PENDEKAR MATA LANGIT

PENDEKAR MATA LANGIT
Yan Lan vs Erlang Mo


__ADS_3

Yan Lan yang menyadari jika ada aura hidup dalam tubuh Putri Bilqis walaupun hanya sedikit, dia berusaha untuk segera membawa tubuh Putri Bilqis agar dapat segera melakukan penyembuhan baginya.


Yan Lan berfikir sejenak, bagaimana cara membawa tubuh Putri Bilqis keluar dari dalam istana tanpa diketahui oleh para prajurit.


"Andai saja cincin ruang ku ini bisa di masuki mahluk hidup, maka aku tak akan kesulitan seperti ini," batin Yan Lan.


Tiba tiba saja pintu ruangan tempat Putri Bilqis dibaringkan terbuka, dengan cepat Yan lan menapakkan tangannya ke lantai ruangan, seketika itu sebuah gelembung langsung menyelimuti tubuh Yan lan, yang membuat aura dan tubuh Yan Lan segera menghilang dari pandangan mata.


Setelah pintu terbuka secara perlahan-lahan, tampak seorang laki-laki muda dengan berjubah hitam dan penutup kepala, datang menghampiri Putri Bilqis.


Yan Lan menatap tajam ke arah pemuda itu, dan Yan Lan mengetahui jika laki-laki berjubah hitam itu adalah Erlang Mo.


"Mengapa dia datang sembunyi-sembunyi ke tempat Putri Bilqis seperti ini?" batin Yan Lan.


Tak lama berselang, Yan Lan mendengar perkataan Erlang Mo.


"Mengapa kau lakukan ini padaku!!, kau tahu aku begitu sangat mencintaimu, dengan perlakuan mu ini padaku kau membuat hatiku hancur, tapi itu tak masalah bagiku, aku akan menghidupkan mu kembali dan kita akan bersama-sama selamanya walaupun dirimu bukan manusia seutuhnya lagi," ucap Erlang Mo.


Dengan perlahan Erlang Mo mengangkat tubuh putri Bilqis, dan membawanya pergi dari tempat itu.


"Aku tak akan membiarkanmu menghidupkan Putri Bilqis kembali dengan jiwa gelap, yang bukan berasal dari jiwa manusia, aku tahu kau memiliki kekuatan iblis kuno yang sangat kuat, dan mampu menghidupkan Putri Bilqis kembali dengan kekuatan gelapmu, akan tetapi semua itu tak akan terjadi sebelum kau melangkahi mayat ku terlebih dahulu," bisik Yan Lan.


"Mata langit, terbuka!" ucap Yan Lan.

__ADS_1


Dengan menggunakan teknik mata langit yang dia miliki, Yan lan mampu mengetahui keberadaan Erlang Mo yang dengan cepat membawa Putri Bilqis meninggalkan istana.


Erlang Mo terus menerobos lebatnya hutan hingga berhenti pada sebuah air terjun. Dengan cepat Erlang Mo melesat masuk dan hilang di dalam derasnya air terjun.


Rupanya di dalam sini markas dari Erlang Mo, dengan mata langit yang tetap aktif, Yan Lan berhasil melihat tumpukan mayat di dalam air terjun itu.


"Sungguh biadab, Erlang Mo memakai jiwa jiwa manusia untuk menyempurnakan ilmunya, dan saat ini dia akan memakai jiwa jiwa itu untuk mengganti jiwa manusia putri Bilqis yang masih tersisa, ini tak boleh di biarkan, aku harus segera membawa putri Bilqis pergi dari tempat ini," bisik Yan Lan.


Dengan menggunakan teknik meringankan tubuh yang sangat sempurna, Yan Lan berjalan diatas permukaan air dengan perlahan lahan, dan masuk kedalam air terjun dengan menyelinap.


Erlang Mo segera melakukan ritual penggantian jiwa, ke dalam tubuh Putri Bilqis. Sebelum keinginannya itu tercapai, Yan Lan segera menghantamkan pukulan mematikan kearah Erlang Mo.


Tiba tiba saja pukulan Yan Lan dapat di tahan oleh sesosok tangan yang sangat besar dengan kuku kuku tajam di seluruh jari jemarinya, yang keluar dari tubuh Erlang Mo hingga benturan pun tak dapat terelakkan.


Melihat serangannya luput, Yan Lan segera mengeluarkan tehnik ruang dan waktu dan melesat menyambar putri Bilqis kemudian membawanya pergi dari tempat itu.


"Aku tak bisa bertarung di dalam ruangan sempit ini, jika aku bertarung disini bukan mustahil tubuh sang putri akan hancur terkena efek benturan energi yang akan tercipta nantinya," batin Yan Lan yang terus terbang meninggalkan tempat itu.


Yan Lan terus terbang melayang, akan tetapi dari kejauhan tampak titik hitam yang terus bergerak cepat mengikutinya dari belakang.


"Erlang Mo tak menyerah untuk mengejar ku, jika aku pergi ketempat Qing ruo berada, hal itu pasti akan membahayakan mereka semua yang berada di sana, aku harus menyembunyikan putri Bilqis sesegera mungkin dan menghadapi Erlang Mo dalam sebuah pertarungan," ucap Yan Lan.


Yan Lan kembali menatap ke belakang, titik Hitam yang ada di belakangnya semakin terlihat jelas. Yan Lan yang masih mengaktifkan mata langitnya berhasil melihat sebuah Goa di balik lebatnya pepohonan hutan.

__ADS_1


"Di sana ada Goa tersembunyi!" bisik Yan Lan dan melesat cepat kearah Goa tersebut.


Yan Lan segera menaruh Putri Bilqis disana, dan menutup Goa dengan segel pelindung Dewa yang dia milikinya, setelah itu dengan cepat Yan Lan meninggalkan putri Bilqis yang berada di dalam Goa sejauh jauhnya.


Setelah merasa jauh, Yan Lan berhenti di udara untuk menunggu kedatangan Erlang Mo.


"Kau bawa kemana mayat istriku Yan Lan!!" bentak Erlang Mo penuh amarah.


Yan Lan tersenyum melihat kemarahan Erlang Mo yang memuncak, dan diapun berkata. "Putri Bilqis tak pantas untukmu, walau pun dia telah tiada kau juga tak berhak mendapatkannya, karena kau sekarang bukanlah manusia lagi!!" ucap Yan Lan.


"Ha..ha..ha..., kau telah mengetahui siapa aku, dan untuk itu kau harus mati!!, ingat Yan Lan aku telah menunggu hari ini dimana kita berdua akan bertarung sampai mati," ucap Erlang Mo.


"Aku juga tak sabar untuk menghabisimu!!" timpal Yan Lan.


Seketika kabut hitam menyelimuti tempat itu, dan tak lama kemudian ribuan tengkorak hitam yang sangat menyeramkan langsung menyerang kearah Yan Lan dengan melayang di udara.


"Hanya dengan mainan seperti ini kau akan melawanku!! itu adalah kebodohanmu yang berani menyinggungku!!" teriak Yan Lan dengan mengeluarkan inti api neraka di kedua tangannya.


Seluruh tengkorak yang mengarah kearah Yan Lan seketika hancur menjadi debu, dan hilang di tiup angin.


"Aku tak menyangka jika Yan Lan mempunyai kekuatan sekuat ini, tanpa menyerang dan hanya mengeluarkan kekuatan api di kedua tangannya, seluruh pasukan tengkorak hitam ku musnah," batin Erlang Mo.


Yan Lan menatap tajam kearah Erlang Mo, kemudian melemparkan api inti neraka kearahnya, saat itu juga seluruh hutan yang di lewati api inti neraka di bawahnya, seketika terbakar habis tanpa tersisa.

__ADS_1


__ADS_2