PENDEKAR MATA LANGIT

PENDEKAR MATA LANGIT
Tersadar


__ADS_3

Yan Lan segera memeriksa keadaan denyut nadi Ming Sin Si.


"Celaka!! Wanita ini terkena racun dari leopard roh bintang, dan kekuatan racun itu halus tapi sangat mematikan," batin Yan Lan.


"Aku harus segera menghentikan racun yang terus menyebar di tubuhnya, akan tetapi bagai mana cara aku melakukannya, sementara lukanya ada di bagian dada wanita ini, aku tidak bisa menggunakan tehnik akupuntur jari matahari jika luka itu masih tertutup oleh pakaian yang di pakainya," batin Yan Lan kembali.


Yan Lan tak mau apa yang menimpanya dulu terulang kembali, bagai mana Yan Lan saat itu sedang mengobati Yun er dan sempat melihat bentuk tubuh Yun er yang tabu untuk dilihat, yang berakibat Yun er menuntut pertanggung jawaban Yan Lan dengan menikahinya.


Yan Lan benar benar berpikir keras dalam menyingkapi hal ini.


"Apa yang harus ku lakukan, jika aku tidak menolong gadis ini, pastinya dia akan mati, dan jika aku menolongnya gadis ini pasti dia akan murka padaku setelah tersadar nanti, dan bisa saja dia akan memburu dan membunuhku," batin Yan Lan.


"Aku tak punya pilihan lain, aku harus menolongnya," sambung Yan Lan.


Yan Lan segera melepaskan pakaian yang melekat di tubuh Ming Sin Si, dan tampak tubuh berbalut kulit putih mulus terlihat nyata di hadapan Yan Lan.


Darah ke lelakian Yan Lan seketika bergejolak melihat pemandangan yang tersuguh indah di hadapannya, yang membuatnya menahan asa di hatinya.


"Gila..!! pikiran apa ini!!" tak kusangka untuk menghilangkan racun di tubuh gadis ini harus melakukan ujian yang seberat ini," batin Yan Lan.


Segera Yan Lan menghilangkan pikiran kotor yang ada di kepalanya jauh jauh, dan memusatkan pikirannya kembali untuk segera menyembuhkan wanita muda yang ada di hadapannya.


Yan Lan segera menggunakan tehnik jari matahari yang telah di kuasainya pada tubuh Ming Sin Si, seketika 12 jarum emas langsung menembus tubuh Ming Sin Si di sekitar dadanya yang terluka.


Ke 12 jarum emas itu mengeluarkan cahaya emas terang, di mana jarum jarum itu dengan sendirinya menyedot racun yang telah menjalar di tubuh Ming Sin Si.


Tak lama kemudian kulit yang berwarna hitam kebiruan di sekitar dada Ming Sin Si perlahan lahan mulai memerah, begitupun dengan bibir Ming Sin Si yang menghitam kini berangsur angsur memerah kembali.


"Berhasil!," bisik Yan Lan.

__ADS_1


Yan Lan segera memasukkan pil pemulih stamina yang dia keluarkan dari dalam cincin ruangnya kedalam mulut Ming Sin Si, dan memakaikan pakaian yang di milikinya kepada wanita muda itu, karena pakaian wanita itu sudah tak layak untuk di pakai lagi akibat pertarungan dengan leopard roh bintang yang menyebabkan pakaiannya sobek di sana sini.


Setelah mengobati Ming Sin Si, Yan Lan segera menceburkan dirinya kedalam air sungai yang mengalir jernih, untuk meredam gejolak darah ke lelakian nya sedari tadi begitu menyiksanya.


*****


Di dalam klan Ming Ketua Ming Gui begitu sangat terpukul karena hilangnya putri kesayangannya.


Para anggota klan senior yang di tugaskan khusus untuk mencari dan membawa pulang Ming Sin Si, datang dengan membawa berita duka.


"Lapor ketua, kami telah berusaha untuk mencari nona muda di seluruh area hutan terdekat dari tempat itu, akan tetapi nona muda tidak dapat kami temukan," ucap seorang anggota klan yang tergabung dalam tim pencarian.


"Bagai mana dengan leopard roh bintang yang berada di sana?," tanya ketua Ming Gui.


"Leopard roh bintang masih berada di sekitar tempat itu ketua, karena kami masih merasakan aura keberadaannya," ucap anggota klan senior itu kembali.


"Prak..!!"


Aku takkan mengampuni siapapun yang telah mencelakai keluarga besarku, apalagi itu mencelakai putriku sendiri.


"Cepat kalian bawa surat ini kepada ketua Huang Lang yang merupakan ketua 12 klan yang berada di ke kaisaran giok, agar mereka yang tergabung dalam 12 klan dapat membantu kita untuk membinasakan binatang roh surgawi itu," perintah ketua Ming Gui.


"Baik ketua!!" ucap mereka serempak.


Setelah mengambil surat dari tangan ketua Ming Gui, anggota senior klan segera pergi menuju ke kaisaran giok untuk bertemu dengan ketua Huang Lang di sana.


Ketua Ming Gui kembali duduk dan menatap kosong kedepan.


Ketua Ming Gui sengaja meminta bantuan pada 12 klan yang ada, di karenakan kekuatan klan Ming saat ini belum cukup mampu untuk membinasakan binatang roh surgawi yang bernama leopard roh bintang itu, mengingat tetua Gio Lang yang merupakan kultivator ranah tingkat Qi saint yang kekuatannya hampir menyamai dirinya saat ini, dengan mudah di kalahkan oleh binatang roh surgawi itu.

__ADS_1


Ketua Ming Gui tersadar dari lamunannya, diapun menarik napas dalam dalam dan menghembuskannya keluar secara perlahan lahan, untuk menghilangkan rasa sesak yang menghimpit hatinya.


"Sin er..., bagai mana keadaanmu sekarang nak," bisik ketua Ming Gui.


*****


Di tepi sungai yang berada dekat Ming Sin Si terbaring, Yan Lan membuat api unggun dan memanggang beberapa ikan sungai yang sore tadi berhasil di tangkapnya.


Aroma ikan panggang menyeruak di udara membuat siapa pun yang menciumnya ingin segera untuk menikmatinya.


Ming Sin Si perlahan membuka matanya, aroma ikan panggang segera memasuki penciumannya, yang membuatnya seketika itu Merasa lapar yang teramat sangat.


"Di mana aku ini," batin Ming Sin Si.


Ming Sin Si bangun dari tidurnya dan duduk di atas batu besar sambil memandangi area sekitarnya, matanya kini tertuju pada anak muda yang sedang memanggang ikan yang tak jauh dari tempatnya duduk.


Dengan spontan Ming Sin Si melihat keadaan tubuhnya, dan mendapati pakaian yang di kenakannya bukan lah pakaian yang biasa melekat di tubuhnya.


"Ackh...!!" pekik Ming Sin Si.


"Apakah pemuda itu telah melakukan hal buruk padaku disaat aku tak sadarkan diri? kurang ajar!! dia mengambil kesempatan di saat ku lemah, aku tak akan membiarkan orang yang telah melecehkan ku hidup!!" batin Ming Sin Si.


Ming Sin si segera mengambil pedang yang terletak tak jauh darinya, dan segera menyerang kearah di mana Yan Lan berada.


Yan Lan yang merasakan serangan mendadak, dengan reflek menghindari serangan cepat dari Ming Sin Si.


"Tunggu nona..!!, ini tak seperti yang anda pikirkan, lebih baik kita bicarakan dengan kepala dingin," ucap Yan Lan.


Ming Sin Si yang sudah di liputi amarah tetap menyerang Yan Lan dengan tehnik pedang yang di milikinya.

__ADS_1


"Aku tidak bisa menghindar terus seperti ini, mumpung kondisinya masih belum pulih, lebih baik aku melumpuhkannya," batin Yan Lan.


Dan alhasil Yan Lan berhasil menyarangkan totokannya ketubuh Ming Sin Si, yang membuat gadis muda itu tak berdaya.


__ADS_2