PENDEKAR MATA LANGIT

PENDEKAR MATA LANGIT
Iri hati


__ADS_3

Yan Lan akhirnya memutuskan untuk menikahi putri Xing Xia Lin, karena ini satu satunya cara untuknya mendapatkan keturunan.


Sebelumnya Yan Lan membebaskan raja Giok Xing Ying yang berada di penjara di istana Phoenix, dan mengangkatnya kembali menjadi raja Giok, karena hanya dia satu satunya laki laki penerus kekaisaran Giok yang masih hidup.


Xing Ying begitu sangat berterimakasih dengan diangkatnya dia kembali menjadi kaisar istana Giok, dan berjanji akan merubah hidupnya menjadi kaisar yang arif dan bijaksana, dan akan menjadi kerajaan sekutu bagi istana Phoenix.


Di istana Phoenix, Yan Lan mengajak kedua istrinya untuk berbicara dari hati ke hati, di sebuah taman yang berada di luar istana Phoenix.


Kedua istri Yan Lan sebenarnya telah menaruh curiga kepada sang suami, yang tiba-tiba saja mengajak mereka berdua ke sebuah taman untuk membicarakan hal penting di sana, akan tetapi mereka berdua tak bisa berbuat banyak, untuk mengatakan apa yang menjadi kecurigaan mereka berdua pada sang suami yang merupakan seorang raja besar.


"Yan Ling, Yun er, aku ingin membicarakan hal penting kepada kalian berdua, dan aku ingin kalian berdua memberi sebuah keputusan agar di kemudian hari tak akan menjadi masalah yang berarti, dan menimbulkan sebuah pertikaian," ucap Yan lan.


"Katakanlah kak Yan Lan, kami berdua akan mendengarkannya," jawab Yan Ling.


"Aku ingin menikahi putri Xing Xia Lin, dan aku menginginkan persetujuan dari kalian berdua, jika kalian berdua memperbolehkan aku menikahinya maka aku akan menikahi putri Xing Xia Lin, akan tetapi jika kalian berdua tak memperbolehkannya maka aku akan mengurungkan niatku itu," ucap Yan Lan.


Yan Ling dan Yun er saling berpandangan mendengar permintaan sang suami, mereka tak menyangka jika Yan Lan akan meminta sesuatu yang sangat berat, untuk menjawab apa yang menjadi keinginan sang suami.


"Aku tak meminta kalian menjawabnya sekarang, jika kalian berdua tak mengijinkannya maka aku tak akan menikahinya," ucap Yan Lan kembali.


Terlihat kedua wanita muda itu menarik napas dalam dalam dan menghembuskannya keluar secara perlahan lahan.


Yan Lan segera mencerna keadaan yang ada, dan berinisiatif untuk meninggalkan kedua istrinya sesaat dengan berjalan-jalan di taman, hal itu sengaja dilakukannya agar memberikan kesempatan kepada mereka berdua untuk membicarakan hal itu.

__ADS_1


Setelah beberapa waktu berlalu, Yan Lan menghampiri kedua istrinya untuk mengajaknya kembali ke dalam istana, akan tetapi ucapan sang istri seketika menghentikan langkahnya.


"Kak Yan Lan, kami berdua telah mengambil keputusan, yang mana kau boleh menikahi putri Xing Xia Lin dengan dua syarat," ucap Yun er.


"Apakah syarat itu?" tanya Yan Lan.


"Yang pertama setelah menikah dengan nya, putri Xing Xia Lin tidak boleh tinggal di istana phoenix, dan yang kedua kau harus berlaku adil terhadap kami ber 4," sambung Yan Ling.


Yan Ling dan Yun er memberikan ijin kepada suaminya untuk menikah lagi karena dalam fikiran mereka berdua, seorang raja besar tak masalah memiliki istri lebih dari satu, selain itu pasti ada suatu rencana yang menjadi rahasia suaminya, dan tak boleh mereka berdua ketahui.


Yan Lan tersenyum mendengar persyaratan dari kedua istri yang tak memberatkannya.


Yan Lan lalu memeluk kedua istrinya dan berkata. "Aku pasti akan berlaku adil, dan tak akan mungkin menyia nyiakan kalian semua, aku sangat berterimakasih karena kalian berdua telah mengijinkanku untuk menikahi putri Xing Xia Lin".


Setelah itu mereka bertiga kembali masuk ke dalam istana phoenix.


Keesokan harinya, Yan Lan pergi ke sekte naga di atas awan, untuk menemui istri ketiganya yang merupakan seorang patriack sekte, untuk membicarakan mengenai keinginannya yang akan menikahi putri Xing Xia Lin.


Diapun mengutarakan kepada Qian Qin, maksud kedatangannya ke sekte naga di atas awan secara tiba tiba.


Tanpa di duga oleh Yan Lan, Qian Qin mengiyakan jika suaminya itu menikah dengan putri Xing Xia Lin, karena Qian Qin berfikiran jika yang di nikahi suaminya itu hanyalah seorang manusia, dan bukan lah seorang Dewi yang abadi, jadi setelah semua istri Yan Lan meningal dunia karena umur yang semakin tua, maka dia akan dapat memiliki Yan Lan seutuhnya, dan abadi bersama.


Dengan seijin ketiga istrinya, Yan Lan pun meminang putri Xing Xia Lin, yang disambut baik oleh pihak kekaisaran Giok.

__ADS_1


Pernikahan pun terjadi, seluruh kota kekaisaran Giok menyambutnya dengan pesta yang meriah di seluruh pelosok kota, hingga kemeriahan itu terjadi selama dua hari dua malam.


Malam pertama Yan Lan dengan putri Xing Xia Lin berlangsung dengan sangat berbahagia.


Putri Xing Xia Lin begitu sangat bersuka cita dan bahagia dengan pernikahannya itu, sampai-sampai dia meneteskan air mata di malam pertamanya karena telah memberikan sesuatu yang sangat berharga yang di milikinya, yaitu mahkotanya kepada laki-laki yang begitu sangat dicintainya.


Setelah 2 bulan berlalu, putri Xing Xia Lin telah menunjukkan tanda-tanda kehamilan nya, hal itu yang membuat Yan Lan begitu sangat menyayanginya. Dan pada akhirnya kehamilan putri Xing Xia Lin sampai juga ke telinga kedua istri Yan Lan yang berada di istana Phoenix.


Kedua istri Yan Lan begitu sangat iri mendengar hal itu, terutama Yun er yang tak menginginkan kehamilan dari putri Xing Xia Lin, dari pernikahannya dengan sang suami.


Suatu hari Yun er mendengar jika suaminya akan berpergian cukup lama, hal itu yang membuat Yun er ingin melenyapkan putri Xing Xia Lin dan anak yang berada dalam kandungannya.


Sementara itu Yan Ling yang juga merasa jika putri Xing Xia Lin akan merebut kasih sayang sang suami padanya, begitu sangat jengkel dan menyesal, kenapa waktu itu dia mengijinkan suaminya menikahi putri Xing Xia Lin.


Akhirnya rasa dengki dan iri hati yang Yan Ling tunjukkan kepada sang suami, perlahan-lahan memudar setelah Yan Lan mengatakan sesuatu hal padanya


"Ling er.., walaupun putri Xing Xia Lin sekarang telah mengandung anakku, akan tetapi hal itu tak mengurangi rasa sayangku padamu, kau yang pertama di hatiku, maka selamanya akan menjadi yang pertama di hatiku, aku telah membicarakan hal ini pada putri Xing Xia Lin, jika ratu istana phoenix nantinya akan menjadi ibu kedua bagi anakku, dan kau bebas membawanya kapan pun ke istana ini," ucap Yan Lan.


Mendengar perkataan sang suami, ratu Yan Ling begitu sangat bahagia mendengarnya.


Hari hari sang ratu Phoenix pun kini sering berada di istana Giok, untuk menemani putri Xing Xia Li. Putri Xing Xia Lin pun begitu sangat senang karena istri suaminya yang merupakan ratu istana phoenix begitu sangat perhatian padanya.


Besok baru up 2

__ADS_1


__ADS_2