
"Apa yang sebenarnya terjadi, mengapa api inti surgawi milikku dapat di telan oleh inti api hidup milik logan, ternyata masih ada inti api yang lebih kuat dari kedua inti api yang ku miliki sekarang," batin Yan Lan.
Tiba tiba suara logan mengema di udara
"Yan Lan bersiaplah untuk menerima seranganku," teriak Logan.
Seketika Yan Lan merasa heran dengan tubuhnya yang tak bisa bergerak sama sekali, sementara ular naga hitam terus melesat cepat kearahnya.
"Apa yang sebenarnya terjadi padaku, mengapa aku tak bisa mengerakkan tubuhku," teriak Yan Lan dalam hati.
Tak lama kemudian ular naga hitam yang berselimutkan api berwarna biru di tubuhnya, langsung melilit tubuh Yan Lan.
Yan Lan merasakan tubuhnya terbakar, panas api yang di deritanya melebihi panas api inti neraka pada saat pertama kali dirinya menaklukannya.
"Ackh...!!" pekik Yan Lan.
Tubuh Yan Lan seketika berontak, dengan mengeluarkan seluruh kekuatan yang ada di tubuhnya, Yan Lan mencoba bertahan dari panas api yang berada di dalam lilitan ular naga hitam.
__ADS_1
Akan tetapi semakin Yan Lan mencoba sekuat tenaga untuk terbebas dari lilitan sang ular naga, maka lilitan di tubuhnya semakin bertambah kuat seperti akan meremukkan tulang tulangnya, hingga membuat Yan Lan semakin terpuruk.
"Roh jiwa pembunuh semesta benar benar ingin membunuhku," batin Yan Lan sambil berusaha dengan sekuat tenaga untuk menahan rasa sakit yang bersarang di tubuhnya.
"Walaupun aku akan hancur menjadi debu, aku tak akan pernah menyerah...!!, Hia..a...!!" teriak Yan Lan.
Di luar, tubuh Yan Lan yang sedang melakukan meditasi terus menyerap energi dari bunga teratai nirwana, yang terus memberikan suplai energi yang sangat besar, hingga dapat membuat Yan Lan dapat bertahan sesaat dari kobaran inti api hidup yang hampir menguasai tubuhnya.
"Hia...aa!!"
Dan tak lama kemudian, roh jiwa bunga teratai akhirnya ikut terserap oleh Yan Lan dan tersimpan di dalam dantiannya.
Setelah masuknya roh jiwa dari bunga teratai nirwana, secara perlahan lahan sakit akibat api biru yang menimpanya perlahan lahan mulai menghilang, tubuh Yan Lan seperti mendapatkan kekuatan beratus ratus kali lipat dan tubuhnya dapat di gerakan kembali.
Dengan mengeluarkan aura di tubuhnya, lilitan ular naga hitam pun terlepas, karena gelombang kejut yang tercipta hingga menghempaskan ular naga hitam menjauhi tubuh Yan Lan.
Yan Lan kembali menyerang ular naga hitam yang terhempas kebelakang, namun tiba tiba Yan Lan menghentikan serangannya mendadak karena melihat ular naga hitam yang berubah menjadi sesosok bayangan hitam dengan di selimuti kabut hitam di seluruh tubuhnya, bayangan hitam yang tak lain adalah Logan langsung berlutut dan menggenggam tinjunya memberi hormat.
__ADS_1
Maaf atas semua yang telah ku lakukan pada anda tuan muda, sengaja kulakukan itu semua agar tuan muda dapat memperoleh roh jiwa bunga teratai nirwana," ucap Logan.
"Maksudmu?" tanya Yan Lan singkat.
"Bunga teratai nirwana adalah bunga Dewa yang tak bisa di petik ataupun di cabut dari tempatnya, bunga itu hanya dapat di serap intisarinya yang berupah roh jiwa dari bunga teratai nirwana, jika bunga itu di petik atau di cabut maka seluruh kasiatnya akan menghilang," jawab Logan.
"Pada waktu kita bertarung, tuan muda telah mengeluarkan segenap kemampuan yang tuan muda miliki, sambil terus menyerap energi dari bunga teratai nirwana. Aku sengaja melilitkan tubuhku untuk membantu tuan muda dalam menyerap energi bunga teratai tersebut, rasa sakit yang tuan muda rasakan merupakan efek dari penyerapan itu dan bukan karena inti api hidup yang kumiliki," ucap Logan menjelaskan.
"Bangunlah logan dan terimakasih atas semua yang telah kau lakukan pada ku, selama ini aku telah salah mengartikan sikap dan semua kebaikan mu padaku," ucap Yan Lan.
"Jangan sungkan begitu tuan muda, semua orang yang telah melakukan kontrak darah dengan anda berarti mereka telah siap menjadikan anda junjungannya, karena hal itu merupakan kodrat alam yang tak bisa di tepis kan," jawab Yan Lan.
Mendengar penjelasan Logan, akhirnya Yan Lan mengetahui tentang penyihir hitam yang tak pernah meninggalkan daratan itu.
"Pantas saja penyihir kegelapan tak pernah meninggalkan daratan kecil ini, karena dia tidak mengetahui cara untuk mendapatkan bunga teratai nirwana seutuhnya hingga dia lebih memilih bertahan di tempat ini. Selepas dari itu semua, ada masalah baru yang harus segera ku selesaikan, aku harus memikirkan cara untuk mengatakan kepada raja cahaya nirwana mengenai ini semua, dan bagaimana meyakinkannya jika aku telah mendapatkan bunga teratai nirwana yang di carinya, untuk dapat di tukar dengan tumbuhan kristal penumbuh roh yang kucari," batin Yan Lan.
Yan Lan menarik napas dalam dalam dan menghembuskannya keluar secara perlahan lahan, untuk membuang rasa resah di hatinya.
__ADS_1