PENDEKAR MATA LANGIT

PENDEKAR MATA LANGIT
Api surgawi


__ADS_3

Yan lan mencari salah satu kamar yang banyak terdapat di dalam pagoda 9 di tingkat dasar, sengaja dia memisahkan diri dari rombongannya, karena Yan Lan ingin fokus dalam mencoba mengaktifkan kembali mata langit yang ada pada tubuhnya.


Yan Lan mulai masuk kedalam salah satu kamar, dan merasakan Qi yang sangat berlimpah di dalam ruangan itu.


"Aku harus secepatnya berkultivasi di dalam ruangan ini," batinnya.


Yan Lan mengeluarkan beberapa batu inti siluman dan beberapa batu inti roh yang masih tersisa di dalam cincin ruangnya.


"Bebatuan ini merupakan batu inti terakhir yang kupunya, semoga dapat membantuku dalam mengaktifkan mata langit," batin Yan Lan.


Yan Lan segera menyusun batu batu itu di hadapannya, dan mulai duduk bersila melakukan meditasi.


Cahaya keemasan mulai keluar dari dalam tubuh Yan lan, makin lama cahaya itu semakin terang seiring dengan terserapnya semua batu inti yang ada di hadapannya.


Tubuh Yan Lan bergetar hebat, seluruh tubuhnya terasa panas seperti di panggang di atas bara api dengan suhu yang tinggi.


"Ackh..!!, aku sudah pada batas maksimalku, aku sudah tak sanggup lagi untuk melanjutkan membuka mata langit di tubuhku," batin Yan Lan.


Saat batas kemampuannya sudah di ujung tanduk, tiba tiba saja Yan lan berada pada alam yang berbeda, suasana ditempat itu sangat asri dengan udara yang sejuk dan teduh. Yan Lan kini berada di puncak sebuah gunung yang menjulang tinggi ke langit.


Yan Lan melihat keatas batu besar yang berada di tempat itu, di sana terdapat sesosok laki laki tua dengan jenggot dan rambut yang telah memutih semua.


Yan Lan bingung harus melakukan apa, karena lelaki tua itu terus memandang kearah jurang yang membentang luas dan membelakanginya.


Dengan perlahan Yan Lan mencoba mendekati orang tua itu. "Maaf ketua, tempat apakah ini dan mengapa aku bisa berada di sini," ucap Yan Lan perlahan.


Laki laki tua itu membalikkan badannya, terlihat oleh Yan lan kharisma yang sangat kuat terpancar dari wajah tua nya.

__ADS_1


"Cucuku Lan er, kau berada di tempatku, aku sengaja membawa kau kesini karena sudah waktunya bagiku untuk memberikan padamu warisan yang terpendam di dalam pagoda 9, ini adalah takdirmu untuk menyelamatkan kan semua manusia yang berada di benua permata hijau ucap laki laki tua itu.


"Kau pasti bertanya tanya mengapa aku begitu mudahnya memberikan warisan kuno peninggalan pagoda 9 ini bukan?" tanya laki laki tua itu.


Yan Lan menganggukkan kepalanya pelan, dia takut menyinggung lelaki tua yang ada di hadapannya.


"Aku akan menceritakan sebuah kisah," sambungnya.


Dahulu kala ada dua orang kakak beradik yang mendapatkan anugrah dari dewa ilahi yang bersemayam di dalam kuil suci, untuk membangun peradaban manusia di benua permata hijau.


Laki laki itu bernama Wong Xue, dia mendapatkan sebuah gulungan emas yang merupakan kumpulan tehnik pengobatan Alkimia, dan tehnik cara mengunakan Api ajaib yaitu api generasi dewa kuil suci yang biasa di sebut dengan Api Surgawi.


Dengan kemampuannya di bidang Alkemis dia mendirikan pagoda 9, sebelum kematiannya karna di makan oleh usia, rohnya di sebar kedalam pagoda 9, roh itulah yang menjadi sumber Qi murni di dalam pagoda 9 hingga sekarang.


Saudara kandung Wong Xue bernama Wong Fei, dia mendapatkan sebuah gulungan berwarna perak, yang merupakan tehnik elemen es dan juga mendapatkan sebuah mata langit.


Kekaisaran giok sendiri terbentuk karena andil dari Wong Xue.


Kaisar pertama mendapatkan sebuah gulungan berwarna jingga yang merupakan tehnik cahaya.


Dengan kecerdasan kaisar pertama yang bernama Xing Fu Lang dan kemampuan berfikir Wong Xue, maka mereka berdua membentuk peradaban dan tata kotanya sendiri, di mana pusat pemerintahannya adalah istana dan kotanya adalah Awan langit.


Hingga sekarang istana giok dan pagoda 9 merupakan 1 kesatuan yang tak dapat di pisahkan, istana giok selau menghormati pagoda 9 karena asal usul terbentuknya kekaisaran giok berasal dari leluhur pagoda 9.


Laki laki tua itu pun mengakhiri ceritanya.


"Maafkan saya leluhur karena tak mengenali anda, sekarang saya baru mengerti jika saya tengah berhadapan dengan leluhur Wong Xue saudara kandung dari leluhur Wong Fei," ucap Yan Lan sambil menggenggam tinjunya memberi hormat.

__ADS_1


"Anak yang cerdas dan murah hati, tak salah Wong Fei memberikan warisan berupa mata langit kepadamu," ucap leluhur Wong Xue.


"Aku akan memberikanmu kitab Alkimia dan api surgawi agar kau dapat menyelamatkan semua peradaban manusia yang telah di buat oleh para leluhurmu, kau pelajari lah kitab yang ku berikan padamu dengan sebaik baiknya, gabungkan dengan mata langit yang ada di dalam dirimu, walau pun kau tak memiliki tehnik semua elemen yang ada di 12 klan, dengan gabungan mata langit dan api surgawi, cukup bagimu untuk bisa menjaga peradaban manusia di benua permata hijau," ucap laki laki tua itu yang tiba tiba saja menghilang dari pandangan Yan Lan.


Tiba tiba Yan Lan kembali kedalam ruangan dimana dia berkultivasi.


Di dalam alam fikiran Yan lan kini terdapat 2 kitab kuno pemberian leluhur Wong Xue dan leluhur Wong Fei.


Tiba tiba awan gelap menutupi pagoda sembilan, petir besar menyambar kesana kemari kian mencekam. Ketua pagoda 9 terbangun dari meditasinya dan langsung menghitung jari kanannya dengan menggunakan ibu jari kanannya.


"Siapakah yang mempunyai kekuatan sedasyat ini hingga mampu membangunkan meditasiku? dan mengapa kekuatan itu berasal dari dalam pagoda 9 aku harus segera kesana," bisik Hyo jin yang langsung melesat cepat kearah pagoda 9.


Tubuh Yan Lan yang mendapatkan warisan berupa inti api surgawi dari ketua Wong Xue, seketika mengalami ledakan di dantiannya yang menyebabkan lautan energi di dalam tubuhnya meluas dan tak bisa diukur.


"Akhirnya aku mampu menguasai api surgawi yang kini bersemayam dalam tubuhku," batin Yan Lan dengan senyum merekah di bibirnya.


"Walau aku belum bisa mengaktifkan mata langit, akan tetapi dengan adanya api surgawi ini aku pasti bisa melawan orang orang yang akan mencoba menindasku," sambung Yan lan yang melihat api putih di telapak tangannya.


Yan Lan keluar dari ruangan itu lebih awal dari para murid terpilih lainnya, dan langsung menuju ke arah dimana kamar tempat peristirahatannya berada.


Yan Lan yang merasa kelelahan langsung merebahkan tubuhnya di atas pembaringan dan tertidur pulas.


Di depan pagoda 9 kehebohan terjadi, di mana ketua Hyo jin menampakkan dirinya di depan para murid terpilih. Dengan kemampuan ranah kultivasi Qi alam tingkat 2, ketua Hyo jin segera mendeteksi semua murid terpilih guna mencari kekuatan tersembunyi di balik wajah muda para murid terpilih.


"Tak ada satupun yang mempunyai kekuatan tersembunyi di tubuh mereka, tapi mengapa firasatku mengatakan jikalau salah satu murid di sini mempunyai kekuatan kuno yang tersembunyi," batin ketua Hyo jin.


Sementara itu Zhao Quin terus mencari keberadaan Yan Lan dari atas podium, hal yang sama dialami oleh Zhao Quin sosok Yan Lan yang di harapkan nya tak juga di temukan ya.

__ADS_1


"Mungkin aku melihat kakak Yan Lan hanya ilusi di dalam pikiranku, karena rinduku yang dalam padanya," batin Zhao Quin.


__ADS_2