
Kenan tampak baru keluar dari kamar mandi hanya menggunakan kimono handuk warna putih sambil menggosok rambutnya dengan menggunakan handuk kecil.
"By' itu pakaiannya sudah aku siapkan, aku mau menyiapkan sarapan dulu buat kita juga baby Khay !!" Ucap Diva yang baru saja keluar dari walk in closed.
Kenan yang mendengar suara istrinya langsung menoleh ke arah pintu masuk walk in closed.
"Biar bibi aja yang menyiapkan yank, aku mau kamu membantuku memakai pakaianku !!" Ucap Kenan langsung memeluk pinggang Istrinya lalu dia hadiahinya ciuman di kening Diva.
"Ya sudah ayo, pakai pakaiannya sekarang !" Sahut Diva tersenyum lalu menarik tangan suaminya itu masuk ke walk in closed.
Dengan telaten Diva mengancingkan satu persatu kancing kemeja Kenan setelah tadi memakaikannya celana. Setelah itu Diva lanjut memakaikan dasi suaminya.
"Kenapa aku terus di tatap seperti itu sih by' ?" Tanya Diva karena sedari tadi Kenan hanya diam menerima perlakuan Diva memekaikannya pakaian sambil terus menatapnya.
"Aku benar-benar beruntung punya istri seperti kamu Yank, sudah cantik, pengertian, perhatian, dan jangan lupa juga dia tangguh alias bar-bar, jadi makin cinta dan sayang deh." Ucap Kenan mencium sekilas bibir Diva.
"Pagi-pagi udah gombal !!" Sahut Diva.
"Aku enggak gombal bunda sayang, itu faktanya." Tukas Kenan.
"Sudah !! Ayo kita sarapan !" Ajak Diva mengusap dada suaminya itu lalu menarik tangannya untuk turun untuk sarapan.
Keduanya turun dengan tangan Kenan terus merangkul pinggang istrinya, sedangkan Diva membawakan jas juga tas kerja suaminya.
Bi Siti sudah berada di meja makan sambil menyuapi Beby Khay.
"Jagoan ayah sudah sarapan duluan ternyata." Ucap Kenan mengucup pucuk kepala putranya kemudian duduk di kursinya.
Diva meletakkan jas juga tas kerja milik suaminya di kursi makan yang kosong, lalu dengan telaten menyajikan nasi goreng seafood di piring Kenan.
"Terimakasih sayang !" Ucap Kenan tersenyum saat sepiring nasi goreng di letakkan di depannya oleh istri tercinta.
"Sama-sama By', buruan di makan gih !" Ucap Diva kemudian ikut duduk untuk sarapan.
Setelah lima belas menit Kenan menyelesaikan sarapannya kemudian pamit kepada istrinya untuk berangkat ke kantor. Diva pun beranjak dari kursinya mengambilkan jas juga tas kerja Kenan tidak lupa rutinitas Diva saat Kenan akan berangkat bekerja, Diva selalu mengantarkan suaminya sampai di depan pintu.
Setelah Diva mencium punggung suaminya, lalu di balas kecupan manis di keningnya, Kenan kemudian berangkat bekerja.
🍀🍀🍀
Di gedung D&KA Group Kenan memasuki ruangannya dengan langkah yang tegas yang baru saja keluar dari lift dan langsung di sambut baik dengan Luci. Sekarang semua staf atau karyawan yang bekerja di Office kini sudah pindah di perusahaan, dengan Luci tetap menjadi sekertarisnya.
"Ada agenda apa hari ini ?" Tanya Kenan sebelum masuk keruangannya.
"Jam 10 bapak ada Meting dengan Kids Fashion Pak, kemudian setelah makan siang bapak ada pertemuan dengan pihak perusahaan Pak Arfan." Jelas Luci membacakan agenda Kenan di Tabnya.
"Ok Baiklah." Sahut Kenan masuk keruangannya.
__ADS_1
Kenan tampak sangat serius dengan berkas-berkas yang menumpuk di meja kerjanya. Saat mengambil dokumen yang akan ia periksa ia melihat logo dokumen tersebut yang berlogo BINTANG Group yang artinya perusahaan milik Pak Arfan.
Tiba-tiba Kenan teringat dengan cerita Diva saat ia bertemu dengan Calista.
"Saya harap Calista tidak ada niatan untuk mengganggu kehidupan rumahtangga ku ya Allah." Gumam Kenan.
Seiring dengan kesibukan Kenan, ia tidak menyadari waktu sudah menunjukkan pukul 10, Kenan beranjak dari kursinya lalu sedikit merapikan dasi juga jasnya kemudian melenggang keluar dari ruangannya.
"Apa semua berkasnya sudah siap ?" Tanya Kenan kepada Luci saat tiba di depan meja Sekertarisnya itu.
"Sudah Pak, semuanya sudah siap di ruangan meting." Sahut Luci.
"Apa pihak dari Kids Fashion sudah tiba ?" Kenan kembali bertanya saat keduanya berjalan beriringan menuju ruangan meting yang berada masih satu lantai ruangan CEO.
"Belum Pak, tapi katanya 15 menit lagi sudah tiba." Jelas Luci.
Saat hanya Luci yang mendampingi Kenan karena Asisten Anton sedang keluar kota untuk proyek pembangunan mall di salah satu kota terbesar di Indonesia.
Nb : Asisten Anton dulunya asisten pribadi Pak Salman yang ia percaya. Dan selama Kenan di rawat di Singapore asisten Anton lah yang mengelola Office Kenan.
🍀🍀🍀
Kenan bejalan memasuki ruangannya sambil sedikit melonggarkan dasinya, setelah tadi mengadakan meting hingga jam setengah 12 siang. Kenan menghempaskan dirinya di sofa menyandarkan tubuhnya. Kenan mengeluarkan ponselnya untuk menghubungi istri tercintanya.
*📞 " Assalamualaikum by' ." Ucap Diva di seberang telfon.
📞 "Belum, kamu sendiri ?" Tanya balik Diva.
📞 "Belum juga, ini baru selesai meetingnya, kamu ke sini ya, kita makan siang bareng !!"
📞 "Baby Khay bagaimana ?"
📞 "Kamu titip sama bi Siti aja yank ! Kan sebentar aja, nanti setelah makan siang kamu langsung balik juga kan di rumah."
📞 "Bi Siti lagi enggak enak badan by', aku kasian buat ngerepotin dia lagi."
📞 "Ya sudah kamu bawa aja baby Khay nya ke sini ! Aku juga sudah kangen sama dia."
📞 "Kalau sama aku kangen juga enggak ?" Goda Diva terdengar Diva sedang terkikik geli sendiri dengan ucapannya.
📞 "Kalau sama kamu sih, aku kangen terus yank, apa lagi sama...."
📞 "Sudah, Jangan di teruskan lagi, sekarang aku siap-siap dulu !!" Diva buru-buru menyela perkataan suaminya, ia tahu kemana arah pembicaraan Kenan.
📞 "Ya sudah hati-hati !! Minta sopir untuk mengantarkan kamu, kamu jangan nyetir sendiri, karena kamu bawa baby Khay." Ucap Kenan.
📞 "Iya... Assalamualaikum by'." Ucap Diva.
📞 "Walaikumsalam sayang." Kenan pun mengakhiri panggilannya*.
__ADS_1
🍀🍀🍀
Diva baru turun dari mobil di depan lobi perusahaan milik suaminya. Diva berjalan masuk sambil menggendong baby Khay, ia tak lupa menyapa security yang berjaga di depan pintu masuk.
"Selamat siang Bu." Ucap Resepsionis ramah kepada Diva.
"Siang, saya duluan ya.." Ucap Diva tak kalah ramahnya.
Setiap kali Diva berpapasan dengan karyawan suaminya ia tidak pernah tidak melemparkan senyum ramahnya, berbanding terbalik dengan Kenan yang selalu dingin dan bermuka datar kepada karyawan-karyawatinya.
"Istri bos cantik banget ya." Ucap salah satu karyawati, yang berpapasan dengan Diva.
"Iya, ramah lagi, enggak kayak bos yang dingin melebihi kutub Utara." Balas karyawati satunya lagi.
"Tapi kok istrinya betah ya ?" Balsnya lagi.
Diva hanya tersenyum-senyum sendiri mendengar perkataan karyawati suaminya, yang mengatakan kalau Kenan dingin melebihi kutub Utara. Dia tidak tau saja jika Kenan bersama dengan Diva manjanya minta ampun. Diva tak berhenti tersenyum sampai ia masuk di ruangan suaminya.
"Assalamualaikum by' ." Ucap Diva kemudian duduk di sofa.
"Walaikumsalam." Balas Kenan lalu beranjak dari kursi kerjanya, menghampiri istri dan anaknya tak lupa dengan kecupan sayang di kening istri dan anaknya.
"Kenapa ? kok senyum-senyum dari tadi." Tanya Kenan mengambil alih putranya dari pangkuan Diva.
"Itu by, lucu aja mendengar karyawan kamu." Sahut Diva.
"Emangnya kamu dengar apa Yank." Kenan masih belum menoleh ke arah istrinya ia masih sibuk menciumi perut putranya hingga membuat bayi berusia lebih dari 6 bulan itu terus saja terkekeh karena merasa geli.
"Masa mereka bilang kalau kamu dingin melebihi kutub Utara." Sahut Diva sambil terkekeh.
"Mereka berani bilang gitu Yank ?" Kini Kenan beralih menatap istrinya.
"Salah kamu sendiri, makanya kamu jangan dingin-dingin banget sama karyawan, di tambah lagi muka kamu datar banget lagi."
"Mereka enggak tau aja sifat dan sikap kamu saat di rumah." Tambah Diva yang terus saja mengoceh dengan santainya.
"Ya sudah kamu mau makan apa Yank, nanti aku suru Luci buat pesan makannya ?" Kenan mengalihkan pembicaraan karena ia sudah merasa sangat lapar.
"Terserah kamu saja by' !" Sahut Diva.
Kenan pun berjalan ke meja kerjanya sambil menggendong baby Khay.
"Pesankan saya makan di restoran depan, seperti biasa masing-masing dua porsi !!" Seru Kenan di telfon yang berada di sisi samping meja kerjanya. Kemudian kembali ke sofa di mana Diva sedang duduk sambil memainkan ponselnya.
Bersambung.....
Jangan lupa Like, Coment, juga vote yang sebanyak-banyaknya supaya authornya tetap semangat nulisnya 😊😊😊😘😘😘
Terimakasih 🙏🙏🙏🤗🤗🤗❤️❤️❤️
__ADS_1