Pernikahan Yang Tak Kuduga

Pernikahan Yang Tak Kuduga
PYTK 31 Season 2


__ADS_3

"Assalamualaikum, Khay Ayah pulang.." Ujar Kenan saat ia memasuki rumah dan langsung menghampiri Istri dan anaknya di ruang bermain baby Khay yang ada di dalam rumah tidak jauh dari ruang keluarga.



"Walaikumsalam." Balas Diva langsung meraih tangan suaminya untuk ia salimi lalu di balas Kenan dengan mencium kening istrinya bergantian dengan anaknya.


"Sudah pulang by ?" Tanya Diva.


"Sudah sayang." Sahut Kenan sambil menggoda baby Khay.


"Ya sudah mandi dulu gih ! Baru main sama baby Khay, kamu pasti keringetan kan ?" Ucap Diva lalu berjalan membawa tas kerja milik Kenan.


Tak lama Bi Siti menghampiri Kenan yang sedang bermain dengan Kenan.


"Pak biar saya yang menjaga baby Khay." Ucap bi Siti baby sitter Khay.


"Ya sudah bi..." Ucap Kenan lalu menyusul Diva di kamarnya.


Kenan sengaja tak mengeluarkan suara saat masuk di kamar, dan langsung berjalan ke walk in closed.


"Sayang kangen !!" Ucap Kenan langsung memeluk Diva dari belakang yang membuat Diva terkaget.


"Astaghfirullah by, kamu mengagetkanku saja !!" Ujar Diva menepuk tangan Kenan yang melingkar di perutnya.


"Kangen Yank !!" Kenan menyelampirkan rambut Diva ke samping lalu menciumi tengkuknya.


"By, apa yang kamu lakukan, geli ih ! Lebih baik sekarang kamu mandi !!" Ucap Diva sedikit menggeliat karena kegelian.


"Aku masih kangen yank, masa kamu enggak ngerti sih ?" Ucapnya terus menciumi tengkuk Diva turun ke pundaknya dan semakin mengeratkan pelukannya.


"By, ini masih sore !" Ucap Diva lirih.


"Enggak apa-apa." Kenan membalikkan badan Diva menghadapnya, lalu mencium kening, hidung, hingga turun ke bibir Diva.


Kenan terus me*****nya, begitupun Diva membalas ciuman suaminya, Kenan melepaskan ciumannya, mengangkat tubuh Diva menuju tempat tidur ala bridal styl.


Kembali Kenan menciumi seluruh wajah istrinya, hingga turun ke lehernya membuat tanda kepemilikan di sana sampai beberapa titik. Entah sejak kapan pakaian keduanya sudah berceceran di tempat tidur bahkan sebagian di lantai, Entah berapa kali mereka klimaks saling memuaskan satu sama lain.


"Terimakasih Sayang, I Love You !" Ucap Kenan mencium kening Diva cukup lama, dengan posisi Kenan masih di bawah kungkunganya.


Diva mengangguk sembari tersenyum.


"I Love You to by'." Balas Diva lalu mencium bibir suaminya sekilas.


Setelah di rasa cukup istirahat sejenak setelah melakukan adegan panas mereka di sore itu, tanpa aba-aba Kenan langsung menggendong Diva masuk ke kamar mandi.


"By, kita gantian aja mandinya." Ucap Diva ia was-was dengan suaminya, yang akan mengulangi permainan mereka di kamar mandi.


"Bareng aja yank, sudah lama kita enggak mandi bareng !" Sahut Kenan acuh.


"Tapi hanya mandi kan ? Aku enggak mau ya ngulang yang tadi !" Peringat Diva.


"Iya sayang janji, lagian bentar juga magrib, kalaupun mau ngulang, nanti malam lagi aja." Ucap Kenan menurunkan Diva di buthup yang sudah terisi air yang tadi di siapkan Diva untuk Kenan.


Setelah 30 menit mereka keluar dari kamar mandi dengan menggunakan kimono handuk masing-masing. Lalu keduanya masuk ke walk in closed untuk bersiap-siap untuk sholat magrib, masih ada waktu setengah jam lagi waktu magrib.


Setelah sholat magrib, Diva juga Kenan keluar dari kamar. Kenan langsung menghampiri Beby Khay yang sedang di ajak bermain di ruang tengah, sedangkan Diva ke dapur untuk membantu bi Ratih untuk menyiapkan makan malam.


"By, makan dulu yuk !" Ucap Diva setelah berdiri di samping suaminya.

__ADS_1


"Iya, ayo !" Kenan segera berdiri lalu merangkul pinggang Diva berjalan ke arah meja makan.


Setelah makan malam, Pasangan pasutri muda itu kembali keruang keluarga, baby Khay belum juga tertidur, ia masih asik bermain dengan beberapa mainan karetnya.


Saat bermain dengan baby Khay di atas karpet, tiba-tiba ponsel Kenan berdering, panggilan masuk dari Kak Arka.


📞 "Assalamualaikum kak." Sapa Kenan.


📞 "Walaikumsalam Nan, kamu lagi di mana ?"


📞 "Ini lagi di rumah, ada apa ya kak ?


📞 "Minggu depan kamu dapat undangan dari penghargaan para pengusaha.?"


📞 "Iya ada kak, kakak ada juga ?"


📞 "Ada Nan, Rafa juga ada, Rencananya aku juga Rafa akan ke sana sehari sebelum acara tersebut.


📞 "Iya, kakak sama Rafa langsung di rumah aja, enggak usah ke hotel !!"


📞 "Rencananya kami memang seperti itu, karena mungkin Vara juga baby Raydan ikut.


📞 "Kami tunggu kak, Ayah Bunda apa kabar kak ?


📞 "Alhamdulillah mereka baik-baik saja, ayah ngeluh karena ia sudah mau pensiun juga, tapi aku merasa belum siap buat menggantikan ayah."


📞 "Pelan-pelan aja kak, entar juga bisa.


📞 "Iya, apalagi ayah jarang ke kantor lagi, semenjak Ayah Salman di sini.kalian apa kabar ?


📞 "Alhamdulillah kami baik kak.


📞 "Walaikumsalam.


Kenan kembali meletakkan ponselnya di atas meja kemudian lanjut bermain dengan Beby Khay.


"Kak Arka kenapa ?" Tanya Diva.


"Dia juga dapat undangan untuk acara penghargaan para pengusaha." Jelas Kenan.


"Jadi ceritanya, kak Arka mau menghadiri acara tersebut ?" Diva kembali bertanya dan di angguki Kenan.


"Biasanya juga ayah yang menghadiri acara tersebut." Ujar Diva.


"Iya, Ayah Fikram sudah ingin juga pensiun seperti Ayah Salman, dan tau enggak yank, ayah Fikram sudah jarang ke kantor, ia menyerahkan semuanya kepada kak Arka." Terang Kenan.


"O ya ? Diva menaikkan kedua alisnya.


"Iya, itu yang di katakan kak Arka tadi.


Di tengah obrolan mereka tiba-tiba baby Khay menangis, mungkin karena sudah mengantuk, karena sudah setengah delapan malam, biasanya jam segini baby Khay sudah tertidur.


Diva segera mengambil Beby Khay membawanya ke kamarnya di ikuti Kenan dari belakang.


"Yank, kok di kamar kita ?" Tanya Kenan saat melihat Diva membawa baby Khay ke kamar mereka.


"Biasanya juga di sini by'." Ucap Diva membaringkan baby Khay di tempat tidur lalu ikut berbaring untuk menyusui putranya itu.


"Kenapa enggak tidur di kamar aja yank, mulai sekarang, kan ada bi Siti juga yang nemenin." Saran Kenan.

__ADS_1


Enggak by, baby Khay masih kecil, nanti setelah umur setahunan baru tidur di kamarnya sendiri." Tukas Diva.


"Tapi baby Khay di tidurin di boxnya ya !" Ucap Kenan ikut berbaring di samping Diva yang membelakanginya.


"Biasanya juga seperti itu by." Sahut Diva.


Kenan memeluk Diva dari belakang, sambil menciumi pundaknya.


"By, geli !" Tegur Diva.


Kenan menghentikan aktivitasnya, saat ia teringat saat ia tadi bertemu dengan Calista.


"Yank, tadi aku bertemu dengan Calista, yang pernah bertemu kamu di mall." Ucap Kenan ia akan menceritakan semua jika ia berurusan dengan Calista.


"Kok bisa ?" Diva sedikit menoleh ke arah suaminya.


"Tadi aku kan ada meting dengan BINTANG Group milik pak Arfan, dan perusahaan itu milik orangtua Calista, dan dia sebagai wakil CEO di kantor itu, dan dia juga yang akan menjalankan proyek pembangunan di kota S untuk menggantikan pak Arfan papanya, karena saat ini pak Arfan sedang berada di luar negeri, proyek ini bekerjasama dengan perusahaan kita." Kenan menjelaskan secara mendetail.


"Yank, bagaimana kalau kamu yang mengurus proyek itu !!" Usul Kenan.


"Apa ?" Diva kaget mendengar usulan suaminya.


"Iya sayang, karena mau tidak mau, aku akan sering ke kota S dengan wanita itu, karena tidak ada yang bisa mewakiliku saat ini, karena Luci juga sibuk di kantor bagian office distro, sedangkan Pak Anton sibuk dengan urusan proyek pembangunan proferti." Jelas Kenan.


"Tapi sama sekali aku enggak mengerti soal bisnis by." Ucap Diva.


"Kamu enggak usah khawatir yank, aku berada di belakang kamu, semuanya aku yang akan kerjakan, kamu hanya bertugas menemani Calista saat akan kunjungan di lokasi di kota S."


"Tapi by, tidak mungkin juga kan aku hanya nemenin dia, kalau dia bertanya soal proyek atau semacamnya bagaimana ?" Diva masih ragu menerima tawaran suaminya.


"Sebelum pergi kamu bisa mempelajari sediki, inti dari proyek, aku yakin kamu bisa yank, apa kamu mau suami kamu dekat-dekat sama wanita yang suka sama suamimu ?" Ucap Kenan memanjing emosi Diva agar istrinya itu menyetujui usulannya.


"PD banget kamu by, darimana kamu tau kalau dia suka sama kamu ?" Ejek Diva.


"Yank, dia pernah mencoba menggoda ku Yank, dan dia juga pernah bilang, dia tidak peduli dengan hubungan kita, makanya aku menghindar dari dia." Jujur Kenan.


"Berani-beraninya dia menggoda suami orang, dasar pelakor !!" Geram Diva.


"Makanya aku usulin ini Yank ke kamu, bagaimana kamu mau kan ?" Tanya Kenan.


"Iya, biar aku yang menghadapi pelakor seperti dia, dia tidak tau saja kalau istri kamu ini siapa." Ucap Diva geram.


"Iya tau, istri aku ini bar-bar, dan bisa melawan pelakor seperti dia itu.


Bersambung....


Baby Khay



Jangan lupa beri Like, komentar, dan juga vote kalian sebanyak-banyaknya.


Jangan lupa mampir juga ke karya aku yang lainnya


- Permata hati


- Cinta yang Kunantikan.


Terimakasih 🙏🙏🙏🤗🤗🤗❤️❤️❤️

__ADS_1


__ADS_2