
"Sepertinya tidak ada jalan lain yang bisa kita tempuh selain perpisahan." Reza berucap tanpa mau menatap wanita yang sedang tertunduk menahan tangis nya.
Perjalanan cinta mereka yang baru menitik tahun pertama mengisahkan banyak kenangan yang mampu menjadi alasan air mata Andin untuk menetes.
"Apa tak sebaiknya kalian saling bicara dulu, siapa tau akan ada solusi yang kalian dapatkan." Bu Salma yang sedari tadi terdiam akhirnya ikut bersuara.
"Keputusan saya sudah bulat bu, kami tidak mungkin melanjutkan ini. Jika kami masih bertahan, maka luka yang justru ada diantara kami nantinya." Reza kembali bergeming
Bu Salma yang akhirnya pun terdiam dengan keputusan sang anak memilih menutup rapat mulutnya. Walau kecewa namun wanita baya itu tau batas nya. Dia tidak punya hak sepenuhnya dalam mengambil keputusan tentang rumah tangga sang anak.
Selama ini Bu Salma sangat menyayangi Andin. Baginya Andin sudah sempurna menjadi menantu. Gadis itu cepat tanggal dan bisa diandalkan.
Dengan meremat pelan jemari wanita yang selalu mengajarinya berbagai pelajaran dalam mengarungi biduk rumah tangga. Andin tersenyum manis pada ibu mertuanya itu. Gadis itu mencoba menenangkan dengan tatapan teduhnya bahwa semua baik baik saja.
Pov Author
Perkenalan
Namaku Andin Kusuma Ningrum
Aku adalah anak yatim piatu, di umurku yang menginjak sembilan belas tahun aku kehilangan nenek yang paling ku sayangi. Satu satunya keluarga yang ku punya selama ini.
Sebulan setelah kepergian nenek, aku mendapat tawaran pekerjaan di sebuah kedai makanan. Tempat yang tak begitu jauh dari rumah tinggal ku bersama nenek dulu membuat ku menerima tawaran tersebut dengan senang hati.
Seminggu bekerja, aku bertemu dengan seorang ibu yang sedang kerepotan membawa belanjaannya yang banyak. Dengan senang hati aku membantu ibu tersebut.
Namaku Reza Anggara Putra
Aku adalah anak tunggal dari seorang pengusaha tekstil, Ayahku meninggal karena sakit tekanan darah tinggi yang telah lama dideritanya.
__ADS_1
Bersama dengan ibu kami menjalani hari tanpa ayah. Aku selalu berusaha untuk membuat ibu tersenyum.
Demikian pun saat beliau memintaku untuk menikahi seorang gadis yang tidak pernah ku kenal sebelumnya. Demi melihat ibu bahagia aku meng iyakan semuanya.
Jihan indriani sasmita
Aku dan Reza adalah sepasang kekasih. Kami telah menjalin hubungan selama hampir dua tahun lamanya.
Hubungan kami sangatlah normal seperti pasangan pada umumnya.
Namun badai itu datang ditahun ke dua hubunganku dan Reza. Dengan tiba tiba dia meminta untuk mengakhiri hubungan kami.
Aku yang merasa tak pernah melakukan kesalahan menjadi kebingungan dan tak Terima keputusan sepihak yang dia lakukan.
Pov Author
Rumah yang terbilang besar dengan banyaknya bunga aneka warna ditaman yang mengelilinginya kini tampak semakin ramai. Sebuah tenda terpasang dengan hiasan yang sangat indah.
Seorang wanita paruh baya yang masih terlihat sangat sehat di umur nya yang menginjak lima puluh tahun itu berjalan hilir mudik memantau segala hal yang diperlukan demi terselenggaranya acara ijab kobul anak semata wayangnya.
__ADS_1
Senyum selalu mereka diwajah cantik dengan sedikit keriput yang mulai mewarnai wajahnya disana sini.
Lelah tak lagi dia rasakan, baginya kebahagiaan sang anak adalah segalanya. Bu Salma yang menjadi orang tua tungal sepeninggal suami tercintanya beberapa tahun lalu itu terlihat sangat bahagia.
"Semua sudah siap nak?" tanyanya ketika langkah kakinya memasuki sebuah kamar dimana sang anak sedang berdiri mematut diri didepan cermin dengan sebuah jas putih yang membalut tubuh tegapnya.
Pemuda itu mengangguk tanpa menoleh ke arah sang ibu yang mengulas senyum dibinar wajahnya.
"Terimakasih nak, kamu mau mengabulkan permintaan ibu." Bu Salma mengusap lembut lengan sang anak yang hanya diam membisu
"Nyonya, acara akan segera dimulai."
"Baiklah, ayo nak. Waktunya sudah tiba."
To be Continue
__ADS_1
hay hay hay... apa kabar teman teman semua.
Ry datang lagi dengan cerita baru.. semoga teman teman suka dengan cerita ini ya.