
Begitu sangat kuat nya kekuatan yang dimiliki oleh Yan Lan, hingga mampu menghancurkan asap hitam tebal dan membelah dua tubuh komandan iblis Renhard.
Darah membasahi seluruh area disekitar tubuh komandan iblis Renhard yang telah terbelah menjadi dua bagian, tak ada keanehan yang terjadi semuanya masih terlihat wajar, akan tetapi seiring menit berlalu tiba-tiba saja darah yang tergenang terangkan ke atas udara, membentuk bulir-bulir darah beku dan langsung menuju ke arah tubuh komandan Renhard yang terbelah menjadi 2 bagian.
Keajaiban terjadi, tubuh komandan Renhard kembali menyatu yang membuat sang komandan iblis itu hidup kembali.
Dia kembali bangkit berdiri tanpa ada sedikitpun luka di tubuhnya, bekas tebasan nya pun hilang tanpa tersisa.
"Ha...ha...ha ..!! tak ku sangka kau bisa sekuat ini anak muda!!, kau dapat membelah tubuhku menjadi dua bagian tapi sayang keinginanmu untuk membunuh ku itu hanya akan sia-sia belaka, karena aku adalah komandan iblis yang terkuat di istana iblis, dan akupun tak bisa mati!!" teriak komandan iblis Renhard.
Yan Lan mundur beberapa meter ke belakang, menyaksikan tubuh komandan Renhard yang terbelah menjadi dua, kini telah menyatu kembali.
"Mengapa bisa seperti ini, apa sebenarnya teknik yang digunakannya hingga dia dapat menyatukan kembali tubuhnya," batin Yan lan.
"Sepertinya akan sulit bagiku untuk membunuh Komandan ini, walaupun aku bisa membelah tubuhnya menjadi dua bagian, jika tubuhnya tetap bisa menyatu kembali sepeti semula, maka usahaku akan sia-sia saja, aku harus memikirkan cara untuk dapat mengalahkan komandan iblis ini," batin Yan Lan.
Pertarungan kembali terjadi, sambil bertarung Yan Lan terus memikirkan cara bagaimana dia bisa membuat tubuh komandan iblis Renhard tak bisa menyatu kembali.
Akhirnya Yan Lan menemukan satu cara untuk membuat komandan iblis itu lenyap untuk selama lamanya, yaitu dengan membakarnya dengan api surgawi.
"Ayo anak muda, tunjukkan padaku semua kekuatan yang kau miliki!!" ucap komandan iblis Renhard.
Mendengar sang komandan iblis yang merendahkannya, Yan Lan segera menyerang komandan iblis itu dengan telapak tangan yang telah di aliri Qi elemen es.
__ADS_1
Dengan menggunakan teknik ruang dan waktu, Yan Lan dengan cepat melesat kearah komandan Renhard berada, dan...
"Bug..!!"
Telapak tangan yang telah dialiri elemen es, langsung mengenai dada komandan iblis Renhard.
Tak ada hitungan detik, tubuh komandan iblis Renhard dari atas kepala sampai ujung kaki seketika membeku.
Yan Lan membelakangi tubuh komandan iblis Renhard, telapak tangan kanannya yang terbuka tiba-tiba saja tertutup menjadi tinju yang mengepal sambil berucap "Meledak..!!"
Seketika tubuh komandan Renhard berhamburan ke tanah kemah, menjadi bongkahan-bongkahan kecil es sebesar kerikil, lendir lendir yang berada di tubuhnya pun ikut membeku tanpa terkecuali.
"Kali ini apakah kau bisa menyatu kembali dengan tubuhmu, setelah nanti kau ku bakar dengan api inti surgawi terkuat ku" bisik Yan Lan.
Kedua telapak tangan yang Yan Lan tiba-tiba mengeluarkan api putih kebiruan dengan cahaya putih menyilaukan mata, api inti surgawi yang berada di dalam genggamannya langsung dilemparkan ke arah tubuh komandan Renhard.
"Dub...Dub...!!"
Semua bongkahan kecil tubuh komandan Renhard yang berserakan di tanah, seketika terbakar terbungkus oleh inti api surgawi yang Yan Lan lemparkan ke arahnya.
Keanehan terjadi, daging-daging yang berserakan di tanah yang berasal dari tubuh komandan Renhard, tiba-tiba saja bergetar seluruhnya, dan tak lama kemudian tubuh-tubuh itu berkumpul menjadi satu membentuk tubuh komandan Renhard.
Teriakan menyayat hati seketika keluar dari mulut komandan iblis Renhard, walaupun tubuhnya telah menyatu kembali, akan tetapi api inti surgawi tetap membungkusnya.
__ADS_1
Komandan iblis Renhard berlari ke arah pasukannya, dengan membawa kobaran api inti surgawi di tubuhnya, semua yang terkena api inti surgawi yang berada di tubuh komandan iblis Renhard seketika hangus terbakar.
Tak hayal lagi, kepanikan segera melanda pasukan iblis penyerang, karena melihat tubuh pimpinan mereka terbakar oleh kobaran api yang tak bisa padam.
Perginya komandan iblis Renhard membuat seluruh pasukannya ikut pergi meninggalkan tempat itu, begitupun dengan tetua Dong Wung yang sedang bertarung dengan ketua Yan Lou, dia pun meninggalkan pertarungan dan pergi mengejar komandan iblis Renhard yang terus berlari.
Yan Lan menghampiri ketua Yan Lou yang tubuhnya dipenuhi dengan luka luka bekas pertarungan melawan tetua Dong Wung.
"Paman beristirahatlah dahulu aku akan melihat kondisi paman!" ucap Yan Lan sambil melihat keadaan ketua Yan Lou.
"Luka luka paman Yan Lou hanya berupa luka sayatan pedang saja, dan tak ada luka dalam yang dideritanya, kurasa dengan meminum pil penyembuh luka ini sudah cukup untuk mengobati luka luka nya,'' batin Yan Lan.
Yan Lan segera memberikan pil penyembuh luka kepada ketua Yan Lou, dan dengan segera ketua menelannya.
"Lan er sepertinya memang kita harus membawa semua anggota klan, dan penduduk kota untuk meninggalkan kota crystal es secepatnya, sebelum para iblis kembali ke kota," ucap Yan Lan.
Yan Lan hanya tersenyum, dan menganggukkan kepalanya menyetujui perkataan ketua Yan Lou.
Ketua Yan Lou mengumkan untuk pergi meninggalkan klan Glasier menuju istana Giok, walaupun ketua Mogi an tak menyetujuinya.
Hari itu juga seluruh penduduk kota kristal es berangkat meninggalkan klan, menuju ke kaisaran giok dengan menggunakan binatang roh yang terbang di udara, maupun kendaraan kereta kuda dan berkuda.
Iring-iringan terus menerobos lebatnya hutan tanpa halangan yang berarti, dan akhirnya mereka sampai di istana giok walaupun cukup memakan waktu yang lama.
__ADS_1
Rombongan kota kristal es disambut hangat oleh raja Giok, dan para penduduk kota ke kaisaran.
Maaf belum bisa up banyak karena masih mengikuti turnamen bulutangkis antar kampung, setelah selesai pertandingan author akan kembali menulis lebih banyak lagi.