PENDEKAR MATA LANGIT

PENDEKAR MATA LANGIT
Terkena racun


__ADS_3

Di lereng bukit roh di mana Yan Lan pergi menjauh dari Yun er, tiba tiba saja Yun er di kejutkan oleh suara menggelegar dari seorang anak muda yang berada tak jauh dari tempatnya berbenah diri.


"Cepat serahkan semua inti roh yang ada padamu nona cantik, atau kulit mulusmu itu akan terluka," ucap sang pemuda.


Pemuda itu bernama Zhu Chiang dari klan Zhu yang merupakan kultivator dengan kultivasi elemen petir, dan juga merupakan putra dari ketua klan Zhu yang bernama Zhu Ging.


"Aku tak mempunyai inti roh yang anda inginkan," ucap Yun er.


"Ha..ha..ha..!! tak jadi masalah kalau kau tak mempunyai inti roh, aku akan memberikannya padamu asalkan kau sedikit memberikan kenikmatan padaku," ucap Zhu Chiang.


"Kurang ajar..!! kau kira aku ini wanita murahan yang dapat di tukar hanya dengan beberapa buah inti roh," hardik Yun er.


"Sudahlah nona, kau jangan munafik di hadapanku, aku telah melihat kau telanjang dan baru saja memakai pakaian, dan aku tau kalau kau sedang melakukan enak enak dengan hayalanmu bukan?, mendekatkan padaku aku akan memuaskan mu," ucap Zhu Chiang sambil menjilati bibirnya sendiri.


"Dasar tak tau malu!! aku akan membunuhmu karena telah mengintip dan berlaku kurang ajar padaku," teriak Yun er.


Yun er segera menyerang Zhu Chiang dengan pedangnya, yang membuat Zhu Chiang harus berloncatan kesana kemari untuk menghindari setiap serangan mematikan yang dilancarkan oleh Yun er.


Pertarungan sengit pun terjadi, terlihat Zhu Chiang mulai kwalahan menghadapi permainan pedang yang di keluarkan oleh Yun er.


Sementara itu Yan Lan yang berada di sebuah batu besar yang tak jauh dari tempat terjadinya pertempuran, hanya bisa tersenyum.


"Kau salah telah memprovokasi Yun er kawan, tingkat kultivasimu masih jauh dibawahnya, sama halnya kau mengantarkan nyawamu sendiri," batin Yan Lan.


Yan Lan sengaja tak membantu Yun er, karena Yan Lan merasa Yun er mampu untuk menghadapi pemuda itu, di karenakan tingkat kultivasi Yun er masih berada jauh di atas pemuda itu.


Zhu Chiang yang kewalahan langsung mengeluarkan binatang roh nya yang berupa musang petir.


"Bagus..!! keluarkan segenap kemampuanmu!!" teriak Yun er.


Musang itu dengan cepat menyerang ke arah Yun er dengan cakar yang di aliri energi listrik.


"Apa? mengapa kecepatannya tak terlihat olehku," batin Yun er.


Yun er di buat kebingungan dengan kecepatan yang di lakukan oleh musang petir, di mana objek sasaran Yun er selalu berpindah pindah tempat.


"Ini membahayakan bagi Yun er, ternyata pemuda itu telah menguasai tehnik ruang," batin Yan Lan.


"Walaupun Yun er mempunyai kultivasi yang lebih tinggi dari pemuda itu, dengan kemampuan pemuda itu dalam menguasai tehnik ruang, ini bisa menjadi senjata untuknya dalam mengalahkan Yun er. Aku harus segera membantu Yun er sebelum hal buruk terjadi padanya," batin Yan Lan kembali.

__ADS_1


Benar saja apa yang ada dalam pikiran Yan Lan, sebuah serangan yang sangat tiba tiba membuat Yun er terhuyung huyung ke belakang dengan luka mengganga bekas cakaran di bahu kirinya.


"Ha..ha..ha..Jangan kau anggap dirimu hebat dengan tingkat kultivasi yang lebih tinggi dariku, pertempuran lah yang akan menentukan siapa pemenangnya," ucap Zhu Chiang.


"Mengapa setiap serangannya tak menimbulkan suara jejak kaki di tanah, kalau begini terus aku pasti akan mati di tangannya," bisik Yun er.


Yun er mengerahkan energi bulan dingin ke pedangnya, kemudian menajamkan pendengarannya.


Berkali kali Yun er melakukan serangan yang mematikan, akan tetapi musang petir yang di serangnya selalu saja lenyap dan berpindah posisi ke sisi lain tubuh Yun er, hal ini yang membuat kesulitan bagi Yun er dalam menghadapinya.


"Ha..ha..ha..kau takkan bisa melukaiku cantik," ucap Zhu Chiang.


"Aku akan melumpuhkan mu setelah itu aku akan menikmati tubuh indah mu itu," sambung Zhu Chiang kembali.


"Lebih baik aku mati dari pada harus menyerahkan tubuhku ini padamu," teriak Yun er.


Tiba tiba musang petir yang ada di hadapan Yun er menghilang dari pandangannya.


"Terima seranganku ini cantik!!" teriak Zhu Chiang.


Yun er mempertajam pendengarannya kembali dan tiba tiba Yun er merasakan ada sebuah benda kecil yang mengeluarkan deru angin dari belakangnya, dengan cepat Yun er melakukan gerakan indah dan menusukkan pedangnya kebelakang.


Pedang Yun er berhasil menghujam masuk ke dada kiri Zhu Chiang dan menembus jantungnya.


Yun er segera mencabut pedangnya yang membuat Zhu Chiang tergeletak di tanah.


Yun er merasa puas dengan tumbang nya pemuda yang telah melukainya.


Dengan segera Yun er mengambil kotak kecil yang ada di dalam baju pemuda itu.


"Keluarlah Lan Yan !!, aku tau kau masih disini!!," ucap Yun er.


Yan Lan segera melesat ke arah di mana Yun er berada.


"Terimakasih karena kau telah membantuku dengan melemparkan kerikil hingga aku dapat mengetahui keberadaan pemuda ini," ucap Yun er.


Yan Lan hanya tersenyum dengan perkataan Yun er.


Yun er segera memperbesar kotak yang ada di genggamannya dengan menyalurkan Qi murni di telapak tangannya. segera Yun er mengeluarkan semua isi di dalam kotak penyimpanan pemuda yang telah mati di ujung pedangnya itu, dengan tanpa tersisa.

__ADS_1


"Yan Lan kau ambillah semua barang barang ini, aku hanya memerlukan kaktus roh 7 warna dan batu roh sulfur malam ini," ucap Yun er.


Mata Yan lan terarah pada gulungan yang keluar dari dalam kotak penyimpanan pemuda itu, segera Yan Lan meraihnya dan membuka gulungan itu.


"Sungguh hari keberuntunganku, ini adalah gulungan dasar tehnik elemen petir," batin Yan Lan. Yan Lan segera memasukkan gulungan itu kedalam cincin ruangnya.


"Yakin kau tak mau benda benda ini?" tanya Yan Lan.


"Aku tidak membutuhkannya, aku hanya perlu mendapatkan batu inti binatang roh sekarang," jawab Yun er.


Yan Lan pun memasukan semua barang barang berharga ke dalam cincin ruangnya.


Tiba tiba Yun er merasakan sakit yang sangat luar biasa di bahunya, diapun merintih tertahan sambil memegangi bahu kirinya.


"Coba aku lihat lukamu," ucap Yan Lan.


"Ini adalah racun yang sangat ganas, aku harus menghentikan laju penyebaran racunnya, jangan sampai racun ini masuk kedalam jantung Yun er," batin Yan Lan.


"Ini adalah racun yang sangat ganas, kalau kau masih ingin selamat sampai besok pagi, ikutin perkataan ku," ucap Yan Lan.


Yun er melihat keseriusan di wajah Yan Lan, tak ada candaan disana.


"Apa yang harus kulakukan?" tanya Yun er sambil menyandarkan tubuhnya ke badan Yan Lan, Yun er merasakan bahunya yang terluka seperti terpanggang di api bersuhu tinggi, seluruh persendiannya terasa sakit dan sukar untuk di gerakkan.


"Celaka racunnya mulai menjalar," bisik Yan Lan.


Yan Lan segera mengeluarkan 12 jarum emasnya dan melakukan tehnik akupuntur untuk mengeluarkan racun yang ada di tubuh Yun er.


"Jarum jarum ini bekerja dengan baik, aliran racun yang menyebar dapat di redamnya, aku akan mengeluarkan racun-racun nya," ucap Yan Lan.


Akhirnya Yan Lan dapat mengeluarkan sebagian besar racun ganas yang bersarang di tubuh Yun er, Yan Lan menatap wajah Yun er yang tertidur lelap.


Yan Lan mengambil kotak penyimpanan Yun er dari dalam bajunya.


Yan Lan memasukan batu inti binatang roh dan sebuah pil esensi es yang merupakan pil dengan kualitas pemurnian tingkat 10 serta secarik kertas.


Saatnya kau pulang Yun er, keadaanmu tak memungkinkan kau tetap berada di dalam bukit roh ini.


Yan Lan segera menghancurkan batu permata milik Yun er, yang membuat Yun er menghilang dari tempat itu.

__ADS_1


Bagi vote nya dong😘


__ADS_2