
Pertandingan Alkemis terus berlangsung, putri Bilqis dari kerajaan cahaya nirwana telah mendapat predikat lolos ke babak selanjutnya.
Kini giliran peserta satu satunya dari kerajaan puncak langit yang memberikan hasil pil pemurniannya.
"Pil racun penghancur roh dan jiwa level 6, dengan kualitas serat sangat halus dan terlihat nyata, serta warna merah pada permukaannya sangat cerah, pil ini sangat sempurna!!" ucap panitia peneliti pil.
Semua petinggi kerajaan puncak langit begitu sangat puas dengan hasil yang diperoleh oleh
Gorbach, yang merupakan salah murid inti dari sekte kalajengking hitam yang mengikuti pertandingan.
Akan tetapi keberhasilan Gorbach tak bertahan lama, tim dari kerjaan Awan ilahi tak terima dengan keputusan itu, karena peserta dari kerajaan puncak langit menyalahi aturan dengan membuat pil racun.
"Tidak mengurangi rasa hormat kami ketua panitia penyelenggara turnamen, kami tak bisa menerima jika peserta dari kerajaan puncak langit lolos ke tahap selanjutnya, karena peserta itu menyalahi aturan yang ada karena membuat pil racun yang sangat berbahaya, yang seharusnya peserta itu membuat pil obat seperti yang dilakukan oleh seluruh peserta yang lainnya," ucap salah satu petinggi kerajaan Awan langit.
Mendengar pembicaraan yang menyangkut tentang kerajaannya, salah seorang petinggi dari kerajaan puncak langit segera melesat menggunakan teknik meringankan tubuh yang sangat sempurna, mengarah kepada ketua panitia turnamen.
"Ketua, selama ini kami tak mendengar peraturan yang pernah mengatakan jika para peserta tak boleh membuat pil racun, kami semua hanya mendengar jika para peserta harus memurnikan pil dengan hasil yang sempurna agar bisa lolos ke tahap selanjutnya," ucap petinggi kerajaan puncak langit.
Setelah perdebatan yang ada maka ketua penyelenggara pertandingan memutuskan jika, peserta dari kerajaan puncak langit lolos ke tahap berikutnya.
Petinggi kerajaan Awan ilahi sebenarnya ingin ngotot dengan keinginannya itu, akan tetapi mengingat kepala panitia turnamen mempunyai hak mutlak untuk mengambil keputusan, maka petinggi Kerajaan Awan ilahi akhirnya diam.
__ADS_1
Dari kerajaan Awan ilahi, kedua pangeran secara mengejutkan dapat memurnikan 2 buah pil dengan hasil yang sempurna walaupun dengan level 5.
Sementara Yan Lan yang merupakan peserta terakhir, juga mampu mengejutkan seluruh penonton yang ada dengan berhasil memurnikan pil dengan level 7, walaupun Yan Lan sendiri mampu untuk memurnikan pil level 10, akan tetapi semua itu tak di lakukannya, agar dirinya tak begitu terkesan menonjol di antara peserta yang akan mempersulitnya untuk menyelidiki keberadaan tumbuhan kristal penumbuh roh.
Setelah panitia turnamen menggumumkan hasil yang akan maju ke babak final, maka turnamen akan berlanjut setelah masa 2 hari beristirahat. Ke empat peserta yang masuk babak final akhirnya kembali ke kediaman mereka masing-masing untuk beristirahat.
Malam itu Yan Lan pergi ke hutan lebat yang berada di belakang sekte pasir es, untuk bermeditasi guna menghubungi Biyao dengan menggunakan kontrak darah yang ada padanya.
Entah mengapa Yan Lan begitu sangat mengkhawatirkan istrinya Xing Xia Lin, yang tengah mengandung anaknya di Benua permata hijau.
Tapi sayang keinginannya itu tak jadi di lakukannya, karena melihat sebuah pemandangan yang sangat mengejutkannya, di mana putri Bilqis dari kerajaan cahaya nirwana tengah duduk bersila melakukan meditasi, dengan menahan rasa sakit akibat energi teratai yang sangat kuat yang menekan jiwanya.
"Teratai surgawi!" batin Yan Lan.
Makin lama kondisi Putri Bilqis semakin mengkhwtirkan yang membuat Yan Lan harus segera mengambil keputusan.
"Ini tidak bisa di biarkan, tubuhnya belum mampu untuk menerima kekuatan Dewi yang sebesar ini, jika dia terus tertekan seperti ini, maka dia akan terluka parah dan bahkan akan membahayakan nyawanya," batin Yan Lan.
Di saat Putri Bilqis sudah dalam keterpurukannya, dan menyerah dengan keadaan yang ada, tiba tiba saja sang putri merasakan ada energi hangat yang masuk ke tubuhnya yang membuat energi di dalam tubuhnya perlahan-lahan mulai membaik.
"Siapakah yang membantuku untuk menetralkan kembali energi ini?"batin putri Bilqis.
__ADS_1
Putri Bilqis segera menoleh ke belakang dan melihat sosok pemuda yang merupakan pemenang dari ujian turnamen kedua, yang berhasil membuat pil dengan tingkat kemurnian level 7 yang bernama Yan Lan.
Seketika wajah putri Bilqis tak menunjukkan sikap persahabatan, karena pemuda yang ada di hadapannya sekarang, merupakan saingan terberatnya dalam turnamen Alkemis yang di adakan kali ini.
"Aku tak menyuruhmu untuk membantu, jadi pergilah dari hadapanku," ucap putri Bilqis.
"Tak kusangka ada wanita sesadis ini, aku telah menolongnya bukannya mendapat ucapan terimakasih, eh..malah mengusirku," batin Yan Lan kesal.
"Baik..!! aku akan pergi dari sini, hitung-hitung aku telah membantu orang bodoh yang tak bisa menaklukkan kekuatannya sendiri," jawab Yan Lan dingin.
"Beraninya kau menyindirku dengan perkataan seperti itu, apa kau tak tahu tengah berhadapan dengan siapa? cepat pergi sebelum sebelum aku berubah pikiran dan menyakitimu!!" ucap putri Bilqis kembali.
Yan Lan tak mau memperpanjang masalah yang ada, karena dia tak ingin bermasalah dengan keluarga Kerajaan dari istana cahaya nirwana, tempat tumbuhan kristal penumbuh roh berada.
Yan Lan membalikkan badannya, dan berkata.
"kau tak akan bisa menggunakan sepenuhnya kekuatan teratai Dewi surgawi yang ada padamu, jika kau melakukannya maka tubuhmu akan terluka, dan seluruh kultivasi yang selama ini kau lakukan akan musnah seiring kematianmu!" ucap Yan Lan sambil melesat pergi meninggalkan tempat itu.
Apa yang dikatakan Yan Lan benar benar membuat putri bilqis tersentak, dia tak menyangka jika kekuatan Dewi yang selama ini disembunyikannya, dapat diketahui oleh pemuda yang baru dikenalnya.
Dan permasalahan tentang kekuatan Dewi teratai yang ada padanya, juga dapat diketahui oleh pemuda itu.
__ADS_1
"Siapakah pemuda itu?" batin putri Bilqis.
Dengan menarik nafas dalam-dalam dan menghembuskannya keluar secara perlahan-lahan, akhirnya Putri Bilqis pergi meninggalkan tempat itu.