
Tensi diantara kedua kultivator semakin meninggi, ratu Lily begitu sangat berambisi untuk menghancurkan Yan Lan karena Yan Lan begitu sangat meremehkannya, karna sebelum senjata, kitab pusaka dan berbagai macam binatang langit berjatuhan ke alam reruntuhan, kerajaan alam kilauan roh telah berdiri dan tanpa satu pun yang berani mengusiknya.
Dengan keberadaan Yan Lan yang berani menyinggung perasaan ratu Lily, membuatnya tak sungkan untuk segera melenyapkan Yan Lan dari muka bumi.
"Ayo kita segera bertarung, aku sudah tak sabar untuk segera merobek mulut besar mu itu," ucap ratu Lily.
"Aku sudah sedari tadi menunggumu untuk bertarung, kau jangan sungkan untuk mengeluarkan semua kemampuanmu atau kau akan menyesal jika nantinya aku yang akan memenangkan pertarungan ini," jawab Yan Lan.
Apa yang dikatakan Yan Lan, membuat hati lily bergejolak hebat, darahnya mendidih menahan amarah, dan pada akhirnya ratu Lily menyerang Yan Lan terlebih dahulu.
Serangan ratu Lily begitu sangat cepat, dan sulit dilihat dengan mata biasa. Mengetahui lawannya kali ini bukanlah kultivator biasa, membuat Yan Lan segera mengaktifkan mata langitnya.
Alhasil semua pergerakan cepat yang dilakukan ratu Lily dapat terlihat jelas oleh Yan Lan, dengan mudah Yan Lan dapat mengelak dan sesekali memberikan serangan balasan yang tak kalah mematikannya.
"Anak muda ini sepertinya dapat melihat gerakan ku, karena serangan yang kulakukan padanya selalu ditepis dan mengenai tempat yang kosong, aku harus segera merubah pola seranganku agar dapat mengalahkannya," batin ratu Lily.
Tubuh ratu Lily tiba tiba terpisah menjadi 3 bagian dengan rupa yang sama di udara, di dalam genggaman ratu Lily kini terdapat sebuah pedang dengan rupa yang sama, dan dengan cepat ketiga bayangan ratu lili menyerang Yan Lan dengan sangat ganas, dan dengan pola serangan yang penuh dengan tipu daya.
Walaupun Yan Lan menggunakan teknik mata langit yang dimilikinya, kecepatan serang dengan bermacam tipu daya di dalamnya membuat Yan Lan sedikit kerepotan menghadapinya.
"Serangan yang digunakannya sungguh aneh, serangan cepat yang dilakukannya dapat berubah ubah dalam waktu singkat, jika terus melayaninya dengan tanpa di imbangi serangan balik ke arahnya, hal itu akan membuat Qi dalam tubuhku perlahan-lahan akan terkuras habis, aku harus menggunakan tombak penguasa semesta untuk dapat mengimbangi serangan tipuan yang dilakukannya," batin Yan Lan.
Kali ini tombak penguasa semesta berada di tangan Yan Lan, dan tampak seorang pemuda tampan berada disampingnya dan juga memegang tombak yang sama, dia adalah jiwa atau roh dari tombak penguasa semesta.
Dengan adanya tombak penguasa semesta dan jiwa dari tombak itu yang berada disampingnya,
Yan memulai melakukan serangan cepat kearah ratu Lily.
Pertarungan kembali berlanjut, terlihat tak ada satupun dari keduanya yang ragu untuk mengeluarkan teknik dari senjata yang dipegangnya, kedua petarung saling menangkis dan memberi serangan balik yang tentunya dapat mengguncang area tempat itu.
Serangan Ratu lili yang tak berefek kepada Yan Lan, membuatnya semakin kesal dan perlahan-lahan menggunakan salah satu teknik pedang andalan yang dimilikinya.
__ADS_1
"Segel penghancur alam," teriak ratu Lily.
Di langit muncul lingkaran besar berwarna biru, di dalam lingkaran itu terdapat beberapa simbol dan lingkaran-lingkaran kecil lainnya, tak lama kemudian dari dalam lingkaran segel itu keluar ribuan pedang yang berwarna kuning keemasan, dan langsung menghujani tubuh Yan Lan dengan cepat dan terus menerus.
Melihat hal itu jiwa pedang penguasa semesta langsung melesat cepat ke depan, dan menyambut datangnya ribuan pedang dengan menusukkan pedangnya ke arah depan.
Seketika segel pelindung tercipta, yang membuat serangan ribuan pedang dari ratu lily menghantam segel pelindung yang dibuat oleh jiwa pedang penguasa semesta.
Dentuman berkali-kali mewarnai tempat itu, saat bertemunya segel pelindung dan ribuan pedang yang mengarah ke pada Yan lan.
Melihat serangannya kembali gagal, ratu Lily dengan kedua bayangannya langsung melesat ke arah Yan Lan berada.
Dua bayangannya langsung menebaskan pedang dari atas ke bawah, dan di tangkis Yan Lan dengan tombak yang berada di dalam genggamannya, sementara ratu lily dengan cepat berputar seperti gasing dengan ujung pedang mengarah ke depan, dan berteriak...
"Pusaran angin beliung".
Seluruh pepohonan yang berdekatan dengan tubuh ratu Lily tumbang dan berterbangan di udara, terkena efek serangan dasyat yang dikeluarkan ratu Lily.
Cencen dan Qing ruo yang tak ingin tuan mudanya terluka, mencoba untuk menyerang ratu Lily yang terus berputar seperti gasing, akan tetapi usaha mereka sia-sia karena tingkat kekuatan ratu Lily yang jauh di atas mereka berdua, membuat Cencen dan Qing ruo terpental oleh efek serang sang ratu.
Sementara disaat keterpurukannya, tiba-tiba saja tubuh Yan Lan bercahaya hitam pekat, dan udara begitu dingin menusuk tulang menyertai munculnya golok pembunuh semesta dari dalam tubuh Yan Lan.
Golok yang mempunyai kekuatan maha dahsyat, langsung menangkis serangan dari ratu Lily, hingga terjadi gesekan energi yang sangat kuat.
"Boom...!!"
Ledakan energi pun terjadi, tubuh ratu Lily terhempas kebelakang terkena efek ledakan energi.
Di saat melayang di udara itu, sesosok manusia berjubah hijau langsung menangkap tubuh sang ratu agar tak terhempas ketanah.
"Jendral Hyun liy...!!" ucap sang ratu lirih sambil memandangi wanita paruh baya yang tengah menggendongnya.
__ADS_1
Jendral Hyun liy merupakan wanita terkuat yang di miliki oleh kerajaan alam kilauan Roh, sesaat sang jendral menatap dingin kearah Yan Lan, dan kemudian membawa pergi sang ratu dari tempat itu.
Melihat ratu Lily telah dibawa pergi oleh seorang wanita, Yan Lan berinisiatif untuk beranjak pergi meninggalkan tempat itu dengan mengajak kedua pengikutnya.
"Ayo kita pergi dari tempat ini, jika kita terlalu lama berada di sini maka akan merepotkan kita dalam mencari keberadaan bunga teratai nirwana," ucap Yan Lan.
"Baik tuan muda!!" ucap Cencen dan Qing ruo bersamaan.
Belum sempat mereka pergi menjauh dari tempat itu, seorang gadis muda dengan 7 ekor ular kecil diatas kepala yang menutupi segenap rambutnya, langsung menghadang langkah mereka bertiga.
Ketujuh ular yang berada di atas kepala sang wanita, mempunyai perbedaan warna sendiri sendiri.
Walaupun terlihat sangat cantik, akan tetapi melihat adanya mahluk melata yang berada di kepalanya, membuat wanita muda itu terkesan sangat mengerikan.
"Kalian bertiga telah melukai ibuku, maka kalian harus mati di tempat ini," ucap wanita muda itu.
Wanita muda itu tiba tiba saja menghilang dari hadapan Yan Lan dan..
Sret ...!! Sret...!!
Ackh..!!
Ackh..!!
Kedua pengikut Yan Lan tiba tiba saja berteriak kencang, tubuh mereka seketika ambruk ketanah, dari pipi Cencen dan Qing ruo terdapat luka sayatan yang sangat cepat berubah warna menjadi biru.
Yan Lan segera menuju kearah keduanya. "Racun yang sangat ganas," bisik Yan Lan.
Yan Lan segera memasukkan beberapa pil kedalam mulut mereka berdua, lalu memberikan beberapa totokan agar racun tak menjalar ke arah jantung.
Yan Lan segera berdiri dan menatap tajam kearah wanita muda yang berada di hadapannya.
__ADS_1
"Cepat serahkan penawarnya, atau alam dan kerajaan kebanggaan mu ini akan ku hancur leburkan," ucap Yan Lan dengan amarah yang siap meledak.