PENDEKAR MATA LANGIT

PENDEKAR MATA LANGIT
Mengikuti tes penyeleksian murid terpilih.


__ADS_3

Yan Lan diam, ada hal yang bergelayut di dalam pikirannya saat ini dan ratu Rubby pun mengerti apa yang membuat tuan muda yang ada di hadapannya terdiam.


"Tuan muda, tempat ini di sakral kan bagi kaum serigala, tak ada satupun serigala turunan yang di perbolehkan masuk ke tempat ini kecuali aku. Selain di sakral kan, tempat ini juga terpasang segel darah yang dapat membunuh serigala turunan yang nekad masuk ketempat ini, jadi tuan muda tak usah khwatir, tak kan ada satupun serigala turunan yang akan masuk ke benua permata hijau, apalagi pintu portal ini hanya aku yang bisa mengaktifkannya," ucap Rubby.


Yan Lan tersenyum dengan perkataan Rubby barusan, kegelisahan di hatinya pun mereda.


"Terimakasih ratu Rubby," ucap Yan Lan.


Akhirnya Yan Lan masuk kedalam portal dan tiba di sebuah tempat yang sepi di dalam kota es.


"Beberapa tahun telah berlalu tak kusangka kota es bisa sepadat dan seramai ini sekarang," batin Yan Lan.


"Sudah lama aku tak makan enak, lebih baik aku pergi mencari makan terlebih dahulu," batin Yan Lan kembali.


Yan Lan masuk kedalam rumah makan yang berada di tengah tengah pasar. " ramai juga pengunjung rumah makan ini, sama seperti dulu saat aku masih tinggal di kota es ini," bisik Yan Lan.


Yan Lan memesan makanan yang menjadi kesukaannya di rumah makan itu, sewaktu dia dulu masih tinggal di kota es. Dengan lahap Yan Lan menyantap pesanannya.


Yan Lan mendengar percakapan pengunjung yang makan di sebelah kanannya dengan seksama.


"Ternyata kak Yan Lou telah menjadi juara di turnamen 12 klan, yang membuat ketua Huang Lang menjadi pemimpin di 12 klan dan tinggal di kekaisaran giok. Dan yang menjadi pengganti sementara ketua di klan Glasier adalah paman Yan Lao," batin Yan Lan.


Para pengunjung juga membicarakan tentang kecantikan putri ketua Yan Lao, yang menjadi buah bibir di kalangan para pemuda karena Yan ling termasuk dalam 5 wanita muda tercantik di benua permata hijau.


Di luar rumah makan terdengar pengumuman dari utusan kekaisaran yang menyatakan kalau pagoda 9 akan mencari bakat bakat terbaik di lingkungan klan maupun dari masyarakat biasa, di mana pengumuman tersebut menyatakan kalau pagoda 9 akan memilih murid inti yang akan di latih khusus oleh ketua Hyo jin, umur murid yang akan mengikuti seleksi di batasi sampai umur 22 tahun, bagi yang berminat segera mendaftarkan diri di klan Glasier.


Setelah membayar makanannya, Yan Lan segera bangkit berdiri dan langsung menuju kedalam klan Glasier untuk mendaftarkan diri.


Di dalam klan Glasier telah banyak anak muda yang mendaftarkan diri, semua pendaftar akan berkumpul besok pagi untuk melakukan tes kelayakan menjadi calon yang akan berangkat ke kota Awan langit di mana pagoda 9 berada.


Yan Lan tetap berada di lapangan latihan klan Glasier hingga menunggu pagi tiba, begitupun para pemuda yang lainnya yang juga banyak berada di sana.

__ADS_1


Yan Lan merebahkan tubuhnya di atas lantai lapangan sambil memandang bintang bintang yang berkelap kelip di langit. "Paman, Bibi aku sangat merindukan kalian," bisik Yan Lan, dan akhirnya Yan Lan pun memejamkan mata dan tertidur.


Keesokan paginya para pemuda dan pemudi yang akan mengikuti penyeleksian, harus masuk kedalam kolam es yang sangat dingin selama setengah jam, bagi yang tak kuat menahan dinginnya air kolam akan dinyatakan gugur.


Yan Lan diam menatap para peserta yang tak satupun mampu untuk bertahan di dalam kolam es selama 5 menit.


Tiba tiba wanita yang sangat cantik berjalan menuju kedalam kolam es, dia adalah putri ketua klan Glasier yang bernama Yan Ling. Wangi tubuhnya semerbak mewarnai udara di pagi itu yang membuat kagum semua pemuda yang melihatnya.


"Kau sekarang telah dewasa Ling er, dan wajahmu pun sangat menawan," batin Yan Lan.


Ada 5 orang yang bertahan di dalam kolam es, dia merupakan anak anak dari para petinggi klan Glasier.


Yan Lan memasuki kolam es dan berusaha menahan dinginnya air kolam.


"Siapa anak muda itu?" tanya ketua klan yang menunjuk ke arah Yan Lan.


"Dia anak muda dari masyarakat biasa ketua, dia mencoba keberuntungannya di penyeleksian kali ini, nama pemuda itu adalah Lan yan," jawab panitia penyelenggara tes.


Yan Lan sengaja memalsukan identitas namanya, karena selama ini klan Glasier telah menganggap dirinya mati, kalau dia tiba tiba muncul sebagai Yan Lan itu akan membuat heboh di klan Glasier, dan orang orang klan yang selama ini membencinya pasti akan memburunya kembali, itu yang membuat pertimbangan bagi Yan Lan agar merubah identitas namanya.


"Untuk Lan Yan di harapkan tinggal di klan Glasier selama belum ada perintah membawa kalian semua menuju ke kaisaran Giok di mana pagoda 9 berada," ucap panitia penyeleksian murid terpilih.


"Bagai mana mungkin gembel itu itu bisa lolos dari ujian ini, sementara ranah tingkatannya masih berada pada kultivasi Qi emas bintang 3, pasti dia curang!! karena memakai sesuatu yang dapat melindunginya dari suhu dingin di dalam kolam es ini," ucap Huang Jin yang merupakan putra dari ketua 12 klan Huang Lang.


"Jaga bicaramu Jin er!! tes ini sudah melewati tingkat pengamanan yang ketat, kalau Lan Yan curang, pasti dia sudah di diskualifikasi kan dari awal," jawab panitia penyeleksian murid terpilih.


Huang Jin terdiam dan menatap ke arah di mana Yan Lan berada, dia tak terima kalau Lan Yan yang masih di tingkat emas bintang 3 dapat ikut serta membawa nama besar klan Glasier ke kaisaran Giok. Hal itu sama saja memberikan aib bagi klan Glasier di mata 12 klan yang ada, karena tingkat kultivasi Lan yan yang rendah dan tak layak disandingkan dengan mereka berlima.


Melihat tatapan mata Huang Jin yang tak senang dengan keberadaannya, Yan Lan membalas menatap Huang Jin dengan senyum mengejek yang membuat Huang Jin semakin kesal ke pada Yan Lan.


Yan Lan di tempatkan di paviliun murid terpilih di dalam klan Glasier bersama 5 orang murid lainya termasuk Yan Ling dan Huang Jin. Paveliun murid terpilih itu di jaga ketat oleh beberapa orang penjaga klan.

__ADS_1


Malam harinya di ruang latihan Yan Lan melihat Yan Ling tengah berlatih tehnik pedang yang di milikinya, gerakan gerakannya sama persis dengan tehnik tarian naga es yang berada di dalam kitab kuno naga es.


Selesai melakukan latihan Yan Ling menyeka wajahnya dengan mengunakan kain untuk menghilangkan keringat yang menetes di wajahnya.


Dari jauh Yan Lan bertepuk tangan, yang membuat Yan Ling menatap ke arahnya.


"Nona Yan Ling tehnik pedang anda sangat luar biasa, tapi sayang banyak terdapat kelemahan di dalamnya," ucap Yan Lan.


"Maksud anda apa?" tanya Yan Ling menyelidik.


"Tehnik pedang sejati mengalir seperti air dan lembut seperti kapas, tak ada emosi di dalamnya, tetapi mengandung kekuatan yang sangat dasyat," Jawab Yan Lan.


"Kau meremehkan tehnik pedang ku," ucap Yan Ling yang mengarahkan ujung pedangnya ke arah Yan Lan.


"Maaf nona Yan Ling kalau perkataan ku menyinggungmu, aku hanya ingin menyampaikan pengalamanku dari tehnik pedang yang pernah ku pelajari," ucap Yan Lan.


"Urus dirimu sendiri dan jangan ikut campur dengan urusanku," hardik Yan Ling.


"Mengapa Yan Ling berubah seperti ini? kasar dan pemarah," batin Yan Lan.


Yan Lan mengambil pedang yang ada di dinding ruangan latihan dan mulai memperagakan tehnik pedang yang di kuasainya.


Yan Lan melakukan gerakan indah dengan pedangnya, yang membuat angin di sekitarnya menderu kencang akibat gerakan dan tebasan yang di lakukan Yan Lan.


Yan Ling terpaku melihat permainan tehnik pedang yang di peragakan oleh Yan Lan.


"Ternyata pemuda ini sangat lihai mengunakan pedang, tebasan dan tusukan pedangnya sangat lembut dan mematikan," batin Yan Ling.


"Nona Ling, menyatulah dengan pedang mu dan ikuti alur dimana tehnik pedangmu mengalir, itu akan membuatmu merasakan roh pedang sejati yang akan menimbulkan kekuatan besar yang alami, cobalah kau pasti akan mengetahui sendiri maksud dari perkataan ku ini," ucap Yan Lan sambil berlalu pergi.


Setelah kepergian Yan Lan, Yan Ling merasa penasaran dengan apa yang telah di katakan Yan Lan, dengan pedang yang berada dalam genggamannya, Yan Ling melakukan kembali tehnik pedang tarian naga es dengan petunjuk dari Yan Lan.

__ADS_1


Yan Lan sengaja memberikan petunjuk bagi Yan Ling karena semua petunjuk yang di berikannya itu terdapat di dalam kitab kuno naga es.


TERIMAKASIH BAGI TEMAN TEMAN YANG SUDAH MEMBERIKAN VOTE, LIKE DAN KOMEN SEMOGA SELALU DI BERIKAN KESEHATAN, AMIN.


__ADS_2