PENDEKAR MATA LANGIT

PENDEKAR MATA LANGIT
4 keluarga besar


__ADS_3

Yan Lan melihat berbagai macam ramuan herbal yang berada di sekitarnya.


"Mengapa ramuan ramuan ini belum ada yang di murnikan?" batin Yan Lan.


Yan Lan berjalan menyusuri ruangan itu, hingga mendapati lelaki tua yang sedang merebus beberapa tumbuhan roh untuk mendapatkan sarinya.


"Paman, mengapa tumbuhan roh ini hanya di ambil sarinya dan tidak sekalian memurnikannya?" tanya Yan Lan.


"Aku heran padamu anak muda, kamu ini seperti orang yang bukan dari sekte naga di atas awan saja, hingga kau selalu memberikan pertanyaan pertanyaan yang semua orang di sini mengetahui jawabannya," batin lelaki tua itu.


Lelaki tua itu menatap Yan Lan lekat lekat.


"Aku rasa pikiran anak muda ini mempunyai masalah yang serius hingga dia lupa dengan jati dirinya, mungkin juga kepalanya terbentur benda keras sewaktu dia kutemukan pingsan di dalam hutan, tak ada salahnya aku menjelaskan tentang Alkemis dan keluarga besar disini" batin lelaki tua itu.


"Anak muda untuk memurnikan intisari dari ramuan herbal ini, memerlukan keahlian khusus yang mana hanya para keluarga besar dari sekte naga di atas awan yang bisa memurnikannya, tak seperti kita yang hanya masyarakat biasa dan pemula dalam bidang Alkemis," jawab lelaki tua itu.


"Namaku Mo Chi," ucap mo Chi memperkenalkan dirinya pada Yan Lan.


"Namaku Yan Lan paman, aku berterimakasih karena paman telah menolong dan membawaku kesini," ucap Yan Lan.


Mo Chi mengambil wadah yang telah berisi teh panas dan menuangkannya kedua buah gelas yang berada di atas meja.


"Yan Lan kemarilah temani paman minum teh ini," panggil Mo Chi.


"Baik paman" jawab Yan Lan.


Mereka pun berbincang bincang sambil meminum teh yang telah tersedia diatas meja.


Yan Lan akhirnya tau jika Mo Chi merupakan pembuat obat obatan herbal yang akan di jualnya lagi ke pasar, dan bahan baku obat obatan herbal itu dia cari sendiri di dalam hutan.


Sementara itu Mo Chi mengetahui jika Yan Lan merupakan masyarakat biasa, yang menggantungkan hidupnya dari mencari tumbuhan herbal yang ada di dalam hutan, seperti itulah pengakuan Yan Lan yang Mo Chi ketahui.


"Paman aku sedikit mengetahui cara memurnikan pil obat, jika paman mau aku akan membuatnya," ucap Yan Lan.


"Benarkah apa yang kau katakan Yan Lan? di pasar harga pil obat hasil pemurnian yang level rendah saja harganya masih tinggi, masih bisa mencapai harga 100 batu roh, yang mana harga itu bisa menghidupiku selama setengah bulan tanpa kerja," ucap Mo Chi.


"Kalau begitu aku akan membuatnya, aku minta paman untuk mencarikan ku tungku pemurnian," ucap Yan Lan.


"Tunggulah disini Yan Lan, aku akan mencarikan tungku pemurnian untukmu," jawab Mo Chi bersemangat.


"Aku akan mencari informasi tentang sekte ini di dalam pasar, dan juga tentang 4 keluarga besar yang sangat berpengaruh itu, untuk saat ini tak masalah bagiku untuk tinggal bersama paman Mo Chi," batin Yan Lan.


Tak lama berselang Mo Chi datang membawa sebuah tungku pemurnian.


"Apakah tungku ini yang kau maksud Yan Lan?" tanya Mo Chi.

__ADS_1


"Benar paman, ini adalah tungku pemurnian," jawab Yan Lan.


"Aku akan membuatkan paman pil eleksir kultivasi, dan pil Penyembuh luka" akan tetapi aku minta paman menyiapkan berapa tumbuhan roh untuk membuat pil itu," ucap Yan Lan.


Yan lan menyebutkan beberapa bahan pembuatan pil yang di butuhkannya, karena Mo Chi merupakan seorang yang bergelut di bidang pembuatan obat herbal, tak sulit baginya untuk mencari bahan bahan yang di butuhkan oleh Yan Lan.


Setelah semua bahan terkumpul, Yan Lan mulai melakukan pemurnian dengan memasukkan satu persatu bahan kedalam tungku, dan mulai mengatur suhu tungku.


Tak berapa lama pil penyembuh luka telah selesai dibuat oleh Yan lan, aromanya pun sangat Khas yang membuat seisi ruangan penuh dengan aroma pil penyembuh luka.


"Pil ini merupakan pil penyembuh luka level 3, sengaja kubuat level 3 agar tak begitu menyolok di pasar saat menjualnya," batin Yan Lan.


Setelah menaruh semua pil kedalam wadah, Yan Lan kembali melakukan pemurnian pil. Kini pil eleksir kultivasi yang di buatnya, yang mana pil ini dapat meningkatkan kultivasi bagi praktisi beladiri di tingkat Qi perak kebawah.


Beberapa jam kemudian, pil eleksir kultivasi pun jadi.


Yan Lan memberikan pil yang telah di buatnya kepada Mo Chi.


Tangan Mo Chi bergetar melihat ada banyak pil pemurnian yang berada dalam wadah, dia seakan tak percaya jika Yan Lan yang semuda itu telah dapat memurnikan sebuah pil.


Setelah menerima pil pemberian dar Yan Lan, Mo Chi pun berkata.


"Yan Lan bersihkan dirimu, sebentar lagi kita akan menjual pil pil ini kedalam pasar," ucap Mo Chi.


Setelah semuanya siap, dengan menaiki gerobak sederhana yang di tarik oleh 2 ekor keledai, Mo Chi dan Yan Lan perlahan menuju ke pasar yang berada di tengah tengah kota.


Betapa terkejut nya Yan Lan menyaksikan keadaan kota sekte naga di atas awan yang begitu sangat ramai, bangunan bangunannya pun sangat megah dan terlihat modis.


Dari segi bangunan nampak keadaan sekte naga di atas awan lebih maju beberapa langkah kedepan, dari bangunan yang berada di ke kaisaran giok yang berada di daratan benua permata hijau.


Mata Yan Lan menatap tajam pada sebuah bangunan besar dan megah yang berada jauh dari pandangannya.


"Apakah bangunan megah itu berlantaikan awan?" tanya Yan Lan pada Mo Chi yang sedang mengemudikan kereta.


"Yan Lan yang kau lihat itu adalah bangunan sekte naga diatas awan, jika kau pandangi dari kejauhan kau akan melihat bangunan sekte itu berdiri di atas awan, tapi jika kau lihat bangunan itu dari dekat kau akan terkejut lagi karena lantai sekte itu terbuat dari batu bintang yang megah," jawab Mo Chi.


Yan Lan sangat penasaran dengan kemegahan bangunan sekte yang begitu sangat megah terlihat dari kejauhan.


"Suatu hari nanti, aku pasti akan berada disana," batin Yan Lan.


"Paman Mo Chi, dapatkah paman menerangkan padaku bagaimana bagaimana hubungan antara sekte, dan 4 keluarga besar yang berada di sini," ucap Yan Lan.


"Baik aku akan menjelaskannya padamu, agar otak jenius mu itu tak akan bertanya tanya lagi padaku," jawab Mo Chi.


4 keluarga besar terdiri dari :

__ADS_1


1. keluarga besar Xie.


Keluarga besar Xie di tandai dengan terdapatnya simbol naga di bahu kanannya, akan tetapi jika dia merupakan keturunan utama maka simbol itu akan berubah menjadi ukiran naga emas di tubuh keluarga utama itu,


Tapi sangat di sayangkan pemilik simbol naga emas pada keluarga besar Xie itu hanya tinggal beberapa saja akibat sesuatu hal yang sulit untuk di jelaskan.


2. keluarga besar Liu.


Keluarga besar Liu di tandai dengan fisiknya, yaitu memiliki mata biru sebiru lautan yang teduh, jika dia merupakan keluarga utama maka di keningnya terdapat sebuah tanda kecil semacam aksara langit berwarna biru.


3. keluarga besar Fama.


Keluarga besar Fama di tandai dengan simbol perisai perak di tubuh mereka, jika mereka melakukan pertarungan maka perisai itu akan timbul dan melindungi tubuh mereka, jika dia merupakan keluarga utama maka simbol perisai yang muncul akan bercahaya.


4. keluarga besar Neder.


Keluarga besar Neder di tandai dengan fisiknya yaitu otot kekar dengan perawakan besar dan memiliki gelang berwarna merah yang menyatu dengan kulit di tangan kirinya, jika dia merupakan keluarga utama maka gelang berwarna merah itu akan berada di kedua tangannya.


4 keluarga besar itu tergabung dalam anggota sekte inti, yang mempunyai ikatan khusus dengan pemimpin sekte yang bernama Patriack Pingyin Qin.


Mo Chi mengakhiri ceritanya karena kereta kudanya telah sampai ke pasar yang dituju.


"Paman, apakah paman mengetahui tentang wanita bernama Kumala yang merupakan wanita di salah satu keluarga besar?" tanya Yan Lan.


Mo Chi menatap tajam ke arah Yan Lan, dia tak mengira jika Yan Lan menanyakan hal itu.


"Aku tak mau menjawab pertanyaanmu itu Yan Lan, karena ini menyangkut harga diri dan martabat klan besar," jawab Mo Chi.


Yan Lan berpikir keras bagaimana caranya agar dia bisa mengorek keterangan dari Mo Chi tentang Kumala.


"Paman Mo Chi adalah pecinta herbal, jika aku memberinya sebuah pil pemulih stamina level 7, dia pasti akan menjawab pertanyaanku tentang Kumala," batin Yan Lan.


Yan Lan mengeluarkan sebuah pil pemulih stamina level 7 dari dalam cincin ruangnya.


"Paman, jika paman menjawab pertanyaanku tadi maka pil pemulih stamina tingkat 7 ini akan menjadi milik paman," ucap Yan Lan.


Mata Mo Chi terbelalak, dia tak menyangka jika pemuda yang berada di hadapannya mempunyai pil tingkat 7.


Buru buru Mo Chi mendekati Yan Lan dan berbisik di telinganya agar tak ada orang lain yang mendengar perkataannya itu.


"Kumala berasal dari keluarga besar Xie, nama sebenarnya adalah Kumala Xie dia adalah wanita utama dari keluarga besar Xie yang telah mati karena mendapat hukuman dari patriack sekte terdahulu di pengasingan," Jawab Mo Chi.


"Ternyata leluhurku itu telah mati, dan dia berasal dari keluarga besar Xie," batin Yan Lan.


Yan Lan segera memberikan pil tingkat 7 yang telah di janjikan nya kepada Mo Chi.

__ADS_1


__ADS_2