Pernikahan Yang Tak Kuduga

Pernikahan Yang Tak Kuduga
PYTK 25 Season 2


__ADS_3

Setelah keluar dari toko pakaian Kenan membawa Diva dan baby Khay ke sebuah cafe yang masih berada di pusat perbelanjaan tersebut, karena sudah waktunya untuk makan siang.


Baby Khay tampak tertidur setelah meminum ASInya lewat botol, Diva membaringkan baby Khay di sofa cafe.


"Yank." Kenan meraih tangan Diva di tatapnya mata sang istri.


"Yank, maafkan aku selama ini, aku akui aku benar-benar salah telah mengabaikan kalian, tapi yank, percayalah aku tidak ada maksud apapun, itu semata-mata saya lakukan demi kalian, demi kesejahteraan rumah tangga kita, demi masa depan yang cerah bagi anak-anak kita nanti, apapun akan kulakukan demi kebahagiaan kalian, termasuk bekerja keras seperti akhir-akhir ini." Ucap Kenan masih menatap dalam mata istrinya.


Mata Diva berkaca-kaca mendengar setiap kata yang di ucapkan suaminya itu, Diva merasa terharu, ia sadar kalau suaminya itu tidak bermaksud untuk mengabaikannya dengan baby Khay tapi Kenan melakukan itu semua dirinya dan anaknya.


"Maafkan aku juga by', aku sudah egois, aku berpikiran negatif kepadamu." Sahut Diva lalu memeluk suaminya dengan erat.


"Aku yang minta maaf Yank, kamu tidak salah, akulah yang salah karena terlalu berlebihan bekerjanya sampai mengabaikan kalian, bahkan membuatmu bersedih, sampai kamu mengalami kecelakaan, saat aku tahu kamu kecelakaan aku takut, bahkan sangat takut kamu akan kembali meninggalkan kami seperti dulu yank." Tiba-tiba air mata Kenan menetes saat ia mengingat Diva yang pernah dinyatakan meninggal saat kecelakaan kurang lebih 2 tahun yang lalu.


"Aku janji tidak akan meninggalkan kalian, tapi kamu juga janji ulangi lagi yang kemarin-kemarin, aku tidak melarang kamu bekerja by', tapi kami juga ingat waktu, ingat saat kamu sakit !" Ucap Diva melepaskan pelukannya dari Kenan.


"Iya sayang aku janji." Ucap Kenan.


"Aku sayang kamu !" Lanjutnya kemudian mengecup kening Diva tanpa malu-malu walau banyak pasangan mata yang melihat keharmonisan mereka.


"Aku juga sayang kamu by'." Balas Diva tersenyum saat Kenan melepaskan ciumannya dari keningnya.


Di sisi lain


Tampak seorang wanita menyeringai di depan meja riasnya, setelah melakukan panggilan telepon dengan seseorang.


Gadis itu adalah Calista, saat ini Calista berada di luar negeri, setelah Pak Arfan mengusirnya dari kantornya Calista memilih untuk ke luar negeri untuk menenangkan dirinya, mencoba untuk melupakan perasaannya terhadap Kenan, namun semakin ia ingin melupakan, semakin gejolak ingin memiliki pria beristri itu semakin kuat, hingga membuat dirinya buta, buta karena obsesinya terhadap Kenan.


Calista sudah memiliki rencana untuk memisahkan Diva juga Kenan.


Pak Arfan tidak mengetahui sama sekali rencana licik putrinya kali ini, karena Calista mengatakan kalau dia sudah tidak peduli lagi dengan Kenan, maka dari itu Pak Arfan menghentikan untuk memantaunya.

__ADS_1


"Tunggu aku kembali Kenan Al Fariziq." Gumam Calista menyeringai melihat dirinya di pantulan cermin.


🍀🍀🍀


Di bandara kota Xx Calista berjalan dengan gaya angkuhnya, mengenalkan kacamata hitam sambil mengeret koper miliknya.


"Selamat datang nona." Ucap pak sopir yang di kirim Pak Arfan untuk menjemputnya.


"Emmmm..." Dengan gaya angkuh Calista masuk ke mobil yang sebelum pak sopir telah membukakan pintu.


Pak sopir hanya menghela nafas melihat keangkuhan anak majikannya itu, lalu memasukkan koper milik Calista di bagasi, kemudian masuk ke mobil mengantarnya ke kediaman Pak Arfan.


Setelah cukup panjang perjalanan karena macet akhirnya mobil yang membawa Calista tiba di sebuah ruamah mewah bergaya minimalis modern.


Calista menampilkan mimik wajahnya sebaik mungkin, dan menghilangkan rasa angkuhnya, karena ia tak mau kedua orangtuanya menceramahi nya, karena keluarga Pak Arfan termasuk keluarga yang religius, mama Calista saja mengenakan hijab.


"Assalamualaikum...." Ucap Calista saat masuk ke rumahnya.


"Aku baik ma, mama apa kabar ?" Tanya balik Calista.


"Mama baik sayang, sekarang kamu bersih-bersih dulu, setelah itu kita makan siang bareng !" Ujar ibu Rizka mengusap lembut rambut panjang putrinya itu.


Calista pun hanya mengangguk, lalu pamit kepada papa dan mamanya untuk ke kamarnya.


"Makasih ya ma, kamu sudah menyayangi anak aku seperti anak kandung kamu sendiri." Ucap Pak Arfan tersenyum kepada istrinya itu.


Singkat Cerita.


Ibu Rizka bukanlah ibu kandung Calista, ibu kandung Calista sudah meninggal saat Calista berumur 2 tahun. Ibu Rizka adalah sahabat dari Pak Arfan yang bertemu kembali saat ibu Rizka melamar pekerjaan di perusahaan Pak Arfan. Pak Arfan pun selalu membawa Calista di kantor karena tidak ada yang menjaganya, sehingga Calista bertemu dengan Ibu Rizka dan merasa suka dan ingin ibu Rizka menjadi mamanya. Dan kebetulan Pak Arfan sudah lama menaruh hati untuk Ibu Rizka. Akhirnya Pak Arfan melamarnya dan menikahi ibu Rizka.


Calista sangat menyayangi ibu sambungnya itu.

__ADS_1


🍀🍀🍀


"Apa kamu sudah siap untuk kembali ke perusahaan ?" Tanya Pak Arfan kepada Calista saat makan siang.


"Sudah Pa." Sahut Calista.


"Apa kamu sudah benar-benar melupakannya, karena Papa tidak mau mendengar kamu buat masalah dengan keluarga Al Fariziq." Kata Pak Arfan.


"Iya pa, saya tidak akan melakukan itu." Calista kembali menyuapkan makanan ke mulutnya.


"Papa pegang kata-kata kamu, papa tidak akan segan-segan memberimu pelajaran jika sampai papa mendengar kamu melakukan hal-hal gila." Ancam Pak Arfan.


"Pa sudah ! Calista baru saja kembali, kenapa kau berkata seperti itu kepadanya." Ibu Rizka membela Calista.


"Aku hanya ingin anak ini tidak melakukan hal yang akan membuat keluarga kita malu nantinya." Sahut Pak Arfan.


"Dia tidak akan melakukan itu pa, mama percaya kalau anak kesayangannya mama ini tidak akan seperti apa yang kamu pikirkan." Ucap Ibu Rizka mengelus rambut anak sambungnya itu.


"Itulah mama, selalu saja kau memanjakannya, jadi dia ngelunjak." Ucap Pak Arfan jengah melihat istrinya yang terlalu memanjakan Calista.


"Pa, Mama tidak salah, dan aku janji akan berubah, saya juga janji tidak akan mempermalukan keluarga kita ini." Calista meyakinkan ayahnya.


"Saya harap begitu, karena perusahaan kita sudah bekerjasama kembali dengan ERLANGGA GROUP, papa ingatkan sekali lagi, jangan pernah mencari masalah dengan Kenan, kalau kau ingin tetap hidup tenang, apalagi saat ini ERLANGGA GROUP juga OFFICE milik Kenan sudah sangat berkembang, dan bangkit dari kebangkrutan, atas semua kerja keras Kenan akhir-akhir ini." Jelas Pak Arfan menjelaskan semuanya panjang lebar.


"Maaf Pa, tapi sepertinya saya lagi-lagi mengabaikan perkataan papa, saya ingin memperjuangkan cinta saya pa, saya ingin Kenan menjadi milik saya, apapun itu caranya." Batin Calista.


Bersambung.....


Jangan lupa tetap berikan dukungan buat Author LIKE, KOMENTAR, DAN VOTE. Agar Authornya tetap semangat.


Mampir juga ke karya aku lainnya. PERMATA HATI juga CINTA YANG KUMAN....🙏🙏🙏

__ADS_1


terimakasih 🙏🙏🤗🤗❤️❤️🌹🌹🌹


__ADS_2