang ada di tubuh putri Xing Xia Lin.


Kesepuluh jarum itu menancap dengan sempurna, dan kemudian jarum jarum itu mengeluarkan gelombang kejut kecil, hingga membuat tubuh Xing Xia Lin bergetar hebat.


"Ternyata di dalam tubuh Sang Putri, terdapat racun aneh dari berbagai sumber daya yang dia konsumsi, untuk meningkatkan kultivasi nya, Aku akan mencoba untuk mengeluarkan racun yang ada di dalam tubuhnya terlebih dahulu," batin Yan Lan.


Di luar ruangan itu sang permaisuri begitu sangat gelisah, dia mondar-mandir menunggu kabar kesembuhan putrinya yang kini tengah dalam pengobatan Yan Lan.


Sang permaisuri juga sangat khawatir dengan keberadaan putrinya, karena saat ini putrinya berada berdua dengan Yan Lan di dalam sebuah kamar, yang mana putrinya saat ini pastinya tanpa busana.


"Semoga saja Yan Lan tak melakukan hal-hal yang dapat membuat putriku trauma seumur hidupnya," batin permaisuri.


Melihat kekawatiran di wajah sang permaisuri, ketua Hyo jin langsung menenangkan sang permaisuri.


"Tenanglah yang mulia tak akan terjadi apa-apa dengan putrimu, aku mengenal Yan Lan dengan baik, dia tak akan mungkin melakukan hal-hal yang tidak terpuji, kita tunggu saja berita baiknya "ucap ketua Hyo jin.


Kembali ke tempat yang Yan Lan berada.


Dengan teknik jari matahari yang dimilikinya, Yan Lan menotok beberapa tempat di bagian tubuh Putri Xing Xiang Lin, dan mengalirkan kan energi murninya ke tubuh Sang Putri.


Tak lama kemudian bercak-bercak berwarna biru perlahan timbul di permukaan kulit putri Xing Xia Lin, hingga membuat kesepuluh jarum emas yang menancap di tubuh Sang Putri langsung bereaksi, dengan menyerap bercak-bercak biru hingga hilang tanpa bekas.


"Akhirnya aku bisa menghilangkan racun di dalam tubuh putri Xing Xia Lin, dan sekarang aku akan menyembuhkan luka dalamnya," bisik Yan Lan.


kembalian Yan Lan mengeluarkan energi Qi murni yang ada di tubuhnya, dan menyalurkan ke arah ke 10 jarum emas yang masih menancap di tubuh putri Xing Xia Lin.


Tak lama berselang terlihat Yan Lan tersenyum karena berhasil menyembuhkan luka dalam yang diderita oleh sang putri.


Yan Lan segera mencabut ke 10 jarum emas yang melekat di tubuh putri Xing Xia Lin, dan menyimpan 10 jarum emas itu ke dalam cincin penyimpanannya.


Saat Yan Lan ingin memakaikan kembali baju Sang Putri, tiba-tiba saja mata putri Xing Xia Lin terbuka, dan membuatnya putri Xing Xia Lin berteriak tertahan, karena mendapati dirinya tanpa busana di depan serang laki-laki yang dia ketahui bernama Yan Lan.


Dengan cepat Sang Putri memeluk tubuhnya dengan kedua tangannya.


"Apa yang telah kau lakukan padaku?, mengapa kau bisa berada di kamar ini bersamaku?" tanya Sang Putri.


"Maaf Putri, aku berada di kamar ini karena sedang menyembuhkan luka-luka yang ada di tubuhmu, jadi kau jangan salah artikan keberadaanku di sini," ucap Yan Lan.


"Berarti kau telah melihat tubuhku!??" tanya Sang Putri dengan rasa malu.


Yan Lan terdiam sesaat mendengar pertanyaan Putri Xing Xia Lin.


"Jika aku tidak melepaskan pakaian mu, maka aku tak akan bisa menyembuhkan mu, karena satu satunya cara agar aku bisa menyembuhkan mu adalah dengan melepaskan baju yang kau kenakan," jawab Yan Lan.


"Sekarang kau telah pulih maka pakailah pakaianmu, aku juga sudah menyembuhkan racun lama yang bersarang di tubuhmu," ucap Yan Lan sambil pergi meninggalkan Sang Putri di dalam ruangan kamar itu.


Melihat Yan Lan keluar dari dalam kamar, permaisuri langsung masuk ke kamar di mana putrinya berada.


"Bagaimana keadaanmu sayang?, apakah pemuda tadi telah melakukan hal buruk padamu?, jika memang iya, ibu akan membuat perhitungan padanya," ucap permaisuri.


"Dia tidak melakukan hal buruk padaku ibu, dia telah menyembuhkan semua luka luka dan racun yang berada di tubuhku, tapi ibu..!! dia telah melihat bagian yang tidak pernah dilihat oleh orang lain, selain diriku sendiri, aku ingin Yan Lan bertanggung jawab dengan itu semua, dan aku ingin dia menikahiku karena aku takut kejadian ini dapat terdengar oleh orang lain, yang akan membuat keberadaan ku sebagai putri kaisar Giok akan tercoreng," ucap putri Xing Xia Lin.


"Apa..!??, aku tak setuju dengan permintaanmu itu putriku? dia bukan lelaki yang baik Yang pantas mendampingimu, aku ingin kau menikah dengan orang yang setingkat dengan mu paling tidak dia merupakan kan anak seorang bangsawan," ucap permaisuri.


"Biar nanti kita akan membahasnya lagi ibu, biarkan aku beristirahat dulu" ucap ucap Putri Xing xia Lin.


Sementara itu di arena pertarungan antara ketua Huang Lang dan Azuma, terlihat ketua Huang Lang sudah tak berdaya menghadapi Azuma, ketua Huang Lang sudah tak mampu lagi untuk melanjutkan pertarungannya.


Azuma berteriak menantang Yan Lan agar mau bertarung dengannya di arena pertarungan.


Yan Lan yang berada dibawa arena, segera naik ke atas arena pertarungan.


"Akhirnya kau datang juga yang Yan Lan, bagus!!, aku ingin segera membalaskan kematian dari Jendral iblis perang Digos yang telah kau bunuh!!" ucap Azuma.


"Baik!!, aku akan bertarung habis-habisan denganmu, ingat Azuma!!, aku juga akan melenyapkan mu dari benua ini, karena aku tahu kau pasti merupakan kan orang kepercayaan raja iblis, yang tentunya akan sangat berbahaya jika kau terus hidup," ucap Yan Lan.


"Ha..ha..ha..!!, kita lihat saja siapa yang akan mati, dan siapa yang akan tetap berdiri di arena ini sebagai pemenangnya," jawab pangeran iblis Azuma.

__ADS_1


__ADS_2