
Di dalam sebuah hutan nun jauh disana, terdapat sebuah istana yang besar dan berdiri kokoh, akan tetapi kemegahan istana itu terlihat sangat menyeramkan dan anker.
Di singgasananya, raja iblis Zargon sangat terpukul mendengar kematian Jendral terkuatnya, dia tak menyangka jika ada seorang anak manusia yang mampu untuk membunuh jendral terkuatnya itu.
Diapun memanggil putranya yang merupakan perpaduan antara darah iblis dan manusia, dia bernama Azuma yang sangat kejam, dingin dan misterius.
Azuma berbeda dengan iblis lainya, wajahnya tampan dengan rambut panjang berwarna perak, tubuhnya bersih dan sedikit berotot, sorot matanya begitu tajam, akan tetapi semua iblis yang berada di istana iblis, begitu sangat takut kepadanya, termasuk jendral iblis Digos.
Azuma hanya patuh pada perintah ayahnya, apa pun perintah itu akan segera di laksanakan olehnya.
Sedari kecil Azuma telah berlatih kekuatan iblis, semua kekuatan iblis dari parah leluhur terdahulunya telah berkumpul dan menyatu dengan jiwanya, yang membuat Azuma mempunyai kekuatan hebat yang mampu melampaui kekuatan ayahnya, yang merupakan seorang raja bangsa iblis.
Sargon sendiri merupakan titisan raja iblis terdahulu, yang sengaja di selamatkan dan di sembunyikan di dalam hutan di benua permata hijau, dari pengawasan para dewa sewaktu para dewa berhasil mengalahkan bangsa iblis.
Dengan kekuatan dari raja iblis terdahulu yang kini berada di tubuhnya, Zargon berhasil membangkitkan para jendral terkuat yang di miliki raja iblis terdahulu, termasuk jendral perang Digos.
Dengan bantuan para jendralnya, raja iblis Zargon berhasil membentuk prajurit manusia iblis, dan menjadikan hutan itu sebagai area kekuasaannya.
Saat pertama kali raja iblis Zargon muda mencari tau sendiri kehidupan pradaban manusia, dia secara tak sengaja bertemu dengan seorang wanita dari klan Wutang yang bertempat di kota bunga persik.
Kecantikan putri dari seorang tetua di sana mampu membuatnya jatuh cinta, gayung bersambut cintanya terbalaskan, akan tetapi cintanya itu tak di setujui oleh sang ayah si gadis, karena melihat kondisi fisik dari Zargon muda yang lain dari pada fisik manusia pada umumnya.
Akhirnya wanita yang bernama lilia di bawah ke istana iblis, sesat raja iblis muda Zargon merasakan kedamaian dan ketentraman hidup bersama lilia sang istri.
Akan tetapi saat hamil besar, lilia menginginkan untuk melahirkan anaknya di kota bunga persik, yang membuat raja iblis muda Zargon mengiyakan keinginan istri tercintanya itu.
Sesampainya di sana, Zargon di hujat dan di usir dari kota bunga persik oleh para penduduk kota dan klan Wutang, karena telah memberi aib bagi klan dan kota bunga persik di mata ke kaisaran giok.
Akhirnya Zargon pergi meninggalkan kota bunga persik, semua itu dia lakukannya agar ke inginan istri tercintanya untuk melahirkan di kota kelahirannya itu dapat terlaksana.
Sebelum pergi Zargon berucap, "Jagalah istri dan anakku baik baik, jika salah satu dari mereka sampai ada yang terluka, aku akan memberikan bencana besar pada kota ini".
Karena lilia dahulu pergi meninggalkan kota dan klan secara diam diam, kemudian datang kembali dengan mengandung anak Zargon, membuatnya mendapatkan Bulian dan hinaan dari orang orang di sekitarnya.
Keluarga besarnya pun sudah tak mengakuinya lagi, dia di biarkan terlunta lunta di jalan, mereka menganggap keberadaan lilia telah menjadi aib bagi keluarga. Dan dengan keputusan bersama lilia di coret dari silsilah keluarga besarnya.
Sakit hati yang mendalam dan kurangnya nutrisi yang masuk kedalam tubuhnya, membuat kondisi kesehatan lilia menurun.
Untung saja ada seorang pengemis wanita tua yang iba dengan kondisinya, membuat pengemis itu mau menampung lilia di gubuknya.
Gubuk yang sudah tak layak di huni dari sang wanita tua, menjadi saksi kelahiran putra raja iblis Zargon di malam itu.
Karena kondisi lilia yang sudah lemah, membuat nyawanya tak tertolong lagi.
Tiba waktunya raja iblis Zargon untuk melihat keadaan istri tercintanya di kota bunga persik, betapa terkejutnya sang raja iblis mendengar dari ayah lilia yang merupakan salah satu petinggi klan, jika lilia telah lama pergi meninggalkan rumah karena sudah di coret dari silsilah keluarga.
Zargon muda terasa terpukul. Di dalam gelapnya malam dalam hujan yang sangat deras, raja iblis Zargon terseok seok mencari keberadaan istrinya.
Setiap jalan, gang dan lorong sudah di jelajahi, akan tetapi tak jua raja iblis Zargon menemukan keberadaan istri tercintanya itu.
Hingga akhirnya raja iblis Zargon merasakan ada aura iblis yang sangat kuat menebar di udara. Dengan cepat raja iblis Zargon berlari ke arah sumber aura iblis itu.
Di dalam sebuah gubuk reyot, raja iblis Zargon menjumpai seorang bayi laki laki bersama seorang wanita tua, wanita tua itu begitu sangat ketakutan melihat wajah iblis Zargon yang sangat menyeramkan.
Dan pada akhirnya wanita tua itu menceritakan semua yang terjadi pada lilia dan putranya. Kematian istri tercintanya membuat raja Zargon murka. Di depan pusara istrinya Zargon berjanji akan memusnahkan seluruh kota bunga persik dan klan Wutang tanpa tersisa.
Raja iblis Zargon memberikan hadiah besar kepada wanita tua yang telah membantu istri dan putranya, dan mengutus salah seorang perwira tingginya untuk mengantarkan wanita tua itu ketempat yang lebih layak dan aman baginya.
__ADS_1
Pagi menjelang, para manusia iblis melakukan penyerangan, dan menangkap seluruh penduduk desa untuk di kumpulkan ke suatu tempat dimana terdapat lapangan yang luas.
Raja iblis Zargon bersama 4 jendral perangnya menuju ketempat di mana klan Wutang berada. Pertempuran antara klan Wutang dan para petinggi iblis tak dapat terelakkan.
Para petinggi dan anggota klan Wutang di bantai, mayat anggota klan Wutang bergelimpangan di mana mana, begitu pun dengan ketua dan para tetua klan, tak luput dari pembantaian itu.
Ayah lilia di seret menuju ketempat dimana berkumpulnya para penduduk kota, dan menyuruh seluruh penduduk kota untuk menganiayanya hingga mati
Setelah ayah lilia mati secara mengenaskan, raja iblis Zargon dengan amarahnya, langsung mengisap aura hidup seluruh penduduk kota bunga persik.
Teriakan dan jeritan menyayat hati dari para penduduk kota, baik muda, tua maupun anak anak menggema di udara, yang membuat siapapun yang mendengarnya akan merasa iba.
Tawa kepuasan keluar dari mulut raja iblis, yang melihat seluruh penduduk kota yang telah menyakiti istrinya mati.
Putra raja iblis Zargon di beri nama Azuma, dia di latih dan dibesarkan oleh raja iblis Zargon dengan penuh kasih sayang.
*****
Azuma datang memenuhi panggilan ayahnya, dengan menggenggam tinju dan memberi hormat, Azuma lantas berkata.
"Apakah ada tugas yang harus ku selesaikan ayah?.
"Putraku Azuma, jendral Digos telah terbunuh di kota bulan suci, jiwanya sudah tak bisa di bangkitkan lagi dan pelakunya adalah seorang anak manusia," jawab raja iblis Zargon.
"Aku akan kesana untuk menghabisinya ayah!!" ucap Azuma.
"Tidak putraku, ada tugas yang lebih penting untukmu, aku ingin kau ke benua semesta biru, buat ras kita menguasai seluruh benua itu, jika kita bisa menguasai seluruh benua semesta biru, kita akan dapat membuat pasukan perang untuk menyerang kembali para Dewa," ucap raja iblis Zargon.
"Baik ayah, aku akan menjalankan tugas itu!, terus Bagai mana dengan ayah sendiri?" tanya Azuma.
"Bagai mana dengan kota bulan suci dan istana gerbang naga?" tanya Azuma kembali.
"Kota itu tak begitu menguntungkan kita, apa yang sudah kuberikan kepada mereka, tak sebanding dengan apa yang mereka berikan, untuk sementara ayah tak akan memberikan bantuan kepada mereka lagi, yang terpenting sekarang ayah akan fokuskan untuk menguasai kekaisaran giok," jawab raja iblis Zargon.
"Jika begitu, aku pamit ayah!!" ucap Azuma
Raja iblis Zargon menganggukkan kepalanya, mengiyakan.
*****
Pagi hari yang cerah, rombongan besar para penghuni desa yang jumlahnya ribuan orang, langsung memasuki kota bulan suci.
Di bawah pimpinan tetua Yang long, seluruh penghuni desa yang sudah berlatih dalam menghadapi sebuah pertempuran, langsung menuju keistana gerbang naga.
Di istana gerbang naga mereka telah disambut dengan ribuan pasukan istana, yang bergabung dengan manusia iblis yang tersisa.
Raja kota Lin Wahai dan selir Lin yu tampak berdiri diatas kereta kudanya.
"Menyerahlah Lin Wahai, kau tak akan mampu untuk mengalahkan kami sekarang, kami telah mempersiapkan ini semua dengan matang," ucap tetua Yang long.
"Bermimpi lah pak tua, dengan pasukan mu itu, tak akan mungkin bisa mengalahkan pasukan istana gerbang naga ku!!" teriak Lin Wahai.
"Di mana tuan mudaku!??" jika kau sampai melukainya aku sendiri yang akan membunuhmu," teriak Leo penuh amarah.
"Apa?, Yan Lan tak bersama mereka!?, ini berita bagus, aku tak perlu khwatir lagi dengan mereka, karena kartu As yang mereka miliki sudah tak ada," batin raja kota Lin Wahai.
"Ha...ha...ha..., Yan Lan sekarang telah menjadi budakku, aku bebas berbuat apapun padanya," ucap raja kota dengan tawa kemenangan.
__ADS_1
Darah ditubuh Leo mendidih seketika, amarahnya pun sudah tak terbendung lagi, begitupun dengan Gon Lang, Biyao dan Zhao Quin yang mendengar perkataan raja kota Lin wahai.
Raja kota terdahulu langsung mengangkat pedangnya, untuk menyerang istana gerbang naga, maka bergeraklah para pasukan muda desa.
Ribuan anak panah yang di lepaskan oleh prajurit istana gerbang naga, langsung menyambut datangnya pasukan muda desa.
Sebelum anak panah yang berterbangan di udara mengenai pasukan muda desa, Gon Lang yang telah merubah dirinya menjadi seekor naga emas, langsung menghalau semua anak panah hingga terhempas ke belakang.
Tak sampai di situ, Gon Lang dengan ganas memporak porandakan pasukan pemanah istana gerbang naga.
Leo yang merubah dirinya menjadi seekor leopard api, langsung merengsek masuk kerah pasukan istana gerbang naga, dengan kulit tebal yang tak bisa tertembus pedang musuh, Leo dengan mudah memporak porandakan pasukan prajurit istana gerbang naga.
Raja kota terdahulu dan tetua yang long, memilih untuk berhadapan dengan perwira tinggi iblis.
Sementara Biyao memilih untuk berhadapan langsung dengan ayah kandung raja kota Lin Wahai, yang kini sudah di bangkitkan. Dia adalah jendral Diegar yang menguasai tehnik roh sama halnya dengan Biyao.
Di tempat lain selir Lin yu bertarung habis habisan dengan Zhao Quin, selendang panca warna yang di miliki selir Lin yu terus memburu Zhao Quin dengan ganas.
Zhao Quin dengan mudah dapat mengelak dari serangan serangan mematikan yang di lancarkan oleh selir Lin yu, dengan sebuah pedang berwarna hijau di tangannya, Zhao Quin memberi serangan balasan yang tak kalah mematikan.
Sementara itu, raja kota Lin Wahai yang kini berhadapan langsung dengan pangeran ke 3, seperti mendapat kesempatan untuk membunuh calon raja terdahulu itu, karena selama tumbuh kembang bersama sebagai pangeran, tak sekalipun pangeran ke 3 mampu untuk mengalahkannya.
Pertarungan antara kakak beradik itu begitu sangat menegangkan, jual beli serangan terus terjadi, raja kota yang tadinya meremehkan pangeran ke 3, di buat kewalahan menghadapi serangan serangan yang di lesakkan olehnya.
"Dari mana dia mempelajari tehnik es yang sangat kuat ini," batin raja kota Lin Wahai.
Kali ini raja kota Lin Wahai semakin serius dalam menghadapi pangeran ke 3.
Sebagian besar para perajurit istana gerbang naga berhasil di lenyap kan, perwira iblis telah mati di tangan raja kota terdahulu dan tetua Yang long.
Sementara itu selir Lin yu yang tengah bertarung dengan Zhao Quin, tak menyangka jika Alkemis muda itu mempunyai tingkat kultivasi Qi alam awal, yang membuat selir Lin yu terdesak hebat.
Tehnik 9 kelopak teratai yang di miliki Zhao Quin begitu sangat kuat bagi selir Lin yu, sehingga pada satu kesempatan Zhao Quin berhasil melesakkan salah satu kelopak bunga teratainya ketubuh selir Lin yu, yang membuat selir Lin yu terhuyung huyung kebelakang dan ambruk ketanah dengan meregang nyawa.
Setelah kematian selir Lin yu, Zhao Quin melesat cepat masuk kedalam istana gerbang naga, untuk mencari kekasihnya Yan Lan.
Di tempat lain, Biyao yang mempunyai tehnik roh sama seperti jendral Diegar, masih terlalu tangguh bagi sang jendral.
Biyao berhasil mengurung sang jendral di dalam segel tabung roh, yang mana di dinding tabung roh itu terdapat huruf aksara, yang dapat mengisap energi Qi bagi kultivator yang terperangkap di dalamnya.
Jendral Diegar berusaha berontak untuk menghancurkan segel itu, akan tetapi usahanya sia sia belaka, karena semakin sang jendral terus mengeluarkan Qi, maka huruf aksara yang berada di dinding segel akan dengan cepat mengisap energi murninya itu.
Kini sang jendral hanya pasrah dengan keadaan, tubuhnya akhirnya terhimpit segel tabung yang terus mengecil, hingga merenggut nyawanya untuk kedua kalinya.
Pasukan muda desa berhasil menduduki istana gerbang naga, sementara itu terlihat pertarungan sengit antara raja kota Lin Wahai dan pangeran ke 3 semakin meninggi tensinya.
Pangeran ke 3 dapat mengimbangi serangan serangan mematikan dari raja kota Lin Wahai, raja kota terdahulu yang melihat pertarungan itu begitu sangat bangga dengan pangeran ke 3.
Dia tak menyangka dengan semua peristiwa yang terjadi, membuat pangeran ke 3 lebih kuat jauh dari sebelumnya, diapun sangat berwibawa dan bijaksana, raja kota terdahulu sangat yakin jika putranya itu dapat menjadi seorang raja yang dapat mengembalikan kejayaan istana naga, seperti sebelumnya.
Di pertarungan itu, raja kota Lin Wahai terlihat mulai terdesak hebat, dan pada pada sebuah kesempatan, pangeran ke tiga berhasil menapakkan telapak tangannya ke dada raja kota Lin Wahai, yang membuat raja kota Lin Wahai terdiam seperti patung hidup.
Pangeran ke 3 segera membelakangi sang raja, dengan meremas tinjunya dia berucap.
"Meledak!"
Seketika tubuh raja kota Lin Wahai hancur berkeping keping, menjadi serpihan serpihan es yang berserakan di tanah.
__ADS_1